Kamis, November 5, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 13

Bangkit dari Kegelisahan: Ketika Salat Menjadi Jalan Menemukan Kembali Ketenangan Jiwa

0

Penulis : Prof. Iskandar Nazari,S.Ag.,M.Pd.,M.Si.,M.H.,Ph.D

Guru Besar Psikologi Pendidikan
Univeristas Islam Negri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Di tengah dunia yang bergerak semakin cepat, tidak semua orang mampu berjalan dengan ketenangan yang sama. Di balik kesibukan pekerjaan, tuntutan sosial, derasnya informasi digital, hingga tekanan kehidupan sehari-hari, ada banyak orang yang diam-diam bergulat dengan kecemasan, kegelisahan, stres, bahkan kehampaan dalam dirinya.

Tubuh mungkin terlihat baik-baik saja. Senyum masih terpancar. Aktivitas tetap berjalan. Namun, di dalam hati, tidak sedikit yang merasa lelah.

Persoalan inilah yang menjadi perhatian Prof. Iskandar Nazari, Founder Ruhiologi dan Guru Besar Psikologi Pendidikan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Ia menawarkan sebuah pendekatan yang memadukan dimensi psikologi, spiritualitas Islam, dan kesadaran diri melalui konsep Kecerdasan Ruhiologi atau Ruhiology Quotient (RQ).

Gagasan tersebut terangkum dalam konsep “Revolusi Ruhiologi: Bangkitkan Jiwa, Sembuhkan Peradaban” dengan pendekatan Mujahadah Healing With Salat.

Menurut konsep tersebut, persoalan kesehatan mental tidak hanya berkaitan dengan kondisi psikologis manusia, tetapi juga menyentuh dimensi batin dan spiritual. Ketika seseorang kehilangan hubungan dengan dirinya sendiri, lingkungan sosial, dan Sang Pencipta, kegelisahan dapat berkembang menjadi berbagai persoalan dalam kehidupan.

Naskah Ruhiologi menggambarkan bahwa penyakit hati dapat muncul dalam bentuk iri ketika melihat keberhasilan orang lain, kegelisahan ketika mendapat perbandingan sosial, buruk sangka, dendam, hingga konflik antarmanusia. Kondisi tersebut kemudian dapat berkembang menjadi fitnah, gosip, intrik dan kebencian.

Dari sinilah perjalanan penyembuhan dimulai: bukan dengan menyalahkan orang lain, tetapi dengan berani melihat ke dalam diri sendiri.

Lima Jalan Transformasi Batin

Dalam konsep Ruhiologi, terdapat lima indikator utama transformasi batin.

Pertama, pengenalan dan kesadaran diri yang hakiki. Seseorang diajak untuk mengenali dirinya, memahami kelemahan, berdamai dengan keadaan, serta melakukan evaluasi terhadap kehidupan batinnya.

Kedua, pengenalan kepada Tuhan atau God Spot. Dimensi ini menempatkan hubungan manusia dengan Allah sebagai bagian penting dalam membangun ketenangan dan kesadaran spiritual.

Ketiga, ketaatan ibadah yang membebaskan atau Mindful Salat. Salat tidak dipandang hanya sebagai rutinitas ibadah, tetapi sebagai ruang untuk menghadirkan kesadaran, ketenangan, dan kekhusyukan di tengah tekanan kehidupan.

Keempat, perbaikan akhlak karimah sebagai terapi sosial. Perubahan batin diharapkan tidak berhenti pada diri sendiri, tetapi tercermin dalam hubungan dengan orang lain. Iri diarahkan menjadi syukur, kebencian diredam dengan kedewasaan emosional, dan kedengkian digantikan dengan doa kebaikan.

Kelima, kesadaran puncak atau God Light, yakni kondisi ketika kesadaran spiritual menjadi landasan dalam mengarahkan akal, emosi, dan pemanfaatan teknologi.

Melawan Musuh yang Tidak Terlihat
Dalam perjalanan tersebut, Mujahadah ditempatkan sebagai perjuangan batin. Musuh yang dihadapi bukan orang lain, melainkan gejolak hawa nafsu, ego, kecemasan destruktif, dan ketidaktenangan yang ada di dalam diri.

Pesannya sederhana tetapi mendalam: pertempuran terbesar manusia sering kali bukan melawan dunia di luar dirinya, melainkan melawan gejolak yang ada di dalam hati.

Konsep ini juga dikaitkan dengan pesan Rasulullah SAW tentang kekuatan manusia yang sesungguhnya, yaitu kemampuan mengendalikan diri ketika sedang marah.

Ketika Teknologi Membuat Dunia Semakin BisingDi era digital, tantangan tersebut semakin kompleks.

Informasi datang tanpa henti. Media sosial membuat seseorang mudah membandingkan kehidupannya dengan kehidupan orang lain. Komunikasi yang seharusnya mendekatkan manusia terkadang justru melahirkan polarisasi, kecemasan dan insecurity.

Teknologi berkembang sangat cepat, tetapi perkembangan tersebut dinilai perlu diimbangi dengan kedewasaan spiritual.

Dalam pendekatan Salat Mindful Living, salat diposisikan sebagai ruang jeda. Sebuah momen ketika manusia berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia, menenangkan diri, menghadirkan kesadaran dan kembali mengingat tujuan hidupnya.

Dengan demikian, masjid, sajadah dan waktu salat bukan hanya menjadi bagian dari rutinitas, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk melakukan dialog dengan diri sendiri dan mendekat kepada Allah.

Dari Gagasan Menjadi Gerakan

Gagasan tersebut kemudian dikembangkan melalui Ruhiology Institute yang dipelopori Prof. Iskandar Nazari.

Pendekatan ini tidak berhenti pada gagasan spiritual, tetapi juga diarahkan pada proses evaluasi diri menggunakan instrumen Ruhiology Quotient Inventory (RQI-15) dan WHO-5 Well-Being Index melalui platform digital Ruhiology Institute.

Dalam naskah tersebut disebutkan bahwa pendekatan ini telah mendapat respons dari berbagai kalangan, termasuk akademisi, siswa, mahasiswa, khususnya generasi Z, serta masyarakat umum. Instrumen tersebut digunakan untuk membantu individu melakukan evaluasi diri dan mengenali kondisi dirinya.

Pada akhirnya, konsep Ruhiologi membawa satu pesan penting: perubahan besar dalam masyarakat dapat dimulai dari perubahan kecil di dalam hati manusia.

Ketika seseorang mulai berani mengenali dirinya, mengendalikan egonya, memperbaiki ibadah, membangun akhlak dan memperkuat hubungan dengan Tuhan, perubahan itu diharapkan tidak hanya dirasakan secara pribadi.

Ia dapat menjalar ke keluarga, lingkungan kerja, masyarakat, hingga kehidupan sosial yang lebih luas.

Sebab, peradaban yang damai tidak hanya dibangun dengan teknologi, ekonomi dan kecerdasan manusia. Ia juga membutuhkan manusia yang memiliki hati yang sehat.

Bangkitkan jiwa, sembuhkan hati, lalu hadirkan perubahan bagi sesama.

Itulah semangat yang dibawa melalui gagasan Mujahadah, Salat Mindful Living, dan Kecerdasan Ruhiologi dalam menuju kehidupan yang lebih tenang, sadar, dan berorientasi pada nilai-nilai ketuhanan.

Coaching Clinic Olah Vocal Seri 2, Kembali Akan Digelar

0

RASIO.CO, BATAM – Setelah sukses menggelar yang pertama, Punokawan Batam kembali akan menyelenggarakan Coaching Clinic Olah Vocal bagi warga Batam untuk kali keduanya.

ket : Jhon Hansen, Pelatih Coaching Clinic Olah Vocal / Owner Hans Bina Vokalia (foto:istmewa)

Kursus kilat yang mengajarkan tehnik-tehnik kunci untuk bisa bernyanyi dengan baik ini, akan digelar pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Catur Entertainment Golden City Bengkong Batam.

Pelatihan tehnik vokal ini, akan langsung dimentori oleh Jhon Hansen. Yakni seorang artis penyanyi senior Kota Batam yang sangat berpengalaman menjadi guru vocal di sekolah music ternama, yakni Purwacaraka Music Studio dan Hans Bina Vokalia.

Sudah cukup banyak Ia melahirkan artis penyanyi yang prestasinya bisa menembus ajang festival tingkat nasional.

Selain berpengalaman sebagai guru vocal, Jhon Hansen juga pernah menjadi juri resmi untuk wilayah Kepri, bagi peserta audisi pencarian bakat Stasiun TV Nasional, diantaranya MNC TV, Indosiar dan RCTI.

Panitia Pelaksana, Indrawati, mengatakan bahwa Coaching Clinic kali ini bertajuk “Kursus Kilat Temukan Suara Emasmu”

“Selain diajarkan metode dasar cara bernyanyi, masing-masing peserta nanti akan dibimbing untuk menemukan suara terbaiknya dalam bernyanyi, juga akan dibantu untuk menentukan jenis lagu yang sesuai tipe suaranya,” ujarnya.

Lantas Mbak Iin sapaan akrab Indrawati ini, juga menyampaikan bahwa, pelatihan ini hanya akan berlangsung 1 hari, maka akan dibatasi jumlah pesertanya, agar waktunya cukup.

“Bagi masyarakat yag berminat, segara mendaftar karena kuotanya terbatas, pendaftaran akan ditutup pada tangga 20 September mendatang,” pungkasnya sambil memberikan nomer WA untuk pendaftaran peserta: 085364562600.

Sementara itu, Ketua Punokawan Batam, H.Sutardi, SE menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dan berkala yang akan terus dilaksanakan, dengan tujuan untuk memberdayakan anggota dan masyarakat luas dalam bidang seni suara, sehingga visi misi Punokawan yang akan terus fokus dalam bidang sosial, seni dan pelestarian budaya Jawa khususnya, dapat berjalan dan berkesinambungan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program kami dalam menjalankan visi misi pelestarian seni dan budaya di tanah perantauan ini, selain untuk pembekalan anggota, kegiatan ini juga terbuka bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Dan Sutardi berharap, kegiatan ini mendapat sambutan yang hangat dari masyarakat dan bisa berjalan dengan sukses.

Selanjutnya CEO Catur Entertainment, Lukman Hakim, sangat antusias dan menyambut baik kerjasama dengan Punokawan Batam, dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

Lukman yang juga merupakan Ketua PMBB Perkumpulan Musisi Band Batam (PMBB) Kota Batam ini, juga menyampaikan bahwa Kegiatan Coaching Clinic Olah Vocal ini merupakan kegiatan yang positif, dan pihaknya akan mendukung penuh dengan menyiapkan tempat dan peralatan audio mewah di Catur Entertainment miliknya tersebut.

“Saya berharap melalui kegiatan pelatihan ini, peserta dapat meningkatkan kemampuannya tampil diatas panggung, baik dari segi vocal dan mentalnya, terutama para Gen z dan emak-emak yang saat ini banyak berhobby karaoke,” ucapnya.

Selanjutnya Coach Jhon Hansen juga turut menyampaikan bahwa pelatihan tehnik vokal itu sangat penting, terutama bagi mereka yang punya hobby bernyanyi,

“Bernyanyi itu perlu tehnik supaya cara kita bernyanyi tidak biasa-biasa saja. Banyak yang merasa sudah punya suara merdu, tahu tempo dan tahu nada, merasa bahwa bernyanyi itu bisa secara otodidak, namun maka mereka tidak tahu, seperti apa menyanyi dengan baik itu, karena belum menguasai tehniknya,”ujarnya.

Jhon pun menekankan bahwa pentingnya berlatih tehnik vokal ini, agar mengetahui sampai dimana cara kita bisa bernyanyi, dengan diafragma pernapasan yang benar, lalu bisa melakukan dinamika dan vibrasi serta peletakan resonansi yang baik.

“Jadi intinya, yang punya hobby nyanyi, penting untuk mengasah kemampuan bernyanyinya dengan menguasai tehnik-tehnik bernyanyi dengan benar dan baik, agar lagu yang kita nyanyikan, enak untuk didengar dan menghibur,” pungkasnya. (YD)

Polisi Gagalkan Penyeludupan Mesin Pesawat Bekas Asal Singapura di Batam

0

RASIO.CO, Batam – Jajaran Kepolisian Subdit I Indagsi Ditkrimsus Polda Kepri gagalkan penyeludupan 3 unit mesin pesawat seken asal singapura ke Batam.

Pijak kepolisian berhasil mengamankan tiga unit mesin turbo diduga bekas dan tidak baru di Jalan Duyung, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, pada 14 Agustus 2026  bulan lalu.

Pihak kepolisian menetapkan empat tersangka berinisial LH, AE, AS, dan DJ yang memiliki peran dalam proses pengiriman dan pemasukan mesin pesawat dari Singapura ke Batam.

Barang bukti yang diamankan berupa tiga unit mesin pesawat _(engine turbo)_ dalam keadaan tidak baru serta sejumlah dokumen yang berkaitan dengan pemasukan barang tersebut. Tiga unit mesin pesawat tersebut diperkirakan memiliki nilai sekitar Rp30 miliar.

Modus yang dilakukan yaitu memasukkan mesin pesawat dalam keadaan tidak baru dari Singapura ke Batam tanpa memenuhi dokumen dan ketentuan yang dipersyaratkan dalam kegiatan impor.

Atas perbuatannya, *para tersangka disangkakan melanggar Pasal 111 juncto Pasal 47 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sebagaimana telah disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar.

Polda Kepri mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar dalam melakukan kegiatan perdagangan maupun impor selalu memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan serta melengkapi dokumen yang dipersyaratkan.

Masyarakat juga diimbau melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan kegiatan perdagangan atau pemasukan barang ilegal.

Kegiatan press release dihadiri Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., Wadirreskrimsus Polda Kepri AKBP Juleigtin Siahaan, S.I.K., M.I.K., Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Paksi Eka Saputra, S.IP., S.I.K., M.M., dan Jaksa Fungsional Bidang Pidum Rumondang Manurung, S.H.

Redaksi@www.rasio.co //

Tren Pelra & Pelabuhan Tikus Batam Seludupkan Sembako ke-Luar Batam

0

RASIO.CO,  Batam – Para pemain barang penyeludupan barang-barang sembako berupa bawang merah, kacang dan beras diduga berasal dari luar negeri terus bermain di pelabuhan rakyat(pelra) jembatan 6, Batam.

Diduga barang tersebut beroperasi bertahun-tahun mengunakan kapal kayu tujuan Tanjungbatu, Kualatungkal maupun dan bengkalis yang terlepas dari pengawasan beacukai Batam.

“Udah tahunan bawa barang ilegal keluar batam pakai pompong,” ujar sumber dilokasi, Minggu(27/09).

Pantauan lapangan, kegiatan bongkar muat barang sembako berupa beras, kacang dan bawang merah terlihat sudah terkoordinasi denhan baik untuk meloloskan keluar batam tanpa bayar pajak negara.

Padahal pemerintah pusat sudah mengatur melalui Permendag Nomor 18 Tahun 2025 mengenai kebijakan dan pengaturan impor barang pertanian dan hortikultura. Dan BP Batam telah mencabut melakukan rasionalisasi (pengurangan kuota/izin) terhadap barang konsumsi seperti beras.

Kebijakan ini didasarkan pada penerbitan Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 10 Tahun 2019 (yang memperbarui aturan sebelumnya seperti Perka No. 8/2019 dan Perka No. 16/2017).
Ironisnya, para mafia penyeludup terus memanfaatkan pelabuhan tikus maupun pelabuhan rakyat untuk diangkut keluar Batam diduga tanpa pengawasan beacukai.

Sementara itu, Beacukai sudah puluhan kali melakukan penegahan dengan menangkap kapal-kapal pompong maupun speedboat diperairan keluar Batam, bahkan sudah puluhan kasus masuk kepersidangan.

Dugaan pelanggaran terhadap ketentuan di bidang kepabeanan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan, Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

“Ini dibongkar dipelabuhan tersebut pekan lalu,” ujar sumber enggan dipublis.

Beberapa waktu lalu, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam Setiawan Rosyidi mengatakan, Memperketat pengawasan lalulintas barang masuk dan keluar di perairan Batam.

“kami juga melakukan operasi laut bersama BC Kepri yg mempunyai armada laut besar utk melakukan pengawasan di pintu keluar dan masuk. Contohnya kemarin kita lakukan penindakan 1,5 juta batang rokok ilegal di kapal MV Ocean Porter.”kata Setiawan Rosyidi melaui sambungan selularnya kemarin.

Kata dia, Pengawasan kita lakukan berdasarkan manajemen resiko,  Dengan besarnya wilayah FTZ Batam kami melakukan analisis dari berbagai sumber
salah satunya informasi dari masyarakat.

“Tidak itu saja kami juga melakukan sinergi dengan APH lain seperti TNI, Polri dan Pemkot.” Tegas Setiawan Rosyidi.

Li Claudia Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

0

RASIO.CO, Singapura – Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, hadir dalam kegiatan Tech Week Singapore 2026 di Marina Bay Sands, Singapura, Rabu (30/9/2026).

Kehadiran Li Claudia membawa pesan penting kepada negara-negara Asia bahwa Batam sedang membangun ekosistem data centre yang terintegrasi.

Komitmen ini terlihat dari upaya BP Batam dalam memperkuat infrastruktur pendukung ekosistem digital. Baik sarana maupun kesiapan lain yang akan digunakan untuk pengembangan industri tersebut.

Di panggung Asia ini, Li Claudia juga menegaskan potensi Batam sebagai destinasi investasi unggulan Indonesia.

“Pengembangan Batam hari ini tidak hanya berbicara tentang pembangunan data centre, tetapi bagaimana membangun ekosistem yang dapat mendukung industri tersebut dalam jangka panjang. Saat ini, komitmen kami adalah bagaimana proses investasi harus memberikan kepastian. Semua ini tentu harus disiapkan secara bertahap dan terintegrasi,” tegas Li Claudia.

Di samping itu, Li Claudia turut mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang ikut menampilkan beragam perkembangan teknologi dan pusat data tersebut.

Menurutnya, ajang ini menjadi bagian penting untuk BP Batam dalam mempelajari konsep Data Centre for AI serta kesiapan infrastruktur pendukung kebutuhan AI lainnya. Sehingga, pengelolaan dan layanan transformasi digital di Batam bisa lebih optimal dan mendatangkan multiplier effect terhadap ekonomi daerah.

“Pertumbuhan industri harus berjalan beriringan dengan kepentingan masyarakat. Dan kami ingin memastikan bahwa pelaksanaannya pun harus saling memberi manfaat terhadap ekonomi daerah,” pesannya. (*)

Redaksi@www.rasio.co, //

Polisi Salurkan Bantuan Beras Karyawan Ghimli Indonesia

0

RASIO.CO, Batam – Polresta Barelang – Polda Kepri bersama Polresta Barelang melaksanakan kegiatan pengamanan sekaligus penyaluran bantuan sosial berupa beras kepada karyawan PT Ghimli Indonesia, di Batam.Rabu(30/09).

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 500 karyawan PT Ghimli Indonesia. Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, didampingi Wakapolresta Barelang, AKBP Fadli Agus, dan secara langsung dan menyerahkan bantuan sembako kepada para karyawan.

Selain itu, Kegiatan tersebut turut dihadiri Dirintelkam Polda Kepri, Kombes Pol Ferikson Tampubolon, Dansat Brimob Polda Kepri, Kombes Pol Dr. Arief Doddy Suryawan,  Dir Samapta Polda Kepri, Kombes Pol Budi Setyono, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, Kasat Samapta Polresta Barelang, AKP Satri  Kasat Binmas Polresta Barelang, AKP Betty Novia, serta Kapolsek Batam Kota, AKP Benny Syahrizal, Hadir pula DPD KSPSI Kepri Imanuel Purba, perwakilan PUK FSPMI PT Ghimli dan PUK SPSI PT Ghimli.

Rangkaian kegiatan diawali dengan berkumpulnya para karyawan PT Ghimli di depan perusahaan untuk menerima bantuan sosial berupa beras.

Selanjutnya, PJU Polda Kepri dan Polresta Barelang bersama perwakilan FSPMI, KSPSI Kepri serta PUK PT Ghimli memasuki lokasi pembagian bantuan.

Bantuan sosial yang disalurkan Polda Kepri berupa sekitar 1.100 karung beras dengan berat masing-masing 5 kilogram yang diperuntukkan bagi seluruh karyawan PT Ghimli Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, DPD KSPSI Kepri Imanuel Purba menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Kepolisian yang telah memberikan perhatian serta membantu para karyawan PT Ghimli melalui penyerahan bantuan beras.

Apresiasi juga disampaikan kepada Kapolda Kepri dan Kapolresta Barelang atas dukungan dalam penanganan persoalan yang dihadapi para karyawan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei, menyampaikan bahwa Polda Kepri akan terus mengawal dan mengomunikasikan permasalahan yang berkaitan dengan PT Ghimli agar dapat segera diselesaikan. Permasalahan tersebut juga telah mendapat penanganan di tingkat Mabes Polri. Para karyawan diimbau untuk tetap bersabar, menjaga semangat, serta menjaga situasi tetap kondusif selama proses penyelesaian berlangsung.

Pemerintah Provinsi Kepri bersama Pemerintah Kota Batam juga terus melakukan koordinasi terkait penyelesaian persoalan pembayaran gaji karyawan.

