Pesona Wisata Patung Seribu Kepri

0
1968

RASIO.CO, Tanjungpinang – Bagi anda yang hobby traveling, kota Tanjungpinang Kepri banyak memiliki banyak objek wisata religi, mulai dari masjid, gereja, hingga wihara. Di daerah Kijang Kota, ada satu wihara unik yang wajib masuk dalam daftar destinasi Anda.

Wihara bernama Ksitigarbha Budhisattva ini juga dikenal dengan nama “Vihara Patung Seribu”. Wihara ini dibangun sejak 2010 dan baru diresmikan Februari 2017 lalu oleh Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun.

Dimana terlihat gapura luar begitu megah dengan batu beraksen Tiongkok. Di bagian depan, berdiri kokoh sebuah patung berukuran raksasa. Tembok di belakangnya dibuat menyerupai benteng. Di atasnya, terdapat pagoda yang juga beraksen Tiongkok.

Saat berjalan ke balik tembok dan masuk melewati lorong, tanpa sadar mulut akan berdecak kagum. Mata pengunjung langsung disajikan ratusan patung murid Buddha atau Arahat yang berjajar rapi.

Arahat adalah orang yang sudah mencapai tingkat kesucian spritual tertinggi untuk mengikuti agama Buddha. Uniknya, patung-patung tersebut menampilkan ekspresi dan pakaian yang berbeda. Meski namanya “Vihara Patung Seribu”, namun, jumlah patungnya tidak genap seribu.
“Ada patung lima ratus louhan (biksu) atau seribu nanti yang rencananya akan ditambahkan,” Kata Arie beberapa waktu lalu.

Menurut Arie, wihara ini dibangun secara gotong-royong oleh komunitas Tionghoa dalam sepuluh tahun terakhir. Bahkan, patung-patung beserta ornamennya khusus didatangkan dari Tiongkok. dan mungkin kota Tanjungpinang dianggap tempat yang strategis sebagai tujuan wisata karena berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura.

Patung seribu adalah ikon baru kota Tanjung Pinang yang saat ini menarik minat wisatawan lebih besar untuk berkunjung kesana. Dijamin, kamu betah jalan-jalan ke tempat yang sangat unik ini.

Vihara ini memang salah satu tempat beribadah untuk umat Buddha namun bagi yang ingin melakukan wisata religi pun diperbolehkan selama kamu menjaga ketertiban dan mengikuti semua aturan yang berlaku disana.

Vihara Ini Dibangun Selama 14 Tahun

Vihara Patung Seribu Tanjung Pinang ini tepatnya ada di Jalan Nusantara KM 14 Tanjung Pinang Kep. Riau. Vihara ini juga dikenal sebagai Vihara Ksitigarbha Bodhisattva. Ternyata proses pembangunan Vihara ini sangatlah lama. Butuh waktu hingga 14 tahun untuk sampai Vihara ini selesai total pembangunannya. Lama sekali bukan?

Ada 500 Patung

Selain itu ada 500 buah patung dengan wajah yang berbeda disini juga ada lebih dari 40 buah patung dewa dalam kepercayaan Agama Buddha. Ini adalah Vihara yang paling besar di Asia Tenggara setelah yang pertama di pegang oleh China. Kabarnya, semua patung yang ada disana semua merupakan hasil karya seniman dari Tiongkok langsung.

Yang menakjubkan, patung-patung tersebut dihargai sampai dengan 25 juta per buahnya dengan diberikan sertifikat garansi sampai dengan 500 tahun. Hal ini menunjukkan kualitas dibalik patung-patung tersebut memang tidak sembarangan.

Tempat Ibadah Sekaligus Wisata Religi

Tempat ini selain digunakan sebagai tempat ibadah juga sebagai destinasi wisata banyak wisatawan yang berfoto dengan patung yang memiliki tinggi minimal 1,7 meter dan tertinggi 2 meter.

Semua patung yang berada disana disusun secara tertata apik dan jika kamu melihat setiap wajah dengan seksama maka akan terlihat seolah-olah wajah patung tersebut mengajak kamu bicara. Hal-hal unik yang ada di Vihara ini tersebar hingga ke negara lain sehingga saat ini wisatawan mancanegara pun banyak yang berkunjung kesana untuk melihat patung-patung tersebut secara langsung.

Patung Sejuta Ekspresi

Patung-patung di Vihara Patung Seribu Tanjung Pinang ini memiliki aneka macam ekspresi seperti marah, tertawa, muka lucu, cemberut, muka riang dan bahkan ada yang ekspresinya seolah-olah sedang mengajak kamu. Ada juga patung yang sedang membawa binatang disana. Sangat unik dan pasti harus diabadikan.

APRI@www.rasio.co //







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini