Selasa, April 28, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1029

SAC Lingga Gelar Bagi Takjil Perkuat Solidaritas

0

RASIO.CO, Lingga – Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan ditengah pandemi Covid-19, serta untuk memperkuat solidaritas dan menjalin silaturahmi, komunitas Singkep Adventure Community (SAC) Lingga, gelar buka bersama dan berbagi takjil.

“Sekitar 260 kotak takjil yang kami bagikan pada masyarakat yang melintas di jalan Simpang Makam Pahlawan, Dabo Singkep,” kata Leader SAC Lingga, Hardiono usai membagikan takjil, Minggu (9/5/2021) sore.

Hardiono yang juga akrab di sapa Lipong ini menjelaskan, adapun kegiatan ini bertujuan untuk berbagi rejeki dan berkah dengan masyarakat, dan juga melalui kegiatan ini sekaligus untuk membangun rasa kepedulian, solidaritas dan silaturahmi, baik sesama member juga pada masyarakat di Dabo Singkep.

“Meskipun bentuknya sederhana, semoga takjil yang kami bagikan bermanfaat dan kita semua mendapat berkah nya di bulan yang penuh berkah ini,” terangnya.

Selain itu, lanjut Lipong, SAC juga mengajak masyarakat Lingga khususnya Dabo Singkep, untuk lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, rajin mencuci tangan serta menghindari kerumunan.

“Kita semua berharap, semoga pandemi ini segera berakhir, secara umum kami dari SAC sangat mendukung pemerintah dalam penanganan Covid-19 agar segera berakhir,” paparnya.

Usai kegiatan berbagi takjil, dilanjutkan dengan berbuka bersama dengan member yang tergabung di SAC, guna mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan solidaritas antar sesama member.

Puspan

DPC PBB Lingga Gelar Kegiatan Perdana Dengan Berbagi Takjil dan Masker

0

RASIO.CO, Lingga – Organisasi Masyarakat (Ormas) DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Lingga, berbagi takjil dan masker kepada pengendara, yang melintas di Simpang Empat Lampu merah Wisma Ria, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepri. Minggu (9/5/2021).

Ketua DPC PBB Lingga, Jamariken Tambunan mengatakan, pembagian 150 takjil tersebut merupakan bentuk kepedulian pada sesama, dan juga kegiatan pembagian takjil ini, adalah perdana sejak DPC PBB hadir di Lingga.

“Kegiatan yang dihadiri puluhan anggota PBB ini, diharapkan bisa meningkatkan toleransi antar umat beragama, dan PBB sendiri atas berbagai agama, milik semua anak bangsa,” kata Jamariken Tambunan kepada media, Minggu (9/5/2021).

Jamariken yang ikut dalam pembagian takjil tersebut menyampaikan, ini merupakan kegiatan perdana DPC PBB Lingga, dengan mengusung tema “PBB Berbagi”, dengan harapan dapat meningkatkan toleransi antarumat beragama.

DPC PBB Lingga sat berbagi takjil di Simpang 4 Dabo Singkep.

Ketua PBB ini juga mengaku bangga terhadap semua kinerja anggotanya, selain itu, dalam pembagian takjil ini kita tetap mengedepankan protokol kesehatan, sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 di Lingga.

“PBB sendiri terdiri dari berbagai agama, milik semua anak bangsa, dan dalam pembagian takjil ini, guna menekan penyebaran Covid-19 di Lingga, kita tetap mematuhi protokol kesehatan,” tutupnya.

Usai membagikan takjil dan Masker, kegiatan dilanjutkan mengunjungi, Panti Jompo Tuah Bunda yang ada Dabo Singkep, memberikan bantuan sembako, yang diterima langsung pengelola panti jompo ibu Amelia.

Puspan

Pangukuhan Sumpah Jabatan Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun

0

RASIO.CO , Karimun – Pelantikan Dan Pangukuhan Sumpah Jabatan Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun dan Direktur Utama, Direktur Oprasional, dan Direktur Keuangan BUMD Kepelabuhan Karimun Periode Tahun 2021-2026, Gedung Nasional Kabupaten Karimun, Senin (10/05).

Pelantikan Dan Pangukuhan Sumpah Jabatan Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun dan Direktur Utama, Direktur Oprasional, dan Direktur Keuangan BUMD Kepelabuhan Karimun Periode Tahun 2021-2026, dilantik secara resmi oleh Bupati Karimun. Adapun nama nama yang di lantik sebagai berikut

Yuwono, SM., M.Mar.E Jabatan Direktur Utama BUMD

Aprizal S.I.Kom Jabatan Direktur Operasional BUMD

Liza Bharlyantie Hilsya, SE Jabatan Direktur Keuangan BUMD

Herry Budhiarto, ST Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun

Selanjutnya Bupati Karimun mengucapkan selamat kepada yang di lantik dan berpesan harus mampu mengemban amanah dengan baik. Bupati juga berharap bawha Perumda ini dapat melakukan upaya upaya peningkatan perubahan dan Reformasi baik secara teknis dalam segi pelayanan dan juga secara internal tentang SDM dan sebagainya, dan bekerjalah dengan hati yang bersih dengan niat sebagai pengabdian.

Bupati Karimun juga berharap BUMD dan PELINDO dapat bekerjasama untung kedepannya terkait izin lokasi pengelolaan masalah STS untung kepentingan negara dan daerah.

Kemudian Terkait KSO Kerjasama dengan Pihak Ketiga tentang Pelabuhan Paret Rampak benar-benar dapat di laksanakan dan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.

Acara di tutup dengan foto bersama dan pemberian ucapan selamat kepada yang terlantik dengan tetap mengkuti Protokol Kesehatan.

Humas Pemkab Karimun

Disperindag Perketat Protokol Kesehatan di Pusat Perbelanjaan

0

RASIO.CO , Batam – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam melakukan pengawasan aktivitas pusat perbelanjaan agar patuh terhadap protokol kesehatan. Pengawasan dilakukan baik terhadap pengunjung maupun pengelola mal menjelang perayaan hari raya idulfitri, Sabtu (8/5).

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendorong aktivitas ekonomi tetap bergerak, namun keselamatan dan kesehatan masyarakat Kota Batam menjadi prioritas utama dengan selalu menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Ada beberapa titik yang menjadi sasaran pemantauan penerapan protkes tersebut yakni di Grand mal, BCS mal, Nagoya Hill mal, DC mal, Mega mal, Mal Botania 2.

Sekretaris Disperindag Kota Batam, Ade Sofiyan mengatakan, pengawasan akan difokuskan pada kepatuhan terhadap penerapan protokol kesehatan dalam mal. Antara lain wajib menggunakan masker, jaga jarak minimal 1,5 meter antar pengunjung, pastikan suhu tubuh di bawah 37,5 derajat celcius, menyediakan tempar cuci tangan atau hand sanitizer, tidak berdesakan di lift yang maksimal lima orang dan dianjurkan bertransaksi dengan cara non
tunai demi mencegah penularan Covid-19.

”Untuk itu, kami rutin melakukan monitoring pengawasan protkes Covid-19 di pusat perbelanjaan Kota Batam. Kami libatkan seluruh personel Disperindag Kota Batam yang dibagi 2 kelompok dan bekerjasama TNI/Polri, Satpol PP dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan,” terangnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh manajemen pengelola mal, pusat perbelanjaan, toko swalayan, pasar rakyat/tradisional selalu waspada, tidak boleh lengah dan tidak menyepelekan Covid-19. Senantiasa mengingatkan pengunjung melalui pengeras suara. Petugas pusat informasi setiap 30 menit sekali mengingatkan agar pengunjung mematuhi protokol kesehatan dan aktifkan posko penanganan Covid-19 yang sudah ada di masing-masing lokus.

“Apalagi menjelang lebaran hari raya Idulfitri, kita tahu tradisi masyarakat kita menjelang lebaran meningkat, untuk memenuhi kebutuhan pokok dan lainnya, namun lupa dengan aturan-aturan sehingga menjadi perhatian serius dari pemerintah untuk sering mengingatkan,” katanya.

Ia berharap pengelola bisa mempertahankan pegetatan dan pengawasan penerapan prokes secara ketat terhadap karyawan dan pengunjung mal seperti tahun lalu. Bahkan lebih ditingkatkan lagi terhadap protokol
kesehatan.

”Ayo, kita harus kerja sama dalam upaya memutus rantai penyebaran virus Corona ini, patuhi protokol kesehatan dimanapun kita berada, kesehatan pulih ekonomi bangkit,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Kota Tanpa Kumuh Murni Gagasan Pemko Batam

0

RASIO.CO , Batam – Kampung Tua Tanjungriau yang berada di Kecamatan Sekupang kini telah berubah menjadi salah satu destinasi wisata baru. Saat ini juga menjadi pilot project program Kota Tanpa Kumuh Kementerian PUPR.

Penataan Kampung Tua Tanjungriau murni gagasan dari Pemko Batam. Mulai dari menyusun Detail Engineering Design hingga melobi Kementerian PUPR untuk membantu anggaran pembangunannya. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan ada dua sumber anggaran untuk pembangunan Kotaku Tanjungriau. Pertama berasal dari APBN sebesar Rp15 miliar dan kedua adalah APBD murni Kota Batam sebesar Rp1,562 miliar.

“Jadi sejarahnya itu Pemko Batam yang mengusulkan kepada Kementerian PUPR, supaya Kampung Tua Tanjungriau ini bisa dijadikan pilot project program Kotaku,” kata Rudi saat meninjau langsung di Tanjungriau, Minggu (9/5/2021).

Penataan Kotaku sudah direncanakan sejak tahun 2018 silam. Kemudian pengerjaan dilakukan tahun 2019. Awal tahun 2020 proyek ini sempat dihentikan sementara karena dampak penyebaran Covid-19, namun akhirnya dapat diselesaikan tahun 2021.

Proyek Kotaku ini juga menjadi bagian dari upaya Pemko Batam dalam menyelesaikan 37 titik Kampung Tua di Kota Batam. Kampung Tua Tanjungriau adalah salah satu kampung tua yang masyarakatnya sudah menerima sertifikat hak milik.

“Jadi prosesnya ini panjang dan ini juga janji kami berdua (Bersama Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad) untuk menyelesaikan masalah kampung tua,” katanya.

Karena itu pihaknya sangat menyayangkan adanya klaim-klaim sepihak dari sejumlah kalangan terkait pembangunan Kotaku di Tanjungriau. Pasalnya sejak awal hanya Pemko Batam yang mengusulkan pembangunan di Tanjungriau.

“Kalau hari ini ada yang klaim memperjuangkan, saya juga bingung jadinya. Kapan memperjuangkannya. Karena dari mulai merencanakan hingga mengusulkan ke Kementerian PUPR dilakukan Pemko Batam semua,” katanya.

Pada kesempatan itu, Rudi juga meminta agar masyarakat tidak menjual beli sertifikat yang dimiliki. Kampung tua yang tidak bermasalah lagi akan ditata menjadi cantik. Sehingga ke depan dapat menjadi tujuan wisata dan dapat dikunjungi wisatawan mancanegara.

“Inilah kita tunjukan kepada turis manca negara. Karena, di negara maju tidak ada kampung seperti ini. Kalau Kotaku Tanjungriau kita akan pasang jaring-jaring di bawah perumahan biar sampahnya tak masuk. Secara bertahap akan dikerjakan nanti,” ucapnya.

Kampung Tua Tanjung Riau menjadi pilot project Kampung Tua Kotaku. Adapun penataan skala kawasan kampung tua meliputi area gapura, plaza, ruang terbuka, pelantar, pusat pertemuan dan lainnya. Bahkan, sejumlah kampung tua lainnya akan menjadi target selanjutnya. Seperti Tanjung Uma, Batu Merah, Nongsa.

“Intinya saya ingin Tanjung Riau ini menjadi contoh Kampung Tua Kotaku. Kalau ini selesai saya bisa bergeser ke kampung tua lainnya. Mungkin Tanjung Uma, Batu Merah mungkin juga ke Nongsa. Kalau bisa, dua atau tiga kampung tua sekaligus kita bangun,” jelasnya saat itu.

Kepala Dinas Perkimtam Kota Batam Eryudi Apriadi menjelaskan, penataan Kampung Tua Tanjungriau merupakan bagian upaya penuntasan permukiman kumuh Kota Batam dengan Luas penanganan 19 Hektar. Dari identifikasi permasalahan kekumuhan yang ada di Kampung itu terutama pada masih belum memadainya jalan penghubung antar rumah, sanitasi yang tidak layak berupa pembuangan air Limbah dan Persampahan.

“Dengan karakteristik sebagian rumah di atas laut, maka dilakukan penataan pesisir dengan melakukan pembatasan zona permukiman,” kata Eryudi.

Dengan merencanakan Jembatan Lingkar sekaligus pelantar penghubung antar rumah-rumah warga. Selain itu direncanakan pengelolaan sanitasi dan fasilitas pendukung lainnya. Secara keseluruhan konsep desain ini melakukan penataan komperhensif dan terintegrasi.

Sosialisasi pertama secara umum dilakukan langsung oleh Wali Kota Batam dengan pemaparan langsung di depan seluruh masyarakat Tanjungriau di Lapangan Bola bagian depan, pada saat Musrenbang Kelurahan Tanjungriau Tahun 2019.

“Kemudian secara terus menerus dilakukan sosialisasi kepada warga terutama yang terdampak langsung dengan rencana pembangunan,” katanya.

Dari konsep yang sudah direncanakan ini, Wali Kota Batam mengusulkan rencana ini untuk dilaksanakan oleh Kementerian PUPR melalui Program kotaku. Dalam usulan awal, diajukan jembatan lingkar yang lebih panjang, penataan lapangan sepak bola, akses masuk, plaza di atas laut, toilet dan pendukung lainnya dengan ajuan anggaran sebesar Rp35 Miliar.

“Dari hasil pembahasan, usulan yang diajukan disetujui sebesar Rp15 Miliar untuk dilaksanakan,” katanya.

Adapun anggaran tersebut diperuntukan untuk pembangunan pelantar lingkar sepanjang 469 meter, pelantar penghubung 329 meter, perbaikan jalan akses masuk 384 meter, pedestarian 500 meter, gerbang, papan signed di gerbang, drainase jalan masuk 878 meter, publik toilet, plaza utama, jaring sampah 469 meter, tong sampah dan lampu penerangan.

Karena ada beberapa pekerjaan yang perlu penambahan, selanjutnya Pemko Batam menganggarkan melalui APBD murni sebesar Rp1,562 miliar. Dengan rincian untuk DED dan UKL UPL, drainase lingkungan, Ipal Komunal, dan penerangan jalan umum.

“Kemudian untuk pembangunan lapangan futsal dan sepak takraw serta pembangunan taman,” ujarnya.

Selain itu Pemko Batam juga mengadvokasi instansi lain untuk berkolaborasi dalam penataan Tanjung Riau ini. Anggaran advokasi ke instansi lainnya ini diantaranya sebesar Rp1,8 miliar. Digunakan untuk sertifikasi tanah masyarakat, RTLH sebanyak 151 unit dan IPAL Komunal.

“Jadi memang kalau dilihat dari perencanaan hingga pembangunan selesai, semua gagasan dari Pemko Batam,” katanya.

Redaksi@www.rasio.co//

Pengawasan Prokes Covid-19 di Pusat Perbelanjaan

0

RASIO.CO , Batam – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam Melakukan Pengawasan Prokes Covid – 19 di pusat Perbelanjaan Kota Batam, Sabtu ( 8/5/2021 ).

“Pengawasan Prokes Covid – 19 di pusat perbelanjaan kota batam dibagi menjadi 2 kelompok, yang mana kelompok 1 di pimpin Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gustian Riau sedangkan kelompok II di pimpin Sekretaris Disperindag Ade Sofiyan, serta melibatkan seluruh personil Disperindag kota batam dan bekerja sama Polri, TNI, Satpol PP dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan”,ujar Gustian Riau.

Kegiatan ini di laksanakan untuk kesehatan masyarakat kota batam, ekonomi tetap bergerak di masa pendemi Covid – 19. Pengawasan di fokuskan pada kepatuhan terhadap penerapan prokes di dalam mall, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi, kata Gustian Riau.

Ia juga menyampaikan penerapan prokes dilakukan juga terhadap pengelola mall, setiap 30 menit pengunjung mall diingatkan agar patuhi protokol kesehatan, menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh di bawah 37,5 serta tidak berdesakan di lift.

“Ayo kita tetap mematuhi Protokol Kesehatan, lindungi keluarga, terutama orang tua untuk memakaikan masker pada anak-anaknya” Ucap Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau.

Redaksi@www.rasio.co//

RS BP Batam Mencanangkan Gerakan Green Hospital

0

RASIO.CO , Batam – Rumah sakit merupakan salah satu sumber potensial yang dapat menimbulkan dampak negatif pada lingkungan. Sebagai fasilitas umum yang beroperasi 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu, rumah sakit mengonsumsi sejumlah besar sumber daya alam, seperti air bersih, listrik, bahan bakar, dan kertas.

Seperti halnya sektor industri dan manufaktur, kegiatan di rumah sakit juga menghasilkan sejumlah limbah, terutama yang berasal dari aktivitas medis yang berpotensi besar menurunkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Sebagai komitmen dari rumah sakit dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan memberikan sumbangsih yang baik untuk pelayanan yang ramah terhadap lingkungan, RSBP Batam mencanangkan gerakan “RSBP Batam Menuju Green Hospital”, pada Jumat (7/5/2021) pagi, di Lobby Utama Gedung B RSBP Batam.

Adapun ruang lingkup implementasi Green Hospital RSBP Batam ini adalah seluruh area kawasan RSBP Batam, meliputi Gedung A, Gedung B, Gedung C, Gedung D dan seluruh area hijau yang menjadi tanggung jawab RSBP Batam.

Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, merespon positif upaya yang dilakukan jajaran RSBP Batam dengan mencanangkan gerakan RSBP Batam Menuju Green Hospital.

Menurut Syahril Japarin, ini tentu akan sangat mendukung rencana besar BP Batam untuk menjadikan RSBP Batam sebagai bagian dari KEK Kesehatan yang saat ini tengah disiapkan oleh BP Batam.

Syahril Japarin mengatakan pihaknya saat ini sedang bersiap diri secara administrasi dan fasilitas untuk menjadikan Batam sebagai destinasi dan rujukan masyarakat Indonesia dan negara tetangga untuk melakukan perawatan medis.

“Saat ini BP Batam sedang mempersiapkan infrastruktur rumah sakit berupa peralatan yang akan kita impor dari luar negeri. Tenaga medisnya juga akan kami tingkatkan, agar pelayanan yang diberikan untuk masyarakat lebih maksimal,” ujarnya.

Syahril berharap, pencanangan Green Hospital ini mampu menjadi layanan unggulan bagi RSBP Batam dalam mewujudkan KEK Kesehatan di Batam.

Direktur RSBP Batam, dr. Afdhalun A. Hakim, mengatakan, tujuan penerapan prinsip ramah lingkungan di rumah sakit ini, antara lain untuk melindungi kesehatan para penghuni gedung dan masyarakat sekitar, serta melaksanakan tindakan pencegahan akibat meningkatnya angka kesakitan dan kematian.

“Selain itu juga ini dilakukan untuk efisiensi penggunaan sumber daya rumah sakit dan berkonstribusi dalam mengendalikan dan mencegah dampak negatif dari perubahan iklim dan pemanasan global,” ujar Afdhalun.

Untuk menunjang gerakan Green Hospital tersebut, Afdhalun beserta tim, telah menyusun beberapa kampanye, salah satunya adalah kampanye hemat air pada setiap Hari Jumat. Pada hari yang sama, para perawat juga diberikan pin “Green Hospital” sebagai pengingat bagi sesama tenaga kesehatan dan pasien.

Berbagai fasilitas juga akan disiapkan guna menunjang gerakan ini, berupa penyediaan area hijau dan taman penyembuhan pasien, menyediakan akses untuk pejalan kaki dan parkir sepeda, menghemat energi listrik dengan penggunaan lampu LED, tidak menggunakan alat kesehatan yang bermerkuri, serta penggunaan cat yang ramah lingkungan. Program ini dikatakan Afdhalun akan berlangsung selama 2-3 tahun ke depan

“Kami juga tengah bersiap untuk melakukan akreditasi internasional untuk RSBP Batam pada tahun 2022, guna menambah daya saing kita di mata dunia. Akreditasi ini juga akan menjadi penunjang RSBP Batam saat ditetapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan nantinya,” kata Afdhalun.

Turut hadir dalam pancanangan tersebut Wakil Direktur Keuangan dan Umum RSBP Batam, Andi Yunus; Wakil Direktur Medik dan Keperawatan, dr. Muhammad Askar; para dokter, perawat, dan tenaga non medis RSBP Batam.

Redaksi@www.rasio.co//

Program Pembangunan Infrastruktur Menjadi Prioritas Utama Rudi

0

RASIO.CO , Batam – Program pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama Kepala Badan Pengusahaan Batam, Muhammad Rudi, di tahun 2021 sebagai langkah strategis untuk mendukung investasi dan pemulihan ekonomi Batam.

Hal ini juga selaras dengan program Presiden RI, Joko Widodo, dalam upaya pemulihan perekonomian nasional akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Infrastruktur juga digadang-gadang Kepala BP Batam sebagai kunci dari kebangkitan perekonomian Batam. Berbagai proyek strategis dilakukan BP Batam sebagai Badan Layanan Umum (BLU) yang bertugas untuk meningkatkan nilai investasi serta pelayanan publik di Batam.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melakukan peninjauan Pembangunan Jalur Kedua Jalan Hang Kesturi Tahap 1, Kabil, pada Minggu (9/5/2021) pagi. Muhammad Rudi mengatakan, pembangunan jalan ini dilakukan guna meningkatkan konektivitas, terutama aktivitas logistik yang rutin terjadi di seputar Kawasan Industri Kabil.

“Hari ini bisa kita lihat, industri di Kabil didominasi oleh industri alat berat. Frekuensi kebutuhan distribusi logistiknya pasti tinggi. Jika tidak kita fasilitasi dengan benar, akan merugikan seluruh pihak nantinya,” kata Muhammad Rudi.

Ia melanjutkan, dengan dibangunnya Jalur Kedua Jalan Hang Kesturi ini, juga sebagai penghubung industri kreatif di Nongsa dan akses menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Jadi visinya adalah menghubungkan jalan ke tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam. Ada Nongsa Digital Park, kemudian Maintenance Repair Overhaul (MRO) dan Aerocity di Bandara Hang Nadim. Ini jelas menjadi nilai tambah untuk daya saing Batam,” jelas Muhammad Rudi.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur ini selaras dengan apa yang dicita-citakan Presiden RI, Joko Widodo, untuk memulihkan perekonomian, khususnya Batam yang berada di wilayah terdepan bagian Barat Indonesia.

“Saya yakin, bila infrastrukturnya sudah bagus, kawasan industri juga akan serta-merta berkembang dengan baik. Kepercayaan investor asing otomatis akan meningkat. Jadi efek bola saljunya bisa kita lihat, karena konsep pembangunannya jelas dan transparan,” pungkas Muhammad Rudi.

Pembangunan Jalur Kedua Jalan Hang Kesturi Tahap 1, Kabil ini sendiri memiliki nilai kontrak sebesar Rp35,45 miliar dengan total panjang ruas jalan 5 kilometer dan lebar jalan 7 meter. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh PT Barelang Konstruksi sebagai kontraktor dan PT Multi Forma Riau Konsultan selaku konsultan pengawas.

“Saat ini, progres pengerjaan fisik sudah mencapai 80 persen dan masa akhir kontrak jatuh pada tanggal 20 Juni 2021,” tutup Muhammad Rudi.

Selain itu, Muhammad Rudi, beserta rombongan juga berkesempatan untuk meninjau Peningkatan Jalan Ahmad Yani, Batam Center (Kawasan Industri Cammo).

Turut hadir dalam peninjauan ini Wakil Walikota Batam, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Kepala Dinas Infokom Pemko Batam, Kasubdit Pembangunan Jalan dan Jembatan BP Batam dan Kasi Pembangunan dan Pemeliharaan Jembatan sekaligus PPK Infrastruktur Kawasan BP Batam.

Redaksi@www.rasio.co//

Gubernur Ansar Silaturahmi dengan Pimpinan Parpol

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Gubernur H Ansar Ahmad mengatakan komunikasi dan koordinasi sangat penting dalam mewujudkan visi misi sehingga kesejahteraan masyarakat tercapai. Selain itu, sinergitas juga tidak kalah penting untuk bersama-sama membangun Kepulauan Riau.

“Dengan komunikasi yang baik bersama DPRD Kepri dan Pimpinan Partai Politik, perjalanan kepemimpinan kami yang baru empat bulan mendapat sambutan dan dukungan terus untuk mewujudkan visi dan misi sehingga kesejahteraan masyarakat tercapai,” kata Gubernur Ansar saat Penandatanganan Berita Acara Bantuan Keuangan Partai Politik Tahun 2021 dan Silaturahmi Gubernur Kepri Dengan Pimpinan Partai Politik di Restoran Sri Rezeki, Batu Besar Kota Batam, Sabtu (26/6) malam.

Silaturahmi itu juga dihadiri Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Wakil Ketua DPRD Kepri Hj Dewi Kumalasari dan Plh Sekda Kepri Lamidi. Hadir juga Asisten Pemerintahan Juramadi Esram, Kepala Inspektorat Irmendas, Plt BPKAD Venny, Plt Karo Pemerintahan M Darwin, Plt Karo Humprohub Hasan, Plt Karo Umum Abdullah.

Gubernur Ansar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan amanah Undang-Undang yang harus dijalankan dan segera direalisasikan. Dukungan partai politik itu penting, bahwa pembelajaran demokrasi akan terwujud karena jalinan silaturahmi.

Gubernur Ansar menyampaikan rasa senang dan bahagianya pada silaturahmi malam itu. Gubernur juga menyampaikan bahwa hubungan yang kuat, jalinan silaturahmi dan kebersamaan menjadi kunci dalam menjalin komunikasi dengan Pemerintah Pusat untuk mendukung program-program Pemerintah Daerah yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakatnya.

“Walaupun dalam kondisi pandemi covid-19 berbagai upaya penanganan dan penekanan laju penyebaran covid-19 terus kita galakkan dan percepatan pertumbuhan ekonomi terus digesa dengan memberikan stimulus-stimulus kepada pelaku UMKM,” kata Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar berharap dukungan, komunikasi dan koordinasi untuk bersama-sama mewujudkan program strategis dengan memanfaatkan APBN. Antara lain pembangunan jembatan Batam Bintan, Percepatan pembangunan dan penambahan run way sepanjang 400 meter Bandara Raja Haji Abdullah di Tanjung Balai Karimun, Pengembangan Pelabuhan Malarko di Tanjung Balai Karimun, Pembangunan Pelabuhan Samudera di Ranai Natuna, dan Pengembangan Pulau Penyengat. Saat ini, segala dokumen pendukung terus dipersiapkan dan pertemuan intens terus dilakukan dengan Kementerian terkait agar program strategis tersebut bisa terealisasi.

Kegiatan silaturahmi dengan Pimpinan Partai Politik se Provinsi Kepri diinisiasi oleh Gubernur Kepri dan disejalankan dengan pemberian Bantuan Keuangan Partai Politik Tahun 2021. Untuk Bantuan Keuangan Partai Politik Tahun 2021 lebih cepat dibayarkan yang biasanya direalisasikan pada APBD Perubahan dan setelah ditanda tangani akan diproses BPKAD untuk ditransfer ke rekening masing-masing Partai Politik.

Sejumlah pimpinan Parpol tampak hadir dalam silaturahmi itu. Di antaranya Iman Sutiawan dari Gerindra, Sarafudin Aluan dari PPP, Bakti Lubis dari Partai Hanura. Hadir juga Baktiar dari PKS, Husnizar Hood dari Partai Demokrat dan unsur pimpinan dari PDIP, Partai Golkar, Partai Nasdem, PKB dan PAN

DPRD Lingga Apresiasi Pemkab Lingga Kembali Raih WTP

1

RASIO.CO, Lingga – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Lingga, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga, yang kembali meraih predikat atas opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) empat kali berturut-turut.

“Untuk dapat WTP tentu tidak mudah, raihan ini diperoleh karna adanya keseriusan Pemkab Lingga, dalam menjalankan roda pemerintahan yang beritegritas,” kata Ketua DPRD Lingga, Ahmad Nashiruddin kepada media, Jumat (7/5) kemarin.

Meskipun sudah mendapat WTP, jelas Ketua DPRD Lingga ini, tetap memberikan pesan kepada Pemerintah Kabupaten Lingga, untuk harus tetap teliti dalam menjalankan atau menggunakan setiap anggaran untuk keperluan pembangunan, hal itu bertujuan agar tidak memunculkan persoalan atau permasalahan dikemudian hari.

“Kita berharap WTP ini sebagai tradisi yang harus bisa dipertahankan, apa lagi ini yang keempat kalinya sejak kabupaten ini berdiri, dimasa periode kepemimpinan Bupati 2016-2021,” terangnya.

Ketue DPRD ini mewanti-wanti kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dibawah kepemimpinan Nizar-Neko, untuk tetap hati-hati menggunakan anggaran yang ada, selain itu, OPD diminta untuk mematuhi regulasi yang telah ditetapkan dalam menjalankan program-program pemerintah, agar tidak tersangkut dengan persoalan hukum kedepannya.

“Kita ingin Pemkab Lingga terus membangun tim yang solid dalam kerjasama, untuk pembangunan yang lebih baik tentunya dan untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Lingga,” tutupnya.

Puspan