Amsakar: 64 Koperasi Merah Putih Telah Berdiri, Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan

0
339
Foto/Walikota Batam, Amsakar Achmad saat menyerahkan piagam penghargaan dalam rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional di Batam, Senin (8/7).

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan komitmennya memperkuat koperasi sebagai pilar utama ekonomi rakyat. Hingga saat ini, sebanyak 64 unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih telah terbentuk di berbagai wilayah Batam.

Hal itu disampaikan Amsakar saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (14/7).

“Pembentukan koperasi ini bukan hanya sekadar menjalankan instruksi, tetapi menjadi jalan tumbuh kembang ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berkelanjutan,” ujar Amsakar.

Ia menambahkan, keberadaan Kopdes/Kel Merah Putih diharapkan dapat mengelola potensi lokal, termasuk distribusi BBM bagi nelayan, serta membangun jaringan kerja sama lintas sektor.

Tak hanya itu, Amsakar bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra juga menjalankan program pinjaman modal usaha tanpa jaminan dan bunga untuk mendukung pelaku UMKM dan koperasi.

“Dengan koperasi Merah Putih yang terus bertambah, kami optimistis dapat memperkuat ketahanan ekonomi lokal, memperluas peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan desa/kelurahan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Amsakar juga membacakan pidato Menteri Koperasi dan UKM RI Budi Arie Setiadi. Dalam pidato tersebut, disebutkan bahwa koperasi adalah simbol semangat gotong royong dan bentuk nyata demokrasi ekonomi sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945.

“Menuju Indonesia Emas 2045, koperasi diharapkan menjadi pilar ekonomi yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan. Tidak hanya tumbuh secara angka, tetapi juga mengakar di hati masyarakat,” kata Amsakar mengutip pidato menteri.

Data terkini menunjukkan hingga 2024 terdapat 131.617 koperasi aktif dengan 30 juta anggota dan volume usaha mencapai Rp214 triliun, menyumbang hampir 1 persen terhadap PDB nasional.

Salah satu program prioritas yang disoroti adalah pembentukan 80 ribu Kopdes/Kel Merah Putih sebagai pusat aktivitas ekonomi desa dan kelurahan. Koperasi ini akan melayani beragam sektor, mulai simpan pinjam, distribusi barang subsidi, layanan kesehatan, hingga logistik dan energi.

“Seluruh Kopdes/Kel Merah Putih ditargetkan beroperasi penuh pada Oktober 2025. Kehadiran koperasi ini diharapkan dapat membantu petani kecil, menjaga stabilitas harga panen, dan memperkuat ekonomi desa,” ungkapnya.

Ia juga mengajak generasi muda agar terlibat dalam gerakan koperasi.

“Koperasi bukan lagi milik generasi terdahulu semata. Ini adalah ruang bagi anak muda untuk belajar, berinovasi, dan ikut menentukan arah perekonomian bangsa,” tutur Amsakar.

Dalam kesempatan itu, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan koperasi yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia mengajak koperasi untuk terus memperkuat sektor riil, meningkatkan inovasi, memperluas jaringan usaha, dan memperkuat tata kelola.

“Dengan semangat Harkopnas ke-78 ini, mari kita jadikan koperasi sebagai instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, sekaligus meningkatkan daya saing Batam di kancah nasional dan global,” tegasnya.

Upacara Harkopnas di Batam juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada koperasi berprestasi oleh Wali Kota Batam.

Redaksi@www.rasio.co//







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini