Sabtu, Mei 23, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1014

Wagub Marlin Lantik Pejabat Fungsional

0

RASIO.CO , Tanjungpinang – Wagub Marlin Lantik Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Gedung Daerah, Kamis (17/6).

“Ini adalah amanah yang harus dijalankan dan janganlah dijadikan sebagai beban, namun lakukan dengan keikhlasan agar nanti menghasilkan kinerja yang baik,” ujar Marlin.

Menjadi saksi pada pengambilan sumpah dan pelantikan tersebut adalah Sekretaris Daerah H. TS. Arif Fadilah dan Kepala BKPSDM H. Firdaus. Tampak hadir dalam pelantikan itu Kadis Pendidikan Muhammad Dali, Direktur RSUP Raja Ahmad Thabib Dr. Yusmanedi.

Wagub Marlin mengingatkan agar pejabat fungsional selalu berkoordinasi dan membangun kerjasama dengan pejabat struktural. Karena dua jabatan ini saling terkait dan saling menguatkan.

“Saudara harus service commitment dan senantiasa bekerja secara bersama-sama, karena pejabat fungsional itu menjadi pegangan utama sebagai ujung tombak pelayanan primanya Organisasi Pemerintah Daerah (OPD),” pesan Marlin.

Menurut Wagub Marlin pengembangan pola karir tidak harus pada jabatan struktural saja, tapi bisa dalam bentuk pengembangan pola karir melalui jabatan fungsional. Jadi jabatan fungsional ini mempunyai bentuk kegiatan yang dapat diamati, diukur dan dikembangkan secara spesifik.

Selain itu, Wagub Marlin menuturkan dirinya sangat memahami betapa beratnya tugas membangun pendidikan yang berkualitas, relevan dan berdaya saing dalam komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Bagi Bapak Ibu tenaga pendidik, agar kreatif dan inovatif dalam melakukan perubahan-perubahan kecil yang positif dalam proses belajar mengajar serta lakukan pendekatan kepada siswa yang mengalami masalah,” tutur Marlin.

Begitu juga tenaga kesehatan, Wagub Hj. Marlin berharap dalam masa pandemi Covid-19 sekarang ini, tenaga kesehatan merupakan ujung tombak sebagai garda terdepan dalam mengatasi, menangani dan juga mengawasi masyarakat.

“Sedangkan Nakes agar untuk dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau,” pesan Marlin.

Terakhir, Wagub Marlin mengajak semua aparatur agar memiliki kerja yang tinggi, mampu meningkatkan kecerdasan, pengetahuan dan skill yang dibutuhkan terhadap tugas dan tanggung jawab.

“Mari kita selalu mengikuti perkembangan, selalu melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan memiliki disiplin yang tinggi, inovatif, kreatif, pekerja keras dan selalu berpedoman kepada peraturan perundang-undangan,” tutupnya.

Dalam pembacaan Surat Keputusan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 770 Tahun 2021 sampai dengan Nomor 783 Tahun 2021 PNS yang diangkat menjadi Pejabat Fungsional berjumlah 33 orang Tenaga Kesehatan dan 8 orang Tenaga Pendidik.

Redaksi@www.rasio.co//

Wagub Marlin Tutup Lomba TTG Provinsi Kepri

0

RASIO.CO , Tanjungpinang – Wagub Marlin Agustina ucapkan selamat bagi peserta yang telah meraih juara Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna tingkat Provinsi Kepri saat menutup pagelaran yang dihelat di Hotel Aston Tanjungpinang, Kamis (17/6).

“Alhamdulilah Program pemberdayaan masyarakat melalui Pengembangan dan Penerapan TTG, dalam bentuk Lomba Inovasi TTG Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2021 hari ini telah selesai kita laksanakan dan telah mendapatkan hasil yang objektif dari para Tim Penilai” kata Wagub Marlin.

Dengan berakhirnya lomba inovasi TTG ini, Wagub Marlin berharap di tahun yang akan datang peserta atau inventor Kabupaten/Kota di Provinsi Kepri bisa lebih menggali potensi dan kreatifitasnya.

“Kita semua dapat bahu membahu bersama pendamping, Posyantek dan Pemerintah daerah agar inovasi-inovasi teknologi tepat guna ini, tidak putus sampai disini saja dan harus terus dikembangkan, inovasi-inovasi ini bukanlah pekara menang ataupun kalah” ujar Wagub Marlin.

Kemudian Wagub Marlin memaparkan beberapa strategi strategi yang dapat dilakukan dalam penggalian potensi masyarakat. Khususnya inovasi TTG.

“Strateginya dapat dilakukan melalui 1 T (Tau) 2 M (Mau dan Mampu), ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi) dan TANGKAS (Tanggap, Kuat dan Trengginas),” tutur Wagub Marlin.

Wagub Marlin pun mengapresiasi seluruh pihak yang berpartisipasi dalam lomba ini dari Tim Seleksi, Tim Penilai, Peserta serta tidak lupa kepada Panitia pelaksana atas terselenggaranya kegiatan ini. Walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19 dengan mengikuti dan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Semoga inovasi TTG yang dihasilkan dari lomba tingkat Provinsi Kepulaun Riau ini dapat bersaing di Tingkat Nasional maupun Internasional” tutupnya

Dari lomba ini didapatkan 6 TTG juara dengan rincian Juara Harapan III  Penyiram Tanaman Berbasis Internet of Thing (IOT) dan Smartphone oleh Muhammad Faisal Abduh asal Kabupaten Karimun, Juara Harapan II Budidaya Maggot Berbasis Sistem Pertanian dan Peternakan Terpadu Desa Teluk Bakau asal Kabupetan Bintan, dan Juara Harapan I  Pemanfaatan Air Laut dalam Pembuatan Deterjen Bubuk oleh Awanda Diky Saputra dan Fauziah asal Kabupaten Lingga.

Adapun untuk juara utama dengan rincian Juara III Tong Ajaib + Maggot Versi 3 oleh Tim Bank Sampah Mitra Bahagia Sejahtera asal Kota Tanjungpinang, Juara II Rainzer (Rain Hand Sanitizer) oleh Altaf Haidar Ridwan dan Sandi Pamungkas asal Kabupaten Natuna dan Juara I diraih Setrika Wireless Bersuara untuk Penyandang Tunanetra (SweB-Tunanetra) oleh Lindawani Siregar asal Kota Batam.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Provinsi Kepri Misni, Perwakilan UMRAH, Sekretaris TP-PKK Provinsi Kepri, Perwakilan Dinas PMD Provinsi Kepri dan Kepala Dinas PMD Kabupatan / Kota se-Kepri atau yang mewakili.

Redaksi@www.rasio.co//

Arifin Tasrif: Penetapan Kebijakan Energi Daerah Harus Dipercepat

0

RASIO.CO , Jakarta – Menteri ESDM selaku Ketua Harian Dewan Energi Nasional Arifin Tasrif mendorong perumusan kebijakan energi lintas sektoral di daerah dalam bentuk Rencana Umum Energi Daerah Provinsi untuk segera dipercepat. Pemerintah menargetkan seluruh provinsi di Indonesia telah memiliki RUED di tahun 2022.

“Menjadi tugas kami di DEN untuk bisa menyusun suatu rencana strategis ke depan dan menyusun kebijakan-kebijakan yang harus segera diambil,” ujar Arifin, dikutip dari laman Kementerian ESDM, Kamis (17/06).

Menteri ESDM memaparkan, terdapat 21 provinsi di Indonesia yang telah menetapkan peraturan daerah RUED-P sebagai acuan pengembangan sumber energi sesuai dengan potensi daerah masing -masing.

“Masih ada 13 daerah yang belum mempunyai RUED-P. Diharapkan di tahun 2022 seluruh daerah memiliki RUED. Dari situ kita bisa melihat kebutuhan, resources yang ada dan rencana implementasinya,” ujarnya.

Lebih lanjut Arifin merinci, sampai dengan 11 Juni ini, dari 13 provinsi tersebut 1 provinsi proses penetapan RUED-P masih sedang registrasi nomor di Kementerian Dalam Negeri, 9 provinsi proses Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun Anggaran 2021 dan pembahasan di DPRD, dan 3 provinsi telah memiliki draf rancangan Perda RUED-P namun belum memiliki anggaran pembahasan.

Proses percepatan penetapan RUED-P sendiri merupakan salah satu program prioritas DEN tahun 2021 – 2025. Dalam pelaksanaanya, DEN akan melakukan pengawasan dan pengawasan pendampingan perhitungan bauran energi nasional dan daerah serta menetapkan dan memastikan daerah potensi krisis dan darurat energi.

“RUED dinilai akan membuka potensi pengembangan ekonomi, serta memberikan kepastian ketersediaan energi bagi investor untuk melakukan investasi di daerah,” pungkas Arifin.

Redaksi@www.rasio.co//

Rudi Tinjau Penataan Simpang Tembesi

0

 RASIO.CO , Batam – Wali Kota Batam meninjau perkembangan penataan Simpang Basecamp dan Simpang Tembesi, Kamis (17/6).

“Saya sengaja mampir untuk melihat progresnya. Syukur, pelaksanaanya berjalan sesuai schedule. Inshaa Allah berjalan lancar,” ucap Rudi.

Berangkat progresnya yang lancar, Rudi meyakini tahapan pengerjaan tahun 2021 akan selesai tepat waktu November atau Desember mendatang. Kemudian tahun selanjutnya akan dilanjutkan dengan berbagai penyempurnaan.

“Melihat perkembangannya saya yakin yang tahun ini selesai tepat waktu. Selanjutnya, proyek inikan tak selesai satu tahun anggaran, namun bertahap bisa dua atau tiga tahun,” imbuhnya.

Pada intinya, lanjut Rudi, kedua simpang yang akan dibangun bundaran ini dapat sempurna. Tidak hanya sebagai akses namun juga mendukung estetika kota.

“Kami ingin bundaran sempurna sehingga betul betul dapat dimanfaaatkan untuk masyarakat Batam, lebih-lebih warga Batuaji dan Sagulung,” katanya.

Seperti diketahui, era Rudi dan Wakilnya, Amsakar Achmad memang sangat fokus mengembangkan infrastruktur kota. Penataan dua simpang ini merupakan bagian dari kerja besar penataan infrastruktur jalan Batam pada umumnya.

“Seperti saya sampaikan dulu, sewaktu-waltu seluruh jalan utama Kota Batam akan terbuka lebar,” ujar dia.

Menurut Rudi, jalan sarana yang sangat penting mendukung mobilitas. Jika mobilitas tidak menemui kendala, aktivitas manusia dan ekonomi tentu akan berjalan dengan lancar.

“Jalan inikan akses perpindahan manusia dan barang dari satu tempat ke tempat lain.  Dan, jalan erat kaitanya dengan investasi,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Antusiasme 9.568 Warga Mengikuti Vaksinasi

0

RASIO.CO , Batam – Wali Kota Batam, meninjau vaksinasi Covid-19 di Batam sebanyak 9.568 warga antusiasi mengikuti vaksinasi, Kamis (17/6).

Adapun vaksinasi tersebut dilaksanakan pemerintah di sembilan lokasi. Kemudian, sasaran vaksinasi mulai dari pelayan publik, guru, buruh, dan masyarakat umum.

“Dari total yang divaksin hari ini, ada juga yang dosis kedua,” ujar Rudi.

Ia mengapresiasi antusias warga yang ingin divaksin. Namun, ia berpesan dalam mengikuti vaksinasi harus tetap tertib agar tidak terjadi kerumunan. Ia juga berpesan agar petugas memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat yang divaksin tidak resah.

“Bikin warga nyaman, tenang. Warga juga harus tertib dan tetap menerapkan protokol kesehatan di lokasi vaksinasi,” katanya.

Rudi menyampaikan, antusiasme masyatakat mengikuti vaksinsi sejalan dengan upaya Pemko Batam untuk memvaksin warganya hingga 70 persen hingga akhir Juni ini.

“Harapan kita dengan vaksinasi ini agar imun tubuh bisa kuat dalam melawan Covid-19. Kita doakan sama-sama agar pandemi ini segera berakhir,” katanya.

Redaksi@www.rasio.co//

Gubernur Ansar Buka Musrenbang RPJMD

0

RASIO.CO , Tanjungpinang – Gubernur Ansar Ahmad bersama Wagub Marlin Agustina membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2021 di Aula Wan Seri Ben, Tanjungpinang, Kamis (17/6).

Gubernur H Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Hj Marlin Agustina mendorong percepatan pembangunan di Negeri Segantang Lada ini berdasarkan pada visi terwujudnya Kepulauan Riau yang makmur, berdaya saing, dan berbudaya. Dalam pelaksanaan pembangunan tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan melaksanakannya dengan perumusan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah yang sesuai dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Penyusunan RPJMD ini merupakan kewajiban kita, dan di sinilah kita merumuskan arah kebijakan kita untuk membuat Kepulauan Riau menjadi lebih baik lagi,”  ucap Gubernur Ansar

Tujuan dari penyusunan RPJMD adalah untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan,sasaran, strategi, arah kebijakan, dan program pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD.

Gubernur Ansar menyampaikan guna mencapai visi Kepulauan Riau yang makmur, berdaya saing, dan berbudaya, maka telah dirumuskan lima misi yaitu yang pertama adalah percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi berbasis kemaritiman dan keunggulan wilayah untuk peningkatan kemakmuran masyarakat.

Yang kedua adalah mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas, sehatn dan berdaya saing dengan berbasis Iman dan Taqwa. Misi ketiga adalah melaksanakan tata kelola pemerintahan yang bersi, terbuka dan berorientasi pelayanan dan berwawasan lingkungan.

Misi yang keempat adalah mengmbangkan dan melestarikan buday amelayu dan budaya nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjuta. Sementara yang terakhir mempercepat pemerataan pembangunan infrastrykutur antar pulau guna pengintegrasian dan percepatan pembangunan kawasan pesisir.

“Kelima misi ini merupakan hal-hal esensial yang harus kita jalani dan implementasikan dalam berjalannya pemerintahan provinsi sampai dengan tahun-tahun mendatang,” tutur Gubernur Ansar.

Pemerintah Provinsi Kepri telah menetapkan beberapa target yang harus dikejar dalam RPJMD ini. Antara lain pada Indeks Pembangunan Manusia harus mencapai angka 78.47 pada tahun 2026. Presentase penduduk miskin yang ditargetkan turun ke angka 5.57, dan Indeks Reformasi Birokrasi meningkat ke angka 80.23.

Gubernur Ansar juga menerangkan bahwa untuk menggesa percepatan pembangunan akan dilakukan pelaksanaan kebijakan dengan sistem Cross Cutting yaitu beberapa program pemerintah daerah yang akan dilakukan dengan bentuk kolaborasi antar organisasi perangkat daerah dan/atau antar kabupaten/kota.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Barenlitbang Kepri, Andri Rizal, mengungkapkan bahwa perumusan RPJMD dilakukan paling lambat 75 hari setelah Kepala Daerah dilantik oleh Presiden.

Dengan tahapan pada tahap awal melakukan persiapan penyusunan meliputi penyusunan rancangan keputusan kepala daerah tentang pembentukan tim penyusun RPJMD, orientasi mengenai RPJMD, penyusunan agenda kerja tim penyusun RPJMD, penyiapan data dan informasi perencanaan pembangunan daerah berdasarkan SIPD dan penyusunan rancangan teknokratik RPJMD.

Turut hadir dalam Musrenbang tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kepri Hj Dewi Kumalasari Ansar, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah, Plh Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Sri Purwaningsih, Direktur Regional I Pengembangan Regional Bappenas Uke Mohammad Hussein, para Asisten Sekretariat Daerah Provinsi Kepri, dan Pimpinan OPD Provinsi Kepri.

Redaksi@www.rasio.co//

Optimalkan Pengawasan dan Pengelolaan Dana Desa

0

RASIO.CO , Tanjunpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau Tanda Tangani Nota Kesepakatan Tentang Pengawasan Terpadu Pengelolaan Dana Desa Tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

Gubernur Ansar Ahmad mengatakan bahwa desa merupakan ujung tombak pembangunan negara sesuai dengan nawacita ketiga Presiden Joko Widodo. Pembangunan desa yang diimplementasikan dengan adanya dana desa tentu membutuhkan pengawasan dan panduan pedoman sehingga dana desa tersebut dapat digunakan secara transparan dan tepat guna.

“Tentunya tidak ada kata lain bahwa dana desa ini harus dikelola secara maksimal dalam rangka menjamin penyelenggaraan pemerintah di desa dan pengembangan infrastruktur desa,” kata Gubernur Ansar di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (17/6).

Gubernur Ansar mengakui bahwa kendala utama di pengelolaan dana desa adalah kemampuan sumber daya manusia sehingga banyak terjadi permaslahan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga ke pengawasan. Untuk itu dirinya sangat mengapresiasi inisiatif Kejati Kepri untuk melalukan kesepakatan pengawasan dana desa.

“Harapan kita lebih lanjut kedepannya agar seberapa besarpun dana desa harus dimanfaatkan dan digunakan secara baik dan efisien, kita yakin dari desa yang sehat dan kuat akan lahir kecamatan yang kuat pula begitu seterusnya sampai negara yang kokoh dan kuat pula,” tuturnya.

Di tahun 2021 Pemerintah Pusat telah mengucurkan dana desa sebesar 72 triliun Rupiah. Untuk Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki total 275 desa,  Pemerintah Pusat telah mengucurkan anggaran dana desa sebesar 276,40 miliar, meningkat sebesar 2,23 persen dari tahun anggaran 2020.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi, Hari Setiyono, menyebutkan bahwa Kejaksaan sebagaimana diatur dalam pasal 30 ayat 3 UU nomor 16  tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia menyatakan bahwa tugas dan fungsi kejaksaan di bidang intelijen adalah turut menjaga keamanan dan ketertiban umum antara lain turut menjaga peningkatan kesadaran hukum masyarakat.

“Untuk itulah kami dari kejaksaan merasakan perlu dilakukan pengawasan yang terintegrasi dengan Pemprov Kepri terhadap peruntukan penggunaan dana desa,” ujar Hari.

Hari menambahkan bahwa tujuan penandatanganan nota kesepahaman ini adalah untuk memberikan payung hukum sebagai pedoman dalam rangka optimalisasi tugas dan fungsi Kejati Kepri dan Pemprov Kepri dalam pengawasan dan pengelolaan dana desa.

Turut hadir dalam penandatanganan tersebut Sekretaris Daerah H T.S. Arif Fadillah, Asisten Intelijen Kejati Agustian Nurcahyo, Asisten Pengawasan Kejati Jasmin Simanulang, dan sejumlah perangkat daerah Provinsi Kepri.

Redaksi@www.rasio.co//

Ansar Ingin Output SMK Generasi Siap Pakai

0

RASIO.CO ,Tanjungpinang – Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan bahwa SMK, khususnya SMK Negeri 5 Tanjungpinang dengan bidang keahlian kemaritiman merupakan lembaga pendidikan yang sangat strategis di Kepri ,saat meresmikan Ruang Praktek Siswa Nautika Kapal Niaga dan Teknikal Kapal Niaga, Kamis (17/6).

“Kita harus menyiapkan tenaga-tenaga muda di bidang nautika. Saya ingin output SMK adalah generasi-generasi siap pakai. Hal ini harus diimbangi dengan program link and match yang baik,” katanya.

Menurut Gubernur Ansar, menyediakan pendidikan yang baik merupakan salah satu kewajiban pemerintah yang kompleks. Karena berbicara pendidikan terdiri atas berbagai macam unsur seperti pemerintah itu sendiri, tenaga pendidik, orang tua, peserta didik dan modul pendidikan.

“Pendidikan akan berhasil jika semua unsur tersebut dapat bersinergi dengan baik. Selaku unsur pemerintah, saya bersama Dinas Pendidikan telah membedah rencana ABPD 2022 dengan upaya memaksimalkan dan merasionalisasi anggaran. Di 2022 akan kita prioritaskan SMK N 5 ini,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga berharap ke depannya lulusan SMK dapat dibekali dengan sertifikasi khusus. Sertifikat ini sebagai pengakuan keahlian mereka di dunia kerja dan industri.

“Orientasi pendidikan tidak hanya sebatas memenuhi wajib belajar, maka RPS ini memiliki peran vital. SMK jika tidak memiliki tempat dan fasilitas praktik yang tidak memadai maka outputnya tidak akan maksimal” tuturnya.

Sementara itu Plt. Kepala SMK N 5 Zulkarnain dalam laporannya menyampaikan bahwa SMKN 5 Tanjungpinang berdiri pada Bulan Mei 2017. Sampai saat ini telah meluluskan 2 angkatan dengan Bidang keahlian kemaritiman dengan jurusan Nautika Kapal Niaga dan Teknikal Kapal Niaga.

“Pada tanggal 11 Januari 2021 kami telah menghadap ke Dirjen Perhubungan di Jakarta dalam hal permohonan approval dan ternyata perlu perlengkapan yang harus dipenuhi sekolah,” kata Zulkarnain.

Menurut Zulkarnain salah satu persyaratannya adalah kelengkapan sarana dan prasarana. Di SMKN 5 Tanjungpinang masih banyak sarana yang harus dipenuhi diantaranya penambahan ruang kelas yang saat ini hanya 5 ruang. Perpustakaan, Ruang Kepsek, dan majelis guru.

Turut menghadiri peresmian ini Kepala Dinas Pendidikan Kepri Muhammad Dali, Staf Khusus Gubernur Suyono Saeran, Anggota DPRD Kepri Lis Darmansyah dan Kepala SMK se Tanjungpinang.

Redaksi@www.rasio.co//

Amsakar Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19

0

RASIO.CO , Batam – Amsakar Achmad hadir dalam Program Dialog Interaktif di Batam FM, Melalui siaran udara tersebut, Amsakar menyosialisasikan vaksinasi Covid-19,Rabu (16/6).

Dalam dialog berdurasi lebih satu jam tersebut, Amsakar berharap apa yang disampaikan melalui siaran radio tersebut dapat menjangkau ke seluruh pemiarsa se-Kota Batam, hingga pulau terluar.

“Mudah-mudahan informasi soal Covid-19 ini dapat terdistribusi kepada masyarakat, dan mampu mengajak bersama berjuang menangani Covid-19,” ujar Amsakar didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Azril Apriansyah.

Ia mengatakan, hal utama dalam menangani Covid-19 ini dengan penerapan protokol kesehatan 5 M; memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Ini yang terus kita sosialisasikan, jangan sampai mengabaikan protokol kesehatan,” katanya.

Tak hanya itu, langkah lain Pemerintah dalam menangani Covid-19 ini dengan meningkatkan imun tubuh. Amsakar melanjutkan, salah satu cara meningkatkan imun tubuh tersebut dengan disuntikkan vaksin Covid-19.

“Maski divaksin masih punya peluang terpapar Covid-19. Tapi, orang yang sudah divaksin akan lebih mudah melawan Covid-19,” ujar Amsakar saat menceritakan dirinya saat terjangkit Covid-19.

Untuk itu, Amsakar terus mengajak masyarakat Batam untuk ikut menyukseskan vaksinasi Covid-19 di Batam. Amsakar mengatakan, Pemerintah terus melayani vaksinasi bagi masyarakat Batam.

“Di 21 puskesmas kita layani vaksinasi sehari 250-500 orang per hari. Kemudian di Temenggung Abdul Jamal juga kita jadikan central vaksinasi, selain itu sejumlah komunitas kita datangi untuk menyukseskan vaksinasi,” ujarnya.

Ia menyampaikan, hingga saat ini sudah ratusan ribu warga Batam yang divaksin. Ia berharap 70 persen warga Batam bisa divaksin sebagai langkah pemerintah menangani Covid-19.

“Jangan ragu untuk divaksin, contohnya saya imun tubuh pasti meningkat. Ini penting untuk melawan Covid-19,” kata Amsakar.

Di akhir acara, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada semua petugas mulai RT dan RW hingga prajurit TNI dan Polri dan semua pihak yang sudah bertungkus lumus menangani Covid-19 ini.

“Terima kasih semuanya, kita memang butuh kerja bersama dalam menangani ini. Kami memahami jerih payah yang sudah dialami selama menangani Covid-19 ini,” katanya.

Redaksi@www.rasio.co//

Presiden Tinjau Vaksinasi Massal Bagi Masyarakat dan Penyandang Disabilitas

0

RASIO.CO , Jakarta – Setelah meninjau gelaran vaksinasi COVID-19 massal di Stasiun Bogor,Presiden RI kembali meninjau pelaksanaan vaksinasi yang terus diintensifkan oleh pemerintah, Kamis (17/06) .

 Kali ini kegiatan vaksinasi massal yang ditinjau adalah di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat , yang menyasar masyarakat umum berisiko tinggi, penyandang disabilitas, dan pelaku usaha pariwisata. Tak hanya di Stadion Pakansari, vaksinasi massal di Kabupaten Bogor juga dilaksanakan di sejumlah lokasi lainnya yang turut dipantau Kepala Negara melalui telekonferensi.

“Hari ini saya bersama dengan Pak Gubernur Jawa Barat dan Ibu Bupati Kabupaten Bogor, melihat langsung vaksinasi yang diadakan di Kabupaten Bogor sebanyak 10 ribu hari ini, baik yang berada di Stadion Pakansari dan beberapa rumah sakit dan puskesmas yang ada di Kabupaten Bogor,” ujar Presiden saat membuka dialog secara virtual dengan para penyelenggara vaksinasi massal.

Dalam dialog tersebut, Kepala Negara pun meminta penjelasan para penyelenggara mengenai gelaran vaksinasi yang dilaksanakan di tempat masing-masing. Berdasarkan laporan, di Rumah Sakit Permata Jonggol (RSPJ) untuk pelaksanaan hari ini telah terdaftar peserta vaksinasi sebanyak 759 orang yang antara lain terdiri dari pelayanan publik, pendidik, kelompok masyarakat lanjut usia (lansia), pelaku ekonomi, dan pekerja sosial masyarakat (PSM).

Selain itu juga terdapat tenaga kesehatan yang belum divaksinasi. Kemudian, di Puskesmas Cimandala gelaran vaksinasi menyasar sekitar 300 orang per hari yang terdiri dari masyarakat kelompok rentan dan pelayan publik. Sementara target sasaran per hari di Rumah Sakit EMC Sentul adalah 200 orang, dan Puskesmas Citeureup 300 orang.

Selanjutnya juga dilakukan vaksinasi massal di Puskesmas Karadenan dengan target 350 orang golongan pra-lansia, lansia, serta tenaga pendidik. Kemudian juga di Rumah Sakit Bina Husada dengan target sasaran 300 orang bagi petugas pelayanan publik.

“Dan kita harapkan kita tetap bekerja keras mempercepat program vaksinasi ini secepat-cepatnya, target kita paling tidak di Kabupaten Bogor ini bulan Agustus itu sudah tercapai kekebalan komunal,” katanya dilansir setkab.go.id.

Menutup dialog, Kepala Negara meminta agar guliran vaksinasi massal terus dilaksanakan dan dipercepat sehingga kekebalan komunal atau herd immunity dapat segera dicapai dan laju pandemi dapat dihambat.

“Tetap bekerja keras mempercepat program vaksinasi ini secepat-cepatnya, target kita paling tidak di Kabupaten Bogor ini bulan Agustus itu sudah tercapai kekebalan komunal. Kecepatan vaksinasi ini dalam rangka mencapai kekebalan komunal (herd immunity) yang kita harapkan penyebaran COVID-19 ini bisa kita hambat dan kita hilangkan dari negara kita,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan ini antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, dan Bupati Bogor Ade Yasin.