

RASIO.CO, Batam – Jelang Idul Adha, Batam ditetapkan sebagai zona merah wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang sapi.
Hal ini pun mendapat perhatian serius dari banyak pihak. Tak terkecuali Anggota DPRD Batam Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Syafei. Meski tak menular kepada manusia, Syafei mengimbau agar warga Batam dapat mengolah daging sapi dengan benar sebelum dikonsumsi.
“Virus itu mati jika berada di suhu cukup panas. Melalui proses yang benar, virus akan mati jika sudah 30 menit dipanaskan,” ungkapnya dilansir dalam TRIBUNBATAM.id. Kamis (7/7).
Anggota Komisi II DPRD Batam itupun meminta agar pemerintah, dalam hal ini Satgas PMK yang telah dibentuk, untuk dapat bergerak cepat ke lapangan guna mengecek sapi-sapi yang akan didistribusikan ke masyarakat.
Syafei mendesak, vaksinasi dan karantina terhadap sapi bisa dilakukan maksimal.
“Pengawasannya harus ketat, jadi kalau sudah yakin bebas PMK, baru dikirim,” katanya.
***
