BP Batam Teken MoU Rehabilitasi Hutan Duriangkang, Jaga Sumber Air Baku

0
382

RASIO.CO, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sei Jang Duriangkang menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan di Hutan Lindung Duriangkang, seluas 10 hektare. Penandatanganan dilakukan di Gedung Mall Pelayanan Publik, Batam Centre, Jumat (11/7).

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam, Hadjad Widagdo, dan Kepala BPDAS Sei Jang Duriangkang, Haris Sofyan Hendriyanto. Inisiatif ini digagas oleh Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam sebagai bentuk kolaborasi menjaga kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk Duriangkang.

Waduk Duriangkang diketahui memiliki volume tampungan 101,2 juta m³ dan kapasitas distribusi air baku hingga 3.000 liter per detik.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis menjaga kualitas air baku untuk mendukung pelayanan air bersih kepada masyarakat Batam.

“Melalui MoU dengan instansi terkait, BP Batam terus mengajak semua pihak bersinergi menjaga kualitas air baku agar pelayanan air bersih semakin baik, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” ujar Amsakar dalam keterangan terpisah.

Dalam sambutannya, Hadjad Widagdo menekankan pentingnya peran hutan sekitar DTA mengingat Batam tidak memiliki sungai yang mengalir sepanjang tahun.

“Kita hanya mengandalkan curah hujan yang tertampung di waduk. Jika hutan di sekitar DTA rusak, maka kualitas air baku dapat terganggu akibat erosi yang menimbulkan sedimentasi,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi komitmen BPDAS Sei Jang Duriangkang dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.

“Terima kasih kepada BPDAS atas kolaborasi ini. Semoga seluruh proses di lapangan berjalan lancar tanpa kendala,” tambahnya.

Senada, Kepala BPDAS Sei Jang Duriangkang, Haris Sofyan Hendriyanto, menyambut baik sinergi tersebut dan berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat.

“Harapan kami, melalui MoU ini kita dapat bersama-sama menjaga kelestarian hutan di Batam. Kami akan terus berupaya meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak untuk menjaga lingkungan,” kata Haris.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Wakil Direktur Pengelolaan Air Minum, Tumirah; Manajer Perencanaan dan Operasional Hulu, Lusy Novita; serta sejumlah pejabat eselon IV di lingkungan BP Batam.

Redaksi@www.rasio.co//







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini