H. Sutardi Resmi Jadi Ketua Punokawan Batam, Prosesi Budaya Meriahkan Pengukuhan

0
430

RASIO.CO, Batam – Komunitas sosial pelestari budaya Jawa di Batam, Punokawan, resmi menetapkan H. Sutardi, SE sebagai Ki Demang atau Ketua baru untuk masa bakti 2025–2028.

Penetapan dilakukan dalam acara bertajuk Rembug Ageng Pilihan Ki Demang Punokawan 2025 yang digelar di Erbi Cafe and Resto, Golden City Bengkong, Minggu (13/7).

Acara berlangsung khidmat dengan nuansa kental budaya Jawa. Para tamu hadir mengenakan busana adat, diiringi prosesi kirab pengukuhan yang dipandu tarian cucuk lampah dan gamelan Jawa. Iring-iringan ketua baru menuju panggung pengukuhan didampingi para sesepuh dan anggota Punokawan, diiringi narasi pranatacara.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan dari berbagai wilayah di Batam, seperti Batam Kota, Batuaji, Bengkong, Batuampar, hingga Nongsa. Hadir pula Irwanto Daud dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepri, mewakili Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Ketua Panitia Pengarah (SC), Mulyono, menyampaikan bahwa H. Sutardi terpilih secara aklamasi karena memperoleh 77 persen suara saat proses penjaringan calon.

“Bakal calon yang berhak maju adalah mereka yang memperoleh suara di atas 20 persen. Karena hanya H. Sutardi yang memenuhi syarat tersebut, maka ditetapkan secara aklamasi,” ujar Mulyono saat membacakan berita acara sidang.

Sementara itu, Ki Demang sebelumnya, Sukatno, menyampaikan rasa terima kasih atas kebersamaan seluruh pengurus selama masa kepemimpinannya.

“Perjalanan Punokawan tidak mudah, penuh tantangan dan keterbatasan. Saya berharap kepemimpinan yang baru bisa membawa organisasi ini semakin maju, dan program-program yang belum sempat terlaksana bisa diwujudkan,” katanya.

Dalam sambutannya, H. Sutardi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan mengajak seluruh anggota untuk terus mendukung.

“Prioritas awal saya adalah memperjuangkan legalitas organisasi agar keberadaan Punokawan lebih diakui oleh pemerintah dan masyarakat. Seni dan budaya Jawa akan kami kembangkan agar bisa mendukung sektor pariwisata Batam,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan akan melibatkan semua pihak dalam menyusun dan merealisasikan program kerja Punokawan ke depan. “Insyaallah, kita akan pikirkan bersama agar organisasi ini semakin eksis dan berkontribusi dalam pelestarian budaya,” tegasnya.

Ketua Panitia, Indrawati, mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah menyukseskan acara, termasuk sponsor seperti Sahabat Insurance, SS Skylink Tour & Travel, anggota DPRD Kepri Aman, Bakso Arema 89, dan Bapak Marjono.

“Alhamdulillah acara ini dapat terlaksana dengan baik, meskipun mungkin ada kekurangan di sana sini,” ucapnya.

Pembina Punokawan, Dr. Indrawati Sugiatiningsih, SE, MM, M.Pd., berharap kepengurusan baru bisa membawa organisasi semakin jaya dan menjadi pelopor pelestarian budaya Jawa di Batam.

“Saya berharap Punokawan bisa menjadi wadah budaya bagi masyarakat dari Jawa Timur, Tengah, dan Barat yang tinggal di Batam,” tuturnya.

Sesepuh Punokawan, Eli Setiono atau Pakdhe Yono, juga berharap Ki Demang terpilih dapat menjalankan amanah dan menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi organisasi.

Sementara itu, Irwanto Daud menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut. Ia berharap Punokawan bisa terus menjadi pengayom dan mitra pemerintah dalam pelestarian budaya.

“Punokawan melengkapi organisasi kebudayaan yang ada. Kami harap silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Kepri tidak berhenti di sini, dan bisa terus berkolaborasi dalam misi pelestarian budaya,” ujarnya.

 (RL)







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini