Jumat, April 24, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 119

Wakil Bupati dan Ketua Dekranasda LinggaKunjungi PAUD Desa Tanjung Kelit

0

RASIO.CO, Lingga – Wakil Bupati Lingga Ir. H. Novrizal, S.T., M.IP., didampingi Ketua Dekranasda Lingga, Hj. Feby Sarianty melakukan kunjungan ke PAUD Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga. Selasa, (5/8/2025).

Dalam kunjungan yang juga didampingi Ketua POKJA 1 TP PKK Lingga ini, Wakil Bupati Lingga, H. Novrizal dan Hj. Feby Sarianty juga menyerahkan bantuan obat cacing secara simbolis kepada anak-anak PAUD.

Pemberian obat cacing ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan anak usia dini serta memperkuat peran pendidikan anak usia dini di wilayah Kabupaten Lingga.

Dalam sambutannya, Hj. Feby Sarianty menyampaikan, pemberian obat cacing ini merupakan bagian dari program pencegahan penyakit cacingan yang rutin dilakukan untuk mendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan optimal.

“Kesehatan anak merupakan prioritas utama, terutama dalam masa pertumbuhan usia dini. Pencegahan cacingan sangat penting agar anak-anak dapat tumbuh sehat dan belajar dengan baik,” kata Feby Sarianty.

Feby Sarianty menjelaskan, kesehatan anak merupakan prioritas utama, terutama dalam masa pertumbuhan usia dini. Pencegahan cacingan sangat penting agar anak-anak dapat tumbuh sehat dan belajar dengan baik.

Feby Sarianty yang juga aktif dalam kegiatan sosial dan pendidikan anak ini mengungkapkan, pentingnya peran orang tua dan lembaga pendidikan dalam menjaga pola hidup bersih dan sehat anak-anak.

“Semoga melalui kegiatan ini, kesadaran akan pentingnya kesehatan anak semakin meningkat, dan kita bersama-sama bisa menciptakan generasi Lingga yang cerdas dan sehat,” tutupnya.

Kunjungan Wakil Bupati Lingga dan Ketua Dekranasda ke PAUD Desa Tanjung Kelit ini, disambut antusias oleh para guru, orang tua, dan anak-anak PAUD, selain itu, juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dengan tenaga pendidik dan wali murid.


Sekda Lingga Hadiri Pengukuhan Pengurus PGRI Kabupaten Lingga

0

RASIO.CO, Lingga – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga, H. Armia, S.Pd., M.IP., hadiri pengukuhan dan pelantikan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lingga masa bakti 2025–2030, di Pantai Armifa, Daik Lingga. Rabu (5/8/2025).

Ketua PGRI Kabupaten Lingga terpilih, Juniardi, S.Pd., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sekda Lingga yang selama ini telah menunjukkan komitmen besar terhadap keberlangsungan dan kemajuan organisasi PGRI Kabupaten Lingga, termasuk dukungan dalam periode sebelumnya.

Juniardi menjelaskan, bahwa kemrin PGRI Lingga diberikan fasilitas berupa sekretariat baru untuk operasional organisasi. Ia mengajak seluruh pengurus untuk bersatu, bersinergi, dan bersama-sama mengemban amanah yang telah dipercayakan ini.

‘’Pengurus yang dikukuhkan ini hampir 80 persen merupakan alumni Pendidikan Guru Penggerak, saya meyakini dengan potensi, kompetensi, dan semangat yang dimiliki, PGRI Lingga akan semakin produktif dalam melahirkan program-program kerja yang berdampak langsung kepada guru dan dunia pendidikan di Kabupaten Lingga,” kata Juiardi dalam sambutannya.

Ditempat yang sama, Sekda Lingga, H. Armia, memberikan apresiasi kepada pengurus PGRI atas kerja keras dan kontribusi nyata selama ini. Keberhasilan PGRI dalam menjalin kerja sama dengan berbagai pihak seperti Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kepulauan Riau, serta keterlibatan aktif dalam peningkatan kapasitas dan kompetensi guru.

‘’Kita berharap ke depan PGRI tidak hanya aktif dalam ranah peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga mulai merintis kegiatan kewirausahaan seperti pembentukan Koperasi guru yang dapat menyediakan kebutuhan guru, alat tulis kantor (ATK), perlengkapan peserta didik, dan kebutuhan lainnya yang menunjang kegiatan belajar mengajar,’’ tutupnya.

Kegiatan pengukuhan dan pelantikan Pengurus PGRI Lingga, dihadiri oleh Sekda Lingga, H. Armia, didampingi Ketua DWP Lingga. Kepala Disdikpora Lingga, Perwakilan Pengurus PGRI Provinsi Kepulauan Riau, Camat Lingga, dan jajaran pengurus PGRI Kabupaten Lingga.


BNNP Kepri Tangkap 3 WNA Malaysia Selundupkan 3,4 Kg Sabu Lewat Bandara RHF

0

RASIO.CO, Batam – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau kembali mengungkap jaringan peredaran narkotika lintas negara. Tiga warga negara asing (WNA) asal Malaysia ditangkap saat menyelundupkan sabu melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang.

Dikutip Tribunbatam, ketiga pelaku, masing-masing ZK (51), MK (44), dan DH (31), dibekuk saat hendak menaiki pesawat tujuan Jakarta. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sabu seberat 3,4 kilogram yang disimpan dalam tubuh mereka dan dibawa secara ilegal melintasi perbatasan negara.

Penangkapan ini merupakan bagian dari pengungkapan delapan kasus narkoba sepanjang pertengahan Juni hingga akhir Juli 2025 oleh BNNP Kepri. Total 14 tersangka diamankan, dengan barang bukti berupa sabu seberat 8.647 gram, ganja 5,6 gram, 2.990 butir ekstasi, dan 119,90 gram serbuk ekstasi.

“Hasil penindakan dari 8 LP, ada 14 tersangka. Tiga di antaranya WNA. Para tersangka ini berperan sebagai kurir. Mereka mengaku hanya diperintah oleh seseorang di Malaysia, yang kini masih kami buru sebagai DPO,” ujar Kabid Berantas BNNP Kepri, Kombes Pol Nestor Simanihuruk dalam konferensi pers di Kantor BNNP Kepri, Selasa (5/8).

Usai rilis, sebagian barang bukti langsung dimusnahkan. Para tersangka yang mengenakan pakaian tahanan dan tangan terborgol dihadirkan untuk menyaksikan pemusnahan tersebut.

“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberantas narkoba, termasuk upaya memutus mata rantai jaringan internasional yang menjadikan Kepri sebagai pintu masuk,” tegas Nestor.

Ia menjelaskan para kurir hanya menerima instruksi dari pengendali di Malaysia tanpa mengetahui penerima akhir maupun identitas pengendali utama. “Semua alur instruksi datang dari Malaysia, termasuk rute dan waktu pengiriman. Ini pola lama, tapi masih digunakan,” jelasnya.

Dalam proses penangkapan, sempat terjadi perlawanan. Salah satu tersangka melompat ke laut untuk melarikan diri saat penangkapan di perairan Kepri. “Fokus kami saat itu adalah menyelamatkan nyawa pelaku karena sempat terombang-ambing di laut. Setelah kondisinya stabil, penyidikan dilanjutkan,” ungkap Nestor.

Atas perbuatannya, ketiga WNA asal Malaysia tersebut dijerat Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

***

KPK Periksa 7 Saksi Kasus Korupsi Kredit LPEI di Jakarta dan Kaltim

0

RASIO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tujuh orang saksi terkait kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Pemeriksaan dilakukan di Jakarta dan Kalimantan Timur pada Rabu (6/8).

“Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, atas nama SYV selaku karyawan BJU Group dan AA selaku staf keuangan,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dikutip dari Antara.

Lima saksi lainnya diperiksa di Mako Satuan Brimob Polda Kaltim. Mereka adalah RC selaku karyawan swasta, serta AS, MA, SUS, dan VER dari BJU Group.

Sehari sebelumnya, Selasa (5/8), KPK juga memanggil pegawai dan mantan pegawai Bara Jaya Utama (BJU) Group serta Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Satria Iskandar Setiawan dan Rekan (SISCO) sebagai saksi. Mereka adalah BP, DES, dan RIM (karyawan BJU Group), DDY (mantan karyawan KJPP SISCO), serta ADP dan RCP (karyawan KJPP SISCO).

Sebelumnya, KPK menetapkan lima orang tersangka dalam kasus ini terkait pemberian fasilitas kredit LPEI kepada PT Petro Energy. Mereka adalah Direktur Pelaksana I LPEI Dwi Wahyudi dan Direktur Pelaksana IV LPEI Arif Setiawan, serta Presiden Direktur PT Caturkarsa Megatunggal/Komisaris Utama PT Petro Energy Jimmy Masrin, Direktur Utama PT Petro Energy Newin Nugroho, dan Direktur Keuangan PT Petro Energy Susi Mira Dewi Sugiarta.

KPK juga tengah menelusuri aliran dana pada debitur lain, seperti PT Sakti Mait Jaya Langit (SMJL) dan PT Mega Alam Sejahtera (MAS). Total ada 15 debitur yang menerima fasilitas kredit dari LPEI terkait perkara ini.

***

Densus 88 Amankan Dua ASN di Banda Aceh, Diduga Terlibat Jaringan Terorisme

0

RASIO.CO, Jakarta – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap dua aparatur sipil negara (ASN) terduga teroris di Banda Aceh, Selasa (5/8) sekitar pukul 09.00 WIB.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana menyebut kedua pelaku berinisial ZA (47) dan M (40). Penangkapan dilakukan setelah penyidik melakukan pemantauan selama beberapa bulan terakhir.

“ZA diduga terlibat aktif mendanai salah satu organisasi teror di Aceh serta mengelola aliran dana untuk kegiatan logistik kelompok tersebut,” ujar Eka, dikutip dari CNNIndonesia.

Sementara itu, M disebut memiliki peran strategis sebagai salah satu petinggi jaringan teror di Aceh.

“M bertugas melakukan perekrutan dalam rangka kaderisasi kelompok,” tambahnya.

Dari penangkapan ini, penyidik mengamankan barang bukti berupa satu unit laptop, telepon genggam, flashdisk, dan senjata tajam yang digunakan dalam pelatihan. Eka menyebut barang bukti itu diduga memuat data penting terkait jaringan dan aktivitas kelompok.

Saat ini, kedua pelaku masih diperiksa secara intensif. “Penangkapan ini merupakan bagian dari pengembangan operasi penanggulangan teror. Kami memastikan setiap jaringan yang teridentifikasi akan ditindak sesuai hukum,” tegas Eka.

Pemkot dan Kemenag Aceh Kaget

Juru Bicara Pemkot Banda Aceh, Tomi Mukhtar, mengaku kaget atas penangkapan ini. “Jujur kita kaget. Tidak menyangka ada ASN terlibat terorisme. Kita menghormati proses hukum yang berjalan dan menunggu informasi lanjutan,” ujarnya.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, juga membenarkan bahwa salah satu pelaku berinisial MZ merupakan ASN di Kemenag Aceh.

“Kami sudah menerima surat pemberitahuan penangkapan dari kepolisian. Namun kami belum mengetahui sejauh apa keterlibatan yang bersangkutan,” jelas Azhari.

***

Job Fair Batam 2025, Ribuan Lowongan Siap Diakses Pencari Kerja

0

RASIO.CO, Batam – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Tenaga Kerja menggelar Job Fair Batam 2025 yang resmi dibuka oleh Wali Kota Amsakar Achmad di Kampus Universitas Putera Batam, Selasa (5/8).

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2003 yang menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh kesempatan kerja.

“Apa yang kita laksanakan hari ini adalah implementasi atas regulasi yang ada. Di bawah kepemimpinan saya bersama Wakil Wali Kota, Li Claudia, kami berkomitmen menekan angka pengangguran di Batam,” ujarnya.

Amsakar juga menyoroti belum turunnya angka pengangguran meski investasi di Batam terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Ia menilai salah satu penyebabnya adalah proses rekrutmen tenaga kerja yang dilakukan di luar Batam atau tidak melalui forum resmi seperti job fair.

“Ke depan, saya ingin perusahaan-perusahaan lebih memberikan atensi kepada tenaga kerja lokal,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Nurul Iswahyuni, menyebutkan Job Fair Batam 2025 diikuti oleh 39 perusahaan dengan total 1.185 lowongan kerja untuk 265 jabatan. Kegiatan ini didukung melalui APBD Kota Batam.

“Gunakan momen job fair ini untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Persiapkan diri dengan baik, dan jangan berhenti belajar serta meningkatkan kompetensi,” pesannya kepada peserta.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemko Batam juga memberikan piagam penghargaan kepada perusahaan yang berpartisipasi aktif dalam Job Fair Batam 2025.

Redaksi@www.rasio.co//

BP Batam Gelar Bimtek SPIP Terintegrasi, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

0

RASIO.CO, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Biro Organisasi, Kepatuhan dan Manajemen Risiko menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi di IT Centre, Batam Centre, Selasa (5/8). Bimtek dilaksanakan selama empat hari, 5-8 Agustus 2025.

Bimtek ini dibuka langsung Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain dan diikuti 112 perserta dari asesor pusat dan asesor penilaian mandiri unit kerja di BP Batam.

Bimtek ini turut menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan yaitu Auditor Ahli Madya selaku Koordinator Pengawasan Bidang Kawasan, Suko Sarjono; Auditor Ahli Madya, Budi Wiyono dan Auditor Ahli Muda, Andry Ritonga.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain mengatakan penyelenggaraan penilaian SPIP merupakan upaya mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik atau good governance melalui penyelenggaraan SPIP.

Ia menyebut nilai maturitas SPIP BP Batam tahun 2024 mencapai 3,292 atau telah memenuhi kakteristik maturitas penyelenggaraan SPIP pada level tiga dari lima tingkat maturitas.

Kendati demikian, pihaknya berkomitmen penuh untuk SPIP diimplementasikan dengan lebih baik dan untuk mencapai itu, katanya, perlu kesadaran seluruh pegawai BP Batam baik tingkat pimpinan dan staf bahwa internal control atau sistem pengendalian internal pemerintah itu adalah tanggung jawab bersama.

“Dengan peran dan kesadaran bersama, internal kontrol di BP Batam akan semakin baik dan semakin menjamin pencapaian tujuan strategis BP Batam kedepannya,” ujarnya.

Untuk itu, ia berharap melalui bimtek yang digelar dapat memberikan manfaat nyata bagi penigkatan komeptensi asesor dan kualitas penilaian serta peran aktif dari seluruh peserta dalam mendukung implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah di lingkungan BP Batam.

“Saya harap juga nanti asesor-asesor yang dilatih saat ini bisa menyebarkan pengetahuannya, menyebarkan pemahamannya kepada seluruh insan BP Batam. Sehingga secara bersama-sama kualitas maturitas SPIP kita akan semakin meningkat,” harapnya.

Kepala Biro Organisasi, Kepatuhan dan Manajemen Risiko, Endry Abzan menambahkan penilaian maturitas SPIP dilaksanakan setiap tahun oleh BPKP. Penilaian SPIP, menurutnya, sebagai upaya meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan.

Disebutkan, penilaian SPIP merupakan amanat Peraturan Pemerintah RI Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dan Peraturan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan RI Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penilaian Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi Pada Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah.

Adapun tingkat kematangan/maturitas SPIP memeiliki lima tingkatan maturitas, yaitu: belum ada (tidak ada level), rintisan (level 1), berkembang (level 2), terdefinisi (level 3), terkelola (level 4), dan terukur (level 5), yang dikategorikan telah mencapai tingkat optimum.

“Pelaksanakan bimtek selama empat hari ini untuk meningkatkan kompotensi Asesor Pusat, Asesor Penilaian Mandiri  dan Tim Penjamin Kualitas atas hasil penilaian di lingkungan BP Batam,” jelasnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Kejagung Sita Uang Tunai dan Mobil Mewah Diduga Milik Riza Chalid

0

RASIO.CO, Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita uang tunai dan lima mobil mewah milik bos minyak Mohammad Riza Chalid yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina periode 2018–2023.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna menyebut penyitaan dilakukan usai penggeledahan sebuah rumah terafiliasi Riza Chalid di Jalan Tegal Parang Utara, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (4/8) malam.

“Tim Penyidik sudah melakukan pencarian dan penyitaan terkait perkara atas nama tersangka MRC. Dari hasil penyitaan didapat ada lima unit kendaraan,” ujarnya dikutip CNNIndonesia, Selasa (5/8).

Adapun lima mobil yang disita terdiri dari satu unit Toyota Alphard, satu unit Mini Cooper, dan tiga unit Mercedes-Benz. Seluruh kendaraan itu diduga merupakan hasil tindak pidana korupsi, meski tidak terdaftar atas nama Riza secara langsung.

“Ini aset-aset yang diduga hasil atau sebagai alat dari tindak pidana korupsi. (Terdaftar atas nama) pihak terafiliasi dan pada saat penyidik temukan memang kondisinya begini. Tidak ada pelat nomornya, sengaja untuk menghilangkan,” kata Anang.

Selain mobil, Kasubdit Penyidikan dan Tipikor Kejagung Yadin menyebut penyidik juga menyita uang tunai dalam bentuk rupiah dan mata uang asing dari penggeledahan di tiga lokasi: Depok, Pondok Indah, dan Mampang. Nilai uang tersebut masih dihitung bersama pihak bank.

Dalam kasus ini, Kejagung telah menetapkan 18 tersangka, termasuk Riva Siahaan (Dirut PT Pertamina Patra Niaga), Yoki Firnandi (Dirut PT Pertamina International Shipping), Mohammad Riza Chalid (Beneficial Owner PT Orbit Terminal Merak), dan Muhammad Kerry Andrianto Riza (anak Riza, Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa).

Kejagung menyebut total kerugian negara mencapai Rp285 triliun, terdiri dari Rp193,7 triliun kerugian keuangan negara dan Rp91,3 triliun kerugian perekonomian negara.

***

Bikers Batam dan Tanjungpinang Kompak di Scoopy Velocreativity: Kreatif dan #Cari_Aman

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – PT Capella Dinamik Nusantara, Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Kepulauan Riau, sukses menggelar Scoopy Velocreativity, sebuah ajang kreatif yang mempertemukan komunitas bikers Honda Scoopy dari Batam dan Tanjung Pinang di Pinus Café – Bintan Blue Coral, akhir pekan lalu.

Acara ini tak sekadar jadi ajang silaturahmi, tapi juga ruang ekspresi untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mempererat kekompakan komunitas. Kegiatan dibuka dengan city rolling berkonsep mini touring dari Batam ke Tanjung Uban, dilanjutkan perjalanan menuju titik kumpul di Bundaran Batu 16, Tanjung Pinang.

“Perjalanan ini kami kemas seperti mini touring yang menyenangkan. Selain jadi pengalaman seru, ini juga simbol kebersamaan bikers dari dua kota berbeda sekaligus momen edukasi soal keselamatan berkendara,” ujar Duri Yanto, Manager PT Capella Dinamik Nusantara.

Sebelum melanjutkan perjalanan, peserta mengikuti briefing keselamatan berkendara yang dipandu Pulihanafiah Harahap, PIC Community PT Capella Dinamik Nusantara, membahas etika riding dan kampanye #Cari_Aman.

Setibanya di Pinus Café, acara berlanjut dengan “Making House & Bridge Competition”, lomba membangun miniatur rumah dan jembatan dari stik es krim yang mengasah kreativitas, ketelitian, dan kekompakan tim.

“Scoopy Velocreativity ini kami desain sebagai ruang eksplorasi yang menyenangkan. Tidak hanya kumpul dan riding bareng, tapi juga mendorong semangat kreatif dan solidaritas antar komunitas,” tambah Duri Yanto.

Keseruan berlanjut dengan sesi diskusi, makan siang bersama, hingga penyerahan hadiah untuk pemenang lomba. “Acaranya beda dari biasanya, apalagi ada lomba kreatif yang bikin tambah semangat. Teman-teman dari Batam bikin suasana makin rame,” ungkap Desi, salah satu peserta.

Melalui Scoopy Velocreativity, PT Capella Dinamik Nusantara kembali menegaskan dukungannya pada komunitas Honda yang solid, kreatif, dan konsisten mengusung keselamatan berkendara. Program ini menjadi bagian nyata dari semangat Sinergi Bagi Negeri, yang menghubungkan gaya hidup, edukasi, dan solidaritas dalam satu pengalaman bermakna.

***

Wabup Hadiri Malam Syukuran dan Keakraban Satpol PP dan Damkar Lingga

0

RASIO.CO, Lingga – Wakil Bupati Lingga, Ir. H. Novrizal, S.T., M.IP, menghadiri Malam Syukuran dan Keakraban Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lingga yang digelar di Aula Kantor Bupati Lingga, Senin (4/8) malam.

Kasatpol PP dan Damkar, Doddy Suhendra, S.STP, mengungkapkan adanya penambahan 88 personel baru setelah melalui seleksi CPNS Tahun 2024.

“Dari 88 orang tersebut, kurang lebih satu bulan terakhir sudah difasilitasi orientasi, pembinaan disiplin, penanaman nilai kebersamaan, dan tanggung jawab,” jelas Doddy.

Ia menambahkan, komposisi personel baru ini terdiri dari beragam suku dan agama, mulai dari Palembang, Sumatera Barat hingga Kalimantan, mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam tubuh Satpol PP dan Damkar Lingga.

Sementara itu, Wakil Bupati Novrizal menegaskan pentingnya sinergi dan kekompakan Satpol PP dan Damkar dengan berbagai elemen masyarakat guna menciptakan stabilitas sosial serta keamanan daerah.

“Tingkatkan solidaritas, jalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Kami ingin kontribusi Satpol PP lebih nyata, khususnya dalam penegakan Perda, demi kemajuan dan kesejahteraan daerah,” tegasnya.

Novrizal juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Polsek Daik, Koramil, instansi vertikal, serta OPD lain agar tidak ada ego sektoral yang menghambat pelayanan publik.

“Hadirnya saya di sini adalah bentuk dukungan terhadap Satpol PP dan Damkar dalam meningkatkan pelayanan dasar untuk masyarakat. Tinggalkan ego sektoral, mari bersama-sama membangun Lingga,” pungkasnya.

Acara tersebut turut dihadiri Camat Lingga, Kapolsek Daik, perwakilan Koramil Daik, Kabag Prokopim Setda Lingga, Lurah Daik, serta jajaran Satpol PP dan Damkar Lingga.

***