Kamis, Juli 30, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 12

Atlet Muda Lingga Afiqa Raih Juara 3 Turnamen Voli U-15 Se-Sumatra di Medan

0

RASIO.CO, Lingga – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet muda Kabupaten Lingga. Afiqa, siswi SMP Negeri 2 Singkep yang merupakan binaan JPS Club Lingga, berhasil meraih Juara 3 pada Turnamen Bola Voli U-15 Antar Club se-Sumatra. ajang bergengsi tersebut diselenggarakan di Medan, Sumatera Utara.

Dalam kompetisi tingkat regional tersebut, Afiqa dipercaya untuk memperkuat skuad Tektona Batam. Bersama timnya, ia mampu menunjukkan performa terbaik dan konsistensi permainan yang memukau. Langkah gemilang mereka berlanjut hingga menembus babak semifinal, sebelum akhirnya memastikan diri berada di posisi ketiga setelah melalui serangkaian pertandingan ketat.

Keberhasilan ini menjadi kabar gembira bagi Kabupaten Lingga, khususnya bagi keluarga besar JPS Club Lingga. Klub tersebut dikenal aktif melakukan pembinaan intensif terhadap atlet-atlet muda berbakat di cabang olahraga bola voli.

Pelatih JPS Club Lingga, Mayardi, menyampaikan apresiasi mendalam serta rasa bangganya atas pencapaian murid didiknya. Menurutnya, medali perunggu tersebut bukanlah hasil instan, melainkan buah dari kerja keras, disiplin latihan yang tinggi, serta semangat juang tak kenal lelah yang ditunjukkan Afiqa selama proses pembinaan.

“Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya di Kabupaten Lingga untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan sehingga mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” kata Mayardi kepada media. Minggu (14/6/2026), kemarin.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kepelatihan PBVSI Kabupaten Lingga, Moro, juga turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Moro menilai bahwa keberhasilan Afiqa membuktikan potensi besar atlet muda Lingga untuk bersaing di kancah regional.

“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Lingga. Keberhasilan Afiqa menunjukkan bahwa atlet-atlet muda Lingga memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat regional,” ujar Moro.

Moro, yang beberapa waktu lalu juga ditunjuk oleh PBVSI Provinsi Kepulauan Riau sebagai Instruktur Pelatihan Pelatih Daerah di Kota Batam, Ia berharap momentum ini tidak berhenti sampai di sini. Ia ingin capaian Afiqa menjadi pemantik semangat bagi generasi muda lainnya untuk mengejar mimpi serupa.

Moro juga memberikan penghargaan khusus kepada seluruh pihak yang terlibat di balik layar, termasuk klub asal dan pelatih, karena konsistensi mereka dalam mengasah bakat atlet.

“Selamat dan sukses kepada Afiqa atas prestasi yang diraih. Terus berlatih, tingkatkan kemampuan, dan harumkan nama Kabupaten Lingga di kancah olahraga bola voli,” pesan Moro.

Prestasi Afiqa ini sekaligus menjadi indikator positif bahwa ekosistem pembinaan olahraga voli di Kabupaten Lingga terus berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet kompetitif yang siap tampil di tingkat regional maupun nasional.

Puspan

Jaksa Tuntut Joko Pramono 1,5 Tahun Kasus Edar Obat Kuat Tak Berizin

0

RASIO.CO, Batam – Praktik peredaran obat keras dan produk kesehatan tanpa izin edar yang diduga berlangsung lebih dari satu tahun di Kota Batam berujung di meja hijau.

Namun, dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, pemilik Toko Obat Manjur, terdakwa Joko Pramono, hanya dituntut pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum.

Tuntutan tersebut dibacakan jaksa Abdullah dalam sidang yang digelar di Ruang Sidang Wirdjono Prodjodikoro, Rabu (10/6/2026).

Jaksa menyatakan terdakwa terbukti melanggar Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan karena mengedarkan sediaan farmasi dan produk kesehatan tanpa izin edar yang sah.

“Meminta majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Joko Pramono dengan pidana penjara selama satu tahun enam bulan, dikurangi masa penahanan yang telah dijalani,” ujar Abdullah di hadapan majelis hakim.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Muhammad Eri Justiansyah bersama hakim anggota Irpan Hasan Lubis dan Tri Lestari. Terdakwa tampak mengikuti jalannya persidangan dengan mengenakan pakaian tahanan.

Dalam surat dakwaan terungkap, praktik penjualan obat tanpa izin edar tersebut berlangsung sejak 2024 hingga akhirnya terungkap pada Juli 2025.

Selama periode itu, Toko Obat Manjur di kawasan Pasar Sei Harapan, Sekupang, diduga bebas memperjualbelikan berbagai jenis obat keras, obat tradisional, hingga produk kesehatan yang tidak memenuhi ketentuan peredaran.

Produk-produk tersebut diperoleh dari jaringan Pedagang Besar Farmasi (PBF) dan kemudian dijual kembali kepada masyarakat tanpa pengawasan sebagaimana mestinya.

Dalam persidangan disebutkan pasokan berasal dari PT United Dico Citas Cabang Batam dan PT Anugrah Argon Medica Cabang Batam.

Hasil pemeriksaan petugas menemukan ribuan kemasan obat dan produk kesehatan di toko tersebut.

Barang bukti yang diamankan meliputi obat bahan alam tanpa izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat, obat kuasi, hingga berbagai jenis obat keras yang seharusnya hanya dapat diperoleh melalui resep dokter dan pengawasan tenaga kesehatan.

Beberapa produk yang ditemukan antara lain Pil KB Andalan, Cataflam, Ponstan, Amoxicillin, Amlodipine, Methylprednisolone, Omeprazole, Simvastatin, serta sejumlah produk herbal yang tidak memiliki izin edar.

Jaksa menilai seluruh unsur pidana dalam perkara tersebut telah terpenuhi. Dari aktivitas penjualan yang berlangsung lebih dari satu tahun, terdakwa disebut memperoleh keuntungan sekitar Rp 15 juta.

Kasus ini kembali menyoroti masih maraknya peredaran obat keras tanpa izin edar di Batam. Di tengah regulasi kesehatan yang semakin ketat, berbagai produk yang seharusnya berada di bawah pengawasan tenaga medis ternyata diduga dapat diperoleh secara bebas melalui toko obat.

Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa dan tim penasihat hukum untuk menyusun nota pembelaan atau pleidoi. Kuasa hukum terdakwa meminta waktu satu pekan untuk menyiapkan pembelaan tertulis, termasuk pembelaan pribadi dari Joko Pramono.

Permohonan tersebut dikabulkan oleh majelis hakim. Sidang akan kembali digelar pada 17 Juni 2026 dengan agenda pembacaan pleidoi.

Redaksi@www.rasio.co //

Oknum ASN MFM Terlibat Loloskan Penyelupan Vape Narkoba di Pelabuhan Harbourbay Batam

0

RASIO.CO, Batam – Terduga pelaku  terdakwa Muhammad Fahrurazi Muazamsyah Alias Aji Bin Muhammad Firmansyah duduk dibangku pesakitan Pengadilan Negeri(PN) Batam. Terkait kasus Cetrige Vape Yakuza narkoba.

Ironisnya, Tedakwa Muhammad Fahrurazi Muazamsyah diduga merupakan oknum ASN Imigrasi bertugas di pelabuhan Harboubay Batam.

Peran terdakwa membantu meloloskan lebih kurang 78 psc catrige vape yakuza tidak melewati Auto Gate tetapi VIP Line sehingga langsung loket pasport. Sedangkan kedua orang tersebut terdakwa Azzah Azzurah Als Ara Binti Jais dan  Risma Als Omi Binti Omie Zailani berkas terpisah

Terdakwa Muhammad Fahrurazi Muazamsyah diduga Oknum ASN Imigrasi dengan nomor perkara 430/Pid.Sus/2026/PN Btm dan JPU Antonius, Rumondang Manurung, Muhammad Arfian dan Gustirio Kurniawa.

Sedankan dua terdakwa Azzah Azzurah Als Ara Binti Jais dan  Risma Als Omi Binti Omie Zailani, nomor perkara 429/Pid.Sus/2026/PN Btm dan Risma 428/Pid.Sus/2026/PN Btm. Alias split.

Keterlibat terdakwa Muhammad Fahrurazi Muazamsyah yang diduga ASN Imigrasi atas pengembangan kasus tertangkapnya  terdakwa Azzah Azzuraj dan Risma di rumah kost-kosan Paris Lantai 2 Kamar 202 Jalan Imam Bonjol Komplek New Holiday Blok mF No.9 RT 001 RW 008 Jodoh Batam.

Diaman Kedua tersakwa wanita tersebut membeli Catrige Vape narkoba di nagara jiran malaysia 78 pcs senilai Rp.46 juta , modal berdua untuk diedarkan di Batam.

Sebelum berangkat kedua terdakwa telah berkomunikasi untuk dibantu agar barang tersebut dan diberi 2 buah catrige vape yakuza agar lolos dari pemeriksaan Exray. Karena 78 catrige vape mereoa sembunyikan didaerah sentitif kewanitaan dibungkus lakban hitam.

Setelah berhasil membeli barang haram tersebut, ketika kembali ke batam melalui pelabuhan harbaur bay, kedua terdakwa berkabar kepada Muhammad Fahrurazi Muazamsyah.

Selanjutnya terdakwa mengarahkan Azzah Azzurah Als Ara Binti Jais dan saksi Risma Als Omi Binti Omie Zailani  masuk ke jalur VIP LINE dengan tidak melewati AUTO GATE sehingga  langsung menuju loket paspors yang sudah diarahkan oleh Terdakwa  Muhammad Fahrurazi Muazamsyah.

Setelah pasposr di cop Azzah Azzurah Als Ara Binti Jais dan Risma Als Omi Binti Omie Zailani diarahkan oleh Terdakwa  Muhammad Fahrurazi Muazamsyah untuk scan barcode kedatangan dan mengikuti Terdakwa  Muhammad Fahrurazi Muazamsyah melewati pemeriksaan X-RAY.

Namun XRAY yang di lewati tidak mendeteksi Liquid Vape yang di lilitkan di perut Azzah Azzurah Als Ara Binti Jais dan Risma Als Omi Binti Omie Zailani.

Setelah melewati pemerikasaan X-RAY lalu Azzah Azzurah Als Ara Binti Jais dan Risma Als Omi Binti Omie Zailani   bersama dengan Terdakwa  Muhammad Fahrurazi Muazamsyah berjalan keluar menuju ke lobby depan.

Mengetahui kedua tersakwa diamankan Ditsernarkoba Polda Kepri, Terdakwa Muhammad Fahrurazi Muazamsyah menyerahkan diri.

Atas perbuatannya terdakwa dijerat Pasal 610 Ayat (2) huruf b Undang-Undang Nomor : 1 Tahun 2023 Tentang KUHP Jo Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana.

Redaksi@www.rasio.co //

BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas

0

RASIO.CO, Batam – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) memutuskan untuk menunda pemberlakuan penyesuaian tarif layanan peti kemas di Pelabuhan Batam sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.

Langkah strategis ini diambil guna menjaga stabilitas iklim investasi, industri, dan perdagangan di kawasan khusus tersebut.

Keputusan tersebut diambil atas arahan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Candra, setelah mendengar masukan dunia usaha serta mempertimbangkan pentingnya menjaga daya saing Batam sebagai kawasan investasi, industri, dan perdagangan.

Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Francis menegaskan, penundaan ini bukan mengabaikan modernisasi layanan kepelabuhanan melainkan langkah ini diambil agar implementasi kebijakan tarif ke depan dapat berjalan lebih terukur, transparan, dan memberikan nilai tambah yang konkret bagi para pengguna jasa.

“BP Batam ingin memastikan bahwa modernisasi tarif harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas layanan. Setiap penyesuaian biaya wajib dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, proporsional, dan berdampak langsung pada efisiensi di lapangan,” ujar Fary dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/6/2026) di Marketing Center BP Batam.

Menurut Fary, daya tarik investasi Batam saat ini berada pada momentum positif yang harus dipertahankan.

Daya saing Batam tidak hanya bertumpu pada lokasi yang strategis, insentif fiskal, atau kemudahan perizinan, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh prediktabilitas dan efisiensi biaya logistik.

BP Batam menilai bahwa biaya logistik merupakan salah satu variabel penting dalam keputusan investasi.

Beban biaya yang ditanggung pelaku usaha tidak hanya bersumber dari satu komponen tarif resmi, tetapi akumulasi dari layanan terminal, jasa forwarding, pengangkutan (trucking), pengurusan dokumen, biaya sewa gudang (storage), hingga biaya keterlambatan seperti demurrage dan detention.

“Oleh karena itu, fokus kita tidak sekadar melihat besaran tarif resmi, tetapi bagaimana struktur biaya tersebut didistribusikan dari hulu ke hilir. Jangan sampai ada pembebanan tersembunyi yang tidak proporsional dan memberatkan pengguna jasa,” kata Fary menambahkan.

Kebijakan responsif BP Batam ini mendapat respons positif dari komunitas bisnis lokal.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid menilai, penundaan ini membuktikan pemerintah daerah peka terhadap kondisi riil pelaku usaha yang tengah menghadapi tekanan ekonomi global, mulai dari fluktuasi nilai tukar hingga kenaikan harga bahan baku dan energi.

“Penundaan ini menjadi angin segar yang dapat meringankan beban operasional dunia usaha. Daya saing Batam wajib kita jaga bersama, salah satunya melalui efisiensi biaya logistik agar realisasi investasi baru terus bertumbuh,” tutur Rafki.

Ke depan, BP Batam berkomitmen untuk membuka ruang dialog yang lebih intensif dengan operator terminal, asosiasi penasihat hukum/usaha, perusahaan forwarder, serta pengguna jasa.

Evaluasi kebijakan tarif nantinya akan berbasis pada data yang akurat dan dikaitkan langsung dengan standar pelayanan minimal (service level agreement) yang terukur.

“Tujuan besar kita adalah membangun Batam yang jauh lebih maju dan berdaya saing tinggi. Pelabuhan harus berfungsi sebagai motor penggerak investasi, bukan justru menjadi sumber ketidakpastian biaya bagi dunia usaha,” pungkas Fary.

Turut hadir dalam kegiatan, Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad dan Anggota Bidang Pengusahaan, Denny Tondano beserta jajaran. (RUD)

Wakil Bupati Lingga Silaturahmi dan Berdialog Santai Bersama Masyarakat Singkep Barat

0

RASIO.CO, Lingga – Wakil Bupati Lingga, Ir. H. Novrizal S.T, M.IP melaksanakan kunjungan ke Kecamatan Singkep Barat. Dalam kesempatan tersebut, Ia bersilaturahmi dan berbincang akrab bersama warga di salah satu kedai kopi setempat.

Suasana berlangsung santai dan penuh kekeluargaan. Turut hadir mendampingi yaitu Plt. Camat Singkep Barat, Kapolsek Singkep Barat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta sejumlah warga setempat. Sambil menikmati secangkir kopi, mereka saling berbagi pikiran dan membahas berbagai hal terkait kondisi daerah.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi serta menjembatani hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan masyarakat. Berbagai aspirasi, masukan, dan harapan warga disampaikan secara langsung dan terbuka tanpa hambatan.

Wakil Bupati Lingga, Ir. H. Novrizal menegaskan bahwa komunikasi yang baik adalah kunci utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.

“Melalui pertemuan santai seperti ini, pemerintah bisa lebih dekat merasakan apa yang dirasakan masyarakat dan memahami langsung berbagai tantangan yang ada di lapangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Camat Singkep Barat, Munzillin Hasibuan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, pendekatan seperti ini sangat efektif.

“Ini cara yang tepat, masyarakat dapat menyampaikan keinginan dan aspirasinya secara leluasa dalam suasana yang lebih santai dan terbuka,” tutupnya.

Sementara itu, warga yang hadir menyambut gembira kunjungan ini. Mereka mengapresiasi kesempatan berharga untuk berdialog langsung dengan pimpinan daerah dan berharap tradisi silaturahmi serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala demi mendorong kemajuan Kecamatan Singkep Barat.

Kegiatan yang sarat kehangatan dan keakraban ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol nyata kebersamaan serta komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Lingga yang lebih maju dan sejahtera.

Puspan

Investasi Batam Lampaui Target

0

RASIO.CO, Batam – Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam mencatat pencapaian investasi yang melampaui target pada 2025, seiring melesatnya investasi di sektor digital dan energi.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut, capaian ini sebagai sinyal kuat bahwa Bandar Dunia Madani tengah bertransformasi menjadi pusat ekonomi digital dan energi berkelanjutan di kawasan regional.9

Realisasi investasi di Batam sepanjang 2025 mencapai mencapai Rp69,30 triliun melampaui target Rp 60 triliun di tahun tersebut, yang mendorong pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 6,76 persen.

“Capaian ini bukan hanya angka. Ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap ekosistem yang sedang kami bangun di Batam,” kata Amsakar, belum lama ini.

Sektor jasa yang di dalamnya mencakup digitalisasi, menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp9,99 triliun. Disusul sektor industri mesin, elektronik, dan peralatan listrik senilai Rp6,08 triliun, serta sektor listrik, gas, dan air yang mencatatkan investasi sebesar Rp5,80 triliun.

