Sabtu, Mei 23, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1012

Gubernur Ansar: Jika Target Vaksinasi Tercapai

0

RASIO.CO , Batam – Gubernur Ansar meminta dukungan dan kerjasama kepada para pimpinan perusahaan untuk menyukseskan capaian target vaksinasi 50 persen di akhir Juni.

“Padahal kita sudah mendapat izin untuk vaksinasi pekerja perusahaan dan industri memakai vaksinasi umum. Kita mendapat target khusus karena kita juga mendapat perlakuan khusus,” kata Gubernur Ansar saat memimpin rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid 19 Bagi Pekerja Industri, Selasa (22/6).

Menurut Gubernur Ansar, Provinsi Kepri termasuk yang mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. Hal ini karena pertumbuhan ekonomi Kepri masih tertekan kuat terutama di sektor pariwisata.

“Kita diberikan tugas untuk mempercepat kegiatan vaksinasi. Demi mendukung persiapan dibukanya travel bubble. Jika target tercapai, di bulan Juli pemerintah pusat akan mendeklarasikan bahwa kunjungan wisata dan bisnis ke Kepri adalah kunjungan yang sehat dan aman,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar mengatakan bahwa salah satu tugasnya sebagai Gubernur dalam hal vaksinasi adalah memastikan ketersediaan vaksin. Sedangkan yang melaksanakan tugas vaksinasi adalah masing-masing pemda Kabupaten dan Kota.

“Terakhir kita mendapat tambahan vaksin astra zeneca yang tidak terpakai dari Sulawesi Utara sebanyak enam ribu vial untuk 60 ribu sasaran vaksinasi. Untuk itu dalam satu harinya saya harap ada 30 perusahaan yang ikut vaksinasi dengan masing-masing mengirimkan 500 orang. Sehingga mendapat angka 15 ribu orang ditambah vaksinasi masyarakat umum sehingga target 16 ribu orang perhari sampai akhir Juni di Batam akan tercapai,” tutur Gubernur Ansar.

Kemudian Gubernur Ansar yakin bahwa khusus di Tanjungpinang, Bintan dan Karimun hanya tinggal pemantapan. Yang perlu jadi fokus adalah Batam karena perusahaannya banyak, dan capaian vaksinasi belum maksimal.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja Kepri Mangara Simarmata memaparkan bahwa dari sasaran 204.752 orang pekerja di Batam, Bintan, Karimun, dan Tanjungpinang, telah terdata sebanyak 159.000 orang.

“Sampai 21 Juni 2021, capaian vaksinasi sebanyak 56.024 orang atau 27,36 persen, maka perlu kita susun bersama simulasi target vaksinasi harian sampai akhir juni untuk mencapai target,” papar Mangara.

Turut hadir dalam rapat tersebut melalui video conference Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman, Perwakilan Danrem, Sekda Batam Jefridin, para Pimpinan asosiasi perusahaan, para Pimpinan perusahaan dan Kadisnaker kabupaten kota. Sedangkan hadir langsung mendampingi Gubernur Ansar adalah Sekdaprov H.T.S Arif Fadilah, Asisten III Muhammad Hasbi, Kadis Kesehatan M. Bisri, Kadis Naker Mangara Simarmata, Karo Pembangunan Aries Fhariandi, dan Kaban Kesbangpol Lamidi.

Redaksi@www.rasio.co//

Rudi Tinjau Vaksinasi Massal Pekerja

0

RASIO.CO , Batam –  Rudi meninjau langsung vaksinasi massal untuk karyawan PT Volex Indonesia di Kawasan Industri Sekupang,Selasa (22/6).

Rudi mengatakan vaksinasi harus dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Karena itu pihaknya berpesan agar masyarakat tidak ragu lagi terhadap program vaksinasi.

“Kegiatan vaksinasi ini untuk menyelamatkan kita semua sebenarnya, karena sebagaimana manusia kita harus terus berusaha,” kata Rudi.

Dalam kesempatan itu, Rudi juga menyempatkan diri untuk meninjau langsung proses produksi perusahaan yang pemasok perakitan kabel listrik tersebut. Kemudian, Rudi juga berpesan kepada seluruh karyawan yang telah melaksanakan vaksinasi untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Terutama saat menjalankan aktivitas di luar rumah.

“Semoga kita semua selalu sehat dan dapat bekerja dengan baik,” katanya.

Pemko Batam juga akan mendukung penuh perusahaan-perusahaan yang ada di Batam untuk melakukan vaksinasi kepada karyawannya. Karena mayoritas penduduk Batam saat ini adalah pekerja.

“Kita dukung penuh, karena vaksinasi ini terbuka untuk seluruh masyarakat,” ujarnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Tinjau Sejumlah Lokasi, Rudi Semangati Masyarakat dan Petugas Vaksinasi

0

RASIO.CO , Batam – Rudi kembali meninjau pelaksanaan vaksinasi, Selasa (22/6).

Sejak pagi, Rudi menyambangi sejumlah lokasi. Sembari memastikan pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan baik, Rudi juga  menyemangati para penerima vaksin dan petugas.

“Salam sehat untuk kita semua. Kehadiran saya, ingin memotivasi masyarakat saya, seperti di sini orang tua kita para lansia. Kepada petugas, saya ucapkan terimakasih, mudahan kita tetap kompak dan bertugas dengan hati yang tulus,” papar Rudi saat meninjau vaksinasi lansia di Vihara Maitreya Seipanas, pagi.

Ia mengungkapkan kembali target vaksinasi Batam 70 persen dari populasi. Menurutnya, pemerintah pusat menaruh perhatian khusus bagi vaksinasi di Batam. Hal ini bahkan telah disampaikan langsung Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, selain berdekatan dengan negara tetangga, batam merupakan kota pariwisata dan industri.

“Artinya vaksin untuk Batam didrop lebih. Kesempatan ini tak boleh kita  lewatkan, karena vaksin ini belum dijual secara umum, baru dari pemerintah,” imbuhnya.

Ia menegaskan, vaksinasi merupakan salah satu upaya menyelamatkan warga Batam dari bahaya pandemi. Selanjutnya, setelah kekebalan kelompok terpenuhi dan pandemi mulai teratasi,  aktivitas akan kembali berangsur normal.

“Tidak lain, vaksinasi ini untuk meneyelamatkan warga Batam. Juli kami targetkan vaksinasi sudah 70 persen. Mudah-mudahan Batam segera terlepas dari Covid.” ucap dia.

Ia mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan vaksinasi dan tidak terpengaruh terkait isu vaksin yang belum jelas. Maka dari itu, masyarakat tidak perlu khawatir untuk ikut divaksin, bahkan sebelum divaksin petugas akan mengecek terlebih dahulu laik atau tidak untuk menerima vaksin.

“Sebelum divaksin, sampaikan sejujurnya keadaannya. Percaya sama kami, yang kami lakukan demi kebaikan bapak ibu semua,” imbuhnya.

Setelah divaksin, ia mengingatkan masyarakat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan. Seperti bermasker, menjaga jarak, hindari kerumunan, rajin cuci tangan hingga rutin berolahraga.

“Kalau tidak ada yang penting sekali untuk berpergian ditahanlah. Kalaupun keluar tetap prokes, demi kesehatan bapak ibu dan orang lain,” ujarnya.

Setelah meninjau vaksinasi lansia (dosis 2) di Vihara Maetrya di Seipanas, Rudi menyambangi berbagai lokasi lain seperti  vaksinasi lansia (dosis 2) di Yayasan Budha Tzuchi Lubuk Baja, vaksinasi lansia (dosis 2) di Sport Hall UIB, vaksinasi dosen dan mahasiswa di BTP terakhir vaksinasi pekerja PT.Voltex Sekupang.

Redaksi@www.rasio.co//

Usman dan Umar Praperadilkan Kejati di PN Batam

0

RASIO.CO, Batam – Usman dan Umar sebagai Pemohon malakukan Prapid melalui kuasa hukumnya dengan sebagai termohon Kejaksaan Agung, Cq. Kejati Kepri dan Cq. Kejari Batam.

Sidang digelar, Selasa(22/060 di PN Batam dengan hakim tunggal David P Sitorus. S.H,M.H sedangkan dari pihak kejaksaan juga hadir dipersidangan.

Kuasa hokum tersangka, Triwansaki, S.H dan Hasan Albama, S.H dipersidangan dalam permohonan menyampaikan, bahwa termohon bukanlah subjek dalam LP-B/34/V/2019/SPKT-Kepri pada 02 may 2019 yang ditetapkan sebagai tersangka pengelapan.

Namun atas petunjuk termohon kepada penyidik Polda Kepri, Para pemohon ditetapkan sebagai tersangka sesuai pasal 480 KUHP tanpa barang bukti permulaan yang cukup.

Lanjutnya, pemohon mengetahui ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat panggilan S.Pgl/154/IV/2020/ Ditreskrimum 02 April 2020 sedangkan pemohon 2, S.Pgl/153/IV/2020 Ditreskrimum.

Kata dia, Berawal diterbitkan tiga sprindik dan tiga SPDP , dimana bermula sprindik SP-sidik/51/III/2020 Ditreskrimum 24 maret 2020 dan SPDP/22/III/2020 Ditreskrimum 20 November 2020 , telah diteliti jaksa dan berkas dikembalikan ke penyidik Polda Kepri nomor 1186//L.10.4/Eoh.1/11/2020 tanggal 18 November 2020 oleh termohon.

Lalu, keluar SP-Sidik/185/IX/2020/Ditreskrimum dan SPDP /22a/XII/2020 Ditreskrimum 21 Desember 2020. Setelah diteliti dan dipelajari termohon dikembalikan ke penyidik Polda Kepri B-195/L.10.4/Eoh.1/2/2021.

Setelah berkas-berkas dikembalikan, lanjut PH, diduga terjadi kejanggalan ketika penyidik Polda kepri kembali menggirimkan SPDP dengan nomor 22a adalah nomor yang sama.

Dimana SPDP dulu dikembalikan Termohon dan diduga telah merubah bulan dan tahunnya serta menganti frasa perihal surat berbunyi”Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan” diganti jadi frasa berbunyi “Surat Pemberitahuan Dimulinya Penyidikan Kembali”.

Namun, SPDP terebut belum diberitahu terhadap pemohon, lanjutnya lagi, sebagaimana  diduga pelanggaran hukum terhadap norma hukum yang telah diputus MK nomor 130/PUU-XIII/2015.

Berdasarkan diterbitkan SPDP tersebut, Pemohon sebagai tersangka belum pernah diperiksa/diambil keterangan untuk dituangkan dalam berita acara pemeriksaan.

Begitu juga saksi pelapor, saksi-saksi fakta, ahli juga belum pernah diambil keterangannya oleh penyidik, serta tidak diikuti pemeriksaan perkara sesuai ketentuan hukum formal yang berlaku,”Kata PH Triwansaki, S.H.

SPDP /22a/XII/2022 Ditreskrimum 21 maret 2020,berkas atas nama pemohon dikembalikan ke penyidik , kemudian termohon menerbitkan surat nomor B-296/1.10.1/Eoh.1/04/2021 28 april 2021 (P-18) berkas dikembalikan petunjuk menyusul.

Menurut PH, tanpa membuat petuntuk terhadap penyidik Polda Kepri , termohon menerbitkan surat nomor B 435/L.10.1/Eoh.1/5/2021(P21). Yang isinya bertentangan dengan B-936/1.10.1/Eoh.1/4/2021 tanggal 28 April 2021.

Atas dasar perkara penyidik nomor BP/09/IV/2021 Ditreskrimum menyatakan “Hasil Penyidikannya sudah lengkap” padahal sebagai mana surat nomor B-936/1.10.1/Eoh.1/4/2021 termohon mengatakan berkas belum lengkap.

Dalam petitumnya pemohon meminta majelis hakim tunggal menjatuhkan putusan amar:

  • Menerima dan mengabulkan permohonan para pemohon untuk seluruhnya.
  • Menyatakan surat penetapan B 435/L.10.1/Eoh.1/5/2021  tertanggal 5 may 2021  menyatakan hasil pentidikan lengkap tidak sah dan tidak memiliki berkekuatan hukum mengikat  dengan segala akibat hukumnya.
  • Menyatakan tidak sah surat perintah penahanan  terhadap pemohon I dengan nomor :Print-1615/L.10.11.3/Eoh.2/06/2021. Dan surat perintah penahanan Pemohon II nomor :Print-1632/L.10.11.3/Eoh.2/06/2021.
  • Menghukum termohon membayar biaya perkara  menurut ketentuan hukum berlaku.

Atau, apabila hakim tunggal yang memeriksa Permohonan Praperadilan ini untuk memutus seadil-adilnya dan mengadili dengan cara yang baik.

adi@www.rasio.co //

Rudi Tinjau Sejumlah Titik Lokasi Vaksinasi Massal

0

RASIO.CO , Batam – Wali Kota Batam meninjau sejumlah titik lokasi vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh Pemko Batam. Mulai dari Kampung Tua Tanjung Riau, Perumahan Galaxi, Kampus Putera Batam hingga Temenggung Abdul Jamal.

Didampingi Kapolresta Barelang, Kombes Pol Yos Guntur dan Dandim 0316/Batam, Letnan Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan, Rudi juga langsung turun menyapa masyarakat yang tengah antre menunggu giliran vaksinasi.

Tak tanggung-tanggung, Wali Kota yang juga Kepala BP Batam ini memborong makanan para pedagang kaki lima untuk diberikan kepada masyarakat dan personel TNI, Polri yang sedang bertugas. Terutama bagi masyarakat yang memang belum sarapan.

“Sebelum vaksin harus sarapan dulu, bagi belum sarapan mari sarapan dulu,” ajak Rudi.

Namun, Rudi juga tidak lupa tetap mengajak masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan. Yakni menggunakan masker, mencuci tangan atau menggunakan sanitizer, menjaga jarak, menjahui kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Artinya mari kita jaga diri kita sendiri dan juga orang-orang disekitar kita. Karena itu jangan lupa protokol kesehatan tetap dijalankan,” katannya.

Redaksi@www.rasio.co//

Rudi Pastikan Vaksinasi Massal Akan Terus Berjalan

0

RASIO.CO , Batam – Wali Kota Batam pastikan program vaksinasi massal secara gratis masih akan terus dilakukan. Sebagaimana yang ditargetkan pemerintah minimal 70 persen masyarakat Batam harus selesai divaksin pada Juli 2021 mendatang.

Rudi juga memastikan ketersediaan vaksin di Batam saat ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Batam. Karena itu pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak khawatir akan kehabisan vaksin.

“Hari ini saya ninjau warga di Kampung Tua Tanjungriau, target kita 500 orang, tapi kalau yang datang lebih dari yang ditargetkan maka akan kita tambah,” kata Rudi di lokasi, Senin (20/6/2021).

Pemko Batam dibantu TNI dan Polri terus berupaya untuk mempercepat proses vaksinasi di Batam. Itu sebabnya, pihaknya juga berharap masyarakat dapat dengan tertib saat mengikuti program vaksinasi. Untuk mempercepat kegiatan vaksinasi, saat ini di setiap kecamatan ada satu titik kelurahan yang ditetapkan untuk pelaksanaan vaksinasi. Hal tentu dimaksudkan untuk  memudahkan masyarakat.

“Intinya kalau Batam sudah mencapai 70 persen, penyebaran Covid-19 akan semakin bisa ditekan,” jelasnya.

Selain meninju vaksinasi di Tanjungriau, Rudi juga melakukan peninjauan vaksinasi di Perum Galaxy. Kemudian, dilanjutkan peninjauan vaksinasi guru-guru di Kampus Putra Batam dan peninjauan di Temenggung Abdul Jamal. Kapolresta Barelang, Kombes Pol Yos Guntur menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Batam yang sudah disiplin dan tertib saat vaksin. Pihaknya berharap hal ini bisa terus dilakukan.

“Vaksin masih banyak, jadi jangan mudah percaya dengan kabar yang tidak jelas sumbernya yang mengatakan vaksin akan habis. Pada intinya laksanakan dengan tertib, vaksinasi akan terus kita lakukan,” kata Yos.

Redaksi@www.rasio.co//

Kepri Tetap Nomor Tiga , Wagub Marlin Berterima Kasih

0

RASIO.CO , Batam – Wagub Marlin berterima kasih kepada seluruh masyarakat, karena antusias mereka pada vaksinasi menempatkan Kepri di urutan ketiga persentase vaksinasi terbesar. Bahkan, Kepri pun berada di posisi ketiga sebagai provinsi yang sangat patuh dengan protokol kesehatan.

“Itu semua berkat peran masyarakat. Karena kalau masyarakat sudah bergerak semua menjadi semakin baik. Termasuk ikhtiar kita bersama melawan covid19,” kata Wagub Marlin usai menghadiri Vicon Rakor Bersama Menteri Kesehatan di Graha Kepri, Batam, Senin (21/6).

Dalam Rakor tersebut, kata Wagub Marlin, disampaikan bahwa laju vaksinasi di Kepri adalah yang ketiga di Indonesia. Kepri hanya kalah laju dari Bali yang sudah mencapai 60 persen dan DKI Jakarta yang lebih dari 40 persen.

Kepri sendiri sampai Ahad (20/6) sudah memvaksin  454.994 orang. Jumlah ini memenuhi 32,45 persen dari sasaran vaksinasi 1.402.331 orang.

“Salah satu kesimpulan rapat itu adalah laju vaksinasi harus ditingkatkan, dengan tetap memprioritaskan kelompok berisiko tinggi, termasuk lansia dan nakes,” kata Wagub Marlin. Kepri pun, kata Wagub Marlin, terus memprioritaskan kelompok ini.

Untuk kepatuhan pada protokol kesehatan, terutama penggunaan masker, Kepri juga masuk provinsi yang disiplin. Berdasarkan data Satgas tertanggal 13 Juni, Bali menjadi provinsi paling taat terhadap aturan penggunaan masker  dengan 98,5 persen. Kepri berada di posisi ketiga sebesar 93.1 persen setelah Sulawesi Barat dengan kepatuhan 97,9 persen.

Wagub Marlin termasuk paling sering mengingatkan pentingnya berdisiplin dengan protokol kesehatan. Memgikuti vaksinasi dan patuh dengan protokol kesehatan adalah ikhtiar bersama melawan pandemi covid19 ini.

“Walau sudah divaksin, jangan lalai dengan protokol kesehatan. Selalu gunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan,” kata Wagub Marlin.

Redaksi@www.rasio.co//

Wagub Marlin Ajak Masyarakat Manfaatkan Fasilitas Vaksinasi

0

RASIO.CO , Batam – Wagub Marlin bersama Muhammad Rudi meninjau pelaksanaan vaksinasi di sejumlah lokasi. Lokasi pertama yang ditinjau Wagub Marlin adalah vaksinasi di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal. Ada 2.500 vaksin untuk dosis satu pada penyuntikan, Sabtu (19/6).

Wagub Marlin memberi perhatian serius kepada petugas lapangan untuk selalu menjaga kesehatan. Terlebih untuk tenaga kesehatan dan vaksinator. Karena mereka menjadi salahbsatu garda terdepan dalam menyukseskan vaksinasi di Kepri.

“Mohon selalu menjaga kesehatannya. Keluarga menanti di rumah,” kata Wagub Marlin di Batam, Sabtu (19/6).

Dari Sport Hall, Wagub Marlin bergerak meninjau vaksinasi di Hotel Best Western. Ada 1.568 vaksinasi dosis satu dilaksanakan di sini. Kemudian Wagub Marlin meninjau pelaksanaan vaksinasi di Batamindo dan Vihara Dharma Mentarau.

“Terima kasih sudah bersedia hadir untuk divaksin,” ujar  Wagub Marlin pada masyarakat yang ikut antri.

Wagub Marlin menyapa beberapa naker dan tenaga vaksinator. Tampak Wagub Marlin berbincang-bincang. Tentu sambil mengingat kepada mereka untuk selalu menjaga kesehatan. Menurut Wagub Marlin pemerintah di Kepri memang sedang menggesa percepatan vaksinasi. Untuk Batam, Sabtu ini, 7.000 vial vaksin tiba dari Tanjungpinang. Demikian juga untuk daerah-daerah lain.

Karena sampai akhir Juni ada target pencapaian 50 persen sasaran yang harus divaksin. Sampai Jumat (18/6), sudah 30 persen warga sasaran yang divaksin. Atau sebanyak 430.337 dari 1.402.331. Karena itu, Wagub Marlin mengajak masyarakat memanfaatkan momen ini untuk mewujudkan Kepri yang sehat. Ini juga untuk memulihkan ekonomi Kepri.

“Mari kita manfaatkan fasilitas yang ada ini untuk Kepri sehat sehat,” ujar Wagub Marlin.

Redaksi@www.rasio.co//

Imigrasi Dabo Singkep Sosialisasi Layanan Eazy Passport

0

RASIO.CO, Lingga – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, menggelar Sosialisasi Keimigrasian “Layanan Eazy Passport” layanan urus paspor kolektif jemput bola, di Gedung Sanggar Praja, Kecamatan Singkep, Kahipaten Lingga, Kepri. Senin (21/6) pagi.

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Nayaka Duta Harahap mengatakan, kegiatan sosialisasi pelayanan Eazy Passport yang hari kita fokuskan di Kecamatan Singkep.

Namun tidak menutup kemungkinan kita akan mengadakannya di kecamatan-kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Lingga.

“Ini merupakan sosialisasi Eazy Passport yang pertama kali, dan sementara kegiatan ini kami fokus di Kecamatan Singkep, kedepan baru di kecamatan lainnya, untuk pelayanan Eazy Passport sebelumnya, sudah pernah kami laksanakan untuk mereka yang bekerja di kapal,” kata kepala Kantor Imigrasi, Nayaka Duta Harahap.

Pelayanan Eazy Passport ini, jelas Duta, adalah kemudahan yang diberikan kantor Imigrasi Dabo Singkep kepada masyarakat Lingga, dimana kami dari kantor Imigrasi Dabo Singkep mendatangi tempat masyarakat berkumpul, yang mana sebelumnya sudah di tentukan tempat untuk membuat paspor tersebut.

Duta Harahap melanjutkan, jika kita menurut pada peraturan, untuk membuat paspor dengan sistem kolektif ini minimal 50 orang, namun karena kita berada di Kabupaten Lingga, kita diberikan kemudahan untuk itu, meski hanya 5 orang tetap dilayani.

“Layanan Eazy Passport atau sistem jemput bola ini hanya untuk komunitas atau kelompok, tapi untuk perorangan tetap datang sendiri ke kantor Imigrasi Dabo Singkep,” terangnya.

Sementara itu, Camat Singkep, Agustiar menyampaikan, melalui kerjasama antara Imigrasi dan Kecamatan Singkep, ini merupakan kegiatan cukup bagus yang tentunya memberikan kemudahan kepada masyarakat, dan hasil dari sosialisasi ini akan kita kembangkan ke desa/kelurahan.

“Mungkin dari desa/kelurahan akan mendata warga di wilayahnya, jika ada beberapa warga yang akan membuat paspor,” paparnya.

Menurut Agustiar, pada masa pandemi seperti sekarang ini, Layanan Eazy Passport ini saat ini bagus, karena kita tidak perlu lagi datang ke kantor Imigrasi, yang mana pegawai imigrasi akan datang ke desa/kelurahan, yang warga akan membuat paspor secara kolektif.

“Terima kasih kepada kantor Imigrasi yang telah membuat program ini, dan layanan ini tidak hanya untuk Kecamatan Singkep saja, namun juga untuk kecamatan lain yang ada di Lingga, yang paling penting dari kecamatan telah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Dabo Singkep,” tutupnya.

Puspan@www.rasio.co //

Ini Jumlah Warga Kepri di Vaksin

0

RASIO.CO. Batam – Wagub H Marlin Agustina yakin kekebalan komunal atau herd immunity segera terbentuk di Kepri.

Hal ini melihat antusias masyarakat yang ingin divaksin sebagai ikhtiar untuk melawan covid19. Kekebalan komunal ini akan mempercepat Kepri menjadi sehat.

“Terima kasih bapak dan ibu guru yang telah hadir untuk divaksin.  Insya Allah herd Immunity akan terbentuk jika 70 persen target vaksin tercapai,” kata Wagub Marlin di Universitas Putra Batam, Senin (31/).

Sepanjang Senin ini, Wagub Marlin tetap blusukan ke berbagai lokasi vaksinasi di Batam. Wagub Marlin ingin vaksinasi di Kepri terus melaju dan target 70 persen masyarakat sudah divaksin tercapai.

Selain di Universitas Putra Batam, Wagub Marlin juga meninjau vaksinasi Perkumlulan Keluarga Theochew di Batu Batam, di Tanjungriau dan titik akhir di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal.

Usai rangkaian peninjauan itu, Wagub Marlin menghadiri rapat vicon bersama Menteri Kesehatan terkait monitoring pelaksanaan vaksinasi covid19.

Dalam peninjauan-peninjauan itu, Wagub Marlin berpesan kepada warga untuk mengajak keluarga, kerabat, sahabat untuk segera divaksin. Terutama mereka yang sudah berumur 18 tahun ke atas.

“Sekali lagi ini sebagai ikhtiar dan ikut serta berperan dalam memberantas covid. Caranya mudah, yaitu turut serta dalam vaksinasi,” kata Wagub Marlin.

Sampai Ahad (20/6) sudah 454.994 orang di Kepri yang divaksin. Jumlah ini memenuhi 32,45 persen dari sasaran vaksinasi 1.402.331 orang.

Dari jumlah itu, Kota Batam sudah memvaksin 231.713 orang atau 29,52 persen. Di Tanjungpinang sudah divaksin 70.444 orang (44,44 persen). Persentase tertinggi vaksinasi ada di Bintan yaitu 46,05 persen atau 52.313 orang dari sasaran.

Di Karimun, 54.749 orang (29,91) sudah divaksin. Diikuti Anambas sebanyak 8.950 orang (27,53 persen), Natuna sebanyak 18.792 (33,35 persen) dan Lingga sebanyak 18.033 orang atau 24,61 persen dari sasaran.

Saat peninjauan, Wagub Marlin juga terus menyapa dan memotivasi tenaga kesehatan dan vaksinator. Pesan selalu menjaga kesehatan terus disampaikan Wagub Marlin.

Demikian juga kepada para warga yang ingin divaksin. Wagub Marlin tak henti-hentinya mengingatkan untuk selalu patuh dengan protokol kesehatan, sesudah maupun sebelum divaksin.

redaksi@www.rasio.co //