Sabtu, Juni 27, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1036

GP Ansor Kuansing: Selamat atas dilantiknya Bupati Kuansing 2021-2024

0

RASIO.CO, Kuansing – GP Ansor dan Banser Kuansing mengucapkan selamat atas dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2021-2024 Andi Putra -Suhardiman Amby. Rabu(02/06).

Hal tersebut sesuai dengan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih dengan motto “Kuansing Bermarwah” Andi Putra dan Suhardiman Amby yang juga politisi tulen.

Keduanya, merupakan putra daerah Kuansing yang sudah mengerti dan berpengalaman sebagai Pelayan Rakyat. Apalagi sosok Andi Putra yang sudah dua periode menjadi anggota dan pimpinan DPRD Kuansing.

Begitu juga dengan Suhardiman Amby, yang merupakan politisi Hanura yang sempat menjadi anggota DPRD Riau dua periode.

Ketua Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Kuansing Agustyawan mengatakan, pasangan ini diharapkan mampu melaksanakan visi dan misi sebagaimana yang telah disampaikan saat masa kampanye dahulu.

“Pak Andi Putra sangat mengerti dan tau apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Kuansing, karena beliau sudah dua periode jadi Ketua DPRD Kuansing, sehingga sangat mudah bagi beliau memetakan dan merumuskan arah pembangunan kedepanya agar lebih maju,” kata Agustyawan kepada awak mesia Rasio.co.

Agus berharap Bupati Andi Putra dengan Wakilnya Suhardiman Amby, mampu membangun komunikasi yang baik dengan semua stakeholder yang ada, terutama terhadap organisasi masyarakat (ormas) di Kuansing.

“Sehingga koordinasi dan komunikasi yang baik akan menambah energi dan spirit baru dalam membenahi masalah-masalah yang berkaitan dengan masyarakat Kuansing,” harap Agus.

Selain itu, Agus juga berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati agar dapat melanjutkan program-program terbaik semasa kepemimpinan sebelumnya, sehingga pembangunan dapat berjalan berkesinambungan.

Terakhir Agus, menyampaikan selamat dan sukses buat Pak Andi Putra dan Pak Suhardiman Amby sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi periode 2021-2024.

“Semoga dapat menjalankan Amanah Rakyat dengan Baik, sehingga Kuansing Bermarwah dapat terwujud,” Tutup Agus

Rusmanto@www.rasio.co //

Usung Desain Big Bike, Motor Naked

0

RASIO.CO, Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan motor naked sport All New CB150R Streetfire dengan tampilan desain baru yang semakin massive dan agresif layaknya motor big bike. Pilihan terbaru bagi pecinta motor sport ini tampak semakin gagah, membanggakan dan membuat pengendaranya semakin percaya diri.

Perubahan terbaru pada All New CB150R Streetfire terlihat pada desain bodi yang lebih besar. Hal ini dicapai melalui berbagai ubahan desain di bagian depan seperti pada tangki bensin, shroud, serta undercowl pada varian special edition. Ubahan ini dipadukan dengan tambahan fitur terbaik yang menambah kegagahan motor sport terlaris Honda ini, seperti inverted front suspension dan tapered handlebar terbaru yang menghadirkan kenyamanan berkendara harian maupun jarak jauh. Tampilan full digital panel meter terbaru juga memberikan informasi lengkap untuk kebutuhan berkendara penggunanya.

Pada pilihan varian Special Edition (SE), All New CB150R Streetfire disematkan warna Burnt Titanium pada bagian stang dan velg. Selain itu,motor naked sport ini tampil semakin gagah dengan disematkannya undercowl pada bagian bawah motor. Terdapat juga logo 3D emblem pada bagian tangki bensin untuk memberikan kebanggaan lebih bagi pengendaranya.

President Director AHM Keiichi Yasuda mengatakan sejak diluncurkan pertama kali pada 2012, CB150R Streetfire telah diterima dengan baik oleh masyarakat berkat desainnya yang agresif serta performanya yang menggabungkan sensasi berkendara bertenaga dan juga kenyamanan berkendara saat melintasi jalan perkotaan.

“Melihat antusiasme tinggi pecinta motor naked sport di Indonesia, kami memutuskan untuk merombak desain All New CB150R Streetfire dan menyempurnakannya menjadi motor sport naked berpenampilan layaknya big bike, ditunjang dengan pengadopsian inverted front suspension. Saya harap ketika Anda mengendarainya dan merasakan perubahan pada bagian kemudi anda dapat mengingat bahwa sepeda motor ini sangat menyenangkan,” ujar Yasuda.

Executive Vice President Director AHM Johannes Loman mengatakan AHM terus berusaha untuk memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan dan membanggakan untuk pengguna All New CB150R Streetfire dengan dukungan layanan servis yang memuaskan, sehingga menjadi partner berkendara terbaik dalam aktivitas sehari-hari pengendaranya.

“Kami berkomitmen tinggi dalam memberikan layanan terbaik untuk pengguna All New CB150R Streetfire dengan dukungan layanan penjualan dan purna jual yang tersebar hingga pelosok negeri. Para penggunanya dapat menikmati kenyamanan berkendara di perkotaan maupun jarak jauh, sekaligus menemani mereka memastikan performa terbaik sepeda motor kesayangannya,” ujar Loman.

All New CB150R StreetFire memiliki performa tinggi di setiap putaran berkat pengaplikasian mesin 150cc, DOHC 4 katup, 6 kecepatan, dan berpendingin cairan. Akselerasi yang dihasilkan oleh model ini mampu mencapai 10,5 detik (0-200m). All New CB150R Streetfire juga menghadirkan sensasi berkendara yang menyenangkan dengan kecepatan maksimal hingga 125 Km/jam, namun tetap menghasilkan tingkat konsumsi bahan bakar yang efisien yaitu 40,5 km/l berdasar metode pengetesan ECE R40 dengan standar EURO 3.

All New CB150R StreetFire menggunakan lampu LED di semua sistem pencahayaan dengan daya tahan yang lama. Sensasi teknologi tinggi dapat dirasakan pada panel indikator digital terbaru yang berisi informasi lengkap dengan desain yang compact dan visibilitas yang sangat baik.

Model ini mengaplikasikan rangka teralis yang memiliki keseimbangan yang tinggi antara kekuatan dan kelenturan berkat pengaplikasian alumunium engine hanger. Penyematan ban yang lebar meningkatkan daya cengkram maksimal sekaligus memberikan rasa aman baik saat menikung maupun pada kecepatan tinggi. Dukungan wavy disc brake di bagian rem cakram depan dan belakang semakin meningkatkan kemampuan pengereman.

Sementara untuk On The Road wilayah Batam PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda di wilayah Kepri memasarkan All New CB150R Streetfire hadir dengan varian warna Macho Black dan Stinger Red Black yang dipasarkan dengan harga Rp27.181.000. Untuk melengkapi pilihan berkendara penggunanya, All New CB150R Streetfire juga memiliki varian Special Edition (SE) yang dipasarkan dengan harga Rp28.089.000. Varian Special Edition hadir dengan tiga varian warna matte yaitu Fury Matte Red, Raptor Matte Black, and Armored Matte Grey.

Sedangkan untuk wilayah Tanjungpinang Motor Honda di wilayah Kepri memasarkan All New CB150R Streetfire hadir dengan varian warna Macho Black dan Stinger Red Black yang dipasarkan dengan harga Rp29.600.000, untuk varian Special Edition (SE) di bandrol Rp30.600.000

“Para pecinta motor Sport yang ingin segera memiliki All New Honda CB150R Streetfire ini, bisa langsung mengunjungi Dealer terdekat atau cukup dengan menghubungi dari rumah maka Dealer jaringan kami siap membantu seluruh konsumen Honda”, tambah Syaiful selaku Sales Manager CDN Kepri.

Pemko Batam Gencar Laksanakan Vaksinasi

0

RASIO.CO , Batam – Pemko Batam gencar melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi warganya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, vaksinasi terus dilaksanakan hingga mencapai target 755.016 warga. Bahkan, hari ini, pihaknya kembali memvaksin karyawan dan tenant di DC Mall, Lubukbaja, Batam.

“Untuk hari ini ada 1.600 karyawan, tenant DC Mall dan toko-toko di kawasannya,” ujar Didi, Rabu (2/6/2021).

Ia berharap, dengan memvaksin karyawan di pusat perbelanjaan tersebut mampu melindungi warga dari serangan Covid-19. Selain itu, diharapkan juga mampu menekan angka penyebaran Covid-19.

“Dengan warga sudah terlindungi oleh vaksin, penanganan Covid-19 lebih mudah,” katanya.

Didi menyampaikan, Batam menargetkan mampu memvaksin 755.016 orang. Dari target itu, 9.139 merupakan tenaga kesehatan, 18.806 kalangan lanjut usia, dan 70.198 pelayan publik. Dari target itu, Batam sudah menunjukkan hasil memuaskan dengan antusias warga yang ingin divaksin.

“Untuk nakes sudah 97 persen vaksinasi dosis pertama, dan 94,8 persen sudah dosis kedua,” katanya.

Ia melanjutkan, untuk kalangan lanjut usia, dosis pertama mencapai 74,03 persen dan dosis kedua sebanyak 10,75 persen. Selain itu, untuk pelayan publik dosis pertama sudah lebih dari 100 persen.

“Untuk pelayan pubilik dari target 70.198 orang sudah mencapai 79.490 atau 112,9 persen dosis pertama, dan dosis kedua 16,91 persen,” katanya.

Dengan tingginya antusias warga mendapatkan vaksin tersebut, diharapkan penanganan Covid-19 di Batam segera tuntas. Tak lupa, Didi terus mengingatkan warga yang sudah divaksin agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kita tetap pakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Semoga dengan kerja sama pemerintah dan masyarakat ini, Covid-19 bakal tuntas,” katanya.

Wagub Resmikan Empat Posko PPKM

0

RASIO.CO , Batam – Wakil Gubernur Hj Marlin Agustina kembali meresmikan Posko PPKM di Batam.

Kali ini, Wagub langsung meresmikan empat Posko PPKM yang diresmikan tersebut adalah: posko PPKM Sadai, Bengkong Indah, Tanjungbuntung, dan Bengkong Laut. Diharapkan keberadaan Posko PPKM ini membuat penanganan covid19 lebih efektif.

“Kehadiran posko itu untuk memaksimalkan upaya kita bersama menekan sebaran covid19. Penanganan pun lebih efektif, dan semakin optimal,” kata Wagub Marlin, Senin (31/5) petang.

Usai dengan peresmian itu, Wagub Marlin menyampaikan bahwa Mendagri kembali mengeluarkan Instruksi tentang pemberlakuan Penebarapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 14 Juni nanti. Dalam Instruksi nomo 12 Tahun 2021 ini PPKM Mikro berlaku untuk seluruh provinsi di Indonesia.

Marlin berterima kasih aktifnya masyarakat Kepri membentuk Posko PPKM di lingkungan mereka. Batam sendiri melaporkan sudah memiliki 2.876 Posko PPKM, termasuk empat yang diresmikan Wagub Marlin. Sesuai Instruksi Mendagri, posko-posko itu berfungsi untuk melakukan pencegahan, penanganan, pembinaan dan menjadi simpul koordinaai dalam pencegahan penyebaram covid-19 ini.

Wagub Marlin menekankan agar fungsi-fungsi berjalan sebagaimana mestinya. Dengan demikian, upaya bersama semua pihak menekan sebaran covid19 semakin berhasil.

Wagub Marlin juga menyampaikan bahwa keberadaan posko dapat mendukung implemengasi 3 T yang semakin ditingkatkan Pemprov Kepri. Testimg, tracing dan treatment harua semakin intensif untuk pencegahan-pencegahan sebaran wabah ini.

“Terima kasih kepada semua pihak yang aktif mendukung PPKM berskala Mikro ini dengan mendirikan posko-posko dan mengimplementasikan fungsinya,” kata Wagub Marlin.

Dalam kesempatan itu, Wagub Marlin menambahkan bahwa ikhtiar bersama melawan wabah ini harus terau dilakukan. Pemerintah terus mempercepat dan melajukan program vaksinasi. Kepada semua pihak, Wagub Marlin mengingatkan untuk terus disiplin dengan protokol kesehatan.

“Saya terus mengingatkan kita semua untuk patib dengan 5M. Terus memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” kata Wagub Marlin.

Ansar Ikuti Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila

0

RASIO.CO , Tanjungpinang – Gubernur H Ansar Ahmad mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual yang dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo, Selasa (1/6).

Hadir pada peringatan yang diikuti dari Graha Kepri ini Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Pangkogabwilhan 1 Laksamana Madya TNI Nyoman Gede Ariawan, Kajati Kepri Heri Sutiono, Kapolda Kepri Irjend Pol Aris Budiman, Danrem Brigjend Jimmy Ramoz Manalu dan Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah.

Hadir juga Danlanud RHF diwakili Letkol Pnb Iwan Setiawan, Danlatamal IV diwakili Kol Andi Rahmat, Kabinda Kepri diwakili Kol Komara Manurung, Asisten III Sekdaprov Kepri Muhamad Hasbi dan Kepala Kesbangpolinmas Provinsi Kepri Lamidi.

Presiden Joko Widodo dalam amanahnya mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni, harus dimanfaatkan untuk mengokohkan nilai nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Meski Pancasila telah menyatu sepanjang NKRI ini berdiri, namun tantangan yang dihadapi makin tidak ringan. Globalisasi dan interaksi antar belahan dunia, tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan.

Menurut Presiden, ada rivalitas pandangan dan idelologi, dimana ideololgi trans nasional cenderung terus meningkat memasuki lini kehidupan masyarakat dengan berbagai strategi. Pun juga dengan perkembangan ilmu dan teknologi.

Yang pada akhirnya, akan mempengearuhi landscape konstestasi ideologi. Hal ini karena revolusi industri 4.0 yang telah menyediakan berbagai kemudahan dalam berinteraksi. Akhirnya interaksi antar negara di dunia denngan sendirinya makin mudah dan cepat.

Sehingga kemudahan ini bisa dimanfaatkan oleh ideologi trans radikal, untuk merambah ke seluruh pelosok Indonesia. Guna menghadapi ini semua, perlu pendalaman dan perluasan nilai – nilai pancasila, dengan cara luar biasa, yang memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknolgi.

Karenanya Presiden Joko Widodo mengajak, Pancasila harus dijadikan pondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan telnologi yang ber ke-Indonesiaan. Seluruh rakyat Indonesia harus bergerak aktif guna terus memperkokoh nilai -nilai Pancasila, guna mewujudkan Indonesia maju yang kita cita- citakan.

“Pada akhirnya saya mengucapkan Selamat HRi Lahir Pancasila. Mari kita terus bumikan pancasila dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara di negara kita tercinta,” demikian Presiden Joko Widodo saat mengakhiri amanahnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dibacakan naskah teks pancasila oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Pembacaan naskah UUD 1945 oleh Ketua DPR RI Puan Maharani sedang pembacaan doa oleh Menko PMK Muhajir Efendi.

Sidang Warga Myanmar Bergulir di Pengadilan

0

RASIO.CO, Batam – Sidang kasus dugaan memasuki wilayah Indonesia tanpa memiliki dokumen yang sah dengan terdakwa Myat Thit alias Muhammad warga Myanmar bergulir di Pengadilan Negeri(PN) Batam.

Dimana sebelumnya terdakwa melakukan prapid, namun kemudian ditolak dan saat ini sedang masuk tahap siding tanggapandari Penuntut Umum.

Dimana sebelumnya keberatan dari kuasa hokum terdakwa. Terdakwa dijerat JPU Rumondang pasal 119 ayat(1) UU RI No..16 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Diketahui sesuai dakwan JPU di SIPP PN Batam.Rabu(02/06), terdakwa diamankan bulan agustus 2020 oleh petugas anggota TNI yang diduga memasuki wilayah Indonesia tanpa dokumen yang sah.

Penangkapan terhadap terdakwa di Pantai Stress, Batu Ampar Kota Batam dan ketika diintrogasi terdakwa mengaku berkewarganegaraan Myanmar selanjutnya saksi menyerahkan terdakwa kepada pihak Imigrasi Kelas I khusus TPI Batam.

Ketika di periksa oleh pihak Imigrasi Kelas I khusus TPI Batam terdakwa tidak memiliki Paspor berkewarganegaraan Myanmar serta tidak memiliki izin Tinggal selama berada di Batam.

Pengakuan terdakwa pertama kali masuk Ke Wilayah Indonesia pada sekira tahun 2000, mengunakan kapal Pukat Harimau dari Thailand terdakwa bersama rekan – rekannya ditangkap Pulau Sambu Belakang Padang.

Kemudian terdakwa dan rekan – rekannya dibawa ke Pos Polisi Belakang Padang kemudian terdakwa diperiksa ditempat tersebut dan setelah selesai diperiksa terdakwa dibawa ke Pos Polisi Selat Beliah karimun.

Dan tinggal selama 3 bulan di Pos Polisi tersebut namun ketika terdakwa mendengar akan ada proses pemulangan terdakwa kabur dari Pos Polisi Selat Beliah karimun.


Sidang Prapid sebelumnya Sidang kasus Praperadilan WNA Mianmar(Rohiñgya) yang digelar Pengadilan Negeri(PN) Batam memasuki babak baru, dimana tersangka dapat memiliki KTP Batam-Karimun sehingga juga memiliki pasport Indonesia.

Dalam agenda sidang mendegarkan keterangan saksi tersangka WNA MH tersebut dipersidangan. Kamis(18/03) menyampaikan bahwa sudah berada di Batam lebih kurang diusia 13 tahun.

“Sudah beristri dengan warga Tanjungbatu dan punya anak tiga,”

“Proses pembuatan ktp serta pasport dibantu orangtua angkat,” ujar saksi diruamg sidang PN Batam.

kasus sidamg prapid Imigrasi Batam sebagai termohon di lakukan termohon melalui kuasa hukum Rahman.SH, MH, saat kedua belah pihak dikonfirmasi awak media mengatakan, bahwa perkara Pasal 119 tentang Keimigrasian terkait penetapan tersangka atas kliennya Muhammad itu tidaklah sah.

“Saat ini dia (Muhammad) sudah ditahan selama 6 bulan,” kata Rahman.Rabu (17/03).

Kata dia, terlepas pihak imigrasi mengatakan itu proses tindak pidana Keimigrasian, Tapi ada juga hal yang perlu dipertimbangkan bahwa kliennya yang ditetapkan tersangka sekarang punya status kewarganegaraan Indonesia.

“Dia berKTP Karimun dan itu diperoleh dengan cara yang benar,” tegas Rahman. Pihaknya meminta kepada Imigrasi untuk membuktikan itu.

“ RT – RW, Lurah, Camat yang menerbitkan surat keterangan itu dipanfgil. Baru menetapkan dia sebagai tersangka,” ujat Rahman.

Diakui Rahman, yang disangkakan ini merupakan warga Myanmar. Padahal pemohon tidak memiliki data otentik sebagai warga negara Myanmar.

“Kalau sekiranya saat ditangkap punya pasport cuma dengan bukti identik dia bisa berbahasa dan menulis Myanmar, saya pun pandai berbahasa Inggris,” ujarnya.

Sementara, Penyidik PPNS Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam Nandang menjelaskan, fakta sebenarnya, bahwa yang bersangkutan masuk tidak melalui pemeriksaan Imigrasi dan itu lebih dari 10 tahun lalu.

“Ini bisa kita buktikan dengan data dan fakta pertama proses kewarganegaraan tidak ada atau tatacara memperoleh kewarganegaraan sesuai dengan UU Nomor 12 Tahun 2006 tidak ada,” jelas Nandang.

Selanjutnya yang bersangkutan diamankan oleh pihak BAIS yang masuk dalam Tim Pengawasan Orang Asing (PORA).

Terkait sidang praperadilan ini, pihaknya sudah punya bukti kuat.
Ditambah lagi cara berkomunikasi verbal, tulisan tangan yang bersangkutan lebih handal.

“Sampai saat ini kami terus berkoordinasi dengan kedutaan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan adalah warga Myanmar,” kata Nandang saat dijumpai aqak.media usai sidang.

Tapi dalam hal ini pihaknya tidak menyentuh Rohingya, karena Rohingya itu adalah etnis. Namun memang yang bersangkutan sudah punya pasport tapi didaftarkan dengan cara yang tidak benar.
Pihaknya akan memanggil pihak Disdukcapil tempat KTP yang bersangkutan dikeluarkan.

“Kemarin kami sudah panggil pihak Disdukcapil Karimun. Mereka membuat atas dasar KTP Batam,” terangnya.
Pihaknya juga akan memanggil pihak Kecamatan yang mengeluarkan KTP Batam.

“Kami akan melihat dasar nya apa?” kata Nandang mengakhiri.

Pantauan lapangan, agenda sidang untuk mendegarkan keterangan saksi yang juga sudah ditetapkan tersangka dihadirkan langsung bukan melalui virtual dan dikawal pihak kepolisian polsek batamkota.

Adi@www.rasio.co //

Anggota DPRD Batam Minta RDP Lanjutan, Soal 5 Rumah di Kampung Jabi Nongsa Digusur

0

RASIO.CO , Batam – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Batam, Muhammad Yunus meminta Rapat Dengar Pendapat (RDP) lanjutan digelar terkait penggusuran lima rumah di Kampung Jabi, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, beberapa waktu lalu.

Pasalnya hingga saat ini, polemik terkait penggusuran di daerah tersebut belum menemui titik terang.

“Kami sedang meminta Komisi I untuk mengatur jadwal untuk RDP lanjutan,” ujar Yunus kepada Tribun Batam, Rabu (2/6/2021)
Tidak hanya itu, Yunus sendiri ikut mempertanyakan alasan penggusuran yang dilakukan. Apalagi sampai sekarang, pihaknya belum menerima informasi lanjutan setelah RDP pertama digelar akhir April lalu.

“Apakah di lapangan dengan masyarakatnya sudah selesai atau tidak, kami tidak tahu. Kalau memang untuk penggusuran, kenapa lima rumah itu saja. Alasannya apa juga belum tahu,” sesalnya.

Dijelaskan olehnya, pada RDP pertama, instansi terkait telah mengakui kesalahannya. Mereka mengakui jika sejumlah oknum telah bertindak melebihi perintah atasan.

“Kalau dari hasil RDP kemarin, mereka mengaku bersalah karena sudah melebihi dari perintah,” ungkap Yunus.

Sedangkan untuk solusi yang muncul saat itu, Yunus menyebut jika warga meminta agar instansi terkait mengganti kerugian mereka.

“Kalau memang gantinya diberi lahan, lahannya dimana? Selama rumah belum siap, warga indekos. Biayanya bagaimana? Jawaban waktu itu mereka akan berkoordinasi dengan pimpinan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, penggusuran lima rumah milik warga di wilayah Kampung Jabi, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Senin (29/3/2021) lalu, berbuntut panjang. Pasalnya, hampir keseluruhan warga mengaku keberatan dengan tindakan tersebut. Mereka beranggapan, penggusuran dilakukan tanpa alasan jelas.

“Ketika ada rumah yang dirobohkan tanpa ada sosialisasi terlebih dahulu, tentu harus ada solusi untuk penyelesaiannya. Tidak hanya minta maaf,” tegas salah seorang warga, Erna, saat pertemuan kampung digelar, Kamis (1/4/2021) malam.

Sebelumnya, Kepala Seksi (Kasi) Patroli dan Pengamanan Hutan Direktorat Pengamanan (Ditpam) Badan Pengusahaan (BP) Batam, Wilem Sumanto akhirnya buka suara terkait penggusuran lima rumah warga di Kampung Jabi, Kecamatan Nongsa, Batam, beberapa hari lalu.

Menurut Wilem, penggusuran itu untuk menertibkan aktivitas penambangan pasir ilegal di areal kampung.

“Penggusuran itu memang kami sedang patroli. Tujuannya membersihkan pondok-pondok tidak berpenghuni di lokasi penambangan pasir,” ungkap Wilem kepada Tribun Batam saat dihubungi, Jumat (2/4/2021).

Ia mengakui, patroli saat itu tidak hanya dilakukan oleh Ditpam BP Batam saja. Melainkan ada instansi lainnya.

“Ini patroli terpadu. Tidak hanya Ditpam, juga ada perwakilan AURI dan pihak terkait lainnya,” katanya lagi.

Wilem melanjutkan, penertiban aktivitas penambangan pasir ilegal di sekitar kampung telah dilakukan pihaknya sejak beberapa hari lalu. Agar aktivitas serupa tak kembali terjadi, pondok-pondok di sekitar lokasi dan memang tak dihuni pun ikut dirobohkan.

“Saat penertiban itu petugas berpencar. Lagi pula hari itu hujan. Kebetulan, tidak hanya rumah itu saja yang dirobohkan. Masih ada juga yang dekat-dekat di areal itu,” ucapnya.

Terkait protes warga, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan. Mengingat, banyak warga mengeluh dan beranggapan jika tindakan itu tak sesuai prosedur.

“Tempat itu memang nantinya akan menjadi milik bandara dan akan dilakukan relokasi ke depannya. Tapi nanti akan dibicarakan kembali bersama pimpinan,” pungkasnya.

Ruslan menilai, pada faktanya tindakan itu tak dilakukan sesuai prosedur.

“Seharusnya ada komunikasi dengan warga atau tokoh-tokoh masyarakat setempat. Jangan langsung main gusur, ada mekanismenya,” tegas Ruslan kepada Tribun Batam saat ditemui di Kampung Jabi, Kamis (1/4/2021) malam.

Ruslan dapat memaklumi kekesalan warga atas peristiwa tersebut. Namun ia meminta agar penyelesaian terkait penggusuran ini dilakukan dengan ‘kepala dingin’. Mengingat, sejumlah warga menyampaikan niatnya untuk melaksanakan aksi demonstrasi jika pemerintah tak dapat menjelaskan secara detail alasan penggusuran.

“Sesegera mungkin, RDP akan digelar. Kami akan mengundang pihak-pihak terkait untuk meminta klarifikasi perihal aksi penggusuran tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, penggusuran lima rumah milik warga di wilayah Kampung Jabi, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Senin (29/3/2021) lalu, berbuntut panjang. Hampir keseluruhan warga mengaku keberatan dengan tindakan itu. Mereka menilai, penggusuran dilakukan tanpa alasan jelas.

“Ketika ada rumah yang dirobohkan tanpa ada sosialisasi terlebih dahulu, tentu harus ada solusi untuk penyelesaiannya. Tidak hanya minta maaf,” tegas seorang warga, Erna, saat pertemuan kampung digelar, Kamis (1/4/2021) malam.

sumber : batam.tribunnews.com

Lima Pejabat Utama Polda Dimutasi

0

RASIO.CO, Batam – Alih tugas kembali terjadi ditubuh Polri, berdasarkan Telegram Kapolri Nomor : STR/1129/VI/KEP./2021 lima pejabat utama Polda Kepri dimutasi. Rabu(02/06).

 “Alih tugas jabatan dan Mutasi ini merupakan hal biasa yang terjadi di tubuh Polri dalam rangka penyegaran dan memenuhi kebutuhan Organisasi yang bertujuan untuk pembinaan karier Personil serta penempatannya juga sesuai dengan Kompetensi tiap-tiap personil Polri,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S. melalui rilis diterima media.

Kata dia, Surat Telegram Mutasi tersebut langsung ditandatangani oleh AS SDM Polri yang mengatasnamakan Kepala Kepolisian Republik Indonesia.

Berikut daftar nama Pejabat Polda Kepri yang melaksanakan alih tugas jabatan :

1. Karo Ops Polda Kepri Kombes Pol Yerry Oskag, S.I.K., diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagum Rorenmin Lemdiklat Polri dan digantikan oleh Kombes Pol Sarif Rahman, S.Ik yang sebelumnya menjabat sebagai Dir Samapta Polda Kepri.

2. Dir Samapta Polda Sumbar Kombes Pol Tafianto Eko Atmojo diangkat dalam jabatan baru sebagai Dir Samapta Polda Kepri.

3. Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, S.Sos, S.I.K., diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabidtopol Pusinafis Bareskrim Polri dan digantikan oleh Kombes Pol Jefri Ronald Parulian Siagian, S.I.K., yang sebelumnya menjabat sebagai Kabiddaktikrim Pusnafis Bareskrim Polri.

4. Dir Lantas Polda Kepri Kombes Pol Mujiyono S.I.K., diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubditgasum Dit Samapta Korsabhara Baharkam Polri dan digantikan oleh AKBP Medyanta, S.I.K., yang sebelumnya menjabat sebagai Irbid Itwasda Polda Lampung.

5. Kapolres Asahan Polda Sumut AKBP Nugroho Dwi Karyanto, S.I.K., diangkat dalam jabatan baru sebagai Irbid Itwasda Polda Kepri.

adi@www.rasio.co //

KBRI Berlin Selenggarakan Kursus Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing

0

RASIO.CO , Jakarta – Pada awal tahun 2021, Rumah Budaya Indonesia kembali menawarkan program kursus bahasa Indonesia bagi para penutur asing yang berada di Kota Berlin.

Ada tiga kelas dengan tingkatan berbeda yang ditawarkan oleh RBI di Berlin, yaitu kelas 1) “Apa kabar? Bagian ke-1” untuk tingkat A1.1, 2) “Apa kabar? Bagian ke-2” untuk tingkat A1.2, dan 3) Kelas Konversasi untuk tingkatan mulai  A2. Masing-masing kelas diselenggarakan selama 11 minggu dan setiap pertemuan berlangsung selama tiga jam pelajaran serta semua kursus dilaksanakan secara daring menggunakan platform Zoom Meeting.

Kelas pertama, yaitu “Apa Kabar? Bagian ke-1” ditujukan untuk para pemelajar pemula. Total peserta yang belajar di kelas ini adalah 30 orang yang terdiri dari 15 orang siswa perempuan dan 15 orang laki-laki dengan latar belakang pendidikan dan usia yang berbeda-beda. Para peserta yang ikut berprofesi sebagai musisi, manajer proyek, koordinator NGO, guru, seniman, siswa SMA, mahasiswa hingga profesor. 

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Berlin, Ardi Marwan, menyampaikan bahwa mayoritas pemelajar di kelas ini adalah orang Jerman. Namun, dua orang berkewarganegaraan Inggris dan Argentina. Peserta di kelas ini juga berasal dari berbagai kota di Jerman, seperti Hannover, Freiburg, Lörrach, Mannheim, Kiel, Bad Vilbel, dan Berlin. 

Ardi menuturkan bahwa motivasi mereka belajar bahasa Indonesia di antaranya adalah untuk berkomunikasi dengan keluarga pasangan, penelitian, belajar budaya, liburan, dan sebagainya. “Beberapa tema yang dibahas pada kelas ini adalah memperkenalkan diri dengan orang lain, keluarga, ulang tahun, angka, dan liburan. Bahasa pengantar yang digunakan pada kelas ini adalah bahasa Jerman (70%) dan bahasa Indonesia (30%),“ terangnya dilansir kemendikbud.go.id.

Berikutnya, untuk kelas “Apa Kabar? Bagian ke-2“ merupakan lanjutan dari semester sebelumnya yang dilakukan pada akhir tahun 2020. Menurut Ardi, total peserta yang belajar di kelas ini adalah 22 orang yang terdiri dari 14 orang siswa perempuan dan 8 orang laki-laki dengan latar belakang pendidikan dan usia yang berbeda-beda. Mereka antara lain berprofesi sebagai konsultan, dosen, jurnalis, desainer, guru, seniman, mahasiswa hingga peneliti. 

Mayoritas pemelajar di kelas ini adalah orang Jerman. Namun, dua orang berkewarganegaraan Peru dan Italia. Peserta berasal dari berbagai kota di Jerman, seperti Hannover, Frankfurt am Main, Hamburg, Düsseldorf, Münster, dan Berlin. Hampir sama dengan peserta di kelas sebelumnya, motivasi mereka belajar bahasa Indonesia di antaranya adalah untuk berkomunikasi dengan keluarga pasangan, penelitian, belajar budaya (seperti musik gamelan), liburan, dan lainnya. 

Beberapa tema yang dibahas pada kelas ini adalah liburan, aktivitas harian, sifat dan karakter orang, serta arah, letak dan lokasi. Bahasa pengantar yang digunakan pada kelas ini adalah bahasa Jerman (60%) dan bahasa Indonesia (40%).

Sementara itu, di kelas ketiga, materi pembelajaran lebih menekankan pada percakapan bahasa Indonesia. Kelas ini juga dikenal dengan Kelas Konversasi. Berbagai topik yang dibahas di kelas ini adalah musik, film, percakapan sehari-hari, dan lainnya. Pada kelas ini peserta diberi kesempatan yang lebih luas untuk mengemukakan ide dan pendapat mereka dalam bahasa Indonesia. Rata-rata siswa di kelas ini sudah pernah belajar bahasa Indonesia, setidaknya selama setahun. 

“Berbagai metode yang digunakan ketika pembelajaran berlangsung seperti diskusi, bermain peran, debat, wawancara dan masih banyak lagi lainnya,” terang Ardi.

Jumlah peserta di kelas ini adalah 20 orang yang terdiri dari 10 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Mereka berprofesi sebagai psikolog, mahasiswa doktoral, desainer grafik, tenaga medis, seniman, hingga pensiunan. Hampir semua peserta berkewarganegaraan Jerman. Namun, ada satu orang peserta yang berasal dari Singapura. Kebanyakan dari peserta berasal dari kota Berlin dan beberapa dari mereka berasal dari kota lain di Jerman seperti Hennef, Göttingen, Karlsruhe, Leipzig, dan Stuttgart.

“Pada kelas ini hampir 100% komunikasinya berlangsung dengan menggunakan bahasa Indonesia. Pada setiap pertemuan satu sampai dua orang siswa memberikan presentasi menggunakan bahasa Indonesia. Kemampuan berbahasa Indonesia peserta di kelas ini rata-rata sudah cukup bagus,“ lanjut Ardi.

Pada setiap kelas, para peserta dibimbing oleh pengajar (tutor), termasuk ketika peserta dibagi dalam kelompok-kelompok kecil (breakout rooms). Para tutor adalah 10 orang mahasiswa Sastra Jerman dari Universitas Negeri Malang yang secara sukarela meluangkan waktu mereka untuk belajar bersama-sama dengan para peserta. Mereka ditempatkan di kelas “Apa kabar? Bagian ke-1“ dan “Apa kabar? Bagian ke-2“. 

Selain itu, ada pula beberapa tutor lainnya yang ditempatkan di Kelas konversasi. Kebanyakan dari tutor tersebut adalah mahasiswa Indonesia yang sedang studi di Jerman dan ada pula yang tinggal di Kualalumpur. Atdikbud menegaskan bahwa kehadiran tutor ini berdampak positif bagi peserta karena mereka dapat belajar secara intensif dan mereka dapat mendengarkan bahasa Indonesia dari penutur jati secara otentik.    

Pada akhir kursus setiap peserta yang datang lebih dari 60% dari total pertemuan mendapatkan sertifikat keikutsertaan kursus yang ditandatangani oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Berlin. “Sebagian besar peserta berencana untuk mengikuti kembali kursus yang akan berlangsung pada paruh kedua tahun 2021,“ pungkas Ardi.

Kenali Penyakit Hirschsprung pada Bayi

0

RASIO.CO , Jakarta – Penyakit Hirschsprung terjadi karena adanya gangguan pada saraf yang mengontrol usus besar bayi. Kondisi ini menyebabkan usus besar tidak bisa mendorong kotoran atau tinja dengan baik, sehingga tinja terjebak dan menumpuk di dalam usus bayi. Akibatnya, bayi menjadi kesulitan untuk BAB.

Pada keadaan normal, sel saraf seharusnya terbentuk di sepanjang usus, termasuk usus besar. Proses pembentukan ini sebenarnya sudah terjadi selama kehamilan berlangsung. Namun, pada bayi dengan penyakit Hirschsprung, sel saraf ini tidak terbentuk dengan sempurna,.

Padahal, sel saraf tersebut memiliki peranan penting untuk meremas dan mendorong tinja keluar dari saluran cerna. Ketidaksempurnaan bentuk saraf ini pada akhirnya menimbulkan penyumbatan dan menyebabkan feses atau tinja bayi tidak bisa keluar melalui anus.

Sebenarnya, penyebab pasti penyakit Hirschsprung pada bayi belum diketahui secara pasti, Bun. Namun, kondisi ini diketahui terjadi karena adanya kelainan genetik. Ada beberapa faktor yang diduga bisa membuat seorang bayi lebih berisiko terlahir dengan penyakit Hirschsprung, antara lain:

  • Memiliki anggota keluarga kandung yang menderita penyakit Hirschprung
  • Berjenis kelamin laki-laki
  • Menderita penyakit bawaan lainnya, seperti Down syndrome

Bayi yang terkena penyakit Hirschprung dapat mengalami beberapa tanda dan gejala berikut:

  • Tidak buang air besar selama 48 jam setelah lahir
  • Perut buncit atau kembung
  • Rewel
  • Buang air besar berdarah
  • Muntah-muntah atau mengeluarkan cairan berwarna hijau atau kecokelatan

Walau umumnya gejala di atas bisa ditemukan pada bayi baru lahir, terkadang gejala penyakit Hirschsprung mungkin saja timbul ketika anak sudah berusia lebih besar.

Gejala penyakit Hirschsprung pada anak bisa sedikit berbeda dengan gejala pada bayi, antara lain perut buncit, sering sakit perut atau sembelit terus-menerus, hilangnya nafsu makan, BAB berdarah, serta berat badan tidak bertambah atau mengalami gangguan tumbuh kembang.

Penanganan Penyakit Hirschsprung pada Bayi

Penyakit Hirschsprung adalah penyakit yang membutuhkan penanganan dokter sesegera mungkin. Penanganan akan tergantung pada usia bayi dan seberapa parah gejala yang dialami. Umumnya dokter akan melakukan tindakan operasi untuk mengobati penyakit Hirschprung.

Operasi bertujuan untuk membuang bagian usus yang mengalami kelainan, kemudian menggantinya dengan bagian usus yang masih sehat, agar usus besar bisa berfungsi normal seperti sedia kala. Setelah operasi selesai, bayi atau anak mungkin saja akan rewel dan merasakan nyeri saat BAB. Selain itu, mereka bisa saja mengalami sembelit.

Bayi yang baru menjalani operasi usus untuk penyakit Hirschsprung akan membutuhkan asupan nutrisi melalui ASI atau susu formula. Pemberian asupan tersebut bertujuan untuk membuat tinja bayi lebih lunak dan mencegah dehidrasi.

Sedangkan untuk anak yang lebih besar, makanan tinggi serat dapat diberikan usai ia menjalani operasi. Selain itu, anak juga harus dipastikan mendapatkan asupan air putih yang cukup.

Selain itu, karena penyakit Hirschsprung bersifat genetik, jika Ibu atau Ayah memiliki riwayat penyakit langka ini dalam keluarga, sebaiknya berkonsultasilah dulu dengan dokter saat merencanakan kehamilan. Tujuannya adalah untuk mengetahui risiko penyakit Hirschsprung diturunkan kepada bayi dan mewaspadainya.

sumber : alodokter.com