

RASIO.CO, Batam – Insiden kebakaran kapal kembali terjadi di kawasan galangan PT ASL Shipyard, Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Minggu siang (25/1). Peristiwa tersebut diketahui dari rekaman video yang beredar luas di masyarakat.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Riau, Diky Wijaya, membenarkan adanya kebakaran kapal tersebut. Ia menjelaskan, kapal yang terbakar berada dalam kondisi kosong dan tidak sedang menjalani aktivitas pekerjaan saat kejadian berlangsung.
“Kapal itu belum ada pengerjaan, masih parkir di PT ASL dan sudah sekitar enam bulan berada di sana. Belum ada kegiatan tank cleaning,” kata Diky saat dikonfirmasi, Minggu (25/1).
Menurut Diky, hingga saat ini penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Pengawas dari Disnakertrans Kepri masih melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi sumber api, mengingat kapal tersebut merupakan kapal pengangkut muatan minyak mentah.
“Penyebab kebakaran masih diidentifikasi. Pengawas masih mendalami kejadian ini,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut, lantaran kapal tidak dalam kondisi beroperasi dan tidak terdapat pekerja di lokasi saat kebakaran terjadi.
“Tidak ada korban, karena memang kapalnya kosong dan tidak ada aktivitas,” jelas Diky.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal yang mengalami kebakaran tersebut merupakan milik PT Elnusa Trans Samudera dan direncanakan untuk menjalani perbaikan di galangan PT ASL Shipyard.
Hingga berita ini diturunkan, proses pendalaman masih terus dilakukan guna memastikan penyebab kebakaran serta memastikan tidak adanya risiko lanjutan di area galangan.
YD
