Pemko Batam Targetkan Efisiensi APBD 2026 Capai Rp18,2 Miliar Lewat Kebijakan WFH

0
180
Foto/Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah.

RASIO.CO, Jakarta – Pemerintah Kota Batam menargetkan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp18,2 miliar melalui sejumlah kebijakan, termasuk penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Kebijakan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan APBD 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Senin (27/4).

Firmansyah menjelaskan, penerapan WFH telah diberlakukan sejak 24 April 2026 berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Batam Nomor 23 Tahun 2026 tentang transformasi budaya kerja.

“Efisiensi belanja tidak dilakukan secara sembarangan. Pelayanan dasar kepada masyarakat harus tetap terjaga, dan program prioritas tetap dipertahankan,” ujarnya.

Ia merinci, penghematan tersebut mencakup pengurangan belanja operasional perkantoran, efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) melalui pembatasan kendaraan dinas, serta pengurangan perjalanan dinas luar daerah.

Menurutnya, langkah efisiensi ini tetap mengedepankan kualitas layanan publik agar tidak terdampak.

Dalam kesempatan itu, Firmansyah juga meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) memanfaatkan forum FGD untuk mengidentifikasi berbagai kendala dalam pengelolaan anggaran.

“Manfaatkan forum ini sebaik mungkin agar pengelolaan APBD 2026 semakin optimal dan tepat sasaran,” katanya.

FGD tersebut turut menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, yakni Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Horas Maurits Panjaitan dan Kepala Subdirektorat Perencanaan Anggaran Daerah Wilayah I Fernando H. Siagian.

YD







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini