Harga Beras Naik, Pemko Pastikan Stok Dua Bulan Mendatang Aman

0
242
Pemantauan stok dan harga bahan pokok di pasar Tos 3000 dilakukan bersama TPID Kota Batam, di antaranya Inspektorat, Kadis Disperindag, Kadis Ketapang, Kadis Perikanan dan Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kota Batam, Selasa (14/2). (foto/ist)

RASIO.CO, Batam – Saat ini harga beras di sejumlah pasar di Batam mengalami kenaikan. Namun, stok beras di Kota Batam diklaim tidak ada masalah atau aman.

“Tim Disperindag setiap tiga hari sekali tim turun ke pasar, untuk memastikan harga sembako. Jika stok cukup, namun ada kenaikan harga, pasti ada persoalan di lapangan,” ujar Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Selasa (14/2).

Diakuinya, berdasarkan hasil rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dipimpin oleh Sekda Jefridin Hamid beberapa waktu yang lalu, harga beras memang termasuk salah satu yang diwaspadai saat ini. Lonjakan kenaikan harga beras ini merupakan komoditi berikutnya yang mengalami kenaikan. Sebelumnya harga sayuran dan ayam juga mengalami kenaikan.

“Ini akan menjadi perhatian kami. Kenaikan harga beras ini juga merata di beberapa wilayah di Indonesia. Untuk itu, nanti tim akan dioptimalkan turun ke pasar nanti. Sekaligus mencari informasi kenaikan harga beras ini,” kata Amsakar dikutip tribunbatam.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan distributor yang ada di Batam. Distributor yang selama ini menjadi pemasok beras ke Batam mungkin bisa menjelaskan kenapa harga beras mengalami kenaikan, padahal stok tidak ada masalah.

“Tidak ada laporan kelangkaan stok. Apa memang dari sana itu naik, atau seperti apa. Tetap yang kami khawatirkan ada permainan harga. Sehingga yang dirugikan masyarakat atau pembeli,” katanya.

Ia mengatakan untuk beras ini menjadi perhatian pemerintah, karena merupakan kebutuhan pokok. Hasil rapat beberapa waktu lalu Batam deflasi, namun tetap ada kenaikan di beberapa jenis komoditi.

Komoditi stabil semua kecuali beras premium, berdasarkan laporan memang ada kenaikan pada beras dan cabai merah.  Amsakar melanjutkan selama ini beras dari dalam negeri masuk melalui pintu distributor. Sementara untuk impor, kebijakan ada di BP Batam, berapa banyak impor beras tahun ini.

“Dari luar negeri itu kuotanya sudah permanen setiap bulan. Untuk pasokan sesuai yang disetujui, dan itu di BP Batam semua,” tutur mantan Kadisperindag Kota Batam ini.

Kondisi ketersediaan stok di rapat beberapa hari lalu, semua mengatakan stok aman sampai dua bulan ke depan.

“Kalau untuk stok tidak ada masalah, tinggal pengendalian harga yang harus kita upayakan lagi,” kata Amsakar. 

***

Print Friendly, PDF & Email






TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini