Ketua DPRD Batam Hadiri Pemusnahan 2 Ton Sabu, Ajak Masyarakat Bentengi Diri dari Narkoba

0
82

RASIO.CO, Batam – Ketua DPRD Kota Batam, H. Muhammad Kamaluddin, menghadiri secara langsung kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat dua ton di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Kamis (12/6). Acara yang turut dimeriahkan dengan kegiatan fun walk dan deklarasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) ini disaksikan oleh ribuan warga Batam.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepri dan Kota Batam, pejabat tinggi Mabes Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta sejumlah instansi terkait. Kepala BNN RI, Komjen Pol Marthinus Hukom, mengungkapkan bahwa dua ton sabu yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan oleh Tim Gabungan di perairan Kepulauan Riau, pada Kamis (22/5/2025). Kasus ini menjadi pengungkapan terbesar dalam sejarah pemberantasan narkoba di Indonesia.

Selain pemusnahan barang bukti, para tersangka dalam kasus tersebut turut dihadirkan di hadapan publik sebagai bentuk transparansi dan peringatan keras terhadap pelaku kejahatan narkotika.

Ketua DPRD Batam, H. Muhammad Kamaluddin, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan aparat dalam menggagalkan peredaran dua ton sabu tersebut.

“Kita sangat mengapresiasi keberhasilan luar biasa ini. Membongkar dan memusnahkan dua ton sabu berarti menyelamatkan jutaan masa depan rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Kepri, dan lebih khusus lagi warga Kota Batam,” ujar Kamaluddin.

Ia juga menegaskan komitmen DPRD Batam untuk mendukung program-program pemberantasan narkoba yang dijalankan oleh kepolisian dan seluruh stakeholder terkait. Menurutnya, sinergi antar lembaga menjadi kunci utama dalam menekan penyalahgunaan narkoba.

Namun demikian, Kamaluddin juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam perang melawan narkoba.

“Kita harus sadar bahwa narkoba ini bisa merusak masa depan bangsa. Jika masyarakat kita, terutama generasi mudanya, terkontaminasi narkoba, maka masa depan bangsa ini akan suram,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Kamaluddin berharap, momentum pemusnahan dua ton sabu ini bisa menjadi pemicu kesadaran kolektif dalam memerangi narkoba hingga ke akar-akarnya.

***







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini