Polri Gagalkan Penyelundupan 99 Kg Sabu dari Malaysia, Satu Tersangka Diamankan

0
385
99 Kg Sabu Jaringan Malaysia di Langsa Aceh Berhasil Digagalkan Polisi (Foto/DivHumas Polri)

RASIO.CO, Jakarta – Bareskrim Polri berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 99 kilogram di wilayah Langsa, Aceh. Satu orang tersangka, Zulkifli, ditangkap dalam operasi tersebut.

Dikutip CNNIndonesia, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi mengenai rencana pengiriman sabu melalui jalur laut dari Malaysia ke Aceh. Menindaklanjuti informasi itu, Tim Satgas NIC dan Subdit IV bersama Bea Cukai segera melakukan patroli laut dan darat pada Minggu (4/5) malam.

Dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan tersangka Zulkifli beserta 99 bungkus sabu yang dikemas dalam lima karung. Selain itu, penyidik juga melakukan penggeledahan di dua lokasi yang diduga menjadi tempat transit barang haram tersebut.

Lokasi pertama adalah sebuah warung kopi bernama Warkop Wak Am di Baroh Langsa Lama, Aceh. Dari tempat ini, tim menemukan satu unit ponsel Redmi 13, sepeda motor Honda Sonic 150R, dompet berisi KTP, SIM C, kartu ATM BSI, serta uang tunai sebesar Rp568 ribu.

Lokasi kedua adalah semak-semak di sekitar sungai Titi Kembar, Baroh Langsa Lama. Di tempat ini, aparat menemukan 99 bungkus sabu yang disimpan dalam lima karung. Tim juga menyita satu unit boat pancing berwarna hijau-merah yang digunakan untuk membawa sabu dari Malaysia ke Aceh.

Menurut Brigjen Eko, Zulkifli berperan sebagai penerima barang di titik pendaratan (landing spot). Ia juga bertugas mengamankan, mengawasi, dan memindahkan narkotika tersebut ke tempat lain setelah menerima instruksi dari seseorang yang dikenal dengan inisial S alias B alias K.

Diketahui pula bahwa pengiriman sabu dari Malaysia ke Aceh dilakukan oleh S bersama rekannya M alias E menggunakan boat pancing.

“Dari hasil interogasi sementara, tersangka Zulkifli mengaku diperintahkan oleh S, yang bersama M membawa sabu dari Malaysia menuju lokasi pendaratan,” ujar Eko dalam keterangan tertulis pada Senin (5/5).

***







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini