
RASIO.CO, Anambas – Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti keluarga Kasipropam Polres Kepulauan Anambas setelah menerima hadiah umroh gratis dari Kapolda Kepulauan Riau. Momen tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri sekaligus inspirasi bagi banyak pihak, baik di lingkungan kepolisian maupun masyarakat luas.
Kasipropam Polres Kepulauan Anambas, IPTU Muslim, bersama sang istri menyampaikan rasa terima kasih atas anugerah yang diterima. Ia meyakini bahwa rezeki datang pada waktu dan tempat yang tepat.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Kami percaya rezeki tidak pernah salah alamat. Apa yang diberikan hari ini menjadi nikmat luar biasa bagi kami sekeluarga. Terima kasih kepada Bapak Kapolda Kepri atas perhatian dan kebaikan yang begitu besar,” ungkapnya penuh haru.
Perjalanan ke tanah suci tersebut bukan sekadar ibadah, tetapi juga menjadi refleksi bahwa setiap bentuk pengabdian, keikhlasan dalam bekerja, serta doa yang terus dipanjatkan akan berbuah pada waktunya.
Kapolda Kepulauan Riau dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan anggotanya dan kerap memberikan motivasi agar seluruh personel bekerja dengan tulus, disiplin, serta penuh rasa syukur. Pemberian hadiah umroh ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas anggota dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., M.H., turut menyampaikan rasa bangga dan syukur atas kebahagiaan yang dirasakan anggotanya. Ia menilai penghargaan tersebut dapat menjadi dorongan positif bagi seluruh personel.
“Kami turut bersyukur dan berbahagia atas hadiah umroh yang diterima Kasipropam Polres Kepulauan Anambas beserta istri. Ini menjadi bukti bahwa setiap pengabdian dan loyalitas anggota mendapat perhatian dari pimpinan. Semoga keberangkatan ke tanah suci membawa keberkahan bagi keluarga dan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Momen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kebaikan dan ketulusan tidak akan pernah sia-sia. Di tengah padatnya tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, masih ada ruang untuk berbagi kebahagiaan dan menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan.
“Jangan pernah lelah berbuat baik dan bekerja dengan ikhlas. Karena Allah punya cara terbaik untuk menghadiahkan kebahagiaan kepada hamba-Nya,” ujar Kasipropam dengan penuh rasa syukur.
Kisah ini menjadi bukti bahwa kesempatan dan kebahagiaan, termasuk beribadah ke tanah suci, dapat hadir bagi siapa saja yang terus berusaha, bersabar, dan berserah diri kepada Allah SWT.
AD
