IPKJS Batam Gelar Pelatihan Senam Ayo Bangkit Menuju Indonesia Emas 2045

0
219

RASIO.CO, Batam – Ikatan Pelatihan Klub Jantung Sehat (IPKJS) Kota Batam menggelar pelatihan Senam Ayo Bangkit bertema Menuju Bugar Indonesia 2045 sebagai bagian dari upaya memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, khususnya melalui olahraga senam.

Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemerintah Kota Batam, Sabtu (20/12).

Puluhan peserta yang terdiri dari anggota Klub Jantung Sehat serta praktisi senam kebugaran dari Batam, Tanjungpinang, dan Tanjunguban mengikuti kegiatan tersebut. Seluruh peserta yang didominasi kaum perempuan tampak antusias dan bersemangat mengikuti rangkaian latihan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin, S.E., M.M. Dalam sambutannya, Wahyu mengapresiasi IPKJS atas konsistensinya menyelenggarakan pelatihan senam secara rutin setiap tiga bulan.

Menurut Wahyu, pelatihan tersebut bertujuan mencetak pelatih senam agar olahraga masyarakat dapat tersebar luas di seluruh wilayah Kepulauan Riau. Ia berharap pemerintah dapat memberikan dukungan dan mengakomodasi para peserta agar ke depan mampu berperan sebagai pelatih di berbagai sektor, baik di industri, BUMN, maupun instansi pemerintahan.

“Saya berharap pemerintah bisa mengakomodir ini hingga nantinya para peserta ini bisa melatih di industri-industri yang ada di Kota Batam maupun di luar Batam termasuk juga di BUMN dan pemerintahan, sehingga teman-teman yang mengikuti pelatihan ini bisa diperhatikan oleh pemerintah, dan tentunya agar program Indonesia Sehat, Indonesia Bugar, Indonesia Emas 2045 bisa tercapai,” ujarnya.

Sebagai Ketua KORMI Kepri, Wahyu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan olahraga masyarakat. Ia bahkan menargetkan Senam Jantung Sehat dapat dijadikan agenda tahunan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam pada 2026.

“Saya berharap senam jantung sehat bisa hadir di tengah masyarakat agar masyarakat tahu bahwa menjaga jantung dan menjaga olahraga itu penting sekali,” tegasnya.

Menanggapi penurunan prestasi kontingen Kepulauan Riau pada ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) 2025 di Nusa Tenggara Barat, Wahyu menjelaskan bahwa saat itu KORMI Kepri hanya mengikutkan sedikit Induk Organisasi Olahraga (INORGA) karena keterbatasan anggaran akibat defisit Pemprov Kepri.

“Tapi Insya Allah di tahun 2027 nanti, saat FORNAS di Sulawesi Tengah, akan dipersiapkan dan dikirimkan atlet-atlet yang akan bertanding di sana. Saya berharap pemerintah ikut andil dalam olahraga masyarakat ini, mengingat olahraga masyarakat ini dibutuhkan oleh masyarakat secara umum dan tentu untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga,” pungkasnya.

Sementara itu, narasumber sekaligus pelatih kegiatan, Wiwik Pujakusuma, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan motivasi serta meningkatkan kualitas para pelatih sebelum terjun langsung ke masyarakat.

“Kami berharap pemerintah terkait dapat memberikan dukungan. Komunitas kita sudah menjalani kegiatan olahraga setiap minggunya, semoga kegiatan ini dapat memberikan motivasi buat masyarakat,” ujarnya.

Wiwik yang juga menjabat sebagai Ketua IPKJS Kepri menambahkan, salah satu program IPKJS Kota Batam ke depan adalah menyelenggarakan lomba Senam Ayo Bangkit yang diajarkan dalam pelatihan tersebut. Program ini diharapkan dapat semakin memperkenalkan olahraga senam yang berada di bawah naungan KORMI Provinsi Kepri kepada masyarakat luas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KORMI Provinsi Kepri dan pihak-pihak terkait yang telah turut membantu terselenggaranya kegiatan ini,” katanya.

Ketua Panitia, Umi Salamah, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk melatih para praktisi senam agar mampu menerapkan Senam Ayo Bangkit di lingkungan masing-masing sebagai bagian dari pola hidup sehat.

“Pelatihan ini adalah untuk memberi bekal kepada peserta agar bisa mengajarkan senam ini di lingkungan terdekat,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pada 2026 mendatang akan digelar lomba beregu Senam Ayo Bangkit. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memperoleh bekal ilmu yang cukup untuk kemudian diajarkan kepada masyarakat.

Senam Ayo Bangkit merupakan rangkaian gerak senam kesegaran jasmani yang dirancang untuk membangkitkan semangat, meningkatkan kebugaran fisik, serta menanamkan rasa nasionalisme. Gerakannya bersifat dinamis, energik, dan mudah diikuti, dengan tahapan pemanasan, inti, dan pendinginan.

Manfaat senam ini diyakini dapat meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru, menjaga kelenturan tubuh, mengurangi stres, serta meningkatkan hormon endorfin. Selain itu, Senam Ayo Bangkit juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan kekompakan antaranggota masyarakat maupun organisasi.

YD







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini