
RASIO.CO, Batam – Pembersihan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di Jalan Laksamana Bintan, Sei Panas, Batam Kota, hampir rampung. Camat Batam Kota, Firman, menyatakan bahwa hanya tersisa dua kali pengangkutan lagi sebelum lokasi tersebut benar-benar bersih.
“Kalau Sei Panas cepat selesai, besok kami lanjut ke Palazo, lalu menyisir lagi TPS liar di sekitar SMK 2,” ujar Firman dikutip tribunbatam, Selasa (4/3) petang.
Ia menjelaskan bahwa pembersihan di Sei Panas didukung oleh alat berat dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) serta armada pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Dalam upaya menangani sampah di wilayahnya, Kecamatan Batam Kota memiliki 10 unit pick-up kecil untuk pengangkutan. “Kami berkolaborasi. Sampah yang tidak bisa dijangkau arm roll atau lori kuning, kami angkut dengan pick-up. Biasanya, pengangkutan dilakukan dua kali seminggu di lokasi yang berbeda,” ungkapnya.
Selain Sei Panas, Kecamatan Batam Kota juga mengawasi titik rawan lain, seperti area Palazo dan sekitar SMK 2. “TPS liar yang paling rawan ada di Sei Panas, Palazo, Duta Mas, dan SMK 2. Itu yang akan kami fokuskan terlebih dahulu,” katanya.
Saat ditanya mengenai sampah di tepi jalan Yos Sudarso, arah Kepri Mall, ia menyebut bahwa kawasan tersebut selalu dibersihkan setiap pagi, tetapi sampah terus menumpuk kembali.
“Di turunan lampu merah yang ke arah Lubukbaja, kami bersihkan setiap pagi. Namun, setelah dibersihkan, sampah kembali menumpuk. Tidak mungkin kami terus berjaga, karena Satpol PP juga memiliki tugas lainnya,” ujarnya.
Menurut Firman, beberapa warga yang tinggal di rumah liar sekitar Baloi Kolam kerap membuang sampah sembarangan di area tersebut.
“Semalam saja ada 27 orang yang kami dapati membuang sampah sembarangan di berbagai lokasi. Kami beri peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya,” tegasnya.
Sementara itu, anggota Satpol PP yang berjaga di lokasi Sei Panas, Yones, menyebut bahwa total delapan truk sampah telah diangkut dari Sei Panas.
“Sampah ini berasal dari warga sekitar, pengendara yang melintas, serta para pedagang. Ada sampah rumah tangga, ban bekas, pecahan kaca, hingga buah busuk yang dibuang di sini,” katanya.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa alat berat masih disiagakan, sementara gunungan sampah yang telah dikumpulkan masih tertumpuk di pinggir jalan. Ia memastikan bahwa sisa sampah di lokasi akan kembali diangkut keesokan harinya.
“Untuk sisa sampah, pengangkutan akan dilanjutkan besok pagi. Paling dua kali pengangkutan lagi, selesai,” katanya.
Untuk mencegah tumpukan sampah kembali muncul, Kecamatan Batam Kota telah menyurati Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertamanan (Perkim) agar segera dilakukan penghijauan di Sei Panas.
***