Hal ini mencerminkan besarnya minat investor di bidang infrastruktur energi termasuk energi terbarukan.
Realisasi investasi sektor digital secara khusus tercatat sebesar Rp 8,557 triliun pada 2025.

Pertumbuhan ini ditopang oleh berkembangnya kawasan Nongsa Digital Park (NDP) sebagai episentrum kegiatan teknologi dan pusat data di Batam.

Amsakar menyebut kehadiran data centre dan infrastruktur digital di Batam bukan sekadar tren sesaat. “Nongsa Digital Park menjadi indikator awal yang positif karena menunjukkan adanya minat investasi, kemitraan lintas negara, serta tumbuhnya aktivitas di bidang data center, pengembangan teknologi, dan ekonomi digital,” tambahnya.

Penyerapan tenaga kerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa pada triwulan keempat 2025 tercatat 836 orang, dengan dampak tidak langsung yang jauh lebih luas melalui rantai pasok dan layanan pendukung.

Selain Singapura sebagai investor dominan, negara-negara seperti Hong Kong, Amerika Serikat, dan Malaysia, juga tercatat aktif berinvestasi di sektor digital Batam.

Amsakar menyebut, daya tarik Batam bukan semata soal efisiensi biaya.“Yang lebih kuat adalah kombinasi faktor strategis: kedekatan geografis dengan Singapura, konektivitas yang cepat, dan peluang membangun model operasi lintas batas untuk mendukung kebutuhan regional,” ujarnya.

Green Energy: PLTS dan Energi Berkelanjutan Jadi Prioritas Di tengah booming data centre yang membutuhkan pasokan listrik besar dan andal, BP Batam mendorong pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan solusi energi hijau sebagai komponen tak terpisahkan dari ekosistem investasi Batam.

Tingginya realisasi investasi di sektor listrik, gas, dan air senilai Rp5,80 triliun, menunjukkan bahwa infrastruktur energi jadi prioritas bagi investor yang masuk ke Batam, termasuk juga kebutuhan akan sumber energi yang bersih dan berkelanjutan untuk mendukung operasional pusat data.

Ia mengatakan, BP Batam berkomitmen memastikan pertumbuhan digital tidak datang dengan mengorbankan keberlanjutan lingkungan. Integrasi energi terbarukan, termasuk PLTS, jadi roadmap pengembangan kawasan agar Batam mampu memenuhi standar Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai syarat utama bagi investasi global.

“Transformasi digital kita nyata. Kami (BP Batam) berkomitmen menjadikan Batam sebagai lokasi investasi yang kompetitif, terukur, dan investor-friendly, khususnya untuk sektor digital yang berkelanjutan,” kata dia.

Kemudian, di tengah kemunculan Johor-Singapore Special Economic Zone (JS-SEZ) yang juga membidik pasar data centre dan ekonomi digital, Amsakar menolak framing persaingan.

“Kami melihat ini bukan sekadar kompetisi, melainkan peluang membangun komplementaritas. Singapura kuat sebagai pusat HQ dan layanan global; Johor menawarkan perluasan kapasitas; dan Batam memiliki karakteristik unik seperti FTZ/SEZ, ekosistem industri, maritim-logistik, serta kedekatan operasional dengan Singapura,” ujarnya.

Dalam visi BP Batam, kawasan ini dapat membentuk regional digital and industrial corridor yang terintegrasi, di mana data centre dan aktivitas digital tersebar dalam model jaringan sesuai kebutuhan efisiensi dan operasional bisnis.

BP Batam juga berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia. Lewat NDP, program seperti Apple Academy, IBM Hybrid Cloud Academy, RMIT University, dan Epic Games, telah hadir untuk mencetak talenta digital lokal.

BP Batam juga meluncurkan platform MANTAB pada 8 Desember 2025 lalu, yakni sebuah sistem job matching berbasis digital yang dirancang untuk menghubungkan ketersediaan SDM dengan kebutuhan industri secara langsung dan terintegrasi. (NA).

BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat Pipa Transmisi Air Bersih

0

RASIO.CO – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT. Air Batam Hilir bergerak cepat melakukan perbaikan darurat pada pipa transmisi air bersih berdiameter 800 milimeter (mm) di jalur Simpang Plamo menuju Kepri Mall.

