Senin, April 27, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1037

Prajurit Koarmada I Gelar Salat Ghaib dan Doa Bersama Untuk ABK KRI Nanggala-402

0

RASIO.CO , TANJUNGPINANG – Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Abdul Rasyid K bersama prajurit dan PNS Koarmada I melaksanakan salat gaib dan memanjatkan doa bersama bagi para awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang mengalami musibah di Perairan Bali.

“Mari kita melaksanakan salat gaib dan mendoakan agar semua  pengabdian dan pengorbanan yang telah mereka berikan kepada bangsa dan negaranya menjadi amal ibadah serta mendapatkan ganjaran pahala yang sebesar-besarnya dari Allah,” kata Pangkoarmada I di Masjid Al-Mutaqin Mako Koarmada I. Senin (26/4/2021).

“Para awak KRI Nanggala-402 dinyatakan gugur, mereka telah meninggal dengan terhormat. Semoga keluarga ABK KRI Nanggala-402 diberikan kekuatan, ketabahan dan kesabaran didalam menjalani ujian ini” pungkasnya. 

Pelaksanaan salat gaib di Koarmada I dipimpin oleh Kasubdis Bintal Disminpers Koarmada I Letkol Laut (KH) Uus Rohimat.

Doa bersama juga digelar oleh para Prajurit dan PNS yang beragama Nasrani di Gereja Bahtera Kasih Mako Koarmada I dipimpin oleh Pendeta Nyoman.

Redaksi@www.rasio.co//

Rudi Ungkap Kabar Baik, Para Investor Bersiap-siap Masuk Batam

0

RASIO.CO , BATAM – Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan kabar baik, banyak investor yang bersiap-siap menanamkan modalnya di Batam.

Keadaan ini tentu menjadi angin segar bagi perekonomian Batam. Syaratnya, Batam harus terlebih dahulu bebas Covid-19.

“Kita akan bangkit. Sudah banyak yang mau masuk (investor) ke sini,” ucap Rudi saat Safari Ramadan di wilayah Sekupang, Senin (26/4/2021) malam.

Safari kali ini, Rudi menyambangi Masjid Baiturrahim, Perumahan Pondok Pelangi, Kelurahan Tiban Indah. Lalu, Musala Al-Ba’ith, Perumahan Puri Rabhayu, Kelurahan Patam Lestari. Lanjut Rudi, karena syaratnya Batam bebas Covid-19. Maka dari itu, ia mengaku tak bosan-bosannya mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Mari kita perangi Covid ini. Terima kasih yang taat prokes, yang belum mari lakukan,” ajak dia.

Rudi kembali mengingatkan Batam tidak punya hasil bumi yang melimpah seperti daerah lain. Namun, sektor jasa merupakan harapan besar bagi daerah yang dekat dengan Singapura dan Malaysia ini.

“Maka dari itu kita berikan kenyamanan bagi mereka,” imbuhnya.

Mereka yang dimaksud Rudi yakni para investor, wisatawan dan siapapun yang mengunjungi Batam. Tidak heran berbagai pembangunan kini dilakukan di Batam. Jalan-jalan kembali ditingkatkan. Estetika kota terus dikembangkan. Hingga pengembangan pelabuhan, bandara dan fasilitas kesehatan.

“Kita butuh investasi dan wisatawan. Kita butuh mereka stay lama di sini. Maka kita siapkan ini semua,” katanya.

Ia berharap pandemi selesai Desember mendatang. Selanjutnya, ekonomi akan pulih kembali. Masuknya investasi dan wisatawan akan membuat ekonomi menggeliat.

“Bayangkan, satu wisatawan bawa uang Rp 5 juta hingga Rp 10 juta, maka banyak uang berputar di Batam. Makanya pembangunan digalakkan, tidak lain untuk kita semua,” papar dia.

Redaksi@www.rasio.co//

Amsakar Pastikan Protokol Kesehatan Diterapkan di Masjid

0

RASIO.CO , BATAM – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menggelar Safari Ramadan di Masjid Al-Maghfiroh, Perum Palem Raya, Tanjungsengkuang, Batuampar, Senin (26/4/2021). Di kesempatan itu, Amsakar berpesan agar jemaah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Saya datang ke sini, selain untuk bersilaturahmi, kami ingin memastikan bahwa masjid menerapkan protokol kesehatan,” ujar Amsakar.

Saat masuk masjid, Amsakar terlebih dahulu melakukan pengecekan suhu tubuh. Selain seluruh jemaah menjalani pemeriksaan suhu tubuh, saf jemaah dibuat berjarak, dan semuanya memakai masker.

“Alhamdulillah, rupanya di masjid Al-Maghfiroh ini sudah ketat menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Amsakar menegaskan, penerapan protokol kesehatan tersebut sangat penting. Pasalnya, kasus Covid-19 di Batam belum selesai, bahkan cenderung meningkat. “Mohon doakan agar Batam bisa terbebas dari Covid-19,” ujar Amsakar. Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam menunjukkan jumlah pasien Covid-19 sebanyak 509 orang dirawat hingga 25 April 2021. Bahkan zona hijau hanya tersisa Kecamatan Galang.

“Mari sama-sama kita terapkan protokol kesehatan ini demi melindungi kita semua,” ujarnya.

Selain itu, Amsakar juga meminta jemaah mendukung kebijakan pemerintah di bawah pimpinan dirinya bersama Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Ia mengaku, beberapa kebijakan seperti membolehkan salat tarawih dirayakan tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19.

“Ramadan tanpa tarawih rasanya hambar, maka tahun ini sepakat dibuka lagi. Tapi, dengan catatan patuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Safari Ramadan dilanjutkan salat tarawih berjemaah di Musala Bustanul Ulum Tanjungsengkuang, Batuampar. Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Diskominfo Batam, Azril Apriansyah, Asisten II Setdako Batam, Pebrialin, Kepala Satpol PP Batam, Salim, Kepala DPM PTSP, Firmansyah, Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, Kepala BPKAD Batam, Abdul Malik, Camat Batuampar Tukijan, dan rombongan lainnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Member Gym di Surabaya Ditusuk 7 Kali oleh Personal Trainer

0

RASIO.CO , SURABAYA – Seorang pria, FC (46), tewas usai mengalami penusukan di bagian leher di pusat kebugaran atau gym Arayaa Club House Jalan Arief Rachman Hakim, Surabaya Senin (26/4). Pelakunya adalah EA (39) yang merupakan personal trainer gym.

Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin mengatakan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, penusukan terjadi di area parkiran pusat kebugaran tersebut. Pelaku mendatangi korban dari arah belakang, ketika hendak masuk ke mobil. AE kemudian memiting korban dan menusuknya menggunakan pisau dapur. Diperkirakan ada tujuh kali tusukan di bagian leher dan punggung.

“Korban kehabisan darah dan meninggal di rumah sakit terdekat,” kata Zainul, Selasa (27/4).

Diketahui, sebelum penusukan terjadi keduanya sempat terlibat cekcok di lantai dua Arayaa Club House. Pelaku yang kesal kemudian mengaku membeli pisau dapur di minimarket terdekat.

“Pisau itu dibelinya di minimarket,” ucap dia.

Saat korban hendak pulang, pelaku kemudian nekat menghunjamkan sekitar tujuh tusukan ke leher korban hingga FC terkapar dan bersimbah darah. Berdasarkan keterangan pelaku, ia kesal karena dirinya kerap menjadi sasaran bullying dan olok-olok oleh pelaku. Ia pun dendam dan tak terima.

“Pelaku dendam karena sering di-bully korban,” kata dia.

Korban FC merupakan warga Gembong Sawah, Surabaya. Sedangkan AE warga Padang Panjang Sumatera Barat yang tinggal di Mulyosari Permai Surabaya. Korban memiliki satu istri dan tiga anak, sedangkan pelaku sudah menikah dan belum memiliki keturunan.

Usai menusuk FC, pelaku disebut tak sempat melarikan diri lantaran polisi cepat mendatangi lokasi. Seketika itu pelaku pun berhasil di tangkap. Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi, di antaranya, petugas kebersihan, tukang parkir, pegawai dan security di pusat kebugaran tersebut.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 340 tentang pembunuhan berencana dan/atau Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dengan ancaman hukuman 15 sampai 20 tahun penjara.

Jadwal Pemberian Dosis Pertama dan Dosis Kedua Vaksin COVID-19

0

RASIO.CO , JAKARTA – Program vaksinasi COVID-19 merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penularan virus Corona. Pemberian vaksin COVID-19 terbagi menjadi dua dosis. Untuk mengetahui lebih jauh seputar jadwal pemberian antardosis, simak pembahasannya dalam artikel berikut.

Berbagai langkah pencegahan dilakukan untuk mengatasi pandemi COVID-19. Selain penerapan protokol kesehatan, salah satu upaya untuk menekan penyebaran virus Corona adalah dengan vaksinasi COVID-19.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.97/Menkes.12758/2020, ada beragam jenis vaksin COVID-19 yang akan digunakan di Indonesia, antara lain vaksin yang diproduksi oleh PT BioFarma, Oxford-AstraZeneca, Sinovac, Sinopharm, Moderna, Pfizer-BioNTech, dan Novavax.

Saat ini baru ada dua jenis vaksin COVID-19 yang telah digunakan pemerintah, yaitu Sinovac yang berbahan dasar inactivated virus atau virus Corona yang telah dimatikan dan AstraZeneca yang terbuat dari virus hasil rekayasa genetika.

Penyuntikan vaksin COVID-19 akan dilakukan sebanyak dua kali. Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan antibodi yang dibentuk oleh tubuh. Dengan demikian, tubuh akan memiliki respons kekebalan yang lebih kuat dalam melawan virus Corona.

Proses Penerimaan Vaksin COVID-19

Pemberian vaksin COVID-19 oleh pemerintah akan dilaksanakan dalam empat tahap dan telah dimulai sejak Januari 2021. Program vaksinasi ini diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Saat ini, pemerintah menyediakan dua cara pendaftaran vaksinasi COVID-19. Cara pertama adalah dengan mengisi formulir pada situs resmi Kementerian Kesehatan atau situs resmi Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Peserta yang memilih untuk mendaftar melalui formulir ini akan menerima vaksin COVID-19 melalui fasilitas kesehatan masyarakat, baik puskesmas maupun rumah sakit pemerintah.

Sementara itu, cara kedua untuk menerima vaksin COVID-19 adalah melalui program vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh organisasi atau instansi tertentu melalu kerja sama dengan Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan setempat.

Apabila peserta telah melakukan pendaftaran, pemberitahuan mengenai lokasi serta jadwal pemberian vaksin COVID-19 dosis 1 dan 2 akan ditentukan oleh dinas kesehatan setempat atau organisasi dan instansi terkait.

Kementerian Kesehatan telah merekomendasikan jeda waktu terbaik untuk pemberian dosis pertama dan dosis kedua vaksin COVID-19. Waktu terbaik untuk menerima dosis kedua vaksin Sinovac adalah 28 hari sejak pemberian dosis pertama, sedangkan vaksin AstraZeneca adalah 12 minggu.

Namun, beberapa kendala terkadang muncul setelah penyuntikan vaksin dosis pertama, sehingga pemberian dosis kedua menjadi tertunda. Salah satu contohnya adalah peserta terinfeksi virus Corona setelah penyuntikan dosis pertama.

Merujuk pada rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), penyintas COVID-19 dapat divaksinasi 3 bulan setelah dinyatakan sembuh.

Ini berarti peserta yang terinfeksi virus Corona setelah menerima vaksin COVID-19 dosis pertama juga akan menerima vaksin COVID-19 dosis kedua 3 bulan setelah dinyatakan sembuh.

Selain itu, pemberian vaksin COVID-19 dosis kedua juga dapat tertunda karena peserta memiliki kepentingan lain pada hari vaksinasi yang telah ditentukan. Bila hal ini terjadi, peserta terkait akan diberikan jadwal pengganti yang disesuaikan oleh fasilitas kesehatan tempat peserta menerima vaksin COVID-19 dosis kedua.

Namun, jika memang tidak dapat hadir pada jadwal vaksinasi dosis kedua, Anda disarankan untuk melakukan konfirmasi terlebih dahulu ke fasilitas kesehatan tempat Anda menerima vaksin COVID-19 pertama, untuk mendapatkan jadwal pengganti.

Pemberian vaksin COVID-19 kini semakin gencar dilakukan di berbagai wilayah dan dilakukan secara bertahap. Oleh karena itu, jika Anda telah mendapatkan undangan vaksinasi COVID-19, sebaiknya datanglah sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Selain itu, perlu Anda ingat pula bahwa menerima vaksin bukan berarti diri Anda sepenuhnya terlindungi dari virus Corona. Anda tetap harus menerapkan protokol kesehatan dengan mencuci tangan secara rutin, memakai masker, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian.

Jika Anda masih memiliki pertanyaan terkait penerimaan vaksin COVID-19, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Anda juga bisa langsung menghubungi dinas kesehatan setempat, layanan medis terdekat dari rumah, atau hotline vaksinasi COVID-19 di nomor 119 ext 9.

sumber : alodokter.com

Tidak Terapkan Prokes, 13 pelaku Usaha Dapat Surat Teguran

0

RASIO.CO , BATAM – Tim monitoring Satgas Covid-19 Kota Batam terus menegakan disiplin penerapan protokol kesehatan Covid-19. Seperti yang dilakukan di wilayah Kecamatan Sekupang dan Kecamatan Lubukbaja, Sabtu (24/4/2021) malam.

“Pada giat kali ini, kami memberikan surat peringatan tertulis kepada 13 pelaku usaha yang melanggar aturan protokol kesehatan Covid-19,” ucap Kepala Satuan Polisi Pamong Pradja (Kasatpol PP) Batam Salim.

Ia menyebutkan, tim ini terdiri dari Satpol PP Kota Batam, TNI Polri, Ditpam BP Batam, Disbudpar , Dishub, DPM PTSP dan Bagian Hukum Pemerintah Kota Batam. Hingga pengadilan dan kejaksaan. Penegakan disiplin oleh tim ini ditujukan untuk guna mencegah penularan dan penyebaran Covid-19 dan munculnya klaster baru di Kota Batam.

“Maka dari itu, kali ini sasaran kami adalah para pengunjung yang berada di tempat keramaian seperti kafe, warkop dan rumah makan di seputaran Kecamatan Sekupang dan Lubukbaja,” terangnya.

Ia merinci, 13 pelaku usaha yang diberi peringatan tersebut dibagi dalam tiga jenis peringatan. Surat teguran tertulis pertama (SP1) diberikan kepada pemilik usaha di kecamatan Sekupang yaitu Humber Born Cafe, Tiban Corner Cafe, Yellow Game Cafe, The Cafe Que, Prata Warung dan Amir Prata. Sedangkan di kecamatan Lubukbaja yaitu Pom Cafe Room dan Roasteree Cafe (Penuin).

Surat teguran tertulis kedua (SP2) terhadap Rubi Cafe, Nemo Cafe di kecamatan Sekupang dan Nagoya Foodcourt di kecamatan Lubukbaja dan surat peringatan ketiga (SP3) diberikan kepada pelaku usaha Foodcourt A2 berada di kecamatan Lubukbaja.

“Penegakan disiplin ini, bukan mau melarang atau mengganggu usaha masyarakat. Harus dipahami bersama, kita menjalankan peraturan dan menegakkan disiplin protokol kesehatan di masa pandemi. Jadi silakan saja buka usaha, tetapi tolong jaraknya (pengunjung) dijaga, tidak boleh berdekatan, minimal 1,5 meter,” ujarnya.

Ia menambahkan, jajaran satpol PP Kota Batam bersama Tim Satgas Covid-19 Kota Batam akan melakukan penindakan lebih lanjut bilamana ditemukan adanya pelanggaran di kemudian hari. Sanksi yang akan diberikan lebih berat, mulai dari penghentian sementara hingga pencabutan izin usaha.

Ia mengatakan andil semua pihak sangat diperlukan agar Kota Batam yang saat ini berstatus zona merah segera menjadi zona hijau. Menurutnya apabila masyarakat tidak mematuhi aturan protokol kesehatan maka mata rantai penyebaran Covid-19 tidak akan terhenti.

“Jadi sebelum pandemi ini selesai kita dari Satgas Covid-19 Kota Batam akan selalu melakukan imbauan dan mengajak masyarakat Kota Batam untuk mematuhi aturan protokol kesehatan covid-19,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Rudi Sebut Ekonomi Sulit Tumbuh Jika Covid-19 Belum Selesai

0

RASIO.CO, Batam – Ekonomi Batam akan sulit tumbuh jika Covid-19 belum selesai. Karena itu masyarakat terus diimbau untuk selalu menjalankan protokol kesehatan.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan hampir semua sektor ekonomi terkena dampak akibat Covid-19. Pemerintah Kota (Pemko) Batam saat ini tengah berupaya bagaimana ekonomi masyarakat saat ini tetap bisa bergerak.

“Karena itu hari ini, saya membangun Kota Batam. Infrastruktur, bandara semua sedang kita kerjakan saat ini,” kata Rudi saat menggelar Safari Ramadan di Masjid Baitul Ummah, Minggu (25/4/2021).

Kemudian, penanganan Covid-19 saat ini juga terus dilakukan oleh Tim Gugus Tugas. Pihaknya juga mengajak agar masyarakat sama-sama bisa berkomitmen menjalankan selalu protokol kesehatan.

Cara terbaik untuk mencegah Covid-19 agar tidak terus meluas adalah dengan protokol kesehatan. Terutama saat berada di luar rumah, menggunakan masker dan menjaga jarak adalah wajib dilakukan.

“Saat ke luar rumah masker jangan sampai lupa. Kota harus bersama-sama komitmen menjalankan protokol kesehatan ini,” ujarnya.

Selain itu, program vaksinasi sudah mulai dilakukan oleh pemerintah. Hanya sama jumlahnya saat ini masih terbatas. Karena itu belum semua masyarakat mendapatkan vaksin Covid-19.

“Tapi walaupun nanti sudah divaksin protokol kesehatan tidak boleh kendor. Harus terus dilakukan,” katanya.

Ketua RW 12 Perumahan Oma Batam Centre, Fitra Yanus memberikan apresiasi kepada Wali Kota Batam yang selama ini berkomitmen untuk membangun Kota Batam.

“Kami warga Perumahan Oma Batam Centre, juga menyampaikan terimakasih atas perhatian Pak Wali selama ini,” kata Fitra.

Kegiatan safari Ramadan Wali Kota Batam dilaksanakan di dua masjid yang ada di Batam Center. Usai kegiatan buka bersama dengan jemaah Masjid Baitul Ummah, Rudi melanjutkan safari Ramadan salat Isya dan Tarawih di Masjid Baitul Azhim.

Redaksi@www.rasio.co //

Wali Kota Batam Sampaikan Selamat Peringatan Hari Otonomi Daerah XXV

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengucapkan selamat peringatan Hari Otonomi Daerah XXV. Dimana merupakan momentum untuk membangun semangat kerja bersama.

Selain itu juga mementum untuk meningkatkan gotong royong dimasa pandemi Covid-19 yang masih terjadi saat ini. Untuk, masyarakat yang sehat, ekonomi daerah bangkit dan Indonesia maju.

“Selamat peringatan Hari Otonomi Daerah XXV Tahun 2021,” kata Rudi, Senin (26/4/2/2021).

Peringatan Hari Otonomi Daerah XXV Tahun 2021 sendiri dilaksanakan secara virtual dan dihadiri oleh seluruh kepala daerah yang ada di Indonesia. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Dalam sambutannya, Ma’ruf Amin memberikan apresiasi kepada Kemendegari, Pemda, KPU, Bawaslu, TNI, Polri dan seluruh masyarakat yang telah mensukseskan Pilkada serentak, dengan tingkat partisipasi 76,09 persen.

“Dan berjalan dengan tertib dan terkendali walapaun di tengah pandemi Covid-19,” kata Ma’ruf.

Keberhasilan itu menjadi bukti bahwa dengan protokol kesehatan yang ketat dapat mencegah penyebaran Covid-19. Sehingga pilkada yang menjadi agenda utama pemerintah bisa terlaksana dengan baik, sesuai rencana.

Menurut dia, Peringatan Hari Otonomi Daerah XXV Tahun 2021 merupakan momentum yang tepat untuk melihat kembali apa yang menjadi tantangan Pemda di masa yang akan datang.

“Peringatan Hari Otonomi Daerah XXV juga merupakan bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap kemandirian Pemda dalam mendekatkan diri kepada masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga meminta kepada seluruh Pemda untuk menjadi pelopor dan ujung tombak dalam berinovasi untuk meningkatakan pelayanan publik.

“Selain itu juga dalam hal penegakan protokok kesehatan dan menyukseskan vaksinasi Covid-19,” katanya.

Turut hadir dalam kegatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Batam, Pebrialin dan didampingi oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Batam.(r).

Mari Buang Sampah pada Tempatnya

0

RASIO.CO, Batam – Tidak hanya tugas pemerintah, menjaga Batam dengan tidak membuang sembarangan sampah perlu andil dari semua pihak, termasuk masyarakat. Kesadaran diri agar tidak membuang sampah sembarangan merupakan upaya menjaga lingkungan.

“Saya pikir kesadaran ini (tidak membuang sampah sembarangan) harus tumbuh dalam diri kita semua sih,” ucap warga Seibeduk, Gian.

Sementara itu, kerap ditemukan lokasi-lokasi yang sejatinya bukan tempat sampah justru bejibun sampah menumpuk di lokasi tersebut.

Maka tidak heran, masyarakat yang sadar kemudian geram dengan tindakan oknum yang membuang sampah sembarangan. Mereka lantas lmemasang spanduk-spanduk teguran yang bahkan bahasanya bernada ancaman.

“Membuang sampah sembarangan ini seolah membudaya, saya pernah lihat sendiri tempat publik jadi tempat sampah yaitu bus stop (pemberhentian bus) di sekitar Tembesi Bengkel,” kata warga lain, Adi.

Pendapat-pendapat ini bukan tanpa alasan, sebagai contoh pembersihan parit di Kota Batam petugas dari Pemko Batam kerap mengangkat banyak sampah, seperti plastik dan styrofoam. Padahal dua jenis sampah ini sulit diurai.

Lalu bagaimana dengan tugas pemerintah? di Batam sendiri Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam merupakan dinas yang secara teknis mengurusi persoalan persampahan.

Kepala DLH Batam Herman Rozie menyebutkan, petugas terus turun memastikan layanan persampahan dilakukan dengan baik. Kini, layanan persampahan sudah menyentuh hingga bagian hulu, langsung ke perumahan warga.

“Yang tidak terjangkau mobil besar, kami siapkan pickup dan bahkan ada armada motor. Keluhan soal sampah langsung juga kami respon,” katanya.

Secara umum kesadaran sebagian besar masyarakat Kota Batam sudah cukup baik. Namun oknum atau sebagian kecil masyarakat masih tidak peduli dengan kebersihan.

Sejatinya, ada sanksi denda bagi pelanggar. Namun dalam hal ini, kondisi ekonomi karena Covid-19 maka penindakan tersebut ditangguhkan.

Kini DLH hanya memberikan teguran dan sanksi sosial dengan mencatat mereka yang tidak peduli dan buang sampah sembarangan. Sayangnya, terkadang masih mendapat perlawanan oknum masyarakat yang arogan dan tidak peduli kebersihan.

“Kami menyadari inilah resiko pekerjaan,mudah-mudahan masyarakat yang sudah sadar dapat ikut membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat yang tidak peduli pada kebersihan,” harap Herman.

Herman berterimakasih kepada masyarakat yang kini semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Seiring hal ini, ia menyebutkan DLH Batam tetap mengambil peran menjalankan tugas dengan sebaik mungkin.

“Yang paling utama adalah kesadaran bersama. Saya yakin jika ini sudah terbangun, kota ini akan semakin bersih. Apalagi Batam ini oleh wali kota Batam Muhammad Rudi sedangkan dikembangkan pariwisatanya, maka dari itu ya harus bersih,” ujar dia.

Bahkan pegawai DLH sendiri menjadi pioner memilah sampah menjadi lebih bernilai ekonomi. Masyarakat juga dapat memilah sampah sesuai dengan jenisnya dan menjualnya di Bank Sampah. “Ini bisa membantu ekonomi masyarakat juga,” tutup dia.

Redaksi@www.rasio.co //

Ragam Kuliner di Batam Wonderfood Ramadhan

0

RASIO.CO Batam Wonderfood Ramadhan nenyediakan kuliner tradisional dan kekinian yang cocok untuk berbuka puasa.

Selain kuliner khas Melayu, makanan tradisional Bangka Belitung bisa dijumpai di bazar bertempat di Taman Dang Anom, Batam Center.

Salah satunya yang familiar di Batam adalah kue jungkong yang terbuat dari bahan sederhana diantaranya tepung terigu, tepung tapioka, santan, daun pandan, dan gula aren. Kue satu ini memiliki rasa manis dan bertekstur lembut.

“Jungkong memiliki dua lapisan, paling atas warna putih berasal dari campuran tepung beras, tepung tapioka, dan santan. Lapisan kedua bahan yang sama tapi diberikan perwarna yang berasal dari jus pandan. Yang bikin jungkong rasa manis adanya potongan gula aren,” kata Mira, Karyawan Kue Jungkong, Senin (26/4).

Kue jungkong dibungkus daun plastik atau ditaruh di gelas plastik kemudian dikukus. Kue ini cocok disajikan dan dinikmati saat dingin.

Selain menawarkan kue jungkong, stand satu ini menawarkan kuliner lain khas daerah Melayu seperti tape ketan hitam dan hijau salah satu kudapan berbahan ketan yang diolah secara fermentasi.

Otak-otak ikan tenggiri yang terbuat dari daging ikan tenggiri yang dibungkus daun pisang dan dipanggang. Sebagai teman makan otak-otak dicelupkan dengan saus cabe.

“Kami juga menjual lemet singkong dan pisang, harga yang dijual terjangkau mulai dari dapat tiga Rp10 ribu ukuran yang kecil dan yang ukuran besar tiga Rp 20 ribu,” sebutnya.

Ia mengaku selama Ramadan, penjualan terus meningkat setiap harinya. “Alhamdulillah masyarakat Batam sangat menyukai makanan yang kami tawarkan,” ucapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata menyampaikan Batam Wonderfood Ramadhan menawarkan kuliner yang beragam mulai dari tradisional hingga modern. Tak heran jika sejak dibuka 10 April lalu selalu menjadi tempat masyarakat Batam berburu takjil.

“Macam-macam makanan disana (Batam Wonderfood Ramadhan) mau yang manis, asin, pedas, segar ada,” katanya.

Ardi terus mengingatkan baik pedagang maupun pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer, dan jaga jarak.

Terkhusus pedagang disarankan mengenakan sarung tangan saat menyajikan makanan dan minuman, dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami terus menekankan, ada dua pintu masuk bazar, disana kami siapkan petugas untuk mengecek suhu tubuh dan menyemprotkan hand sanitizer, serta menyiapkan masker,” tegasnya.(r).

Redaksi@www.rasio.co //