Kamis, Mei 28, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1152

Kompol Jhon Hery Rakutta Sitepu Resmi Jabat Kasat Resnarkoba Polresta Barelang

0

RASIO.CO, Batam – Kapolresta Barelang, AKBP Yos Guntur SIK didampingi Wakapolresta Barelang, AKBP Junoto SIK pimpin langsung pelantikan dan pengukuhan Jabatan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Jhon Hery Rakutta Sitepu, S.I.K, bertempat di Ruang Kerja Kapolresta Barelang, Rabu (04/11).

Jabatan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang Kompol Abdul Rahman SIK, MH sebelumnya digantikan oleh Kompol Jhon Hery Rakutta Sitepu, SIK.

Kapolresta Barelang, AKBP Yos Guntur SIK mengatakan, pelantikan jabatan yang kita lakukan pada hari ini merupakan hal yang biasa dalam dinamika organisasi yang dinamis dan merupakan penyegaran, pengembangan karir kinerja untuk kebutuhan organisasi.

“Perlu disadari bahwa jabatan merupakan amanah yang diberikan oleh negara kepada kita, sehingga mengandung konsekuensi logis untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan dipertanggung jawabkan baik kepada organisasi masyarakat maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Kapolresta.

Kapolresta mengucapkan selamat datang di Polresta Barelang dan diharapkan secepatnya menyesuaikan diri dalam pelaksanaan tugas sebagai Kasat Resnarkoba.

“Saya yakin dengan bekal dan pengalaman saudara selama ini akan mampu melaksanakan tugas sesuai dengan perannya dengan baik di dalam menunjang keberhasilan tugas Polresta Barelang,” tegas Kapolresta.

Tetap jaga kekompakan, kesehatan yang terpenting Protokol Kesehatan tetap kita jalankan untuk keselamatan, tutupnya.

Yuyun

Tingkatkan SDM di Kepri, Isdianto Canangkan Program Beasiswa S2 dan S3

0

RASIO.CO, Batam – Pasangan Calon Gubernur Kepri dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut 2, Isdianto-Suryani (INSANI) berkomitmen dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Calon Gubernur Kepri, Isdianto dalam kunjungan ke Kecamatan Nongsa menegaskan bahwa dalam meningkatkan SDM, dirinya akan memberikan beasiswa kepada anak Kepri yang berkeinginan untuk melanjutkan kuliah S2 dan S3.

“Kita melihat bahwasanya anak-anak kita yang berpotensi untuk melanjutkan S2 dan S3 sangat banyak. Tapi kenyataannya, mereka ini terkendala biaya. Sehingga, kita mencari jalan agar mereka dapat melanjutkan studinya dengan cara memberikan beasiswa,” ujar Isdianto.

Beasiswa tersebut akan diberikan secara cuma-cuma, namun ada persyaratan yang harus dipenuhi serta setiap strata baik S2 dan S3 akan disesuaikan dengan kuota yang ada.

“Nanti anak-anak kita bebas mau melanjutkan S2 dan S3 dimana, baik diluar negeri atau dalam negeri. Kita kasih bebas, namun dengan catatan setelah lulus, mereka ini harus kembali lagi ke Kepri. Jangan pula, mereka tidak kembali,” jelas Isdianto.

Selain itu, Isdianto juga mengungkapkan segera akan membebaskan biaya SPP di jenjang SMA, SMK, dan SLB untuk meringankan beban orang tua siswa.

“Selain meringankan beban orang tua, kita ingin membantu anak-anak yang tidak mampu agar terus mendapatkan pendidikan. Jangan sampai ada anak kita yang tidak bersekolah,” tegas adik kandung mantan Gubernur Kepri, Muhammad Sani itu.

Program beasiswa untuk anak-anak Kepri mendapat apresiasi dari warga Kecamatan Nongsa seperti diutarakan oleh Zaleha.

Menurut Zaleha, program seperti ini harus diprioritaskan bukan program seremonial yang menghamburkan uang yang dipentingkan.

Ini baru program bagus, kita sangat mendukung apa yang telah di program kan oleh pak Isdianto. Ini memang menyentuh ke masyarakat, bukan program bagi-bagi motor, itu menghabiskan uang. Kita akan berjuanglah untuk pak Isdianto dan ibu Suryani, tutup Zaleha.

Yuyun@www.rasio.co //

22 Kasus Korupsi Ditangani Tipidkor Polda Kepri, Miliyaran Aset Negara Berhasil Diselamatkan

0

RASIO.CO, Batam – Ditkrimsus Tipidkor Polda Kepri selalu komitmen memberantas korupsi di Kepri, dimana saat ini lebih kurang 22 kasus dugaan korupsi oleh oknum pejabat dalam proses Sidik dan Lidik.

Diketahui sepanjang Januari hingga Oktober 2020, jajaran Tindak Pidana Korupsi Polda Kepri sudah menangani kasus korupsi di Kepulauan Riau. Kasus-kasus ini melibatkan beberapa petinggi pejabat di Kabupaten yang ada di Kepri.

Korupsi yang dilakukan oleh oknum-oknum ini, merugikan negara hingga Rp 2,6 Milliar.
Sementara itu, aset negara yang dapat diselamatkan senilai Rp 1,8 milliar.

“Kasus-kasus yang kami tangani itu mulai dari Lingga hingga Karimun,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Hanny Hidayat, Rabu (4/11).

Ia mengatakan, kasus yang sudah dinyatakan p21 yakni dugaan korupsi pembangunan tugu agrominapolitan, Lingga. Dalam kasus ini polisi menetapkan  4 orang tersangka, termasuk pejabat di kabupaten ini.

Lalu, polisi juga menyelesaikan kasus jasa pelayanan RSUD Lingga, ada 2 orang tersangka.

Sementara itu di Karimun, lanjutmya, polisi menangani kasus Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) DPRD Karimun. Atas kasus ini, polisi menetapkan 2 orang tersangka.

“Jajaran Tipidkor juga melakukan dua OTT yakni di PLN Cabang Karimun dan staf Pemda Karimun. Tapi kasusnya dilimpahkan ke internal masing-masing,” ucap Hanny.

Hanny mengatakan, Selama proses penyelidikan hingga penyidikan, belum ada satupun kasus yang di SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan).  Seluruh kasus ditangani jajaran Polda Kepri selalu berlanjut.

“Ada 22 kasus sedang proses Sidik dan Lidik kami tangani. Seluruh kasus itu, penindakannya di 2020 semua. Penanganan korupsi merupakan komitmen kami,” ucapnya.

Tapi, penanganan korupsi tidaklah semudah kasus pidana umum. Karena itu butuh penanganan khusus, penyelidikan dan penyidikannya membutuhkan waktu yang lama. Karena yang terlibat dalam kasus-kasus korupsi, orang-orang yang sangat pintar dan mengetahui seluk beluk tentang aturan.

“Setiap informasi yang masuk dari masyarakat, selalu kami dalami. Tapi memang tidak bisa langsung bisa ditindak, butuh waktu,” tuturnya.

Saat ini, kata Hanny Tipidkor di Polda Kepri maupun Polres-Polres di Kepulauan Riau, sedang mengusut beberapa kasus dugaan korupsi.

Hanny mengaku tidak bisa membicarakan detil kasusnya, karena masih tahap penyelidikan.

“Khusus di Polda Kepri ada 3 kasus, di Batam, Lingga dan Natuna,” ujarnya.

Ia berharap ada peran serta masyarakat melaporkan kegiatan korupsi yang merugikan negara. Setiap laporan tersebut, selalu akan ditindaklanjuti polisi

Apri@www.rasio.co //

Isdianto Tampung Inspirasi Pedagang Botania

0

RASIO.CO, Batam – Calon Gubernur Kepri Nomer urut 2, Isdianto terus bergerak menemui warga. Kali ini melakukan kunjungan ke Pasar Botania 2, Batam Kota, Selasa (3/11).

Dalam melakukan kunjungan ke pasar tersebut, sejumlah pedagang pasar dan warga setempat menyampaikan beberapa permasalahan dan keluh kesah.

Calon Gubernur Kepri, Isdianto menyampaikan tadi kita sudah bersosilisasi bertemu langsung dengan masyarakat dan pedagang yang ada di daerah Botania 2, Batam Kota.

“Alhamdulillah tadi juga telah diadakan temu ramah dengan masyarakat dan pedagang di Botania 2, kita mendengarkan problem dan persoalan yang ada di pasar. Alhamdulillah sudah kita tampung semua,” ujar Isdianto.

Saat ini pedagang pasar banyak sekali yang terdampak masalah Covid-19, yang dulunya tingkat belanja 100 persen sekarang tinggal 70 persen atau 60 persen.

Tentunya ini harus kita sikapi dengan memperhatikan masalah UMKM dan tentu kita akan berpikir bagaimana membangkitkan kembali semangat para pedagang dengan memberikan dana stimulasi kepada pedagang.

“Disamping memberikan dana stimulasi tentu kita akan membuat semacam pelatihan-pelatihan, karena banyak sekali para pedagang seperti jualan kue kering tapi saat ini tidak begitu laku,” ucapnya.

“Kita akan coba carikan jalan keluarnya seperti apa, supaya barang dagangan mereka bisa laku seperti sedia kala,” jelas Isdianto.

Sementara itu, terkait dengan permasalahan minimnya pasokan gas elpiji yang dikeluhkan para pedagang, Isdianto meminta kepada instansi terkait untuk melakukan pengawasan terhadap pasokan.

“Saat ini yang bisa kita lakukan yakni perketat pengawasan, sehingga masyarakat yang mendapatkan gas elpiji benar-benar yang berhak mendapatkan pendistribusian,” ungkapnya.

Jangan sampai masyarakat yang tidak berhak mendapatkan distribusi mengambil gas elpiji distribusi, sehingga kalau ini terjadi pasti akan terjadi kekurangan dan kelangkaan gas, tutupnya.

Yuyun

Ini Dua Pelaku Bawa Sabu 3 Kilogram Diamankan Polairud

0

RASIO.CO, Batam – Jajaran Kepolisian Polairud Polda Kepri kembali berhasil mengamankan dua diduga pengedar sabu berinisial MU seorang wanita dan MR Lelaki.

Kedua pelaku diamankan Food Court 98 tepatnya di area Parkiran dan ATM Center, dengan baramg bukti 1,5 kilogram sabu. Senin(01/11).

“Tim Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Kepri mendapatkan Informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi pengiriman Narkotika jenis sabu dari Malaysia ke Kota Batam melalui jalur Perairan. Selanjutnya tim melakukan pemantauan namun para pelaku lolos dan luput dari kejaran tim, Selanjutnya penyelidikan mengarah ke lokasi Food Court 98, Kota Batam,” Kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S.

Kata Kabidhumas, hari Minggu tanggal 1 November 2020 sekira jam 19.15 wib dilokasi Food Court 98 tepatnya di area Parkiran dan ATM Center, Tim berhasil melakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku dengan Inisial MJ, Perempuan dan MR, laki-laki.

Pada TKP tersebut tim mengamanakan kurang lebih 1,5 Kg Narkotika jenis Kristal bening diduga Sabu. Selanjutnya tim melakukan Interogasi terhadap kedua pelaku dan penyelidikan mengarah ke timpat tinggal pelaku di Kampung Pisang Kecamatan Lubuk Baja dan ditempat tersebut kembali diamankan barang bukti Narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 1,5 kg,” ujarnya.

Selanjutnya para pelaku dan barang bukti dibawa ke Mako Dit Polairud Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan, dari hasil pemeriksaan didapatkan barang bukti sebagai berikut :

• 1 buah tas warna hitam merk nike berisikan 1 bungkus Narkotika jenis serbuk Kristal diduga Sabu yang dibungkus dengan plastik teh Cina dibungkus plastik transparan.
• 1 paket kecil Narkotika jenis serbuk kristal diduga Sabu dibungkus plastik transparan.
• 1 buah tas warna hitam berisikan 1 bungkus Narkotika jenis serbuk Kristal diduga Sabu dibungkus plastik transparan dan dibungkus lagi dengan plastik teh Cina.
• 1koper merk polo twin berwarna pink berisikan 1 bungkus Narkotika jenis serbuk kristal diduga Sabu dibungkus dengan plastik teh Cina dibungkus plastik transparan dan 1 bungkus Narkotika jenis serbuk kristal diduga Sabu dibungkus plastik transparan.
• 2 Unit Handphone milik para pelaku dan kartu identitas para pelaku.

Kemudian perkara ini dilimpahkan ke Satresnarkoba Polresta Barelang dan dari hasil penimbangan barang bukti di Satresnarkoba Polresta Barelang didapati jumlah keseluruhan barang bukti seberat 2,968 gram. Tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si

Apri@www.rasio.co //

Polresta Yogyakarta Berbagi Nasi Gratis di Malioboro

0

RASIO.CO, Yogyakarta – olresta Yogyakarta berbagi 100 kotak nasi bungkus gratis setiap hari mulai pukul 11.00 Wib, di Ngejaman Jl. Malioboro, pada hari Jum’at (30/10).

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro, S.I.K., M.H mengatakan penggalangan dana ini dilakukan oleh personil untuk Polresta Yogyakarta berbagi.

“Setelah penggalangan dana terkumpul, uang tersebut dibelanjakan dalam bentuk bungkusan nasi yang selanjutnya ditaruh dalam almari yang berada di Pos Teteg Tugu Yka dan Ngejaman Malioboro,” jelas Purwadi.

Purwadi menambahkan, 100 nasi kotak yang disediakan pada kegiatan sosial ini akan dibagikan mulai dari pengemudi andong, becak, pedagang asongan, pedagang kaki lima, tukang ojek hingga pengunjung malioboro.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut kita tetap mengacu pada protokol kesehatan antara lain menggunakan masker dan antrian dengan menjaga jarak.

Harapannya dengan pengadaan nasi gratis tersebut dapat meringankan beban warga masyarakat yang memang membutuhkan khususnya di tengah pandemi covid-19, tutup Purwadi.

Yuyun

Perkelahian Berujung Maut, Diduga Ketua RT Kabil Tewas Ditikam Warga

0

RASIO.CO, Batam – Diduga Sempat terjadi perkelahian, Ketua RT 02 RW 18 berinisial A dikabarkan jadi korban penikaman yang terjadi tepat di depan gerbang Sekolah Dasar (SD) Harapan Koin, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, pada hari Jum’at (30/10).

Korban berinisial A yang merupakan Ketua RT 02 RW 18 Kavling Bida Kabil Blok Kembang Sari, Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa.

Dari informasi yang didapat pelaku penikaman berinisial Y yang merupakan tetangga dari korban yang berprofesi sebagai pedagang.

Dari keterangan salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, mengatakan kejadian terjadi sekira pukul 06.00 Wib sempat terjadi cekcok dan perkelahian di depan gerbang SD Harapan Koin, warga sempat melerai, tak lama berselang korban berinisial A ditikam oleh pelaku yang merupakan tetangganya sendiri.

“Korban dan pelaku sempat dilerai, pada saat saya balik badan tiba-tiba korban sudah berlumuran darah dan pelaku melarikan diri,” ungkapnya.

Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Soedarsono Darmosoewito, Kawasan Industri Kabil, namun Tuhan berkehendak lain korban tidak tertolong dan meninggal dunia.

Sampai saat ini belum diketahui pasti apa motif penikaman tersebut dan saat ini aparat kepolisian Polsek Nongsa dan Reskrim Polresta Barelang tengah mencari tahu apa penyebab motif penikaman tersebut.

Yuyun

inDriver mulai menawarkan layanan ojek di kota Batam

0

RASIO.CO, Batam – inDriver, aplikasi pemesanan transportasi online internasional asal Rusia, terus memperluas penawaran layanan pemesanan transportasi di beberapa kota di Indonesia, termasuk Batam dengan tersedianya layanan pemesanan ojek online mulai hari ini.

Layanan ojek online dapat dipesan menggunakan Penawaran Waktu Nyata yang unik yang memungkinkan pengguna menikmati layanan transportasi yang terjangkau, sekaligus memberikan kebebasan dan fleksibilitas kepada pengemudi untuk menerima permintaan yang menguntungkan.

“Peluncuran layanan ojek baru di beberapa kota hari ini, termasuk Batam, menunjukkan bahwa kami sangat berkomitmen untuk pasar Indonesia. Kami memahami bahwa layanan ojek merupakan bagian penting dari kebutuhan transportasi umum di Indonesia.”

Saat kami terus berkembang, kami juga akan terus menawarkan layanan yang akan meningkatkan pengalaman pengguna kami dalam layanan transportasi online. Dengan tambahan layanan ojek, warga Batam dapat menikmati fleksibilitas dan kebebasan yang lebih besar dalam mendapatkan layanan transportasi untuk perjalanan sehari-hari, sekaligus membuka peluang baru untuk mendapatkan penghasilan,” jelas Egor Fedorov, Direktur Pengoperasian (COO) inDriver. melalui rilis diterima rasio.co, Kamis(29/10).

Kata dia, Aplikasi pemesanan transportasi internasional dengan lebih dari 50 juta unduhan di seluruh dunia telah tiba di kota Batam sejak awal tahun ini, dan terus memantapkan diri sebagai layanan pemesanan kendaraan pilihan di antara banyak orang Indonesia karena fleksibilitas, keterjangkauan dan aksesibilitas yang ditawarkan oleh aplikasi. inDriver, yang saat ini tersedia di lebih dari 40 kota di Indonesia, berencana menambah layanan ojek di setiap kota tempat aplikasi ini tersedia pada akhir tahun ini.

inDriver membedakan dirinya dari layanan pemesanan transportasi online pribadi lain yang tersedia di negara ini dengan memungkinkan penggunanya menawar harga terbaik untuk perjalanan. Dengan fitur Tawaran Waktu Nyata (RTD) yang unik, penumpang pertama-tama akan menawar tarif untuk permintaan perjalanan mereka, sementara pengemudi terdekat yang menerima pemberitahuan permintaan akan memiliki pilihan untuk menerima tawaran, mengabaikan permintaan tersebut, atau bernegosiasi untuk memperoleh tarif yang lebih menguntungkan.

Fitur RTD juga unik karena pengemudi tidak secara otomatis ditetapkan kepada penumpang. Setelah penumpang menerima tawaran balik dari pengemudi terdekat, mereka dapat dengan bebas memilih pengemudi yang sesuai dengan preferensi mereka – berdasarkan tarif, peringkat pengemudi, perkiraan waktu tiba, atau model kendaraan.

Layanan ini juga berlawanan dengan algoritme yang digunakan oleh perusahaan layanan pemesanan transportasi online pribadi lainnya, yang menaikkan ongkos perjalanan karena jam sibuk, kondisi lalu lintas, dan riwayat permintaan.

Untuk memastikan keamanan pengguna, inDriver menyediakan fitur seperti kemampuan untuk membagikan lokasi GPS dan informasi perjalanan dalam waktu nyata dari aplikasi dengan kontak tepercaya, serta tombol darurat khusus yang akan menghubungkan pengguna secara langsung dengan lembaga penegak hukum jika terjadi keadaan darurat.

Layanan pemesanan ojek online dari inDriver tersedia di perbatasan kota Batam serta pinggiran kota terdekat. Sementara itu, pengemudi yang mendaftar masuk inDriver dapat menikmati biaya layanan nol selama waktu yang terbatas. Saat ini, perjalanan yang sudah selesai hanya dapat dibayar tunai untuk menghindari biaya tambahan, seperti biaya transaksi atau biaya bank jika membayar dengan kartu debit atau kredit.(red/r).

redaksi@www.rasio.co //

Bahtiar : Sumpah Pemuda Moment untuk Bersatu Melawan Covid-19

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Pjs. Gubernur Kepulauan Riau H. Bahtiar mengikuti Puncak acara Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke- 92 Tahun 2020 yang di hadiri oleh Bapak Presiden RI Joko Widodo melalui Aplikasi Zoom dari Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (28/10).

Turut hadir Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI I Nyoman Gede Ariawan, Sekdaprov Kepri H. TS. Arif Fadillah, Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto,, Danrem 033/ WP Brigjen TNi Harnoto, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepri Bobby Jayanto serta sejumlah kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Bahtiar pada kesempatan ini mewakili Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan selamat Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke- 92 Tahun 2020, dan berharap pesratuan dan kesatuan yang telah dieprjuangkan oleh tokoh-tokoh terdahulu dapat terus dipertahankan dan dipelihara hingga masa yang akan datang.

“Kami semua di sini, mengucapkan selamat hari sumpah pemuda. Peringatan ini menjadi makna penting bagi kita untuk merenung dan memaknai kembali bahwa para pemuda pada zaman penjajahan dahulu menyisihkan berbagai perbedaan yang menyebabkan perpecahan dan mencari persamaan-persamaan untuk membangun NKRi secara utuh,” jelasnya.

Indonesia, menurut Bahtiar dahulunya adalah terdiri dari berbagai kerajaan-kerajaan yang berdiri sendiri dan berjuang untuk kemerdekaannya sendiri. Ada berbagi kerajaan di Pulau jawa, Sulawesi, Kalimantan hingga di Kepulauan Riau yang dulunya adalah kerajaan Riau Lingga. Selain berbeda kerajaan, suku dan budaya pada saat itu juga di Nusantara ini memiliki berbagai macam jenis bahasa dalam pergaulan dan perdagangan antar wilayah.

Bagaimana hingga terciptanya Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah karena mereka memahami persamaan yang dimiliki tanpa memperdebatkan perbedaan yang ada demi kepentingan yang lebih besar. Sehingga tercetuslah sumpah pemuda yang mengaku satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa yaitu Indonesia.

“Oleh karena itu peringatan Sumpah Pemuda ke-92 ini, kita sebagai Negara kesatuan mestinya tidak memperdebatkan lagi perbedaan antara kita, mestinya persamaan-persamaan yang kita miliki harus lebih dikuatkan lagi agar kita tumbuh menjadi bangsa yang tangguh dan maju,” jelasnya.

Terkait pandemic Covid-19 yang kasusnya terus bertambah setiap saat di kepulauan Riau, Bahtiar pada kesempatan ini menyampaikan agar seluruh komponen, baik pemerintahan, swasta dan masyarakat agat taat, patuh dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan kapapnpun dan dimanapun dengan memekaia masker, mecuci tangan dan menjaga jarak tau hindari kerumunan.

“Covid ini belum selesai dan masih terus berlangsung bahkan hingga saat ini belum ada obatnya. Vaksinnya pun belum bisa digunakan. Oleh karena itu untuk mencegah agar tidak semakin banyak kasus warga kita yang meninggal akibat virus ini maka saya himbau patuhi protokol kesehatan. Jadikan momentum hari ini Justru untuk bersatu, bagaimana melawan musuh kita bersama yaitu covid-19,” imbau Dirjen Polpum Kemendagri ini.

redaksi@www.rasio.co //

Arif Fadillah: Pemrov Kepri Dukung Penuh Pengembangan Ekonomi Syariah

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Sekda Prov. Kepri, H. T. S. Arif Fadillah mengatakan sesuai arahan Presiden Joko Widodo saat membuka perhelatan ISEF ke-7, yang berpesan bahwa Ekonomi dan keuangan syariah merupakan salah satu potensi terbesar yang masih perlu untuk terus dikembangkan, karna tak hanya diminati negara berpenduduk muslim tapi sejumlah negara lainnya juga.

“Apalagi Indonesia yang jumlah penduduk muslim terbesar, Bapak Presiden Jokowi berpesan kepada semua jajaran baik di pusat maupun daerah harus mampu menangkap peluang ini,” kata Arif saat mengikuti Opening Ceremony Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-7 melalui vicon dari Rupatama kt.4 kantor Gubernur, Dompak, Rabu (28/10).

Pemprov Kepri kata Arif, juga mendukung penuh upaya pengembangan ekonomi syariah yang di nilai sebagai motor dan sumber kesejahteraan umat.

“Pesan Pak Jokowi jelas, pengembangannya ini harus Integratif dan komperhensif. Dengan regulasi yang efisien serta penyiapan SDM nya, intinya daerah mendukung penuh,” lanjut Arif.

Selaku Ketua Komite Nasional dan Keuangan Syariah, Presiden Jokowi melanjutkan yang mana Komite tersebut bertugas untuk mengakselerasi sertapunya komitmen yang kuat untuk menguatian ekonomi syariah. Baik skala kecil, menengah, bessr bahkan ekonomi digital.

“Perhelatan ISEF ini diharapkan menjadi momentum untuk melakukan pemetaan jalan yang jelas, menentukan langkah yang konkret agar segera melakukan pengembangan di semua sektor ekonomi syariah,” tambah Presiden.

Lebih lanjut kata Jokowi, akselerasi percepatan dan pengembangan ekonomi syariah di harapkan dapat mentransformasikan Indonesia Maju serta sebagai upaya mewujudkan Indonesia menjadi pusat rujukan ekonomi syariah global.

“Industri ekonomi syariah bagaikan rakasa yang harus di bangkitkan, kita targetkan kedepan untuk segera membangun 1 bank syariah terbesar di Indonesia,” tekad Jokowi.

Tidak hanya itu, berbagai potensi lainnya terkait syariah menjadi hal yang terus di lakukan untuk di kembangkan. Salah satunya bank wakaf mikro.

Lebih dari pada itu, ekonomi dan keuangan syariah yang berbasis sektor rill, padat kaeya dan industri halal pun memiliki tujuan yakni penyerapan tenaga kerja dan perluasan usaha.

“Sehingga kita harapkan ekonomi dan keuangan syariah ini dapat menjadi salah satu instrumen keuangan alternatif untuk memajukan ekonomi rakyat,” pungkas Presiden.

Sementara itu, terkait penyelenggaran ISEF, kata Gubernur BI (Bank Indonesia) Perry Warjiyo saat menyampaikan laporan kegiatan, merupakan salah satu wujud nyata BI untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Adapun upaya tersebut terfokus kepada 3 pokok utama yakni: Pemberdayaan Ekonomi Syariah yang di arahkan Membangun Mata Rantai Ekonomi Halal baik skala kecil menengah maupun skala besar; Pendalamam Pasar Keuangan Syariah; dan Penguatan Riset, Assesmen dan Edukasi.

“Sejak kick off pada 7 Agustus lalu, ISEF telah sukses menyelenggarakan semua rangkaian yang di pusatkan di tiga wilayah yakni Sumatera (Sumatera Barat), Indonesia Bagian Timur (NTT) dan Jawa (Jawa Tengah),” kata Perry.

Total sebanyak 65 Kegiatan terlaksana, antara lain seperti: webinar, workshop hingga pekan wakaf produktif dan masih banyak lagi. ISEF di harapkan dapat menjadi akelerasi percepatan pembangunan mata rantai ekonomi syariah baik secara nasional maupun global.

redaksi@www.rasio.co //