Kamis, Mei 28, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1150

Singapura Serahkan Bantuan 1,5 Juta Masker

0

RASIO.CO, Batam – Pemprov Kepri kembali menerima bantuan masker dari Pemerintah Singapura. Sebanyak 1,5 juta masker diserahkan Konsulat Jendral Singapura kepada Pjs Gubernur Bahtiar Baharuddin di Hotel Radison, Senin (9/11).

“Terima kasih Singapura. Hari ini kami menerima bantuan sebanyak satu juta lima rstus masker untuk masyarakat Kepri. Pemerintah Singapura benar-benar memperhatikan masyarskat Kepri sebagai tetangga,” kata Bahtiar.

Menurut Bahtiar bantuan ini menyatakan bukti nyata bahwa Kepulauan Riau dan Singapura memiliki hubungan yang erat. Kedua kawasan yang berbatasan ini saling mendukung dan membantu.

Konjen Singapura di Batam, Mark Low merasa senang karena bisa membantu satu juta limaratus ribu untuk Pemprov Kepri dan limaratus ribu untuk Batam. Selain itu ada juga bantuan 60 ribu liter handsanitizer.

Mark menyebutkan bahwa Singapura dan Kepri hubungannya memang cukup dekat. Cukup hangat dan sudah samgat lama.

Ketika seluruh dunia dilanda pandemi covid19’ini, menurut Mark tak cukup kalau hanya Singapura saja yang aman. Karena kalau tetangga Singapura tidak bebas covid, makanya Singapura pun tidak aman juga.

“Kami senang bisa membantu. Semoga pilkada bisa lancar bisa sukses dan bisa sehat,” kata Mark Low.

Bantuan 1,5 juta masker ini menambah amunisi Kepri dalam gerakan launcing lima juta masker. Selasa (10/11) Mendagri Tito Karnavian akan akan melakukan Launching Lima Juta Masker untuk Mewujudkan Pilkada Sehat 2020 di Provinsi Kepri. Peluncuran ini kemudian diikuti secara serentak di kabupaten kota seluruh Kepri.

Saat menerima penyerahan bantuan secara simbolis itu, Bahtiar sedang meninjau persiapan akhir di Ballroom Hotel Radison. Tampak petugas sedang menata tempat. Setelah otu akan dilakukan penyemprptan disinfektan.

redaksi@www.rasio.co //

Aspotdirga Kasau Marsda TNI Irawan Nurhadi Tinjau Venue Paralayang di Pulau Rempang

0

RASIO.CO, Batam – Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsda TNI, Irawan Nurhadi melakukan peninjauan venue Paralayang Bukit Gendang kawasan hutan konservasi Taman Buru Pulau Rempang, Batam, pada hari Kamis (12/11).

Turut hadir Aspotdirga Kasau Marsda TNI, Irawan Nurhadi, Kapuspotdirga Marsma TNI, Basuki Rohmat, Kolonel Pnb Mukson DirnatDirga, Kolonel Sus Kodrad Maliki Paban III Spotdi, Letkol Pas Agustinus Tangi Bali.

Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Hang Nadim, Mayor Lek Wardoyo, Kadis Pariwisata Kota Batam, Ardi Winata, Kadispora Batam, Said Khaidar dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Batam, Yon Sihotang.

Dalam peninjauan tersebut, Aspotdirga Kasau Marsda TNI, Irawan Nurhadi mengatakan, saat ini kita mengecek kondisi apakah bukit ini memenuhi syarat untuk pengembangan wisata khususnya kegiatan Paralayang terkait untuk meningkatkan kemampuan pariwisata yang ada di sini.

“Kita sudah melihat bukit ini memenuhi syarat atau tidak, baik itu dari kondisi trans maupun safety yang ada di sini,” ungkap Aspotdirga Kasau Marsda TNI, Irawan Nurhadi.

Kemungkinan kalau ini bagus akan dikembangkan oleh Pemda untuk wisata yang cukup indah pemandangannya. Tadi sudah kita lihat dan coba kita analisis mana yang perlu kita perbaiki, kita lihat ini sudah cukup aman.

“Alasan kita memilih Batam karena Batam merupakan kawasan untuk peningkatan wisata, dimana disini banyak pelancong dari Malaysia dan Singapura. Disinikan belum ada untuk wisata dirgantara, nah disini kita akan kembangkan untuk wisata dirgantara dalam rangka meningkatkan pariwisata yang ada di kota Batam,” jelasnya.

Selain itu, disini juga bisa dipakai untuk masyarakat umum tapi harus melalui pendidikan, jadi tidak asal langsung terjun, ada pendidikannya.

Kedepan rencananya kita akan melaksanakan pendidikan, kita sudah koordinasi dengan Kadispora dan Pariwisata, sehingga masyarakat asli sini bisa melaksanakan kegiatan ini.

Dengan adanya bukit ini yang cukup bagus untuk kegiatan pariwisata dan sesuai dengan permohonan dari Pemda, harapannya ini bisa direalisasi karena bukit ini aman untuk kegiatan Paralayang yang ada di kota Batam, tutupnya.

Yuyun@www.rasio.co //

Bahtiar Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2021

0

RASIO,CO, Tanjungpinang – Pjs. Gubernur Bahtiar menyampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2021 dalam Sidang Paripurna yang digelar di Ruang Rapat Sidang Utama, Kantor DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, Senin (09/11).

Sidang dipimpin Ketua DPRD Provnsi Kepulauan Riau Jumaga Nadeak, didampingi Wakil Ketua I Dewi Kumalasari, Wakil Ketua II Raden Hari Tjahyono dan Wakil Ketua III Tengku Afrizal Dahlan,. Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau H. TS. Arif Fadillah, sejumlah anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Perwakilan FKPD serta Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Bahtiar pada kesempatan ini menyampaikan bahwa penyusunan APBD Pemerintah Proivinsi Kepulauan Riau TA. 2021 mempedomani Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021 yang merupakan penjabaran tahun terakhir RPJMD Tahun 2016-2021.

RKPD tersebut telah ditetapkan dengan peraturan Gubenrur Kepri No. 34 Tahun 2020, dengan 5 prioritas pembangunan daerah yang ada didalamnya.

“Prioritas tersebut diantaranya pemantapan Kepri sebagai Bunda Tanah Melayu, peningkatan pendapatan dan kualitas hidup masyarakat, pemerartaan Infstruktur dan lingkungan yang berkualitas, Peningkatan keunggulan dibidang kemaritiman dan Pemantapan tata kelola pemerintahan,” ujarnya,

Selain kelima prioroitas tersebut, lanjut Bahtiar dengan memperhatikan situasi kita hari ini yang masih mengalami pandemi, maka dalam penyusunan APBD Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2021 juga memperhatikan hal-hal yang terkait dengan penanganan dampak covid-19.

“Kondisi pandemik saat ini, membuat penyusuan APBD tentunya tidak akan lepas dari hal-hal dalam pencegahan penanganan covid baik dari sisi kesehehatan dan ekonomi diantaranya yaitu pencegahan dan penanganan dan penegakan hukum protokol kesehatan covid-19, Pemulihan ekonomi dampak dari pandemic covid-19 serta proses kearah kedaulatan pangan untuk mengatasi situasi tahunan yang selalu terjadi di Kepulauan Riau,” jelasnya.

Dirjen Polpum Kemendagri ini kemudian menyampaikan bahwa Belanja Daerah berupa program dan kegiatan pembangunan serta pokok-pokok pikiran DPRD yang dirumuskan dalam kebijakan umum PABD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran sementara (PPAS) Provinsi Kepulauan Riau tahun Anggaran 2021 diproyeksikan sebesar Rp. 3.751.842.728.300.

“Pendapatan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2021 diproyeksikan sebesar Rp 3.551.842.728.300. Pendapatan Daerah tersebut terdiri atas PAD yang diproyeksikan sebesar Rp 1.238.545.560.200, Pendapatan Transfer diproyeksikan sebesar Rp 2.312.013.168.100 serta lain lain pendapatan yang sah diproyeksikan sebesar Rp 1.284.000.000. Sedangkan penerimaan daerah berupa SILPA diperkiaran sebesar Rp 200.000.000.00,” jelasnya.

Menutup sambutannya Bahtiar berharap Rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2021 yang telah disampaikannya dapat segera dibahas oleh Badan Anggaran DPRD provinsi Kepulauan Riau sehingga penetapan APBD Provinsi kepulauan Riau Tahun Anggaran 2021` dapat diselesaikan tepat waktu.

“Terima kasih DPRD yang telah membangun kerjasama yang baik dengan pemerintah hingga saat ini. Harapan kami ini segera dibahas sehingga pembangunan bisa dijalankan untuk kesejahteraan masyarakat Kepulauan Riau,” tutupnya

redaksi@www.rasio.co

Jadikan Momentum Pilkada Memilih Pemimpin Mampu Tangani Covid-19

0

RASIO.CO, Batam – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan pandemi Covid-19 memberikan dampak multidimensi, tidak hanya pada kesehatan tetapi berimbas kepada masalah sosial dan ekonomi yang merubah seluruh pola tatanan kehidupan.

Masalah sosial dimana mengubah pola demand dan supply yang kemudian mempengaruhi sistem produksi dan berdampak pada ekonomi. Hal itu juga berpengaruh pada sistem keuangan negara, sehingga daerah yang tadinya mengandalkan transfer pusat menjadi semakin tertekan.

“Ada masalah kesehatan, ada masalah kemanusiaan meninggalnya orang, berimbas ke masalah ekonomi karena adanya pembatasan atau rasa ketakutan masyarakat. Kemudian ke masalah sosial karena merubah pola demand dan supply, merubah pola permintaan barang merubah pola supply nya juga, otomatis produksi juga menjadi terdampak, ini menimbulkan problem masalah ekonomi dan keuangan,” kata Tito saat memberikan sambutan pada Kegiatan Webinar Pembekalan Pilkada Berintegritas Series 5 (Provinsi Kepulauan Riau, Lampung, Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Timur) dengan Tema : “Mewujudkan Pimpinan Daerah Berkualitas Melalui Pilkada Serentak yang Jujur Berintegritas” di Radisson Golf and Convention Center, Batam, Selasa (10/11)

Oleh sebab itu, kata Tito, Pilkada Serentak menjadi momentum yang baik untuk memilih kepala daerah yang berkapasitas menangani Covid-19 serta mendorong sinergitas pusat dan daerah secara serius menangani pandemi ini.

“Kita melihat Pilkada ini menjadi penting. Jadi di balik, bukannya protokol Covid-19 untuk menjagain Pilkada supaya tidak menular, dibalik mindset kita, penanganan pandemi ini memanfaatkan momentum Pilkada untuk bisa memberikan kontribusi agar semua serius pusat dan daerah,” kata Mendagri

Mendagri juga telah mengupayakan agar tema sentral Pilkada Serentak dapat mengangkat masalah-masalah real, yakni bagaimana kepala daerah dapat mengendalikan Covid-19 dan dampak sosial ekonominya. Menurutnya, tema ini akan membantu masyarakat memilih KDH yang tepat karena visi dan misi yang dipaparkan akan sejalan dengan masalah yang dihadapi penjabat pada saat terpilih nanti. Mendagri meyakini tanpa penanganan Covid-19 maka program lain tidak akan berjalan dengan baik.

“Sebagian besar masa jabatan bapak/ibu akan berhadapan dengan masalah ini, berhadapan dengan masalah kesehatan, mencegah penularan Covid-19. Bagaimana menghadapi ekonomi yang stagnan di daerah masing-masing karena ada pembatasan, restaurant yang tutup, hotel-hotel yang terdampak, tourism yang terdampak, pabrik-pabrik yang ada PHK, dan lain-lain,” tegasnya.

Kemudian, Ia mengajak seluruh masyarakat dan pihak-pihak terkait tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Mendagri juga mengimbau kepada masyarakat untuk saling mengingatkan satu dengan yang lain agar menggunakan hak pilihnya.

“Mulai saat ini kita juga harus mulai mengajak meyakinkan masyarakat untuk datang menggunakan hak pilihnya tanggal 9 Desember, kenapa? Jangan sampai salah pilih, kalau salah pilih menyesalnya 4 sampai 5 tahun, gunakan hak pilih kalian,” pungkasnya.

Webminar ini dihadiri Ketua KPK Firli Bahuri, Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin, Sekdaprov H TS Arif Fadillah, FKPD Provinsi Kepri, KPU dan Bawaslu.

Hadir juga pasangan yang ikut kontestasi Pilkada Kepri, di antaranya pasangan HM Soerya Respationo-Iman Sutiawan, H Isdianto-Suryani dan H Ansar Ahmad-Hj Marlin Agustin Rudi. Serta pasangan yang ikut pilkada di Batam dan Bintan.

redaksi@www.rasio.co

Mohon Doa Masyarakat Kepri

0

RASIOI.CO, Tanjungpinang – Pjs Gubernur Bahtiar Baharuddin mengajak seluruh masyarakat mendoakan Kafilah Kepri yang ikut MTQ Nasional di Sumatera Barat. Doa-doa dari masyarakat, akan membawa perwakilan Kepri menjadi yang terbaik dan juara di MTQ ini.

“Insya Allah dengan doa 2,2 juta masyarakat Kepri, wakil kita di Ranah Minang akan mengharumkan daerah ini,” kata Bahtiar saat Penutupan Pelaksaan TC Peserta MTQ dan Pelepasan Kalifah Prov Kepri di Hotel Sahid Batam Center, Batam, Rabu (11/11) malam.

103 Kafilah Kepri, Kamis (12/11) akan bertolak ke Padang untuk mengikuti MTQ Nasional ke-28. MTQ yang akan dibuka Presiden Joko Widodo ini akan terlaksana hingga 20 November nanti. Ratusan Kafilah Kepri itu terdiri dari 54 peserta, 14 pelatih, empat pendamping dan 31 official.

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kepukauan Riau, saya ucapkan terimakasih yang tak terhingga untuk seluruh pelatih, khafilah dan panitia yang terlibat,” kata Dirjen Polpum Kemendagri ini.

Bahtiar yang didampingi Ketua LPTQ Kepri H TS Arif Fadillah yakin Kepri akan mengulang kejayaan saat menjadi tuan rumah pada MTQ Nasional ke-25. Saat penyelenggaraan di Batam itu, Kepri meraih banyak sukses, baik sukses sebagai tuan rumah maupun sukses prestasi dengan meraih Juara Umum.

Bahtiar yakin kemampuan wakil-wakil Kepri bisa memberikan hasil terbaik. Sekaligus mengharumkan Negeri Segantang Lada ini. Pelatihan yang sudah lama dilaksanakan di Batam ini diyakini memberi bekal terbaik untuk para kafillah.

Bahtiar pun berpesan kepada para peserta untuk jangan takut dan risih karena berasal dari daerah. Kafillah Kepri harus kuat. Sebagai provinsi kepulauan, semua harus memiliki jiwa petarung. Seperti pelaut yg bertarung dengan ombak besar.

Sebelum menutup sambutannya, Bahtiar pun kembali memgajak masyarakat Kepri untuk mendoakan dan memberi restu bagi keberhasilan Kafillah Kepri.

Menurut Bahtiar, Kafillah Kepri sangat luar biasa dari tahun ke tahun selalu menjadi juara. Bukan sekadar di nasional bahkan di tingkat internasional sekalipun.

“Untuk para kafilah jangan lupa minta doa restu kepada orang tua, saudara, kawan-kawan. Kami dari pemerintah juga akan mendoakan dan memintakan doa kepada masyarakat kepri agar para kafilah bisa menjadi juara umum MTQ Nasional ini,” harap Bahtiar.

Ketua LPTQ Kepri, Arif Fadillah mengatakan bahwa anak-anak Kepri punya potensi yang luar biasa di bidang keagamaan. Seperti yang sudah-sudah, Kepri selalu jadi perhatian khusus. Untuk mengikuti iven di Ranah Minang ini, kata Arif, semua peserta, pelatih dan pendamping sudah di-swab dengan bantuan RSKI Galang.

redaksi@www.rasio.co //

Bahtiar Sebut Peran KPK Percepat Penyelesaian Sengketa Tanah

0

RASIO.CO,Tanjungpinang – Pjs Gubernur Bahtiar Baharuddin meminta semua Bupati/Walikota se-Kepri dan para Kepala OPD untuk bersungguh-sungguh membantu program KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dalam menyelesaikan sertifikasi aset tanah pemerintah daerah di Kepri. Penerbitan sertifikasi tanah bentuk perwujudan tata kelola pemerintahan yang baik.

Hal tersebut disampaikan Bahtiar Baharuddin pada acara Penyerahan Serifikat Tanah Pemerintah Daerah , Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi Fokus Area Manajemen Barang Milik Daerah, Rabu (11/11) di Kantor Wali Kota Batam.

“Untuk mempercepat masalah aset daerah yang belum selesai, saya minta Bupati/Walikota untuk bersungguh-sungguh mendukung kegiatan ini. Mumpung KPK fokus ke masalah ini. Jangan hanya sekedar MoU saja, namun tak diiringi kerja yang sungguh-sungguh. Kepri hanya memilik 4 persen wilayah darat. Kalau yang 4 persen ini tidak bisa diselesaikan dengan baik sengketa tanahnya, mau pindah ke mana kita,” kata Dirjen Polpum Kemendagri ini.

Menurut Bahtiar, untuk Provinsi Kepri, penyelesaian 29 bidang yang bersengketa telah tuntas diselesaikan. Tinggal lagi sengketa yang masih banyak di Kabupaten/Kota di Kepri, baik berupa bangunan maupun tanah. Maka itu, Bahtiar meminta kerjasama yang baik dari Bupati/Walikota serta masyarakat untuk membantu KPK dan BTN dalam penyelesaian aset yang bermasalah tersebut.

Pada pertemuan itu, Ketua KPK RI Firli Bahuri menegaskan bahwa KPK sangat fokus dalam menyelesaikan persoalan sengketa aset pemerintah daerah di Kepri dan Indonesia pada umumnya. Firli menyebutkan, sengketa aset tersebut bisa membuka kesempatan korupsi apabila tidak diselesaikan dengan baik.

“Untuk itu kami minta kerja sama yang baik dari pemerintah daerah setempat. Biarlah repot mencari data-data di saat masa pencegahan daripada repot mencari data saat penangkapan,” ujar Firli.

Menurut Firli, bila aset-aset daerah dan BUMN terus dibiarkan tidak terurus, maka akan semakin membuka ruang bagi munculnya perilaku korupsi oleh aparat.

Kanwil BPN (Badan Pertanahan Negara) Kepri Askani mengatakan pihaknya sangat terbantu dengan kehadiran KPK dalam penyelesaian sengketa aset daerah. Selama ini pihaknya mengaku agak kesulitan dalam penyelesaian sengketa terutama dalam mendapatkan data asli. Kehadiran KPK, membuat BPN Kepri telah menyelesaikan 96 persen aset daerah.

“Penyelesaian aset penting bagi pemda. Jika telah diterbitkan sertifikatnya oleh BPN, maka kemungkinan diterbitkan lagi sertifikat yang sama sangat kecil sekali. Dengan adanya KPK memdampingi, kami BPN sangat bersemangat sekali. Banyak kesulitan kami teratasi,” ungkap Askani.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Sekdaprov Kepri T.S.Arif Fadillah, Pjs Walikota Batam Syamsul Bahrum, Walikota Tanjungpinang Rahma, Pjs Bupati se-Kepri, Sekdako Batam Jefridin, Pjs. Kepala BP Batam Puwiyanto, dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Kepri.

redaksi@www.rasio.co //

HUT Nasdem, Bagikan Puluhan Ribu Makser

0

RASIO.CO, Batam – Peringati Hari Ulang Tahun Partai Nasdem ke-9 menggelar Tasyakuran secara serentak melalui webinar dan virtual ke seluruh Indonesia dan cabang-cabang Partai Nasdem di luar Negeri, bertempat di Posko Pemenangan RAMAH, Sei Panas, Batam, pada hari Rabu (11/11).

Tasyakuran tersebut dihadiri oleh Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Kepri, Muhammad Rudi, Ketua DPC Partai Nasdem Kota Batam, Amsakar Achmad, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem, M Kamaluddin serta kader Partai Nasdem.

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem, M Kamaluddin mengatakan, hari ini Partai Nasdem menggelar acara HUT Nasdem ke-9 tahun secara webinar dan virtual ke seluruh Indonesia secara serentak.

“Ditengah pandemi Covid-19 saat ini, partai Nasdem menggelar tasyakuran ditempat masing-masing, yaitu masing-masing Provinsi dan Kabupaten Kota se Indonesia secara serentak,” ungkap Kamaluddin.

Kamaluddin menjelaskan, tadi sudah di sampaikan sambutan dari Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dan juga dari Presiden RI yang telah mengucapkan selamat Ulang Tahun Partai Nasdem yang ke 9 Tahun.

Selanjutnya kegiatan yang akan dilakukan adalah seluruh DPW atau pengurus tingkat Provinsi akan membagikan 29.000 masker dengan motif melayu lokal.

“Kita akan membagikan 29.000 masker dikali 34 provinsi dengan total 999.000 masker dengan motif melayu lokal akan dibagikan kepada masyarakat Indonesia,” jelas Kamaluddin.

Kamaluddin menambahkan, Tema Nasdem di HUT ke-9 ini adalah “Nasdem Sayang Kamu” dengan melakukan kegiatan bakti sosial seperti pemberian masker, pemberian bantuan sembako, hand sanitizer dan lain-lain yang terkait dengan pencegahan Covid-19.

“Puncaknya adalah hari ini dengan peringatan bersama sama yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum dan Ketua-ketua DPW Partai Nasdem se Indonesia,” ucapnya.

Harapannya Nasdem sebagai partai pengusung restorasi gerakan perubahan di Indonesia Raya ini menginginkan agar kita harus terus berbenah, kita harus terus melakukan perubahan menuju ke arah yang lebih baik untuk Indonesia maju, Indonesia berkarakter dan Indonesia rakyat yang berdaulat, tutupnya.

Yuyun@www.rasio.co //

Mendagri Sebut Pemimpin Harus Berniat Mengabdi Tulus kepada Rakyat

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengingatkan kepada para pasangan calon (paslon) kepala daerah bahwa sangat penting bagi seorang calon pemimpin untuk memiliki karakter yang berintegritas.

Selain itu juga harus bersikap teguh pada komitmennya dalam menangani Covid-19 dan masalah sosial ekonomi yang ada di daerahnya masing-masing.

“Saya menyarankan kiranya kita harus kembali kepada komitmen kita, komitmen kita menjadi kepala daerah, kalau di pikiran kita adalah untuk mencari kekayaan atau untuk mendapatkan pujian dari manusia, saya kira lebih baik lupakan, karena nanti bermasalah,” kata Tito saat memberikan sambutan pada Kegiatan Webinar Pembekalan Pilkada Berintegritas Series 5 (Provinsi Kepulauan Riau, Lampung, Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Timur) dengan Tema : “Mewujudkan Pimpinan Daerah Berkualitas Melalui Pilkada Serentak yang Jujur Berintegritas” di Radisson Golf and Convention Center, Batam, Selasa (10/11).

Ia berharap, kekuasaan yang diperoleh para paslon yang akan memenangkan kontestasi sebagai pemimpin tertinggi di daerahnya memiliki nawaitu yang tulus untuk mengabdi kepada rakyat sehingga rakyat dapat memiliki kehidupan yang lebih baik.

“Jadi tolong nawaitunya atau niatnya harus tulus untuk mengabdi kepada rakyat,” kata Mendagri.

Pada kesempatan tersebut, Mendagri mengucapkan apresiasinya terhadap daerah-daerah yang sudah merealisasikan anggaran KPU, Bawaslu dan Pengamanan khususnya untuk mendukung Pilkada Serentak 2020.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak untuk seluruh jajaran di Kepri karena untuk KPU semuanya KPUD semuanya provinsi dan 6 kota/kabupaten semuanya untuk KPUDnya sudah 100% semua, untuk Bawaslunya juga 100% semua, dan untuk Pengamannya juga sudah 100% semua,” terangnya.

Untuk provinsi Lampung realisasi anggaran KPU dan Bawaslu juga sudah 100%. Namun, untuk realisasi anggaran Pengamanan, Kota Bandar Lampung dan Kota Metro masih belum mencapai 100% sehingga diharapkan untuk segera menyelesaikannya. Ia mengakui akan memerintahkan tim dari Kemendagri serta meminta bantuan dari KPK dan Polri untuk mengecek langsung ke lapangan.

Webminar ini dihadiri Ketua KPK Firli Bahuri, Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin, Sekdaprov H TS Arif Fadillah, FKPD Provinsi Kepri, KPU dan Bawaslu.

Hadir juga pasangan yang ikut kontestasi Pilkada Kepri, di antaranya pasangan HM Soerya Respationo-Iman Sutiawan, H Isdianto-Suryani dan H Ansar Ahmad-Hj Marlin Agustin Rudi. Serta pasangan yang ikut pilkada di Batam dan Bintan.

Redaksi@www.rasio.co //

Kasus KK dan Akte: ASN Sukamaju Sebut Nama Baiknya Dicemarkan

0

RASIO.CO, Pekanbaru – FN merupakan salah seorsng ASN Kelurahan Sukamaju, Pekanbaru merasa nama.naiknya dicemarkan, pasalnya dituduh menerima uang penggurusan KK dan Akte lahir senilai Rp800 ribu

Irpnisnya lagi, ASN FN semakin bingung karena kasus ibu tersebut sudah terjadi empat tahun lau, dan anehnya lagi dipublis beberapa media online, dimana
FN menegaskan apa yang dituduhkan warga di Kelurahan Suka Maju itu tidak benar dan telah mencemarkan nama baiknya.

“Saya sama sekali tidak pernah mengurus Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran anak ibu Suryani. Saya berani sumpah,” tegas FN saat ditemui di Kantor Lurah Sukamaju didampingi Lurah Abdul Haris, Selasa (10/11).lalu.

Menurut FN, dia sangat mengetahui kondisi Suryani yang merupakan seorang janda dan hanya bekerja sebagai buruh cuci. Karena itu tak mungkin dirinya mau melakukan perbuatan tak terpuji itu.

“Malah selama ini saya banyak membantu ibu itu. Bukan mau membangkit-bangkit, setiap ada bantuan dari pemerintah ia selalu memasukkan nama Suryani dalam daftar penerima bantuan. Apalagi waktu awal beliau pindah KK dari Kelurahan Suka Mulia ke Sukamaju, dia belum terdaftar sebagai penerima bantuan di kelurahan ini,” ujarnya.

FN mengaku tidak mengerti mengapa sampai dirinya dituduh meminta uang sampai Rp800 ribu, padahal sama sekali ia tidak pernah melakukannya. Ia juga heran mengapa setelah empat tahun lebih masalah ini baru diangkat.

“Apa motivasinya saya tidak tahu, tapi sekali lagi saya tegaskan bahwa saya tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan itu. Saya merasa nama baik saya telah dicemarkan,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Sukamaju, Abdul Haris mengatakan dirinya tidak mengetahui permasalah ini karena baru menjabat sebagai lurah.

“Kejadiannya kan di masa lurah terdahulu, empat tahun lalu, jadi saya tidak mengetahuinya. Dan hari ini sama-sama kita dengar dari Ibu FN bahwa dia tidak melakukannya,” kata Abdul Haris.

Meski begitu, Lurah Sukamaju mengatakan dirinya akan memanggil Ibu Suryani dan akan ditemukan langsung dengan FN, agar duduk perkaranya menjadi jelas.

Di sisi lain, Ketua RT 03/RW V, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sail, Zulkifli yang dikonfirmasi mengenai masalah ini juga mengaku tidak mengetahui pasti kejadian yang sebenarnya.

Apalagi saat akan mengurus KK dan Akte Kelahiran itu, Suryani tidak ada meminta surat pengantar dari dirinya sebagai Ketua RT.

“Memang saya ada berjumpa dengan ibu Suryani ini dan bercerita bahwa dia sedang mengurus KK dan Akte Kelahiran di kelurahan dan dia dimintai uang sebesar Rp800 ribu untuk mengurus itu. Tapi saat saya ajak untuk menemui pihak kelurahan si Ibu Suryani menolaknya dengan alasan takut makin dipersulit,” katanya.

Menurut Zulkifli, ia juga tidak pernah dilaporkan bagaimana masalah pengurusan selanjutnya. Hanya saja saat bertemu lagi dengan Ibu Suryani, yang bersangkutan mengaku urusannya sudah selesai. “Dan sekarang entah bagaimana diributkan lagi sampai-sampai ada anggota dewan memberikan bantuan,” ujarnya. (red/wn).

Wan@www.rasio.co //

Letkol Marinir Dadan Solahudin Resmi Jabat Kasisminpers

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Danlantamal IV Tanjungpiang, Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto laksanakan sertijab Kadisminpres di Mako Tanjungpinang. Senin(09/11).

Jabatan Kadisminpers Lantamal IV resmi diserahterimakan dari Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, kepada Letkol Marinir Dadan Solahudin.

Jabatan Kadisminpers Lantamal IV sebelumnya adalah Letkol Laut (KH) Sukses Hariyanto. yang menyerahkan jabatan kepada Danlantamal IV. Letkol Marinir Dadan Solahudin. sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Laut Pusat Olah Yuda Sekolah Staf Dan Komando Mabes TNI

Acara tersebut tetap mengutamakan Protocol Covid-19 yaitu memakai masker, sarung tangan, menjaga jarak, melaksanakan tes rapid bagi personel diluar dari Tanjungpinang, kemudian mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

Kepala Dinas Penerangan Lantamal (KadispenLantamal) IV Mayor Marinir Saul Jamlaay selesai acara Sertijab mengatakan, Sebagai unsur pelaksana tingkat Mako Lantamal IV, Dinas Administrasi Personel (Disminpers) Lantamal IV bertugas menyusun dan melaksanakan rencana serta program administrasi personel”, tuturnya

Kadispen Lantamal IV menambahkan “Program administrasi personel itu meliputi pemenuhan kebutuhan personel, pendidikan, penugasan, penempatan jabatan, perawatan personel, pengendalian karier, pemisahan dan penyaluran di lingkungan Lantamal IV Tanjungpinang, serta pemutahiran data personel untuk kepentingan pembinaan personel”, pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wadanlantamal IV Kolonel Marinir Gatot Mardiyono, S.H., Para Pejabat Utama Lantamal IV, Para Kadis dan Kasatker Lantamal IV.

Redaksi@www.raaio.co //