Selasa, April 28, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1041

Amsakar Pastikan Batam Siap Dibangun Pusat Data Nasional

0

RASIO.CO , BATAM – Kementerian  Komunikasi dan Informatika terus mematangkan rencana  pembangunan Pusat Data Nasional tahap kedua di Kota  Batam. Rencananya akan mulai dibangun tahun 2022 mendatang yang berlokasi di Jalan Trans Barelang.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan atas nama Pemda pihaknya menyambut baik dengan rencana pembangunan Pusat Data Nasional tersebut. Pemko Batam bersama Forkopimda dan masyarakat Batam akan mendukung penuh rencana tersebut.

“Atas nama Pemda kami semua sangat berbahagia atas kehadiran Bapak Menteri Komunikasi dan Informatika di Kota Batam,” kata Amsakar, Jumat (23/4/2021).

Secara umum Kota Batam sangat siap untuk dibangun sebagai Pusat Data Nasional. Karena semua fasilitas pendukung dan keamanan semua sudah terpenuhi, sehingga Batam memang sangat tepat dipilih sebagai Pusat Data Nasional.

Dijelaskan fasilitas pendukung seperti kelistrikan, saat ini Batam memiliki 32 pembangkit dengan kapasitas mencapai 528 MW. Kemudian lokasi pembangunan Pusat Data Nasional ini juga terletak tak jauh dari PLTG Panaran.

“Kemudian terkait air, lokasi ini juga berdekatan dengan Waduk Tembesi. Sehingga bisa kami pastikan bahwa fasilitas untuk kelistrikan dan air bersih tak ada masalah,” ujarnya.

Begitu juga dengan keamanan, Jalan Trans Barelang ini terdapat Mako Brimob, Bakamla, Yonif 135 Raiders dan Yonif 10 Marinir SBY, serta terdapat Pos Pemadam Kebakaran yang tepat berada persis disebelah lahan Pusat Data Nasional.

“Untuk luas lahannya sekitar 4,16 hektar dan sudah dikeluarkan PL nya oleh BP Batam,” ujarnya.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Plate mengatakan tahapan ini adalah kelanjutan dari rencana strategi pemerintah untuk mengintegrasikan 2700 Pusat Data Pemerintah.   

“Pusat Data Nasional adalah pilar penting menuju Satu Data Indonesia, selaras dengan percepatan transformasi digital yang diinstruksikan oleh Presiden Jokowi,“ kata Johnny.

Johnny menjelaskan pembangunan   Pusat Data  Nasional  ini merupakan rencana  strategis  Kominfo 2020  – 2024. Hal ini memerlukan  kehati-hatian   dan   kecermatan dalam pemilihan teknologi, solusi  serta SDM yang akan mengimplementasikannya.

“Khusus  untuk  pengembangan  SDM yang mumpuni, Kominfo terus mengembangkan program  literasi digital  bertajuk #MakinCakapDigital,” ujarnya.

Sehingga, pembangunan  infrastruktur terkait  pengolahan data juga   selaras  dengan  pengembangan  SDM.  Seperti data analyst, data  engineer dan  dana  scientist.

“Pembangunan  Pusat  Data  Nasional  di  Kota  Batam ini akan berlangsung pada   tahun 2022   dan ditargetkan  selesai  pada tahun 2025,” katanya.

Redaksi@www.rasio.co//

Gubernur dan Menkominfo Tinjau Geopark Natuna

0

RASIO.CO, Natuna – Salah satu agenda Menkominfo Johnny G. Plate dalam kunjungannya kerjanya ke Ranai, Natuna, adalah meninjau Geopark Natuna. Disini Menteri Johnny didampingi oleh Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad berkeliling di dalam gedung information center Geopark Natuna, Ranai, Kamis (22/4).

Di dalam gedung Menteri Johnny dan Gubernur Ansar melihat informasi yang disajikannya melalui maket-maket dan ilustrasi yang tersedia. Salah satu yang menarik perhatian Menteri Johnny adalah energi terbarukan melalui pemanfaatan gelombang air laut yang memiliki potensi energi sebesar 101.753 Watt.

Kemudian Menteri Johnny dan Gubernur Ansar melihat sejumlah informasi tentang pariwisata di Natuna melalui layar sentuh di televisi. Melihat simulasi pariwisata yang dikembangkan oleh Dinas Pariwisata Natuna, Johnny langsung meminta agar ini diintegrasikan dengan JP Hub yang dibuat oleh Kominfo.

“Kalau informasi pariwisata Natuna ini kita sambungkan dengan JP Hub dari Kominfo. Nantinya turis dari luar negeri bisa langsung menentukan rute perjalanan mereka hanya dari rumah mereka, ini sangat praktis sekali,” jelasnya.

Usai berkeliling di gedung information center, Menteri Johnny melihat gazebo free WiFi yang disediakan oleh PT. Palapa Ring Barat. Menteri Johnny pun terkejut dengan kecepatan WiFi ditempat ini yang mencapai 136 Mbps.

“Ini luar biasa di daerah Natuna yang terdepan, kecepatan internetnya bisa secepat ini. Di kantor kami Jakarta pun tidak secepat ini datanya,” ujarnya senang.

Gubernur Ansar pun berharap dengan adanya titik WiFi gratis ini bisa membantu anak-anak dan masyarakat mengakses informasi melalui internet. Akan tetapi dirinya berharap bahwa saat ini masyarakat harus cerdas dalam berperilaku di dunia digital.

“Jangan sampai internet cepat ini malah membuat masyarakat membagikan berita hoax, disinformasi, dan ujaran kebencian. Mari bersama-sama kita membuat lingkungan digital yang mendidik dan baik,” katanya.

Usai meninjau Geopark Natuna, Menteri Johnny dan rombongan pun langsung bergegas menuju bandara Ranai untuk kembali ke Batam.

Redaksi@www.rasio.co //

Infrastruktur Komunikasi di Natuna Menjaga Kedaulatan NKRI

0

RASIO.CO, Natuna – Gubernur H Ansar Ahmad menegaskan bahwa sebagai salah satu daerah yang menjadi wilayah terluar di Indonesia, Kabupaten Natuna membutuhkan infrastruktur komunikasi guna menjaga kedaulatan wilayah NKRI. Pembangunan jaringan komunikasi yang memadai menjadi hal yang mutlak untuk digesa oleh pemerintah.

“81. 952 jiwa penduduk Natuna adalah para penjaga terdepan dari negeri kita. Kepri khususnya Kabupaten Natuna membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah dalam hal komunikasi karena letak Natuna yang menjadi teras negara sangat riskan dari pengaruh negara asing,” ucap Gubernur H. Ansar Ahmad dalam acara ground breaking BTS bersama Menkominfo Johnny G. Plate di Desa Kelanga, Natuna, Kamis (22/4).

Menurut Ansar dengan potensi yang dimiliki oleh Natuna maka sudah sewajarnya ketersediaan sinyal menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi. Gubernur Ansar memaparkan bahwa saat ini blok migas Natuna memiliki cadangan 46 triliun kubik yang merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia. Di bidang kelautan, Natuna memiliki potensi satu juta ton hasil laut yang bisa dimaksimalkan.

“Potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Natuna ini harus kita jaga betul dengan adanya sinyal yang baik supaya masyarakat kita disini bisa segera melapor apabila ada kapal-kapal asing yang masuk ke wilayah kita,” papar Ansar.

Pun meskipun pada tahap ini BAKTI Kominfo akan membangun 17 titik BTS. Menurut Gubernur Ansar jumlah tersebut masih kurang jika dibandingkan dengan blank spot yang ada di Natuna. Setidaknya dibutuhkan lagi 114 lagi titik BTS guna menjangkau keseluruhan wilayah kepulauan Natuna.

“Karena itu saya mohon kepada bapak Menteri agar melanjutkan terus program perluasan sinyal ini. Kedepan saya minta kepada Bupati Natuna agar menyiapkan terus segala izin-izin yang dibutuhkan untuk pembangunan BTS ini,” pinta Ansar.

Selanjutnya Gubernur Ansar sangat mengapresiasi gerak cepat Menkominfo yang langsung meninjau langsung pelaksanaan pembangunannya BTS usai dirinya bertemu dengan Menkominfo beberapa waktu lalu.

“Saya mewakili masyarakat Kepri terkhususnya masyarakat Natuna mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas Kominfo Kementerian Kominfo atas program yang sangat memberdayakan masyarakat ini,” ucapnya.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyebutkan jika kedatangannya ke Kepulauan Riau ini memiliki dua tujuan. Yang pertama adalah memastikan masyarakat di daerah 3T memiliki akses sinyal yang bagus.

“Kita tidak bisa pungkiri apabila sinyal merupakan kebutuhan utama kita. Dalam urusan pemerintahan jaringan sinyal adalah yang krusial. Saat ini di masa pandemi pun anak-anak kita sangat butuh sinyal yang bagus untuk sekolah online. Inilah komitmen kami dalam membangun Indonesia di bidang IPTEK,” kata Johnny.

Tujuan keduanya adalah mengkaji pembangunan Indonesian Gubernur Cloud atau Pusat Data Pemerintahan di Batam. Proyek ini adalah untuk mewujudkan Satu Data Indonesia.

“Dengan adanya Satu Data Indonesia ini kebijakan-kebijakan Pemerintah Indonesia akan lebih mudah karena sudah memiliki data yang pasti dalam pengambilan keputusan,” ungkapnya.

Ground breaking BTS ini merupakan program Universal Service Obligation (USO) yang digagas BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika yang bertujuan guna menyatukan nusantara dalam hal ketersediaan sinyal di wilayah 3T. Pembangunan BTS ini dilaksanakan oleh Konsorsium yang terdiri dari perusahaan Fiberhome, Telkom infra, dan MTD. Program pembangunan BTS ini akan dibangun sebanyak 17 BTS untuk 17 desa di Natuna.

Turut hadir dalam acara ground breaking ini adalah Direktur Utama BAKTI Anang Latief, Bupati Natuna Hamid Rizal, Wakil Ketua I DPRD Kepri Hj. Dewi Kumalasari, dan sejumlah kepala OPD Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Redaksi@www.raso.co //

Koper Ramah Lingkungan Koleksi Samsonite’Magnum Eco’

0

RASIO.CO,Jakarta – Samsonite meluncurkan Magnum Eco – koleksi koper ringan tahan lama yang memanfaatkan kemajuan inovatif dari bahan daur ulang Recyclex™.

Peluncuran ini membawa Samsonite selangkah lebih maju dalam perjalanannya untuk bertanggung jawab sebagai perusahaan koper paling berkelanjutan di dunia.

Recyclex™ adalah teknologi material daur ulang yang diterapkan secara lengkap pada koleksi Magnum Eco. Bagian luarnya menggunakan polypropylene daur ulang, sedangkan bagian dalam setiap koper terbuat dari daur ulang botol PET.

Koleksi Magnum Eco tidak mengorbankan kualitas dan kekuatan – menjunjung tinggi keandalan tanpa kompromi seperti yang selama ini tertanam dalam DNA inti Samsonite.

Daya tahan yang dimiliki menambah upaya keberlanjutan rangkaian Magnum Eco dengan memastikan setiap koper tetap bera­da di jalan dan keluar dari tempat pembuangan sampah selama mungkin.
 
Koleksi koper terbaru ini adalah hasil dari beberapa tahun penelitian, pengembangan dan kolaborasi erat bersama Quality Circular Polymers (QCP), usaha daur ulang plastik berstandar tinggi gabungan dari SUEZ dan LyondellBasell.

“Kami sangat senang dapat memberikan Samsonite solusi yang mencakup seluruh rantai nilai untuk menghasilkan bahan dasar sekunder berkualitas tinggi dan memenuhi standar tertinggi dari industri untuk konsumen.” ucap Antoine Grange selaku CEO SUEZ Recycling and Recovery di Asia. Sesuai rilis diterima media.rasio.co, Kamis(22/04).
 
“Kami merasa terhormat menjadi bagian dari solusi untuk mengakhiri limbah plastik dan menyambut peluang untuk bermitra dengan perusahaan terkemuka seperti Samsonite untuk mencapai tujuan ini. Magnum Eco adalah penggunaan yang sempurna untuk bahan daur ulang kami karena memberikan tujuan baru untuk sumber daya yang berharga dengan menyediakan produk yang tahan lama bagi wisatawan.” Ucap Wakil Presiden Eksekutif, Global Olefins & Polyolefins dari LyondellBasell.
 
Magnum Eco juga menawarkan kualitas ringan dan tahan benturan. Koper ini telah melalui semua tes kekuatan yang terkenal sangat ketat dengan Samsonite serta termasuk di kategori koper teringan. Koleksi Magnum Eco menawarkan lima pilihan warna yang masing-masing terinspirasi dari alam.

Dalam hal keamanan, pelancong dapat yakin bahwa barang-barang mereka aman berkat Sistem 3-Point Lock.

“Selama 111 tahun terakhir, Samsonite telah berfokus pada inovasi, desain, dan telah menjadi pemimpin industri dalam penggunaan material baru. Magnum Eco adalah bukti lebih lanjut kami untuk melopori solusi baru selama beberapa dekade mendatang untuk membantu perjalanan wisatawan lebih jauh.” ucap Paul Melkebeke, Presiden Samsonite Asia Pasifik dan Timur Tengah.

Untuk konsumen yang saat ini sudah menyadari pentingnya menjaga lingkungan namun tidak ingin berkompromi dengan kualitas dan gaya, koleksi Magnum Eco cocok untuk menjadi teman perjalanan yang tak tertandingi.

Redaksi@www.rasio.co //

Call Centre Polri

0

RASIO.CO, Batam – Sebagai wujud Program Prioritas Kapolri dan diberlakukannya Layanan Kepolisian dengan nomor tunggal 110 yang terkoneksi langsung dengan Command Center.

Selain itu diluncurkan juga Aplikasi POLISIKU yang dapat diunduh melalui Playstore dan Appstore.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S, Ia mengatakan saat ini nomor tunggal 110 yang sudah terkoneksi pada Command Center dapat diakses langsung oleh masyarakat yang memerlukan bantuan dari pihak Kepolisian.

‘disamping itu Polda Kepri juga meluncurkan Aplikasi POLISIKU yang dapat di Unduh di Playstore bagi pengguna Smartphone Android dan dapat juga di Unduh di Appstore untuk pengguna Smartphone IOS,” ujarnya.

Sebagai Informsi juga kepada masyarakat bahwa Fitur utama dari Apliasi POLISIKU ini yaitu dapat mencari Pos Polisi terdekat dari posisi masyarakat yang menggunakan aplikasi ini, selain itu ada beberapa fitur tambahan antaran lain :

  1. Melakukan panggilan Layanan Polisi 110.
  2. Mencari layanan Polisi di kota lain.
  3. Pengaduan masyarakat.
  4. Sebagai media atau sarana penyaluran informasi dari Humas Polri kepada masyarakat.
  5. Memberikan aspirasi melalui fitur Hallo Polisiku
  6. Fitur layanan publik seperti bantuan keadaan darurat, SKCK Online dan SIM Online, Izin Keramaian, pengamanan dan pengawalan, pelayanan BPKB dan STNK, serta pelayanan yang tidak dibawahi oleh Polri seperti PelayananInformasi UGD, Pelayanan informasi pemadam kebakaran dan SPBU.

Redaksi@www.rasio.co //

Bupati Lingga Lantik Sekda Defenitif Lingga

0

RASIO.CO – Bupati Lingga Muhammad Nizar, melantik Syamsudi sebagai Sekda Defenitif, pelantikan dilaksanakan terbatas di VIP sebagai bentuk menekan Covid-19 l. Rabu(21/04).

Bupati Lingga, Muhammad Nizar menyampaikan, dilantiknya Sekda Defenitif ini untuk dapat menyelesaikan persoalan Kepala Dinas, dan jabatan penting lainnya, yang mana hingga saat ini masih di pangku oleh Pelaksana Tugas (Plt).

“Mudah-mudahan Sekda yang baru kita lantik ini, bisa menyelesaikan beberapa tugas penting dan mendesak secara cepat, tepat, dan akurat,” kata Bupati Lingga kepada media.

Sementara itu, Sekda Lingga yang baru dilantik, Syamsudi mengatakan, setelah ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas atau Bagian teknis yang masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Syamsudi menjelaskan, dari sekitar 17 jabatan yang dijabat oleh Plt tersebut, ada beberapa diantaranya yang merangkap dua jabatan, di Dinas yang berbeda.

“Ada sekitar 17 jabatan Plt di Lingkungan Pemkab Lingga secepatnya kita defenitifkan, sehingga pejabat tersebut bisa bekerja secara optimal, selain itu, adanya rangkap jabatan di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lingga, menjadi kinerja pejabat kurang optimal, karena harus memegang tanggung jawab lebih dari satu,” tutupnya.

Puspandito@www.rasio.co //

Kepri Sangat Penting dalam Jejak Sejarah Jalur Rempah

0

RASIO.CO , TANJUNGPINANG – Wakil Gubernur Hj. Marlin Agustina menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri menyambut baik Kegiatan Jalur Rempah. Ini sebagai salah satu wahana untuk mengenalkan kepada generasi muda akan kejayaan wilayah perairan wilayah Indonesia khususnya Kepulauan Riau.

“Saya harap dengan terlaksananya kegiatan ini yang salah satu titik poin persinggahan KRI Dewa Ruci membawa utusan-utusan dari seluruh Provinsi di Indonesia ke Kepulauan Riau khususnya Pulau Bintan dan mengenalkan arti pentingnya Kepulauan Riau dalam jejak sejarah jalur rempah ini” kata Wagub Marlin saat beraudiensi mengenai Kegiatan Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah 2021 dengan Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Dirjen Kebudayaan di Ruang Rapat Utama Lt. 4 Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Kamis (22/4)

Menurut Wagub Marlin dalam sejarah terbukti bahwa laut merupakan jembatan penghubung integritas ekonomi budaya. Salah satu titik penghubung saat itu adalah Pelabuhan Riau yang letaknya di Sungai Carang Tanjungpinang.

“Kawasan ini berkembang pesat pada awal abad 18 dengan adanya sektor perdagangan dengan letaknya yang strategis di jalur dagang Selat Melaka. Ramainya jalur perdagangan pada saat itu membawa dampak sampai saat ini di mana daerah kita menjadi kaya dengan khazanah budaya, kuliner, dan ramu-ramuan” ujarnya.

Wagub Marlin pun berharap dengan terlaksananya kegiatan jalur rempah ini, bukan hanya historia jalur rempah yang bisa kita kenalkan, Tapi dengan kondisi Provinsi Kepri yang terdiri dari 96 persen lautan, potensi-potensi lain banyak yang dapat dikembangkan.

“Dengan adanya kegiatan ini akan sekaligus membuka jalur pemasaran produk-produk UMKM lokal yang tepat dan mudah-mudahan Pandemi Covid cepat berlalu sehingga Kepri dapat terus berkontribusi kepada program jalur rempah ini di tahun-tahun berikutnya.

Sekdaprov H.T.S Arif Fadilah menyampaikan rasa terima kasih atas masuknya Kepulauan Riau khususnya di Tanjungpinang yang menjadi salah satu titik singgah jalur rempah.

“Nantinya pihak kami akan terus berkomunikasi dengan Balai Pelestarian Nilai Budaya mengenai sosialisasi-sosialisi kondisi kebudayaan Kepri. Karena Kepri kaya akan khazanah budaya. Contohnya Pulau Penyengat yang telah dikenal baik nasional maupun internasional dan telah ditetapkan sebagai Pulau Perdamaian Dunia” kata Sekda Arif

Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Restu Gunawan menyampaikan bahwa Program Muhibah Budaya Jalur Rempah ini akan diusulkan menjadi warisan budaya dunia.

“Biasanya kita mengusulkan sesuatu untuk menjadi warisan budaya dunia dengan konsep tempat, namun untuk Program Muhibah Budaya Jalur Rempah ini akan kita usulkan dengan konsep jalur” ungkap Restu.

Selain program itu, melalui Balai Pelestarian Nilai Budaya di Kepri juga terdapat program desa pemajuan kebudayaan.

“Ada 15 desa di Kepri yang difasilitasi untuk program tersebut yang tersebar di Anambas, Bintan, dan Tanjungpinang dengan pendekatan komunitas mendorong kemajuan kebudayaan di desa itu dengan goal mengadakan festival ataupun pengembangan UMKM melalui e-commerce nantinya” tutupnya

Audiensi ini turut dihadiri Pamong Budaya Ahli Utama Dirjen Kebudayaan Sri Hartini, Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Kepri Toto Sucipto, Tim Jalur Rempah, Staf Ahli Gubernur Kepri Bidang Ekbang Eko Sumbaryadi, Kadis Pendidikan M. Dali, dan Kadis Kebudayaan Yerri Suparna

Redaksi@www.rasio.co//

Wagub Marlin Terima Peserta KKDN Seskoal

0

RASIO.CO , TANJUNGPINANG – Wakil Gubernur Hj Marlin Agustina mengatakan masukan-masukan semua pihak sangat penting untuk pengembangan kemajuan sektor maritim Kepri. Bagi Kepri segala potensi kemaritiman, termasuk pulau-pulau terdepan harus dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Termasuk juga mendukung pertahanan negara.

“Pemaparan Executive Summary yang disampaikan oleh Pasis Dikreg Seskoal dalam rangka Forum Strategi II dan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai bahan masukan untuk menentukan kebijakan di bidang kemaritiman di Provinsi Kepulauan Riau ke depan,” kata Wagub Marlin saat Penyampaian Executive Summary oleh Pasis Seskoal secara virtual dari Markas Besar AL Sekolah Staf dan Komando di Ruang Rapat Utama Lt.4 Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Kamis (22/4).

Wagub Marlin pun atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyambut baik dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi salah satu daerah yang dipilih sebagai tujuan penyelenggaraan KKDN dan Forum strategis yang dilaksanakan oleh Seskoal. Wagub Marlin berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan bagi para Pasis dalam mengembangkan lingkungan strategis yang semakin kompleks menuntut respon cepat untuk menentukan strategis yang handal bagi menghadapi segala ancaman terhadap keamanan bangsa.

“Semoga segala perbuatan yang kita lakukan untuk mendukung pembangunan dan menegakkan keamanan bagi daerah maupun negara, selalu dalam lindungan dan keberkahan Allah SWT, Aamiin Ya Rabbal’alamiin” ungkap Wagub Marlin

Sementara itu Sekdaprov H.T.S Arif Fadilah menyampaikan kondisi geografis dan kondisi terkini perkembangan kasus covid19 dan vaksinasinya serta pertumbuhan ekonomi Kepri.

“Kepri harus kita jaga bersama karena punya potensi dan berbagai kegiatan industri berskala nasional yang besar. Pemprov Kepri terus berusaha menyusun regulasi-regulasi pemanfaatan potensi pulau-pulau yang berbatasan langsung dengan negara lain yang terdiri dari 4 pulau di batam, 4 di Bintan, 2 di Karimun, 5 di Anambas, 7 di Natuna” ujar Sekda Arif.

Kemudian kebijakan gubernur dan wagub melakukan vaksinasi terhadap pelaku pariwisata adalah upaya untuk meyakinkan dunia luar bahwa wilayah Lagoi dan Nongsa siap menjalankan program Travel Bubble.

“Rekapitulasi vaksinasi di Kepri sudah mencapai 7 persen dengan prioritas lansia dan petugas pelayanan publik, termasuk pelaku pariwisata. Namun kondisi terkini terjadi fluktuasi kasus positif karena Kepri berada di wilayah perbatasan menjadi pintu masuk kepulangan PMI. Dengan dukungan TNI Polri kami membentuk satgas perlintasan perbatasan” kata Sekda Arif.

Selanjutnya Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto atas nama keluarga besar Seskoal mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena telah menerima dalam rangka Kegiatan KKDN dan Forum strategis khususnya kepada Pemprov Kepri yang telah memberikan fasilitas sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan.

“Kegiatan ini telah dilaksanakan sejak Maret 2021 dengan jumlah peserta sebanyak 175 orang yang terdiri dari 163 perwira siswa TNI AL, 2 perwira siswa TNI AD, 2 perwira siswa TNI AU, 4 Polri dan 4 Dari mancanegara dengan wilayah sebaran Provinsi Banten, Provinsi Bangka Belitung, dan Provinsi Kepri di Kota Tanjungpinang dan Ranai di Natuna” katanya.

Adapun judul executive summary yang disampaikan adalah “Pemberdayaan Potensi Sumber Daya Nasional Guna Menghadapi Ancaman Militer di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau dalam Rangka Mendukung Pertahanan Negara di Laut”

Turut menghadiri acara ini Pangkogabwilhan I Laksamana Madya I Nyoman Gede Ariawan, Wakajati Dr. Patris Yusrian Jaya, Danrem 033/WP diwakili Kaskorem, Danlantanal IV diwakili Wadanlantamal, Danguskamla diwakili Asops, Kabinda diwakili Korwil I, Danlanud diwakili Kados Ops dan Perwakilan OPD Provinsi Kepri.

Redaksi@www.rasio.co//

Safari Ramadhan Pertama, Amsakar Berbagi Cerita Saat Terpapar Covid-19

0

RASIO.CO , BATAM – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menggelar Safari Ramadan pertama tahun ini. Di kesempatan itu, Amsakar berbagi cerita saat dirinya terpapar Covid-19.

“Ini saya bercerita agar kita lebih paham bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati,” ujar Amsakar saat Safari Ramadan di Yayasan Sungai Daun, Tanjungpiayu, Seibeduk, Rabu (21/4/2021).

Ia mengatakan, selama 12 hari dirawat, ia tak mengalami gejala berat. Namun, sang istri, Erlita Sari, sempat mengalami meriang. Bahkan, saat Ramadan kedua sempat mengalami gejala luar biasa.

“Saya dan istri dirawat di kamar bersebelahan. Saat Ramadan kedua lalu menjadi pengalaman paling bikin panik, di mana istri saya mengalami menggigil luar biasa,” cerita Amsakar.

Beruntung, gejala yang disebabkan Covid-19 tersebut mampu ditangani dengan baik oleh perawat. Saat itu, Amsakar dan istri menjalani perawatan di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam.

“Saya sampaikan gambaran ini agar kita yang sehat ini tak cuek dengan protokol kesehatan,” ujarnya.

Amsakar berharap, pengalaman pribadinya menghadapi Covid-19 menjadi iktibar bagi masyarakat Batam. Ia meminta semua masyarakat yang belum terpapar Covid-19 agar mampu menghindari virus tersebut dengan cara menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Mudah-mudahan, informasi ini bisa memanggil kita semua untuk patuh protokol kesehatan. Pasalnya, dalam dua pekan terakhir, kasus Covid-19 di Batam terus meningkat,” kata dia.

Selain mengajak masyarakat disiplin protokol kesehatan, Amsakar secara simbolis menyerahkan bantuan Pemerintah Kota (Pemko) Batam sebesar Rp50 juta untuk masjid setempat.

Safari Ramadan yang dipimpin Wakil Wali Kota itu berlanjut salat tarawih di Yayasan Syuhada Nurul Sulton, Seilekop, Sagulung.

“Alhamdulillah, kerinduan untuk bersama masyarakat di Ramadan ini bisa berjalan baik. Kita sama-sama berdoa agar Covid-19 di Batam segera sirna,” kata Amsakar.

Redaksi@www.rasio.co//

Peringati Hari Kartini, Rudi Ajak Para Ibu Jadi Pelopor Patuhi Protokol Kesehatan

0

RASIO.CO , BATAM – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi turut mengucapkan selamat Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April. R. A Kartini merupakan salah satu perempuan yang menjadi tokoh penting dalam tonggak perjuangan bangsa Indonesia.

Rudi mengatakan era saat ini perempuan juga memiliki peran penting dalam mencegah penularan Covid-19 di tengah pandemi. Karena itu pihaknya mengajak para ibu dan perempuan yang ada di Kota Batam untuk menjadi pelopor pencegahan Covid-19.

“Selamat Hari Kartini 21 April 2021. Ayo terus berjuang untuk selalu patuh kepada protokol kesehatan,” kata Rudi, Rabu (21/4/2021).

Protokol kesehatan merupakan kunci untuk menyelamatkan masyarakat dari Covid-19. Tanpa protokol kesehatan, Kota Batam atau bahkan juga Indonesia akan sulit untuk bisa ke luar dari pandemi Covid-19. Jumlah kasus positif Covid-19 di Batam sendiri saat ini tercatat sebanyak 6.684 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 6080 diantaranya sudah sembuh. Kemudian, sebanyak 158 orang meninggal dunia.

“Dan sisanya sebanyak 446 saat ini masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Batam,” katanya.

Redaksi@www.rasio.co//