Tertangkap OTT, Bupati Hulu Sungai Tengah Diboyong ke KPK

0
746

RASIO.CO, Jakarta – Diawal tahun 2018, lembaga anti rasuah KPK kembali menangkap tangan salah seorang bupati Hulu Sungai Tengah, Kalsel, Abdul Latif dan diboyong langsung ke jakarta untuk diperiksa lebih intensif.

Dilansir CNN Indonesia, Latif yang mengenakan kemeja putih lengan panjang tiba di markas antirasuah sekitar pukul 22.40 WIB. Dia berada satu mobil bersama dua orang lainnya. Latif dan dua orang tersebut langsung bergegas setelah turun dari mobil tahanan.

Politikus Partai Berkarya itu memilih terus berjalan saat awak media mencecarnya dengan sejumlah pertanyaan. Latif dan dua orang yang ditangkap bersamanya memilih bungkam sambil terus berjalan masuk ke lobi gedung KPK.

Selang beberapa menit kemudian, mobil tahanan KPK membawa dua orang lainnya. Sama seperti Latif, dua orang yang tiba terakhir itu bungkam dan terus bergegas masuk ke dalam markas pemberantasan korupsi.

Sementara itu, satu orang pengusaha yang ditangkap di Surabaya, Jawa Timur, sudah lebih dulu berada di dalam gedung KPK. Kini, mereka berenam akan menjalani pemeriksaan intensif.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan dalam OTT pertama di 2018.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, Latif diduga menerima suap sejumlah Rp1 miliar terkait dengan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Damanhuri Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.

Namun, dalam penangkapan siang tadi, tim KPK hanya mengamankan uang sebesar ratusan juta rupiah.

“Telah terjadi transaksi penerimaan hadiah atau janji. Penerimaan uang diduga lebih dr Rp1 miliar terkait proyek pembangunan RS di daerah tersebut,” kata Febri.

Sementaraitu, Ketua KPK Agus Rahardjo telah mengonfirmasi penangkapan terhadap Latif di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Selain itu, tim KPK juga melakukan penangkapan di Surabaya, Jawa Timur.

“Betul ada giat di Hulu Sungai Tengah Kalsel dan Surabaya,” kata Agus.

Diketahui, Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif dan Chairansyah resmi dilantik sebagai kepala daerah pada 17 Februari 2016.

Dikutip dari situs resmi Pemkab Hulu Sungai Tengah, hulusungaitengahkab.go.id, sebelum menjabat sebagai Bupati HST periode 2016-2021, Abdul menjabat Ketua DPRD Kab. Hulu Sungai Tengah Periode 2004-2009.

Lihat juga: KPK Tetapkan Bupati Nganjuk Tersangka Gratifikasi
Selain itu, ia pernah menduduki posisi Anggota DPRD Kalimantan Selatan periode 2014-2019, dan Komisaris PT. Sugriwa Agung (2011-2014).(red/di).

Sumber: cnn indonesia







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini