Pemerintah Proyeksikan 143,9 Juta Pemudik pada Lebaran 2026

0
332
Pemerintah memprediksi 143,9 juta masyarakat akan mudik pada Lebaran 2026. Berbagai diskon tiket pesawat, kereta, kapal, dan tol disiapkan untuk mendukung perjalanan. (Foto/Ist)

RASIO.CO, Jakarta – Pemerintah memprediksi sebanyak 143,9 juta masyarakat akan melakukan perjalanan mudik pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan angka tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.

“Pertama terkait dengan tren mudik lebaran. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, diperkirakan ada 143,9 juta perjalanan atau masyarakat yang melakukan mudik lebaran,” kata AHY dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/3).

Ia menjelaskan, jika dilihat dari tujuan perjalanan, wilayah yang paling banyak menjadi tujuan pemudik adalah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Setelah itu disusul oleh Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Sulawesi Selatan.

AHY juga memaparkan perkiraan puncak arus mudik Lebaran tahun ini yang diprediksi terjadi pada dua periode.

“Puncak arus mudik diperkirakan jatuh pada tanggal 14 dan 15 Maret, kemudian puncak kedua pada tanggal 18 dan 19 Maret,” ujarnya.

Sementara itu, untuk arus balik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 24 dan 25 Maret sebagai puncak pertama, serta 28 dan 29 Maret sebagai puncak kedua.

Selain memaparkan prediksi pergerakan pemudik, pemerintah juga menyiapkan berbagai program diskon transportasi guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama musim mudik Lebaran 2026.

Untuk transportasi laut, pemerintah memberikan diskon sebesar 30 persen bagi penumpang kelas ekonomi pada seluruh trayek kapal PSO Pelni.

Diskon tersebut berlaku selama 26 hari, mulai 11 Maret hingga 5 April 2026, dengan target mencapai sekitar 445.534 penumpang.

Pemerintah juga memberikan potongan harga sebesar 30 persen untuk tiket kereta api kelas ekonomi yang berlaku selama 16 hari, mulai 14 Maret hingga 29 Maret, dengan target sekitar 1,2 juta penumpang.

Selain itu, tiket pesawat juga mendapatkan potongan harga sekitar 17 hingga 18 persen pada periode yang sama, yaitu 14 Maret hingga 29 Maret, untuk tiket yang telah dibeli sejak 10 Februari.

Pemerintah t

***







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini