Gelar Farewall Firing Shooting Puslatpurmar 9 Dabo Singkep Ajar Wartawan Menembak

0
326
Foto/kegiatan silaturahmi dan menembak dilapangan KKO Usman Harun, Pantai Todak Dabo Singkep.

RASIO.CO, Lingga – Dalam rangka acara Farewall Firing Shooting, Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 9 Dabo Singkep menggelar Coffee Morning dan Silaturahmi bersama awak media Dabo Singkep. Kamis (24/11).

Dalam acara tersebut, Puslatpurmar) 9 Dabo Singkep, mengajarkan sejumlah wartawan cara menembak menggunakan senapan laras panjang, dan latihan menembak dilapangan tembak KKO Usman Harun, Pantai Todak, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

“Farewell Firing Shooting ini, bertujuan silaturahmi Puslatpurmar 9 Dabo Singkep dengan rekan-rekan media. dengan harapannya melalui kegiatan ini komunikasi dengan rekan media semakin terjalin kuat dan bisa bekerjasama dalam rangka membangun Kabupaten Lingga,” kata Komandan Puslatpurmar 9 Dabo Singkep, Letkol Mar Adid Kurniawan Wicaksono.

Letkol Adid menjelaskan, para pelatih Puslatpurmar 9 Dabo Singkep kepada wartawan memperkenalkan teknik dasar menembak menggunakan senapan laras panjang dengan jarak tembak 100 meter. karena menembak merupakan salah satu dari sekian banyak kemampuan yang harus dimiliki oleh prajurit.

“Diharapkan melalui pengalaman menembak ini teman-teman juga bisa merasakan bagaimana para prajurit menembak,” terang Letkol Adid.

Letkol Adid melanjutkan, lapangan tembak KKO Usman Harun, merupakan lapangan tembak memiliki standart ideal, untuk pelaksanaan menembak yang ada saat ini di Kabupaten Lingga.

“Sarana latihan menembak ini tidak hanya untuk anggota Puslatpur, kami juga terbuka apabila ada instansi-instansi lain ingin menggunakan sarana ini bisa berkoordinasi dengan kami, sehingga sarana ini bisa dimanfaatkan bersama-sama,” ucap Letkol Adid.

Ditempat yang sama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lingga, Jhony Prasetya mewakili teman-teman media mengucapkan terima kasih pada prajurit marinir Puslatpurmar 9 Dabo Singkep, yang telah menggelar kegiatan menembak tersebut.

Jhony yang juga ikut dalam kegiatan menembak tersebut mengatakan, membidik dan mengarahkan moncong senjata laras panjang kesasaran tembak yang berjarak 100 meter tersebut tidaklah mudah, selain bobot senjata yang cukup berat getaran saat melepaskan tembakan juga terasa.

“Semoga sinergitas dan komunikasi yang terjalin selama ini semakin erat. kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan dan ilmu yang diberikan terkait teknik menembak ini,” tutup Jhony.

Puspan







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini