Pemko Batam Salurkan Bansos Lansia, 4.000 Penerima di Tiga Kecamatan

0
278
Foto/Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyerahkan bantuan sosial kepada lansia dan insentif kader Posyandu, Kamis (9/4).

RASIO.CO, Batam – Pemerintah Kota Batam kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi lanjut usia (lansia) serta insentif bagi kader Posyandu dan Kelurahan Siaga. Kegiatan ini digelar di MTC Nongsa, Kamis (9/4) kemarin, dengan menyasar wilayah Kecamatan Batam Kota, Nongsa, dan Sei Beduk.

Secara keseluruhan, sebanyak 4.000 lansia di Kota Batam menerima bantuan tersebut. Pemerintah juga berencana memperluas program ini agar menjangkau lebih banyak lansia di masa mendatang.

Adapun besaran bantuan yang diberikan kepada lansia mencapai Rp400 ribu per bulan. Sementara itu, kader Posyandu dan Kelurahan Siaga menerima insentif sebesar Rp500 ribu setiap bulan.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun kedekatan antara pemimpin dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa silaturahmi memiliki makna penting, baik dari sisi sosial maupun spiritual, karena mampu memperkuat hubungan antarsesama.

Selain itu, Amsakar juga menyinggung tantangan ekonomi global yang berpotensi berdampak pada daya beli masyarakat. Oleh karena itu, bantuan sosial dinilai menjadi salah satu solusi untuk menjaga kesejahteraan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia.

“Di tengah kondisi global saat ini, bantuan sosial diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar turut memaparkan sejumlah indikator pembangunan Kota Batam yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Batam meningkat dari 6,69 persen menjadi 6,76 persen, sementara pendapatan asli daerah (PAD) naik dari Rp2,36 triliun menjadi Rp2,58 triliun.

Realisasi investasi juga melampaui target, yakni mencapai Rp69,3 triliun dari target Rp60 triliun. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 83,3 menjadi 83,8.

Ia menyebut jumlah lansia di Batam saat ini hampir mencapai 60.000 jiwa, dengan sekitar 25.000 di antaranya termasuk dalam kategori penerima bantuan. Di sisi lain, angka kemiskinan mengalami penurunan dari 4,48 persen pada 2024 menjadi 3,81 persen pada 2025. Tingkat pengangguran terbuka juga turun dari 7,68 persen menjadi 7,57 persen.

Menurut Amsakar, capaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi berbagai pihak, termasuk kader Posyandu yang berperan aktif di tengah masyarakat.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi membangun Batam agar semakin maju,” ujarnya.

YD







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini