Jumat, November 6, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 110

Musrenbang Batamkota, Amsakar Ingatkan Skala Prioritas Pembangunan

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah menuntut adanya skala prioritas dalam setiap perencanaan pembangunan.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Batamkota yang digelar di Graha Pena Hall, Batamcentre, Senin (26/1).

Dalam forum yang dihadiri Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Batamkota itu, Amsakar mengingatkan agar seluruh usulan pembangunan benar-benar diselaraskan dengan kemampuan keuangan daerah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas.

“Ini adalah ajang kompetisi usulan. Dengan keterbatasan anggaran, total usulan masyarakat mencapai Rp9 triliun, sementara APBD kita berada di angka Rp4,29 triliun. Karena itu, skala prioritas menjadi kunci. Dahulukan kepentingan masyarakat yang lebih luas, seperti pembangunan sekolah, dibandingkan kepentingan lingkungan kecil,” tegas Amsakar.

Ia menjelaskan, mekanisme perencanaan pembangunan di Kota Batam dijalankan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Dalam pelaksanaannya, perencanaan tersebut menggabungkan pendekatan bottom-up melalui aspirasi masyarakat dari tingkat kelurahan hingga kecamatan, serta pendekatan top-down yang mengintegrasikan visi kepala daerah, rencana kerja OPD, dan pokok-pokok pikiran DPRD.

Amsakar juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam Musrenbang tersebut. Menurutnya, partisipasi aktif warga menjadi indikator penting dalam memastikan arah pembangunan daerah berjalan secara partisipatif dan inklusif.

Pada kesempatan itu, Amsakar memaparkan sejumlah capaian pembangunan fisik di wilayah Kecamatan Batamkota. Beberapa di antaranya meliputi perbaikan akses jalan dari arah BNI menuju underpass, jalan kawasan perkantoran, Kejaksaan, Bank Indonesia, hingga kawasan Ocarina.

Selain itu, pembangunan di kawasan Cikitsu terus berjalan dan ditargetkan dalam satu hingga dua tahun ke depan dapat terhubung hingga SMA Negeri 3 Batam.

Di sektor nonfisik, Pemerintah Kota Batam disebut tetap konsisten menjalankan 15 program prioritas.

Program tersebut mencakup bidang pendidikan melalui pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, peningkatan kesejahteraan sosial berupa insentif Rp300 ribu per bulan bagi 4.000 lansia, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui pinjaman modal UMKM tanpa bunga hingga Rp20 juta yang bekerja sama dengan Bank BJB.

Pemko Batam juga menyalurkan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi di tujuh perguruan tinggi negeri ternama, mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), serta mahasiswa asal wilayah hinterland.

Terkait persoalan mendasar kota, Amsakar menguraikan langkah konkret penanganan air bersih dan sampah. Untuk sektor air bersih, proses lelang proyek direncanakan dimulai pada akhir Januari hingga Februari 2026, dengan masa pengerjaan fisik selama empat bulan dan ditargetkan rampung pada Juli atau Agustus mendatang.

Sementara itu, dalam penanganan sampah, Amsakar mengapresiasi kinerja 974 petugas kebersihan serta dukungan pelaku usaha dalam menormalisasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) melalui optimalisasi alat berat.

“Persoalan sampah mulai berangsur normal sejak akhir tahun lalu. Kami juga merencanakan penggunaan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk memperkuat armada alat berat di TPA agar antrean kendaraan pengangkut tidak kembali terjadi,” ujarnya.

Menutup arahannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial dan tidak terjebak pada narasi negatif yang berpotensi memecah persatuan.

“Mari kita jaga nama baik daerah ini dengan narasi yang membangun. Membuang sampah pada tempatnya dan meluruskan informasi yang keliru merupakan kontribusi nyata warga. Kita dorong perencanaan pembangunan yang partisipatif demi mewujudkan Batam sebagai Bandar Dunia Madani,” pungkasnya.

YD

Saksi Sidang Kasus Noel Akui Terima Rp 1,8 Miliar Terkait Kasus Pemerasan K3

0

RASIO.CO, Jakarta – Subkoordinator Bidang Penjaminan Mutu Lembaga Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Nila Pratiwi Ichsan, mengakui menerima uang hingga Rp 1,8 miliar terkait perkara dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3.

Pengakuan tersebut disampaikan Nila saat bersaksi di sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (26/1). Dalam persidangan, Nila menyebut penerimaan uang tersebut terjadi sejak Agustus 2021 hingga Agustus 2024, dengan jumlah yang diterima setiap bulan tidak tetap. Ia mengaku tidak pernah mencatat secara rinci nilai uang yang diterimanya.

“Untuk saksi sendiri, berapa yang telah saksi nikmati uang-uang yang non-teknis ini?” tanya jaksa dalam persidangan.

“Izin, Pak, kalau jumlahnya saya tidak mencatatkan,” jawab Nila.

Jaksa kemudian membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang menyebutkan Nila menerima uang dalam kisaran Rp 370 juta hingga Rp 1.850.000.000. Nila membenarkan keterangan tersebut.

“Oh, di BAP saksi, saksi disebutkan ini. Izin, Yang Mulia, di BAP nomor 14, ‘saya menerima dari bulan Agustus 2021 sampai dengan Agustus 2024 kisaran Rp 370 juta sampai Rp 1.850.000.000’?” tanya jaksa.

“Iya. Izin, Pak, di BAP tersebut saat perhitungan itu kalau saya terimanya yang minimal berapa tadi ya, 10 dikali 30 sekian bulan, dapatnya segitu dapatnya. Dan kemudian kalau misalnya saya menerima 50, berarti 50 kali sekian. Itu hanya range saja, karena nilai setiap bulannya tidak selalu sama,” jawab Nila.

Jaksa menegaskan bahwa perhitungan tersebut berasal dari keterangan Nila sendiri kepada penyidik.

“Iya, kan Saudara dapat angkanya, penyidik kan cuma mendengar saja yang Saudara sampaikan. Iya kan?” tanya jaksa.

“Iya, karena saya tidak mencatat misalnya bulan ini berapa, bulan sekian berapa, itu Pak,” jawab Nila.

Dalam persidangan tersebut, jaksa juga menyindir bahwa perbuatan Nila sejalan dengan tindakan para terdakwa dalam perkara ini.

“Berati sama dong perbuatan Saudara sama para terdakwa ini. Nasib Saudara baik, entahlah kalau ke depan ya,” ujar jaksa.

Jaksa kemudian menanyakan iktikad Nila untuk mengembalikan uang yang telah diterimanya.

“Punya iktikad baik nggak mau mengembalikan itu?” tanya jaksa.

“Punya, Pak,” jawab Nila.

“Tetapi terhadap uang-uang yang Saudara terima itu, ada Saudara melakukan pencatatan?” lanjut jaksa.

“Tidak ada, Pak,” jawab Nila.

Dalam perkara ini, terdapat sejumlah terdakwa yang diadili secara terpisah, yakni eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel, Fahrurozi selaku Dirjen Binwasnaker dan K3 pada Maret 2025, Hery Sutanto selaku Direktur Bina Kelembagaan tahun 2021 hingga Februari 2025.

Subhan selaku Subkoordinator Keselamatan Kerja Dit Bina K3 tahun 2020–2025, Gerry Aditya Herwanto Putra selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja tahun 2022, Irvian Bobby Mahendro selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 tahun 2022–2025.

Kemudian Sekarsari Kartika Putri selaku Subkoordinator Bidang Pengembangan Kelembagaan K3, Anitasari Kusumawati selaku Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja tahun 2020, Supriadi selaku Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Muda, serta Miki Mahfud dan Temurila dari PT KEM Indonesia.

Jaksa menyebut Noel didakwa melakukan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 bersama sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Kemnaker. Dalam dakwaan, Noel disebut meminta jatah Rp 3 miliar setelah resmi menjabat Wakil Menteri Ketenagakerjaan pada 2024.

“Telah melawan hukum atau menyalahgunakan kekuasaannya terkait dengan Penerbitan dan Perpanjangan Sertifikasi/Lisensi Individu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi para pemohon sertifikasi/lisensi K3,” demikian bunyi dakwaan jaksa terhadap Noel.

Jaksa juga mengungkapkan bahwa para terdakwa diduga memaksa para pemohon sertifikasi dan lisensi K3 menyerahkan uang dengan total mencapai Rp 6.522.360.000. Perbuatan tersebut disebut telah berlangsung sejak 2021 atau sebelum Noel menjabat sebagai Wamenaker.

Selain itu, Noel turut didakwa menerima gratifikasi senilai Rp 3,3 miliar serta satu unit sepeda motor Ducati Scrambler. Gratifikasi tersebut disebut berasal dari pihak swasta dan anak buahnya di lingkungan Kemnaker.

***

Pemprov DKI Siagakan 200 Ekskavator Hadapi Potensi Hujan Lebat di Jakarta

0

RASIO.CO, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi curah hujan dengan intensitas tinggi yang diperkirakan terjadi pada Selasa (27/1).

Prediksi tersebut disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang menyebutkan sejumlah wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan sedang hingga sangat lebat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sebagai upaya mitigasi dampak banjir, Pemprov DKI melakukan pengerukan di sejumlah aliran sungai, termasuk Kali Sepak di wilayah Kembangan, Jakarta Barat. Selain itu, ratusan alat berat disiagakan untuk mendukung langkah preventif tersebut.

“Karena dari data BMKG ada kemungkinan besok, besok, itu juga curah hujannya tinggi. Sehingga dengan demikian kami tetap melakukan penggalian,” ujar Pramono saat meninjau Kali Sepak, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (26/1).

Pramono menjelaskan, sebanyak 200 unit ekskavator telah ditempatkan di lima wilayah administrasi Jakarta. Menurutnya, pengerukan dan normalisasi aliran air menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko genangan dan banjir.

“Ada 200 ekskavator di lima wilayah, di sini aja tadi ada tiga. Dan mudah-mudahan apa, tindakan preventif yang kita lakukan tetap bisa mengurangi dampak dari banjir yang ada di Jakarta,” sambungnya.

Selain pengerukan sungai, Pemprov DKI Jakarta juga akan melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada Selasa (27/1) guna menekan intensitas hujan dan meminimalkan potensi banjir.

“Maka untuk besok saya juga sudah memerintahkan sekali lagi untuk dilakukan modifikasi cuaca supaya tidak dampaknya seperti yang tidak kita harapkan,” ucap Pramono.

Untuk langkah jangka menengah, Pramono menyampaikan bahwa Pemprov DKI akan memfokuskan normalisasi pada tiga sungai utama, yakni Sungai Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Ia menyebutkan, normalisasi Sungai Ciliwung akan segera dimulai melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum.

“Dan saya sudah minta untuk segera ini diputuskan. Kalau yang Ciliwung sudah segera dimulai dengan pemerintah pusat dengan PU (Kementerian Pekerjaan Umum), untuk membuat apa, tanggul dan sebagainya,” tuturnya.

Sebelumnya, BMKG telah menerbitkan Peringatan Dini Cuaca untuk wilayah Jabodetabek pekan ini. Pada Senin (26/1), sejumlah wilayah diperkirakan berada dalam status siaga atau berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat, di antaranya Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Kabupaten Bekasi.

Wilayah yang masuk dalam status waspada atau hujan sedang hingga lebat meliputi Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok. Selain hujan, angin kencang juga berpotensi terjadi di Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Jakarta Barat.

BMKG juga memprediksi intensitas hujan akan meningkat pada Selasa (27/1). Kabupaten Bekasi masuk dalam kategori awas atau diperkirakan mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem. Sementara itu, Kabupaten Bogor dan Kota Bogor berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

***

Kinerja Kepelabuhanan BP Batam 2025 Tumbuh Kuat, Penerimaan Lampaui Target

0

RASIO.CO, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatatkan kinerja positif sektor kepelabuhanan sepanjang tahun 2025.

Capaian tersebut tercermin dari peningkatan penerimaan, aktivitas logistik, serta mobilitas kapal dan penumpang yang menunjukkan tren pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, realisasi penerimaan sepanjang 2025 mencapai Rp468,4 miliar. Angka ini melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp401,8 miliar atau setara dengan capaian 117 persen. Kinerja tersebut menegaskan peran pelabuhan sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi dan investasi di Batam.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyatakan bahwa sektor kepelabuhanan memiliki posisi strategis dalam memperkuat kepercayaan investor dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, kinerja pelabuhan menjadi indikator kesiapan Batam dalam menghadapi persaingan regional maupun internasional.

“Pelabuhan merupakan wajah utama konektivitas dan logistik Batam. Kinerja kepelabuhanan yang tumbuh positif menjadi sinyal kuat bahwa Batam semakin siap sebagai tujuan investasi, baik di sektor industri, logistik, maupun perdagangan internasional,” ujar Amsakar Achmad dalam keterangan resminya, Kamis (22/1).

Dari sisi operasional, arus peti kemas sepanjang 2025 tercatat mencapai 797.087 TEUs, tumbuh sekitar 18 persen dibandingkan capaian tahun 2024. Terminal Peti Kemas Batu Ampar menjadi kontributor utama dengan volume 522.941 TEUs atau sekitar 66 persen dari total arus peti kemas Batam. Capaian ini meningkat 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan mengukuhkan peran Batu Ampar sebagai hub penting dalam jaringan logistik regional dan internasional.

Selain peti kemas, volume general kargo juga mengalami pertumbuhan. Sepanjang 2025, general kargo tercatat sebesar 11,77 juta ton atau tumbuh 13 persen, sejalan dengan meningkatnya aktivitas industri dan perdagangan di Batam.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menilai pertumbuhan dua digit yang dicapai sektor kepelabuhanan merupakan hasil dari konsistensi pembenahan tata kelola serta peningkatan kualitas layanan yang dilakukan BP Batam secara berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa fokus pengembangan tidak hanya pada peningkatan volume, tetapi juga pada efisiensi dan kepastian layanan.

“BP Batam terus mendorong efisiensi, kepastian layanan, dan kolaborasi dengan mitra usaha. Pelabuhan yang andal dan efisien adalah kunci untuk menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya tarik investasi,” jelasnya.

Kinerja positif tersebut turut ditopang oleh meningkatnya aktivitas kepelabuhanan sepanjang Januari hingga Desember 2025. Selama periode tersebut, tercatat 109.174 kunjungan kapal barang dan penumpang, tumbuh 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Seiring dengan itu, total Gross Tonnage (GT) juga mengalami kenaikan signifikan menjadi 73,18 juta GT atau meningkat 15 persen secara tahunan, mencerminkan semakin intensifnya aktivitas pelayaran dan logistik di perairan Batam.

Dari sisi pergerakan orang, pelabuhan-pelabuhan di Batam melayani 9,37 juta penumpang domestik dan internasional sepanjang 2025, meningkat sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tertinggi tercatat di Terminal Ferry Internasional dengan jumlah penumpang datang dan berangkat mencapai 5,3 juta orang atau tumbuh 10 persen.

Berdasarkan trayek, pertumbuhan penumpang terbesar terjadi pada rute Malaysia yang naik 32 persen, mengungguli rute Singapura yang hanya tumbuh 5 persen meskipun masih mendominasi dari sisi jumlah. Kondisi ini semakin memperkuat posisi Batam sebagai gerbang utama pergerakan orang dan barang di kawasan perbatasan Indonesia.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menegaskan bahwa capaian sepanjang 2025 menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas layanan ke depan. Menurutnya, transformasi layanan akan terus diarahkan agar lebih modern, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan investor serta pelaku usaha.

“Capaian tahun 2025 menjadi dasar bagi kami untuk terus mendorong transformasi layanan kepelabuhanan yang modern, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan investor serta pelaku usaha,” ujarnya.

Ke depan, BP Batam berkomitmen memperkuat peran pelabuhan sebagai enabler pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kualitas layanan, integrasi sistem, serta kepastian berusaha, guna mendukung Batam sebagai hub logistik yang berdaya saing internasional.

YD

Pemilik Maktour Diperiksa KPK, Bantah Mudah Dapat Kuota Haji Tambahan

0

RASIO.CO, Jakarta – Pemilik agen perjalanan Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023–2024, Senin (26/1).

Fuad tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 10.05 WIB. Ia datang membawa sejumlah catatan terkait kuota haji dan didampingi seorang pria yang belum diketahui kapasitasnya.

“Ya dipanggil, taat asas, taat hukum, harus hadir. Apa yang dikhawatirkan? Sebagai warga negara yang baik harus datang. Dipanggil enggak ada tunda-tunda, harus on time,” kata Fuad di Kantor KPK, Jakarta, dikutip CNNIndonesia, Senin (26/1).

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk melengkapi berkas perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan yang menyeret mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Staf Khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, yang hingga kini belum dilakukan penahanan.

Ini merupakan pemeriksaan kedua terhadap Fuad sebagai saksi. Pemeriksaan pertama dilakukan saat KPK masih berada pada tahap penyelidikan dan belum menetapkan tersangka.

Dalam keterangannya, Fuad membantah isu yang menyebut Maktour Travel mendapatkan kuota haji tambahan dalam jumlah besar. Ia mengaku selama ini memilih diam meski isu tersebut ramai diperbincangkan di publik.

“Tidak sampai 300. Jadi, bayangin begitu yang kalian hebohkan ribuan, apa semua, tapi ini hari saya nyatakan bahwa Maktour tidak sampai… terpangkas 50 persen lebih daripada tahun-tahun sebelumnya, tapi kami berdiam diri,” ungkapnya.

Fuad juga membantah disebut sebagai pihak yang mengusulkan pembagian kuota haji tambahan menjadi 50 persen untuk haji khusus dan 50 persen untuk haji reguler.

“Saya saja sulit, bagaimana bisa mengusulkan ya,” pungkasnya.

Kasus dugaan korupsi ini berkaitan dengan tambahan kuota haji Indonesia sebanyak 20.000 jemaah yang diperoleh setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman Al-Saud, pada 19 Oktober 2023.

Mengacu Pasal 64 ayat (2) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, kuota haji khusus ditetapkan sebesar 8 persen dari total kuota haji Indonesia, sementara 92 persen dialokasikan untuk jemaah haji reguler.

Dengan tambahan kuota 20.000 jemaah, seharusnya kuota haji reguler bertambah sebanyak 18.400 jemaah atau setara 92 persen, dan kuota haji khusus bertambah 1.600 jemaah atau setara 8 persen. Artinya, kuota haji reguler yang semula 203.320 jemaah seharusnya meningkat menjadi 221.720 jemaah, sedangkan kuota haji khusus dari 17.680 menjadi 19.280 jemaah.

Namun dalam praktiknya, tambahan kuota tersebut justru dibagi rata, yakni 10.000 untuk haji reguler dan 10.000 untuk haji khusus. Pembagian ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 130 Tahun 2024 yang ditandatangani Yaqut Cholil Qoumas pada 15 Januari 2024.

Dalam proses penyidikan, KPK pada 11 Agustus 2025 menerbitkan Surat Keputusan larangan bepergian ke luar negeri terhadap Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz, serta Fuad Hasan Masyhur.

KPK juga telah menggeledah sejumlah lokasi, antara lain rumah Yaqut di Condet, Jakarta Timur, kantor agen perjalanan haji dan umrah di Jakarta, rumah ASN Kementerian Agama di Depok, serta ruang Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama.

Dari rangkaian penggeledahan tersebut, penyidik menyita berbagai barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara, mulai dari dokumen, barang bukti elektronik, hingga kendaraan roda empat dan properti.

Berdasarkan perhitungan awal KPK, perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan ini diperkirakan telah merugikan keuangan negara hingga Rp1 triliun.

***

Kapal PT Elnusa Terbakar di ASL Batam, Disnaker Pastikan Nihil Korban

0

RASIO.CO, Batam – Insiden kebakaran kapal kembali terjadi di kawasan galangan PT ASL Shipyard, Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Minggu siang (25/1). Peristiwa tersebut diketahui dari rekaman video yang beredar luas di masyarakat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Riau, Diky Wijaya, membenarkan adanya kebakaran kapal tersebut. Ia menjelaskan, kapal yang terbakar berada dalam kondisi kosong dan tidak sedang menjalani aktivitas pekerjaan saat kejadian berlangsung.

“Kapal itu belum ada pengerjaan, masih parkir di PT ASL dan sudah sekitar enam bulan berada di sana. Belum ada kegiatan tank cleaning,” kata Diky saat dikonfirmasi, Minggu (25/1).

Menurut Diky, hingga saat ini penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Pengawas dari Disnakertrans Kepri masih melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi sumber api, mengingat kapal tersebut merupakan kapal pengangkut muatan minyak mentah.

“Penyebab kebakaran masih diidentifikasi. Pengawas masih mendalami kejadian ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut, lantaran kapal tidak dalam kondisi beroperasi dan tidak terdapat pekerja di lokasi saat kebakaran terjadi.

“Tidak ada korban, karena memang kapalnya kosong dan tidak ada aktivitas,” jelas Diky.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal yang mengalami kebakaran tersebut merupakan milik PT Elnusa Trans Samudera dan direncanakan untuk menjalani perbaikan di galangan PT ASL Shipyard.

Hingga berita ini diturunkan, proses pendalaman masih terus dilakukan guna memastikan penyebab kebakaran serta memastikan tidak adanya risiko lanjutan di area galangan.

YD

Kunjungan Kerja RSBP Batam, Kaji Pengembangan Layanan Hiperbarik

0

RASIO.CO, Batam – Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) melakukan rangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau sebagai upaya memperkuat layanan kesehatan strategis sekaligus mendorong pertukaran gagasan antarinstitusi di wilayah kepulauan.

Kunjungan yang dilaksanakan pada Jumat (23/1) tersebut dipimpin langsung Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, didampingi Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan dr. Muhammad Yanto, bersama jajaran manajemen rumah sakit.

Agenda diawali dengan kunjungan ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. Midiyato Suratani. Rombongan RSBP Batam disambut Kepala RSAL Dr. Midiyato Suratani, Kolonel Laut (K) dr. Widya Wirawan, beserta jajaran.

Dalam kunjungan tersebut, RSBP Batam melaksanakan kaji banding awal terkait pengelolaan layanan hiperbarik. Pembahasan meliputi kesiapan sumber daya manusia, aspek keselamatan operasional, serta tata kelola layanan dalam mendukung pengembangan kedokteran kelautan.

Direktur RSBP Batam dr. Tanto Budiharto menyampaikan bahwa kaji banding ini merupakan bagian dari tahapan awal pembelajaran dalam rencana pengembangan layanan hiperbarik di RSBP Batam.

“Batam sebagai kawasan maritim dan industri membutuhkan layanan kesehatan yang adaptif dan mengutamakan keselamatan. Karena itu, pembelajaran dari rumah sakit yang telah berpengalaman menjadi penting sebagai bahan kajian,” ujar dr. Tanto.

Diskusi juga menyinggung karakteristik layanan RSAL Dr. Midiyato Suratani sebagai rumah sakit TNI AL Tipe B dengan status Badan Layanan Umum (BLU). Selain itu, dibahas pula keterkaitannya dengan kondisi RSBP Batam yang saat ini mayoritas melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS Kesehatan).

Kegiatan kunjungan kerja ini sejalan dengan arahan pimpinan Badan Pengusahaan (BP) Batam, khususnya Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait, yang secara konsisten menekankan pentingnya peningkatan mutu layanan serta penguatan orientasi pelayanan kepada masyarakat di RSBP Batam.

Selain ke RSAL Dr. Midiyato Suratani, jajaran RSBP Batam juga melakukan silaturahmi dan diskusi singkat dengan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan. Kunjungan tersebut diterima Kepala Bidang Pemasaran BP Bintan Rahut T. Hutajulu, dalam suasana diskusi informal di kawasan Dompak, Tanjungpinang.

Menutup rangkaian kegiatan, dr. Tanto berharap kunjungan kerja ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pengembangan layanan kesehatan di RSBP Batam.

“Kami berharap rangkaian kunjungan ini dapat memperkaya perspektif pengembangan layanan kesehatan serta memperkuat jejaring dan sinergi antarinstitusi di Kepulauan Riau, dengan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat dan peningkatan mutu pelayanan,” pungkas dr. Tanto.

YD

Amsakar Apresiasi Inkanas Kepri, Dorong Prestasi Atlet Karate di Level Nasional

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri malam penganugerahan The Night Champions Inkanas Kepri Award 2026 yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Batam, Minggu (25/1) malam.

Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga karate yang dinilai konsisten dilakukan Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) Kepulauan Riau.

Acara tersebut turut dihadiri Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Kepri Kompol Maslan Sirait, Ketua Majelis Sabuk Hitam Inkanas Kepri Senpai Rene Alfons, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Batam, serta para atlet karate dari berbagai kategori.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi terhadap tata kelola organisasi Inkanas Kepri yang dinilai rapi dan terarah. Ia menegaskan bahwa prestasi atlet tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dibangun dengan disiplin, konsistensi, dan latihan berkelanjutan.

“Inkanas Kepri berada pada jalur yang tepat. Organisasinya rapi, program latihannya berjalan rutin, dan mandiri dalam menggelar kejuaraan. Ini menjadi kunci lahirnya atlet berprestasi,” ujar Amsakar.

Menjelang agenda kejuaraan nasional seperti Piala Polda dan Piala Polri yang akan digelar di Kalimantan, Amsakar berharap kontingen Kepulauan Riau mampu meningkatkan capaian prestasi. Ia mengingatkan bahwa pada kejuaraan sebelumnya, Kepri berada di peringkat ke-11 nasional.

“Dengan kekompakan dan pembinaan yang ada saat ini, target untuk masuk lima besar nasional bukan hal yang mustahil. Kita doakan dan terus berjuang bersama,” katanya.

Amsakar juga menekankan bahwa karate tidak hanya membentuk kekuatan fisik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sportivitas, etika, serta sikap kesatria. Ia berpesan agar para atlet tetap menjaga persaudaraan, meskipun bersaing secara ketat di arena pertandingan.

“Bertandinglah dengan semangat juang, tetapi setelah itu tetap menjalin persahabatan. Nilai-nilai disiplin dan sportivitas inilah yang harus dibawa dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Amsakar turut mengajak masyarakat untuk tidak terjebak dalam narasi negatif dan kontra-produktif, khususnya di media sosial. Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mendukung pembangunan Kota Batam.

Menutup sambutannya, Amsakar memaparkan sejumlah capaian kinerja Pemerintah Kota Batam dalam kurun waktu 11 bulan terakhir. Ia menyebutkan indikator makro menunjukkan tren positif, mulai dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, hingga realisasi investasi tahun 2024 yang mencapai 115,5 persen dari target.

“Capaian ini tentu membesarkan hati, namun tantangan masih ada. Pemerintah Kota Batam terus berkomitmen membenahi persoalan air bersih, pengelolaan sampah, dan penanganan banjir demi mewujudkan Batam yang lebih maju dan berdaya saing,” tutupnya.

YD

Capella Group Gelar Donor Darah Rutin, Perkuat Komitmen CSR dan Kontribusi Sosial

0

RASIO.CO, Batam – Capella Group melalui PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui kegiatan donor darah yang melibatkan karyawan, mitra usaha, serta masyarakat umum.

Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu (24/1) di CDN Sales Office Batam Centre, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, dengan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam sebagai mitra pelaksana.

Regional Head PT Capella Dinamik Nusantara Kepulauan Riau, Syaiful, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah merupakan bagian dari agenda rutin perusahaan yang dirancang untuk memberikan kontribusi berkelanjutan kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung ketersediaan stok darah di Batam.

“Kami telah merancang program ini sebagai agenda rutin yang akan dilaksanakan tiga kali dalam setahun. Langkah ini diambil untuk memastikan kontribusi yang konsisten bagi stok darah di Batam. Kami juga sudah menjadwalkan pertemuan berikutnya bersama PMI pada Mei 2026. Ini adalah bagian dari ‘napas’ perusahaan untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” ujar Syaiful di sela-sela kegiatan.

Pada pelaksanaan kali ini, panitia menargetkan partisipasi 130 pendonor dengan estimasi pengumpulan sekitar 100 kantong darah. Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari, dengan area pelayanan dipenuhi oleh karyawan dealer, staf lembaga pembiayaan, hingga masyarakat umum yang datang bersama keluarga.

Kegiatan donor darah tersebut didukung enam bed donor yang disediakan PMI Kota Batam. Selain layanan donor darah, panitia juga memberikan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis bagi para peserta.

Syaiful menambahkan bahwa seluruh pendonor tetap harus melalui proses skrining kesehatan yang ketat oleh tenaga medis PMI guna memastikan kualitas darah yang disumbangkan. “Meski target pendaftar 130 orang, kami optimis bisa menyumbangkan sekitar 100 kantong darah yang berkualitas untuk PMI,” ungkapnya.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unit usaha Capella Group di Batam, di antaranya Capella Honda, PT Capella Patria Utama, Capella ISUZU, dan CMD Finance, serta mendapat dukungan penuh dari PMI Kota Batam. Pada pelaksanaan sebelumnya, Capella Group berhasil mengumpulkan 52 kantong darah, dan capaian tersebut diharapkan terus meningkat seiring konsistensi pelaksanaan program.

Lebih lanjut, Syaiful menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan salah satu bagian dari visi besar CSR Capella Group. Perusahaan juga berkomitmen memberikan dampak positif di berbagai sektor lainnya, seperti kesiapsiagaan tanggap bencana melalui penyaluran bantuan langsung saat terjadi bencana alam, pelestarian lingkungan dengan rencana aksi bersih-bersih pantai, serta program kesehatan masyarakat untuk mendukung upaya pencegahan kurang gizi dan stunting.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa ekosistem bisnis tidak hanya berorientasi pada angka penjualan, tetapi juga dapat menjadi penggerak kebaikan dan manfaat sosial bagi masyarakat. Ini sejalan dengan semangat Sinergi Bagi Negeri dari Astra Honda Motor, di mana Honda dan jaringan usahanya tidak hanya bergerak di industri sepeda motor, tetapi juga aktif berkontribusi bagi lingkungan dan masyarakat,” tutup Syaiful.

Melalui pelaksanaan donor darah dan berbagai program CSR berkelanjutan lainnya, Capella Group berharap dapat terus memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat Kota Batam dan sekitarnya.

YD

Capella Honda Ajak Pengendara Terapkan Keselamatan Berkendara Melalui Tips 5P+

0

RASIO.CO, Batam – Risiko bahaya di jalan raya menjadi tantangan utama bagi setiap pengendara, terlebih potensi kecelakaan tidak selalu berasal dari kesalahan pribadi. 

Faktor eksternal yang sulit dikendalikan kerap menjadi pemicu terjadinya insiden lalu lintas. Oleh karena itu, kemampuan pengendara dalam merespons potensi bahaya dinilai menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan kecelakaan.

Sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara, Capella Honda Kepulauan Riau terus menggencarkan kampanye Cari_Aman melalui berbagai bentuk edukasi kepada masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan membagikan tips berkendara aman 5P+ yang dapat diterapkan dalam aktivitas berkendara sehari-hari.

Instruktur Safety Riding Capella Honda Kepri, Christofer Valentino, menjelaskan bahwa konsep 5P+ merupakan panduan sederhana namun efektif untuk membantu pengendara lebih siap menghadapi berbagai kondisi di jalan.

Langkah pertama adalah Pakai perlengkapan berkendara sesuai standar. Pengendara diwajibkan menggunakan helm berstandar SNI dengan tali pengikat terpasang dengan benar, jaket berlengan panjang, celana panjang, sarung tangan, serta sepatu. Perlengkapan tersebut berfungsi meminimalkan risiko cedera apabila terjadi kecelakaan.

Langkah kedua, Perhatikan kanan dan kiri saat berada di persimpangan. Pengendara diimbau memastikan area yang tidak terlihat benar-benar aman dari kendaraan maupun objek lain, serta mengurangi kecepatan guna mengantisipasi potensi bahaya yang muncul secara tiba-tiba.

Langkah ketiga, Pertahankan jarak aman dengan kendaraan di depan. Jarak minimal yang disarankan adalah 3 detik, dengan cara menggunakan benda diam sebagai patokan. Ketika kendaraan di depan sejajar dengan benda tersebut, pengendara mulai menghitung hingga tiga detik. Apabila setelah hitungan tersebut kendaraan berada sejajar dengan patokan yang sama, maka jarak dinilai aman.

Langkah keempat, Periksa kondisi sebelum mendahului. Pengendara harus memastikan situasi lalu lintas di depan dan belakang dalam keadaan aman, menyalakan lampu sein sebagai tanda, serta memperhatikan kaca spion sebelum berpindah lajur.

Langkah kelima, Patuhi rambu lalu lintas. Selain melengkapi diri dengan SIM dan STNK, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas menjadi bagian penting demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

Selain lima poin utama tersebut, terdapat beberapa hal tambahan yang juga perlu diperhatikan pengendara. Di antaranya adalah melakukan pengecekan kondisi sepeda motor sebelum digunakan, meliputi tekanan dan kondisi ban, fungsi rem, lampu utama, lampu sein, lampu rem, klakson, serta pengaturan spion agar visibilitas tetap optimal.

Teknik pengereman yang tepat juga menjadi perhatian penting, yakni dengan mengombinasikan penggunaan rem depan dan belakang secara bersamaan agar pengereman lebih efektif dan stabil.

Pengendara juga diimbau untuk meningkatkan sensitivitas terhadap potensi bahaya di jalan dengan mengenali berbagai risiko yang mungkin muncul. Sensitivitas tersebut dapat dilatih melalui penggunaan Simulator Honda Riding Trainer di jaringan dealer Honda, mengikuti pelatihan safety riding, maupun berbagi pengalaman berkendara.

Selain itu, kewaspadaan terhadap area blind spot perlu ditingkatkan dengan cara mengurangi kecepatan saat melintasi area yang tertutup pandangan akibat keberadaan objek besar. 

Pengendara juga diharapkan mampu mengontrol kecepatan kendaraan, mengingat semakin tinggi kecepatan, semakin terbatas informasi yang dapat ditangkap dan semakin besar risiko terjadinya kecelakaan.

Christofer menegaskan bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama dalam berkendara. 

“Lebih baik perjalanan sedikit lebih lama karena kita menerapkan langkah-langkah preventif, daripada tidak pernah sampai tujuan sama sekali. Cari_Aman saat naik motor,” tutupnya.

Komitmen edukasi keselamatan berkendara tersebut juga ditegaskan oleh Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara Kepulauan Riau, Duri Yanto. 

“Keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab bersama. Melalui edukasi 5P+, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan sadar bahwa kebiasaan kecil yang benar dapat memberikan dampak besar dalam mencegah kecelakaan di jalan,” ujarnya.

YD