
RASIO.CO,Batam. Insentif Triwulan ke VI Ketua RT dan Ketua RW se Kecamatan Bengkong, diserahkan seraca simbolis oleh Walikota Batam, HM Rudi dalam acara “Silahturahmi Walikota dan wakil walikota Batam Bersama Ketua RT/RW Dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Bengkong, yang di gelar di Hotel Golden View Bengkong, Senin(26/12).
Acara yang diselenggarakan oleh Pemko Batam ini, dihadiri oleh seluruh Ketua RT/RW serta tokoh-tokoh masyarakat Bengkong dan warga masyarakat dari 4 kelurahan yang ada di Kecamatan Bengkong, termasuk juga dari Organisasi Karang Taruna dan kader posyandu Bengkong.
Turut hadir Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, serta para kepala dinas yang ada di jajaran Pemko Batam, juga Camat Bengkong beserta para Lurahnya.
Dalam acara ini selain dilakukan penyerahan insentive kepada RT/RW secara simbolis, juga diisi dengan penyampaian usulan maupun keluhan-keluhan dari warga masyarakat Bengkong, terkait dengan permasalahan yang ada di Kecamatan Bengkong.
Bahkan Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto dalam kesempatan sambutannya juga turut mengemukakan tentang adanya satu permasalahan yang sedang dialami oleh warga Sei Nayom Bengkong, untuk itu selaku Ketua DPRD, Nuryanto menghimbau pemerintah Kota Batam dan BP Batam sebagai pihak yang berkompeten dalam ini, untuk mengambil peran dalam mencari solusi dari permasalahan tersebut agar tercapai win-win solutionya demi mewujudkan keamanan dan ketertiban bersama.
“Kalau niat dan pikiran kita baik dalam menyelesaikan setiap problem masyarakat, pasti akan ada jalan keluar,” tegasnya.
Selain hal tersebut, Nuryanto juga menyampaikan bahwa selaku wakil rakyat Ia sangat memberikan apresiasi yang setinggi tingginya atas kerjasama dan sinergy yang cukup baik yang telah terjalin oleh pemerintah Kota Batam dan masyarakat, sehingga cita cita Batam sebagai kota madani bisa terwujud dengan baik. Walau belum bisa dikatakan sempurna tetapi sedang mengarah ke kesempurnaan itu.
Nuryanto menambahkan yang penting adalah tetap menjaga sinergitas, kerjasama, gotong royong, tersebut dan selalu bergerak bersama sama-sama menghadapai dan melewati segala kendala rintangan.
“Masalah di Batam masih ada, tidak ada sebuah kota yang tidak ada masalah, tergantung bagaimana kita menyikapi masalah tersebut, dengan kebersamaan maka kita akan dapat menyelesaikan kendala-kendala dan masalah-masalah tersebut,” pungkasnya.
Sementara itu Walikota Batam, HM Rudi mengawali kata sambutanya dengan menjawab dan menanggapi semua keluhan dan hal-hal yang disampaikan oleh masyarakat, dimana Rudi langsung mengarahkan dan memberi jawaban satu persatu atas semua hal-hal yang disampaikan tersebut.
Selanjutnya Rudi, atas nama pemerintah Kota Batam menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat terutama peran RT/RW, para kader Posyandu, organisasi- organisasi massa dan semua masyarakat Batam, atas penghargaan-penghargaan yang telah diraih oleh Pemko Batam, BP Batam maupun atas nama dirinya. Dimana disampaikannya bahwa sudah 135 penghargaan diterima selama 7 tahun dirinya menjabat Walikota Batam, selain itu juga ada 55 penghargaan secara personal untuk dirinya.
“Ini bisa diraih karena tak lepas dari adanya dukungan seluruh warga masyarakat, para ketua RT/RW dan unsur-unsur lainnya, untuk itu insentive ini merupakan bentuk apresiasi dan rasa terimakasih Pemerintah Kota Batam kepada masyarakat, dan ini dipertahankan terus ada sampai masa jabatan saya berakhir nanti,” ungkap Rudi.
Kemudian disisi lain Rudi menyampaikan bahwa apabila ingin menjadikan Kota Batam menjadi kota modern, maka gerakan itu harus dimulai dari lingkungan Rumah tangga masing-masing. Dikatakan kalau tiap rumah tangga melakukan pembersihan lingkungan masing-masing hingga bersih dah rapih, kemudian Pemko melakukan pembersihan jalan dan pembersihan kota, maka sudah terwujudlah apa yang disebut Kota Batam Kota Modern.
“Semoga Allah ijinkan semua hal tentang Kota Batam dapat berjalan dengan baik, kita harus kompak dan bersatu membangun Kota Batam untuk masa depan anak-anak kita,’ ujarnya.
Rudi juga mendoakan di Tahun 2045, di 100 th Indonesia Emas, Indonesia akan jaya, namun harapannya pada tahun 2029 Batam bisa duluan jaya untuk bisa menjadi contoh nasional.
“Karena sudah banyak penghargaan dan pujian kepada kita, dan pujian itu harus kita jaga supaya tidak menjadi malapetaka buat kita semua,” pungkasnya (rahyudo

