Minggu, November 8, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 120

Arus Penumpang Kapal di Batam Naik Signifikan Selama Angkutan Nataru 2025–2026

0


RASIO.CO, Batam – Pergerakan penumpang angkutan laut di wilayah kerja Badan Pengusahaan (BP) Batam mengalami peningkatan signifikan selama Periode Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh tingginya arus penumpang pada rute internasional.

Berdasarkan data realisasi hingga H1+5 atau per 30 Desember 2025, total pergerakan penumpang rute internasional tercatat mencapai 316.236 orang. Jumlah ini meningkat 22 persen dibandingkan periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2024.

Kenaikan tertinggi terjadi pada penumpang berangkat melalui terminal ferry internasional yang tumbuh sebesar 30 persen. Sementara itu, jumlah penumpang datang meningkat 15 persen. Peningkatan arus penumpang internasional ini terutama terjadi pada rute Singapura dan Malaysia melalui Terminal Ferry Internasional Batam Center dan Harbour Bay.

Di sisi lain, pergerakan penumpang rute domestik tercatat sebanyak 205.487 orang atau meningkat 6,7 persen dibandingkan periode Nataru 2025. Dari total tersebut, penumpang berangkat melalui terminal ferry domestik mencapai 107.209 orang atau tumbuh 5,3 persen, sedangkan penumpang datang tercatat sebanyak 98.278 orang atau meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menjelaskan bahwa dominasi pergerakan penumpang internasional pada periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2026 dipengaruhi oleh jarak waktu yang relatif berdekatan dengan Angkutan Lebaran 2026.

“Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk menunda aktivitas mudik dan memilih untuk melaksanakannya pada periode Angkutan Lebaran 2026. Hal ini menyebabkan pergerakan penumpang domestik pada momen Nataru relatif lebih terkendali,” ujar Benny dalam keterangan resminya, Rabu (31/12).

Meski demikian, BP Batam terus memastikan kelancaran arus penumpang selama periode Angkutan Laut Nataru 2026. Koordinasi dilakukan bersama para agen pelayaran untuk menambah armada kapal, baik domestik maupun internasional, guna mengantisipasi potensi lonjakan penumpang.

Selain itu, BP Batam juga mengoperasikan Posko Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di seluruh terminal ferry domestik dan internasional sebagai pusat koordinasi lintas instansi. Seluruh sistem CCTV pelabuhan di wilayah kerja BP Batam pun telah terintegrasi dengan Pusat Informasi Transportasi (PUSINTRANS) Kementerian Perhubungan untuk mendukung pemantauan arus penumpang secara real time.

“Peningkatan arus penumpang selama Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 terjadi pada 25 Desember 2025 dan kami prediksikan kembali terjadi pada 4 Januari 2026. Meski demikian, lonjakan tersebut dapat kami kelola dengan baik melalui koordinasi lintas instansi, kesiapan armada, serta penerapan digitalisasi e-ticketing sehingga arus penumpang tetap berjalan aman dan lancar,” tambah Benny.

Sementara itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi secara berkelanjutan hingga berakhirnya periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Evaluasi selama periode Nataru ini menjadi dasar bagi kami untuk memperkuat kesiapan menghadapi Angkutan Lebaran 2026, baik dari sisi infrastruktur, kesiapan layanan, maupun sistem pendukung operasional. Dengan persiapan yang lebih matang, kami berharap pelayanan kepelabuhanan ke depan dapat berjalan lebih optimal, aman, dan terkendali,” ujar Amsakar.

YD

23 Ribu Konten Pornografi Anak Diblokir Polri, 53 Pelaku Dijerat Hukum

0

RASIO.CO, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Satgas Pornografi Anak Online mencatat telah memblokir sebanyak 23.506 konten pornografi anak sepanjang tahun 2025. Upaya tersebut merupakan bagian dari langkah penegakan hukum dan pencegahan kejahatan seksual terhadap anak di ruang digital.

Capaian tersebut disampaikan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol. Syahar Diantono dalam konferensi pers Rilis Akhir Tahun (RAT) 2025 yang digelar di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12).

Dalam pemaparannya, Syahar menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025 Satgas Pornografi Anak Online juga berhasil menyelesaikan 29 dari total 30 kasus yang dilaporkan kepada kepolisian. Dari penanganan kasus tersebut, aparat menetapkan sebanyak 53 orang sebagai tersangka.

“Dengan 53 tersangka serta berhasil memblokir 23.506 konten pornografi dan melaksanakan 6.963 kegiatan preemptive,” ujar Syahar.

Selain penegakan hukum, Satgas juga aktif melakukan upaya pencegahan melalui kegiatan edukasi digital. Edukasi tersebut dilakukan melalui Siber TV serta berbagai platform media sosial seperti YouTube, Instagram, X, dan Facebook guna meningkatkan kesadaran masyarakat terkait bahaya pornografi anak.

Syahar juga mengungkapkan bahwa Direktorat Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) kini telah resmi terbentuk di 11 Polda jajaran. Sejak pembentukannya, Direktorat PPA-PPO berhasil mengungkap total 403 kasus dengan menetapkan 505 orang sebagai tersangka.

“Dengan total korban yang diselamatkan sebanyak 1.239 korban, baik laki-laki maupun perempuan dan anak,” tuturnya.

Dari sisi pencegahan, Direktorat PPA-PPO turut melaksanakan kampanye Risk and Speak. Program ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya melaporkan dan mencegah kekerasan terhadap perempuan, anak, serta tindak pidana perdagangan orang.

“Program ini sudah dilaksanakan di 10 kota dan kabupaten dalam negeri dan pernah dua kali dilaksanakan di luar negeri yaitu di Hongkong dan Guangzhou dengan total peserta sebanyak 7.300 orang,” katanya.

***

Densus Amankan 7 Teroris Jaringan NII & Ansharuh Daulah Selama Nataru

0

RASIO.CO, Jakarta – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap tujuh tersangka terorisme selama pelaksanaan pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Ketujuh tersangka tersebut diketahui terafiliasi dengan dua jaringan berbeda, yakni Negara Islam Indonesia (NII) dan Ansharuh Daulah (AD).

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana menjelaskan, dua dari tujuh tersangka merupakan bagian dari jaringan NII. Keduanya ditangkap di wilayah Sumatera Utara dan langsung ditetapkan sebagai tersangka serta dilakukan penahanan.

“2 tersangka dilakukan penegakan hukum terkait perannya dalam struktur organisasi NII. Keduanya diamankan di Sumatera Utara,” ujar Mayndra dalam keterangan tertulis, Rabu (31/12).

Sementara itu, lima tersangka lainnya berasal dari jaringan Ansharuh Daulah (AD). Mereka diamankan di empat wilayah berbeda, yakni Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Papua.

Mayndra menyebut, berdasarkan hasil penyelidikan, kelima tersangka tersebut berperan aktif dalam kegiatan propaganda serta menyebarkan seruan kepada masyarakat untuk melakukan aksi teror.

“Pendukung Daulah (ISIS) yang aktif menyerukan propaganda dan seruan untuk melakukan aksi teror,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol Syahar Diantono mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, Densus 88 telah menangkap total 51 tersangka terorisme.

Ia juga menyoroti sejumlah pengungkapan kasus menonjol yang dilakukan Densus 88 selama tahun 2025, salah satunya terkait jaringan radikalisme yang menyasar anak di bawah umur. Kasus tersebut melibatkan lima tersangka terorisme dengan target perekrutan mencapai 110 anak di 23 provinsi melalui media daring.

“Menggagalkan 20 rencana aksi serangan oleh anak di bawah umur, dan penangkapan tujuh tersangka terorisme dalam pengamanan Nataru tahun ini,” jelasnya.

Penangkapan para tersangka ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam menjaga keamanan nasional serta memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berlangsung aman dan kondusif di seluruh wilayah Indonesia.

AD

Angka Kriminalitas dan Kecelakaan Naik, Polres Lingga Gelar Rilis Akhir 2025

0

RASIO.CO, Lingga – Polres Lingga mencatat adanya peningkatan angka tindak pidana dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Lingga sepanjang tahun 2025.

Data tersebut disampaikan dalam kegiatan Rilis Akhir Tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lingga AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mapolres Lingga, Selasa (30/12) sore.

Dalam pemaparannya bersama rekan wartawan dari berbagai media, Kapolres Lingga mengungkapkan bahwa selama tahun 2025 pihak kepolisian menangani sebanyak 45 kasus tindak pidana. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun 2024.

“Tindak pidana terjadi kenaikan sebanyak enam kasus dan untuk kecelakaan lalu lintas bertambah dua kasus. Ini mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2024,” kata Kapolres Lingga.

Kapolres menjelaskan, sejumlah kasus kejahatan yang menonjol selama tahun 2025 didominasi oleh tindak pidana pencurian serta kejahatan asusila. Menurutnya, kasus-kasus tersebut menjadi perhatian serius karena masih terus terjadi di wilayah Kabupaten Lingga.

Meski demikian, Kapolres Lingga menilai bahwa secara umum tingkat kriminalitas di Kabupaten Lingga masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan daerah lain. Ia berharap pada tahun 2026 mendatang angka kejahatan dapat ditekan dan mengalami penurunan.

“Untuk menekan angka kriminalitas, pihak kepolisian akan terus melakukan langkah preventif dan represif sebagai bagian dari tugas penegakan hukum,” terang Kapolres.

Selain memaparkan capaian kinerja, Kapolres Lingga juga mengimbau masyarakat agar menyambut malam pergantian tahun dengan tertib dan tidak melakukan perayaan secara berlebihan, khususnya dalam penggunaan kembang api maupun petasan.

“Masyarakat Lingga diminta dalam menyambut malam pergantian tahun 2026 tidak secara berlebihan, terutama dalam menggunakan kembang api dan petasan,” tutup Kapolres.

Puspan

Bupati Karimun Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Jantan

0

RASIO.CO, Karimun – Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah melaksanakan pendakian ke puncak Gunung Jantan yang berada di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Selasa (30/12).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati secara langsung memanjat hingga ke puncak gunung untuk mengibarkan bendera Merah Putih.

Aksi tersebut dilakukan sebagai wujud semangat kebangsaan sekaligus kecintaan terhadap alam. Pengibaran bendera di puncak Gunung Jantan menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menumbuhkan rasa nasionalisme yang berpadu dengan upaya pelestarian lingkungan.

Selain bermakna simbolis, pendakian ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Karimun dalam mempromosikan potensi wisata alam daerah. Gunung Jantan dinilai memiliki daya tarik tersendiri sebagai destinasi wisata alam yang dapat dikembangkan dan diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Iskandarsyah ingin menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya berorientasi pada sektor ekonomi, tetapi juga harus sejalan dengan nilai kebangsaan serta kepedulian terhadap kelestarian alam.

Pemerintah daerah berharap, langkah ini dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mengenal dan mengunjungi destinasi wisata alam di Kabupaten Karimun, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap potensi daerah sendiri.

AM

Wali Kota Amsakar Apresiasi Kinerja Polresta Barelang Sepanjang 2025

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad memberikan apresiasi kepada jajaran Polresta Barelang atas kinerja serta berbagai terobosan yang telah dilakukan sepanjang tahun 2025. Apresiasi tersebut disampaikan saat dirinya menghadiri kegiatan Rilis Akhir Tahun 2025 Polresta Barelang yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis di Mapolresta Barelang, Selasa (30/12).

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar menilai kinerja Polresta Barelang memberikan dampak nyata terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Batam. Menurutnya, indikator keberhasilan dapat dilihat dari situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang relatif terkendali, pengungkapan kasus kriminalitas, serta inovasi yang dijalankan oleh kepolisian.

“Kalau kita melihat dari kacamata pemerintah daerah, kinerja Polresta Barelang sangat baik. Indikatornya jelas, mulai dari situasi kamtibmas yang relatif terkendali, tingkat kriminalitas yang berhasil diungkap dan diselesaikan, hingga berbagai terobosan yang dilakukan,” ujar Amsakar.

Amsakar juga menyinggung persoalan kecelakaan lalu lintas yang masih cukup tinggi di Kota Batam. Meski demikian, ia mengapresiasi langkah Polresta Barelang yang melakukan pendekatan edukatif dengan memasukkan materi tertib berlalu lintas sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

“Dengan tingginya kasus kecelakaan lalu lintas di Batam, Alhamdulillah Polresta Barelang memiliki terobosan dengan memasukkan pemahaman tertib berlalu lintas sebagai ekstrakurikuler di sekolah. Ini langkah strategis untuk membangun budaya disiplin sejak usia dini,” jelasnya.

Ia menegaskan, berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi yang terjalin antara Polresta Barelang, Pemerintah Kota Batam, unsur Forkopimda, serta dukungan masyarakat.

Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono memaparkan capaian kinerja institusinya sepanjang 2025. Ia menyebutkan, Polresta Barelang berhasil mengungkap 98 kasus tindak pidana, dengan 75 kasus di antaranya telah diselesaikan. Dari total perkara tersebut, sebanyak 134 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Di bidang lalu lintas, Anggoro mengungkapkan tercatat 1.043 kasus kecelakaan sepanjang tahun 2025. Dari jumlah itu, 33 orang meninggal dunia, 151 orang mengalami luka berat, dan 1.157 orang mengalami luka ringan.

“Kami akan terus melakukan langkah antisipatif dan preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Batam,” tegas Anggoro.

Selain kecelakaan, jumlah pelanggaran lalu lintas selama 2025 tercatat mencapai 15.582 kasus. Kapolresta menegaskan komitmen jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Rangkaian kegiatan rilis akhir tahun ditutup dengan pemusnahan barang bukti knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Langkah tersebut menjadi simbol komitmen Polresta Barelang dalam penegakan hukum sekaligus menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di Kota Batam.

YD

Polri Sita 590 Ton Narkoba Sepanjang 2025, 64 Ribu Tersangka Diamankan

0

RASIO.CO, Jakarta – Bareskrim Polri mencatat capaian signifikan dalam pemberantasan tindak pidana narkoba sepanjang tahun 2025. Dalam kurun waktu tersebut, Polri berhasil menyita ratusan ton barang bukti narkotika serta mengamankan puluhan ribu tersangka dari berbagai jaringan peredaran narkoba.

Capaian tersebut disampaikan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Polisi Syahardiantono dalam paparan rilis akhir tahun Polri 2025 yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12).

“Selama tahun 2025, telah bisa menangkap 64.046 tersangka,” kata Syahardiantono dalam pemaparannya.

Selain penindakan terhadap pelaku, Bareskrim Polri juga berhasil menyita barang bukti narkotika dalam jumlah besar. Total barang bukti yang diamankan sepanjang 2025 mencapai 590 ton dengan nilai ekonomis yang sangat tinggi.

“Barang bukti total ada 590 ton dengan nilai berkisar Rp41 triliun,” ungkapnya.

Di samping upaya represif, Polri turut mengedepankan pendekatan keadilan restoratif dalam penanganan kasus narkoba, khususnya bagi perkara tertentu yang memenuhi syarat sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Kemudian terkait upaya restorative justice tindak pidana narkoba mengalami peningkatan pesat dengan mencapai 13.880 kasus,” jelas Syahardiantono.

Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari strategi komprehensif Polri dalam menekan peredaran narkoba sekaligus memberikan ruang pemulihan bagi pelaku tertentu, tanpa mengesampingkan penegakan hukum terhadap jaringan besar dan terorganisasi.

YD

Penyidikan Berlanjut, KPK Tambah Masa Penahanan Gubernur Riau Abdul Wahid

0

RASIO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memperpanjang masa penahanan Gubernur Riau Abdul Wahid dalam proses penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Perpanjangan penahanan tahap kedua tersebut juga diberlakukan terhadap dua tersangka lainnya, yakni Dani M Nursalam selaku Tenaga Ahli Abdul Wahid, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) Provinsi Riau, M Arief Setiawan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil guna mendukung kelancaran proses penyidikan yang masih berjalan.

“Dilakukan perpanjangan penahanan kedua untuk tersangka AW dkk dalam perkara dugaan TPK pemerasan, pemotongan anggaran, dan penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau,” kata Budi Prasetyo saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Selasa (30/12).

Dalam perkara ini, Abdul Wahid bersama para tersangka lainnya disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12 huruf f dan/atau Pasal 12B Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Seiring proses penyidikan, KPK juga telah melakukan serangkaian upaya paksa berupa penggeledahan di sejumlah lokasi. Pada pertengahan Desember, penyidik menggeledah rumah dinas Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto dan menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara Abdul Wahid dan kawan-kawan.

“Tim mengamankan dan menyita beberapa dokumen dan sejumlah uang dalam bentuk rupiah dan dolar Singapura. Uang yang diamankan sekitar lebih dari Rp400 juta,” ujar Budi pada 22 Desember lalu.

Sebelumnya, pada Senin (15/12), KPK turut menggeledah rumah dinas Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto. Dari lokasi tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah ditangani.

Selain itu, pada rentang 10 hingga 12 November 2025, KPK telah menggeledah Kantor Gubernur Riau, Kantor Dinas PUPR PKPP, Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta beberapa rumah yang tidak diungkapkan pemiliknya. Penggeledahan juga dilakukan di Kantor Dinas Pendidikan pada 13 November 2025.

Dari seluruh rangkaian penggeledahan tersebut, penyidik KPK menyita sejumlah dokumen dan Barang Bukti Elektronik yang diduga berkaitan dengan pergeseran anggaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

AD

Polda Kepri Gelar Sosialisasi KUHAP Terbaru 2025, Perkuat Kesiapan Personel Polri

0

RASIO.CO, Batam – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau menggelar Sosialisasi Hukum terkait Kitab Undang-Undang Acara Pidana (KUHAP) Terbaru Tahun 2025 sebagai langkah persiapan menghadapi pemberlakuan KUHP dan KUHAP yang baru.

Kegiatan tersebut berlangsung di Cendrawasih Wing Stage Golden View Hotel, Bengkong, Senin (29/12).

Sosialisasi ini dihadiri langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., serta Brigjen Pol. Veris Septiansyah, S.H., S.I.K., M.Si., M.H. selaku Karo Bankum Divkum Polri. Turut hadir Irwasda Polda Kepri, para Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, akademisi Dr. Albert Aries, S.H., M.H., serta seluruh peserta sosialisasi dari jajaran Polda Kepri.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan institusinya dalam menyambut penerapan KUHP dan KUHAP terbaru yang akan segera diberlakukan secara nasional. Ia menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap regulasi baru tersebut, terutama bagi personel yang menjalankan fungsi penyidikan.

“KUHP dan KUHAP baru harus benar-benar dipahami dan dipedomani oleh seluruh personel, khususnya penyidik,” tegas Kapolda Kepri.

Menurutnya, pemahaman terhadap ketentuan hukum yang baru tidak boleh berhenti pada forum sosialisasi semata, melainkan harus ditindaklanjuti melalui pendalaman di masing-masing satuan kerja. Langkah ini dinilai penting agar seluruh personel memiliki dasar hukum yang kuat dan seragam dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Sementara itu, Wakapolda Kepri dalam penutupan kegiatan menegaskan bahwa keberhasilan implementasi undang-undang baru merupakan tanggung jawab bersama seluruh anggota Polri. Ia menekankan perlunya perubahan pola pikir dan peningkatan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Polri harus mampu mengubah pola pikir dan meningkatkan profesionalisme sebagai pelayan masyarakat,” ujar Wakapolda Kepri.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Polda Kepri menyatakan kesiapan untuk menjadi garda terdepan dalam implementasi KUHAP terbaru, sebagai bagian dari upaya transformasi Polri menuju organisasi yang modern, profesional, dan terpercaya.

YD

Wali Kota Amsakar Serukan Harmoni dan Toleransi di Natal Oikumene 2025

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga harmoni dan toleransi antarsesama dalam kehidupan bermasyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Perayaan Natal Oikumene Tingkat Kota Batam Tahun 2025 yang digelar di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (29/12) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar turut menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh jemaat yang hadir. Ia mengingatkan pentingnya memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Batam serta mengurangi perbedaan-perbedaan yang berpotensi menimbulkan jarak sosial.

“Ayo kita mulai saat ini untuk meminimalkan perbedaan di antara kita. Mari kesampingkan hal-hal yang membuat kita berjarak. Batam harus kita maknai sebagai rumah bersama; kitalah yang menjaga dan merawatnya,” ujar Amsakar.

Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan organisasi yang tumbuh di Kota Batam merupakan sebuah kekayaan yang patut disyukuri. Ia menegaskan bahwa perbedaan tidak lagi relevan dipandang sebagai kelemahan, melainkan sebagai kekuatan jika dikelola dengan baik.

“Keberagaman ini, bila kita rawat dengan baik, akan seperti sebuah orkestra yang menghasilkan harmoni indah. Saat ini yang perlu kita jaga adalah kolektivitas dan keharmonisan,” katanya.

Amsakar juga mengingatkan kembali visi besar pembangunan Kota Batam sebagai Bandar Dunia Madani sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah. Ia menilai visi tersebut memuat pesan moral yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Bandar Dunia Madani bermakna warganya taat hukum, santun, saling menghormati, dan mengasihi. Nilai toleransi ini harus terus kita tumbuhkan di tengah masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, dalam momentum perayaan Natal Oikumene tersebut, Amsakar turut menyampaikan refleksi singkat atas capaian pembangunan Kota Batam selama 10 bulan masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra. Ia menyebut Batam mampu menjaga tren pertumbuhan ekonomi yang positif.

“Selama 10 bulan saya bersama Ibu Wakil menjabat, Alhamdulillah sudah banyak capaian yang diraih. Setidaknya, pertumbuhan ekonomi Batam berada pada jalur yang sangat baik,” ujarnya.

Perayaan Natal Oikumene Tingkat Kota Batam tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga, sekaligus sebagai momentum menyongsong tahun baru dengan penuh harapan.

YD