Kadisnakertrans Provinsi Kepri, Diky, menyampaikan bahwa tim kecil di lingkungan Pemko Batam terus melakukan rapat, koordinasi dan komunikasi dengan pihak terkait mengenai pembayaran gaji karyawan.

Berdasarkan hasil koordinasi, dana pembayaran gaji bulan Agustus hingga September 2026 telah dikirim ke rekening penampung PT Ghimli Indonesia dan selanjutnya akan disalurkan secara bertahap ke rekening masing-masing karyawan pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Penyerahan bantuan beras secara simbolis dilakukan oleh PJU Polda Kepri bersama Kapolresta Barelang kepada perwakilan karyawan PT Ghimli Indonesia.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus meringankan beban para karyawan di tengah proses penyelesaian persoalan yang sedang berlangsung. Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 17.14 WIB dengan situasi berjalan aman, tertib dan kondusif.

Polresta Barelang mengajak seluruh pihak, khususnya karyawan PT Ghimli Indonesia, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta menyelesaikan setiap persoalan melalui komunikasi dan mekanisme hukum yang berlaku.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan tetap menjaga situasi Kota Batam agar aman dan kondusif.

Apabila masyarakat membutuhkan bantuan atau kehadiran Kepolisian, dapat menghubungi layanan Polisi 110 yang siap menerima laporan dan pengaduan masyarakat.

Redaksi@www.rasio.co //

Bupati Bintan Teken Komitmen Percepatan Penyusunan RDTR Regional 1

0

RASIO.CO, Bintan – Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menandatangani Komitmen Bersama Percepatan Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Regional 1 dalam rapat koordinasi yang digelar Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), di Ballroom Sari Ratna, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (29/09).

Penandatanganan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bintan dalam mempercepat penyelesaian dokumen RDTR. Dalam agenda tersebut, Regional 1 meliputi wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Kepulauan Nusa Tenggara, dan Kalimantan.

Komitmen ini sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar proses penyusunan RDTR berjalan terarah serta dapat diselesaikan sesuai target yang telah direncanakan.

Bupati Roby menilai RDTR memiliki peran strategis dalam mengatur pemanfaatan ruang sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan arah kebijakan pembangunan. Keberadaan dokumen tersebut juga dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum tata ruang dan mendorong masuknya investasi.

“Hari ini kita menandatangai kesepakatan bersama terkait penyusunan RDTR. Dari sini tata ruang daerah akan semakin terstruktur dan punya kepastian hukum terkait ruang wilayah. Bahkan ini salah satu kunci membuka peluang investasi yang lebih besar di Bintan,” terang Roby.

Pemerintah Kabupaten Bintan menyiapkan dua wilayah untuk penyusunan dokumen RDTR, yakni Tembeling di Kecamatan Teluk Bintan dan Tanjung Uban di Kecamatan Bintan Utara.

Penyusunan RDTR di wilayah Tembeling akan dilakukan dari awal, sedangkan dokumen RDTR untuk wilayah Tanjung Uban akan melalui proses revisi.

Kedua dokumen tersebut nantinya menjadi pedoman dalam menentukan peruntukan ruang dan mengarahkan pembangunan agar sesuai dengan potensi serta karakteristik masing-masing wilayah.

Selain mendukung penataan wilayah yang lebih terstruktur, RDTR juga diharapkan memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam memanfaatkan ruang. Dengan demikian, perencanaan pembangunan dapat berjalan lebih terarah sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di Kabupaten Bintan.

JW

Riadi Terpilih Secara Aklamasi Ketua PWI Karimun

0

RASIO.CO, Batam  – Konfrensi PWI Kabupaten Karimun ke -IV, selesai digelar. Riadi, yang sebelumnya menjabat sebagai ketua PWI Karimun kembali terpilih secara aklamasi menjadi ketua PWI Kabupaten Karimun untuk masa bakti 2026-2029.

Dalam susunan kepengurusan, Riadi akan dibantu Rachta Yahya sebagai wakil ketua, Ricky Robi Yansah sebagai sekretaris dan bendahara dijabat Yeni Hartati. Dewan Penasehat PWI Kepri dipegang oleh Alrion Tambunan.

Hadir dalam pelantikan ini, Bupati Kabupaten Karimun Iskandarsyah dan Ketua DPRD Raja Rafiza. Hadir juga sejumlah perwakilan dari forkopimda Kabupaten Karimun.

Sementara dari PWI Kepri hadir Ketua Saibansah Dardani, Ketua Dewan Penasehat Marganas Nainggolan, Sekretaris PWI Kepri Alfian Lumban Gaol, Wakil Ketua Bidang .

Bupati Karimun Iskandarsyah mengucapkan selamat atas pelantikan dan pengurusan PWI Karimun. Ia mengatakan, bahwa Pers adalah pilar demokrasi.

“Pilar demokrasi salah satunya adalah pers. Pers berperan dalam mendorong pembangunan di Indonesia. Mudah-mudahan PWI bisa berkoordinasi dengan kami, sama-sama kita membangun Katimu ini,” katanya.

Iskandarsyah mengatakan, Pemkab Karimun akan terus mendorong dan mengupayakan investasi yang lebih besar di Karimun. “Saat ini ada dua pulau utama kami, untuk merecovery dan untuk peluang kerja. Ada dua hal yang akan kita tingkatkan yakni tourism, satu lagi investasi,” katanya.

Ia berharap PWI Karimun bisa tetap menyuarakan kebenaran dan keadilan. “Tetap suarakan kebenaran dan keadilan. Sajikan informasi yang akurat kepada masyarakat,”katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani mengucapkan selamat kepada pengurus harian PWI Karimun yang sudah dilantik. Ia berharap semua anggota PWI Kabupaten Karimun bisa menjaga nama baik PWI dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

“Selamat bekerja. Tetap junjung tinggi kode etik, kode perilaku dan undang-undang pers. Jaga nama baik PWI,” ujarnya.

Saibansah juga meminta Riadi Cs untuk segera merumuskan beberapa program. Salah satunya adalah kaderisasi anggota PWI di Kabupaten Karimun. Juga pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan OKK. (“)

Redaksi@www.rasio.co //

Pelabuhan Batam Tercatat Masuk 10 Besar UNCTAD Pelayaran Tertinggi Dunia

0

RASIO.CO, Batam – Posisi Batam sebagai kawasan strategis dalam jaringan perdagangan mendapat pengakuan dunia internasional.

Terbaru, UN Trade and Development (UNCTAD) mencatat, Batam masuk dalam 10 pelabuhan dengan pertumbuhan Port Liner Shipping Connectivity Index (PLSCI) tertinggi di dunia untuk periode Kuartal II 2016 hingga Kuartal II 2026.

Dalam daftar tersebut, Batam berada di peringkat keenam dari 10 pelabuhan dengan pertumbuhan konektivitas tertinggi.

UNCTAD mencatat, pelabuhan-pelabuhan dalam daftar mengalami pertumbuhan konektivitas yang kuat selama satu dekade, dengan pertumbuhan mencapai sekitar 274 persen hingga 697 persen, di luar tiga pelabuhan teratas yang mencatat pertumbuhan lebih tinggi.

Malaga (Spanyol) mencatat pertumbuhan persentase tertinggi dalam Indeks Konektivitas Pelayaran Kapal Lini Pelabuhan selama periode tersebut;

Posisi berikutnya ditempati oleh Puerto Bolivar (Ekuador), Aliaga (Nemrut) (Turki), Pulau Batam (Indonesia), Zhapu (Tiongkok), Chabahar (Iran (Republik Islam), Arkhangelsk (Federasi Rusia), Port Hueneme (Amerika Serikat), Haugesund (Norwegia), dan Derince (Turki).

Catatan ini menjadi salah satu gambaran perkembangan konektivitas Batam dalam jaringan pelayaran global. Hal ini sejalan dengan upaya Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam memperkuat konektivitas pelabuhan dan layanan pelayaran langsung atau direct call.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menjelaskan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari posisi geografis Batam yang terletak di jalur strategis perdagangan internasional.

Namun demikian, menurutnya, keunggulan geografis perlu diikuti dengan pembangunan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan dunia usaha.

“Keunggulan geografis saja tidak cukup. Kita harus memastikan pelabuhan dan infrastruktur pendukung terbangun maksimal sehingga aktivitas investasi dan industri dapat tumbuh dan memberikan manfaat kepada ekonomi daerah dan masyarakat,” ujar Amsakar, Selasa (29/9/2026).

Pertumbuhan konektivitas tersebut juga tercermin dari meningkatnya aktivitas di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar.

Sepanjang Januari–Mei 2026, layanan direct call internasional di TPK Batu Ampar mencapai 106 kunjungan kapal, meningkat 212 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 34 kunjungan.

Pada periode yang sama, volume peti kemas melalui layanan direct call mencapai 58.237 TEUs, meningkat 125 persen dibandingkan Januari–Mei 2025 yang sebesar 25.904 TEUs.

Menurut Amsakar, perkembangan tersebut menunjukkan semakin kuatnya akses Batam terhadap jaringan perdagangan internasional.

Penguatan konektivitas Batam juga berlangsung di sektor digital melalui Nongsa–Changi Cable (NCC) yang mendarat di Batam pada 20 Juli 2026.

Kabel bawah laut tersebut menghubungkan Nongsa Digital Park, Batam, dengan Changi, Singapura, melalui 24 pasang serat optik. Kehadirannya memperkuat konektivitas digital Indonesia–Singapura sekaligus mendukung kebutuhan pusat data, komputasi awan, kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI), dan interkoneksi data center.

Dengan demikian, konektivitas Batam tidak hanya berkembang melalui jalur laut, tetapi juga melalui jaringan digital yang semakin dibutuhkan industri berbasis teknologi.

“Kita ingin Batam semakin terhubung. Bukan hanya terhubung secara fisik melalui pelabuhan dan jalur perdagangan, tetapi juga terhubung secara digital. Keduanya akan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem investasi dan industri yang memberi kemanfaatan bagi ekonomi kita,” ungkap Amsakar.

Redaksi@www.rasio.co //

Website: bpbatam.go.id
Email: humas@bpbatam.go.id
X: @bp_batam
Facebook: BIFZA
Instagram: BPBatam
Youtube: BPBatam

Ini Logo Resmi Hari Jadi Karimun ke-27

0

RASIO.CO, Karimun – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Jadi ke-27 pada tanggal 12 Oktober 2026 mendatang, Pemerintah Kabupaten Karimun secara resmi merilis logo peringatan tahun ini.

Menjadikan semangat kemaritiman dan identitas lokal sebagai pondasi utama visualnya, logo ke-27 ini mengusung tema besar “Karimun Bangkit Dan Berkembang Dalam Harmoni” dengan spirit pergerakan “Bersama – Berdaya – Berkelanjutan”.

Desain logo Hari Jadi ke-27 ini tampil dinamis dan kaya akan warna. Bentuk visual tersebut tidak sekadar estetika, melainkan sarat akan makna filosofis yang menggambarkan perjalanan, ketangguhan, serta harapan Kabupaten Karimun ke depan.

Berikut adalah rincian filosofi dari setiap elemen yang membentuk logo tersebut:
* Angka 27: Melambangkan usia Kabupaten Karimun yang ke-27 tahun, hadir dengan penuh semangat baru untuk menyongsong masa depan yang lebih maju.

* Kapal Layar: Melambangkan semangat maritim yang menjadi jati diri masyarakat Kepulauan Riau, serta keberanian untuk terus berlayar menuju masa depan yang lebih baik.

* Ombak Laut: Menggambarkan dinamika, ketangguhan, serta peluang besar yang terus bergerak membawa Karimun semakin maju.

* Pulau dan Matahari: Melambangkan kekayaan alam dan besarnya potensi wilayah kepulauan, sekaligus menjadi simbol harapan dan energi baru untuk kebangkitan Karimun.

* Motif Pucuk Rebung: Merupakan ornamen khas yang mewakili pertumbuhan, semangat yang terus naik, regenerasi, serta harapan akan masa depan Karimun yang semakin maju dan sejahtera.

* Burung Camar: Menyimbolkan kebebasan, harapan, dan cita-cita masa depan yang lebih tinggi, serta merepresentasikan daya saing Karimun baik di tingkat nasional maupun global.

Melalui filosofi tersebut, peringatan Hari Jadi ke-27 ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus bersinergi, berkolaborasi, dan bergerak memajukan daerah.

Bagi masyarakat luas, instansi pemerintah, media massa, maupun pihak swasta yang ingin berpartisipasi menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Karimun, logo resmi beserta aset visual pendukungnya dapat diunduh dan digunakan sesuai panduan melalui tautan resmi berikut:

🔗 Unduh Logo Hari Jadi ke-27 Kabupaten Karimun

https://drive.google.com/drive/folders/1e0Fh0kuI86O9psKywdsHjfEmPiMwltNb

Mari bersama-sama kita wujudkan Karimun yang bangkit, berkembang, dan harmoni.

Redaksi@www.rasio.co //