Awal 2026, Amsakar Tekankan Integritas dan Kolaborasi Tanpa Ego Sektoral

0
174
Foto/Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan pentingnya pembaruan kinerja, integritas ASN, dan penghapusan ego sektoral saat memimpin apel gabungan perdana Pemko Batam tahun 2026.

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meminta seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Batam untuk melakukan pembaruan kinerja, memperkuat integritas, serta meninggalkan ego sektoral dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Penegasan tersebut disampaikan saat ia memimpin Apel Gabungan Pegawai Pemko Batam di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (5/1).

Apel gabungan yang menjadi agenda perdana tahun kerja 2026 itu dihadiri Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, serta para pejabat dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Dalam amanatnya, Amsakar terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada jajaran perangkat daerah yang telah bekerja secara maksimal, khususnya dalam penanganan persoalan sampah dan pengurangan titik-titik banjir di sejumlah wilayah Kota Batam.

“Terima kasih kepada rekan-rekan camat, Dinas Bina Marga, dan tim teknis lainnya. Meski banjir masih menjadi tantangan, namun dengan kerja bersama, sejumlah titik banjir mulai dapat diurai,” ujarnya.

Amsakar menegaskan bahwa disiplin dan moralitas aparatur sipil negara menjadi fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia mengingatkan bahwa pada akhir 2025 masih ditemukan persoalan integritas yang berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.

“Jangan sampai pengabdian puluhan tahun rusak karena nilai setitik. Saya minta pada 2026 ini, siapa pun yang masih bengkok segera luruskan. ASN bukan kelompok elit yang minta dilayani. Kita harus menyatu dengan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Amsakar, perkembangan media sosial membuat setiap perilaku ASN mudah disorot publik. Ia menilai sanksi sosial yang muncul di ruang publik dapat terasa lebih berat dibandingkan sanksi administratif, sehingga seluruh ASN diminta menjaga sikap dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Memasuki tahun kerja 2026, Amsakar juga menekankan pentingnya orientasi pada hasil kerja yang nyata. Ia menyampaikan bahwa pimpinan daerah lebih menghargai kinerja substantif dibandingkan laporan administratif yang tidak disertai capaian konkret.

“Yang kami perlukan bukan unjuk muka, tetapi kinerja. Jadikan momentum pergantian tahun ini sebagai semangat untuk memberikan yang terbaik bagi daerah,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Batam bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menyerahkan penghargaan kepada ASN Berprestasi, Berakhlak, dan Terdisiplin, serta tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada pegawai dengan masa bakti 10, 20, dan 30 tahun.

Menutup arahannya, Amsakar meminta seluruh organisasi perangkat daerah menghentikan ego sektoral dan bekerja secara terpadu sebagai satu kesatuan. Ia menegaskan tidak boleh ada perangkat daerah yang merasa lebih penting dibandingkan yang lain.

Terkait tata kelola teknis pemerintahan, Amsakar menginstruksikan percepatan proses tender infrastruktur guna mendorong pertumbuhan perekonomian daerah. Selain itu, penataan sumber daya manusia serta pengelolaan persampahan juga diminta segera dirampungkan.

“Jaga kekompakan, jaga kebersamaan, dan saling menguatkan demi kemajuan Kota Batam,” pungkasnya.

YD







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini