Pemkab Karimun Usulkan Status FTZ Menyeluruh, Soroti Potensi Garis Pantai

0
920
Bupati Karimun, Iskandarsyah, saat diwawancarai usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) di Polres Karimun, Kamis (22/5). (foto/ist)

RASIO.CO, Karimun – Bupati Karimun, Iskandarsyah menyampaikan bahwa kunci kemajuan investasi di suatu daerah sangat bergantung pada kondusifitas wilayah.

“Jika suatu daerah itu tidak kondusif, sudah pasti investor akan lari,” ujarnya usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) di Polres Karimun dikutip RadarSatu, Kamis (22/5).

Iskandarsyah mengapresiasi kegiatan yang digelar di Aula Catur Prasetya Polres Karimun tersebut. Ia mengatakan bahwa FGD itu turut mengundang perusahaan-perusahaan besar yang ada di Kabupaten Karimun.

Diharapkannya, acara seperti ini bisa terus dilakukan secara berkala, agar permasalahan yang muncul dapat ditangani dan diselesaikan dengan cepat.

“Minimal diadakan satu bulan sekali,” imbau Iskandarsyah.

Ia menyebutkan bahwa minat investasi di Karimun sangat tinggi. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu.

“Seperti lahan, yang rata-rata sudah milik pribadi, kemudian juga soal hutan,” katanya.

Iskandarsyah menambahkan bahwa Kabupaten Karimun memiliki potensi luar biasa karena berada di lokasi yang sangat strategis.

“Kami akan ajukan garis-garis pantai untuk bisa dimanfaatkan. Lihat Singapura, pesisir pantainya menjadi daerah bisnis, industri, dan perhotelan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Iskandarsyah berharap Pemerintah Pusat dapat memberikan status Free Trade Zone (FTZ) secara menyeluruh di Pulau Karimun.

“Kita juga mengharapkan dukungan pembangunan infrastruktur, terutama di pelabuhan. Kalau untuk Bandara RHA, tahun 2025 ini kita sudah dapatkan bantuan Rp 41 miliar,” pungkasnya.

***







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini