RASIO.CO, Batam – Untuk mengantisipasi Virus Corona masuk ke wilayah Batam, Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi melakukan peninjauan di pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Batam, pada Senin (27/1) siang.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, untuk mengecek wabah virus Corona tidak cukup dengan alat Thermal Scanner saja, tetapi harus ada digunakan alat tambahan lainnya.
“Alat Thermal Scanner hanya mendeteksi, jika ada yang dicurigai suhunya diatas 38′ Celcius maka akan digunakan alat manual. Jika hasilnya tetap sama maka akan dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Rudi.
Pihaknya sangat serius memperhatikan kesehatan yang ada di Kota Batam supaya tidak mengganggu aktivitas kunjungan dari wisatawan maupun warga Batam sendiri.
Kita tidak ingin ada masyarakat Batam yang terkena penyakit dari virus Corona ini melalui kunjungan wisatawan.
Rudi mengatakan, di Kota Batam saat ini sudah ada dua Rumah Sakit yang siap menangani pasien yang terjangkit virus Corona.
“Rumah sakit kita sudah siap, yakni Rumah Sakit BP Batam (RSBP) dan Rumah Sakit Embung Fatimah. Apabila perlu kita sediakan ruang isolasi di Asrama Haji BP Batam, Artinya semua fasilitas telah kita sediakan,”
“Untuk saat ini Batam masih dalam keadaan aman dan terkendali dari wabah virus corona, karena laporannya belum ada,” tegas Rudi.
Rudi menghimbau, apabila masyarakat Kota Batam menemukan gejala wabah virus Corona agar segera melapor supaya cepat diatasi oleh tim yang telah disiagakan.
Apabila masyarakat mendapatkan informasi adanya gejala virus corona agar segera mengirimkan datanya kepada Kita.
“Secepatnya kirim datanya ke kita,seperti lokasi dan fotonya supaya segera kita turunkan tim kesana untuk menangani jika perlu kita bawa ke Rumah Sakit. Saya siaga 24 jam,” tutup Rudi.
Yuyun@www.rasio.co //


