

RASIO.CO, Lingga – Bupati Lingga melakukan diskusi bersama Tim Satgas Covid-19, Direktur Rumah Sakit, Ikatan Dokter Indonesia dan Dinkes-PPKB Lingga, membahas tingginya kasus konfirmasi positif Covid-19, serta angka kematian yang meningkat di Kabupaten Lingga, di ruang kerja Bupati Lingga, Selasa (10/8), kemarin.
Nizar mengatakan, tentunya dengan angka kasus kematian yang cukup meningkat ini menjadi perhatian serius, dan apa prihal penyebab krusial meningkatnya angka kematian yang disebabkan covid-19.
Salah satunya, jelas Bupati Lingga, adalah adanya penyakit penyerta atau komorbiditas pada pasien, serta keterlambatan penanganan medis karena kecenderungan masyarakat yang masih saja mengangap penyakit ini biasa, sehingga enggan berkonsultasi ke rumah sakit, namun berujung gejala berat dan ancaman nyawa.
“Saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk cepat berkonsultasi ke rumah sakit, jika ada merasakan gejala sakit demam, pernapasan atau sejenisnya yang dialami, jangan menunggu sakitnya semakin parah baru kerumah sakit,” kata Bupati Lingga dalam diskusi tersebut.
Bupati Lingga menyampaikan, pihak yang terlibat dalam penanganan, seperti satgas covid-19 atau dari kesehatan, untuk meningkatkan frekuensi kegiatan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat, dan ini diharapkan dapat mendidik masyarakat, salah satunya memahami gejala Covid-19.
Kepada semua lapisan masyarakat, lanjut Bupati, diharapkan agar dapat aktif dalam pembaruan informasi, baik berupa gejala maupun data kasus, jangan lagi ada penundaan untuk pergi berobat ke rumah sakit ketika merasa mengalami gejala Covid-19, agar dapat segera ditangani secepatnya dari tim kesehatan supaya tidak berakibat fatal.
“Semua pihak agar bahu membahu serta saling membantu dan mengingatkan, untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, patuh terhadap himbauan yang dikeluarkan Pemerintah,” terangnya.
Selain itu, Nizar juga mempertanyakan tentang kelengkapan fasilitas kesehatan, fasilitas medis seperti ketersediaan oksigen dirumah sakit, dapat menjadi faktor penunjang dalam memimalisir kasus, melalui diskusi ini kedepan diharapkan tidak ada lagi kasus kematian dikarenakan Covid-19, untuk itu upaya pemerintah daerah dalam masalah ini, harus benar-benar optimal guna menekan angka konfirmasi kasus bahkan kematian.
“Semoga kasus terkonfirmasi berkurang, apalagi sampai meninggal,” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris tim Satgas Covid-19 Kabupaten Lingga, Okta Tianus Wirsal, meminta agar masyarakat atau warga yang merasakan gejala-gejala Covid-19, untuk segera melapor ke rumah sakit atau tim satgas, dengan harapan dapat ditangani cepat oleh tim medis.
“Kalau dirumah itu kan tidak diketahui, nanti sudah parah baru ke rumah sakit, kami harap yang seperti itu tidak ada lagi, hal ini agar dapat menekan kasus kematian,” tutupnya.
Seperti diketahui dari data tim Satgas Covid-19, kasus Covid-19 di Kabupaten Lingga mencapai 1753 jiwa, diantaranya kasus aktif sebanyak 105 jiwa dan kesembuhan mencapai 1598 jiwa, dan kematian pada kasus ini mencapai 50 jiwa.
Puspan