Langkah antisipatif ini diambil menyusul terjadinya kebocoran pipa yang dipicu oleh pergeseran tanah akibat hujan deras dalam beberapa waktu terakhir sejak Rabu (10/6/2026) kemarin.

Dari proses perbaikan ini, aliran air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Batam akan dihentikan untuk sementara waktu.

Berdasarkan informasi dari tim teknis Air Batam Hilir (ABH), kebocoran kembali terjadi di titik yang sama dengan lokasi perbaikan sebelumnya.

Struktur tanah yang labil pascahujan disinyalir menjadi penyebab utama pipa kembali bergeser dan bocor.

Adapun wilayah yang terdampak langsung oleh penghentian sementara suplai air bersih ini meliputi:

1.Kelurahan Taman Baloi
2.Kelurahan Teluk Tering
3.Kelurahan Sukajadi
4.Kawasan di sekitarnya.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa saat ini PT. Air Batam Hilir telah mengerahkan seluruh sumber daya teknis yang diperlukan.

Meski demikian, ketika Proses Dewatering (pengurasan) sedang berjalan, tim terkendala cuaca berupa hujan deras di lokasi.

“Waktu pengerjaan mengalami delay karena faktor keselamatan tim teknis di area lumpur. Namun kami akan berusaha semaksimal mungkin agar pekerjaan selesai pada pukul 16.00 WIB dan air kembali mengalir 2 jam setelahnya,” ujar perempuan yang akrab disapa Tuty tersebut, pada Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, setelah proses Dewatering selesai dilakukan, maka tahapan selanjutnya adalah Penggalian Lumpur, Pengangkatan Pipa, Pemasangan Pipa Baru, pemasangan Baut Las, Pemasangan Support pipa, dan terakhir memulai recovery suplai air.

Warga yang berada di kawasan tersebut juga diimbau untuk segera menampung air sebagai cadangan selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menyiapkan dan menampung cadangan air secukupnya,” .

Ia juga menegaskan, BP Batam berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan pengerjaan di lapangan secara berkala.

“Dukungan dan pengertian dari masyarakat selama proses perbaikan ini sangat berarti demi menjaga keandalan jaringan air bersih di Kota Batam dalam jangka panjang,” tutupnya. (RUD)

LCM Laporkan HH Club Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik

0

RASIO.CO,Batam – Pengusaha Lintong Charles Manurung(LCM) sekaligus Wakil Ketua PWI Kepri akhirnya bersama Penasehat Hukum Rano Iskandar Sirait,S.H  melaporkan THM HH Club (Planet 3) ke Polresta Barelang dugaan Pencemaran Nama Baik.

Kedatangan LCM bersama Penasehat Hukum juga didampingi Petinggi PWI Kepri, dan puluhan wartawan  sebagai dukungan moralitas terhadap LCM.
Laporan LCM Nomor: STTLP/B/238/VI/2026/SPKT/POLRESTA BARELANG/POLDA KEPULAUAN RIAU, dan sebagai terlapor LCM juga sudah dimintai keterangan.

“Hari kami resmi melaporkan HH Club Planet 3 terkait pencemaran nama baik pasal 433 ayat 2,”

“Nomor: STTLP/B/238/VI/2026/SPKT/POLRESTA BARELANG/POLDA KEPULAUAN RIAU, dan sudah tiga kali kami somasi tidak ditanggapi kerena memajang fhoto tanpa izin bertulisan blacklist,” ujar Rano Iskandar Sirait,S.H singkat di Polresta Barelang.Kamis(11/06).

Sementara LCM sendiri menyampaikan bahwa , Langkah hukum dilakukan karena tidak etikat baik manajemen menyikapi somasi kami dan juga langkah hukum dilakukan karena setia Warga Negara Indonesia mempunyai hak sama dihadapan hukum.

“Sebagai Warga Negara Indonesia, sya mempunyai hak yang sama dimata hukum (Equality before the law),”

“Tindakan HH Club Planet 3 memajang fhoto bertulisan blaxk List, sangat merugikan martabat dan harga diri aaya.” Ujarnya.

LCM menambahkan, saya sebagai pengunjung membayar serta beretikad baik tetapi tanpa sepengetahuan saya, foto dipajang bertulisan black list oleh managemen THM tersebut.

Sementara itu, Kedatangan LCM juga didampingi, Ketua DK PWI Kepri, Sekretaris PWI, Ketua OKK PWI Kepri, Team Advokasi Hukum PWI Kepri, Ketua PWI Batam, SMSI, JMSI, dan para jurnalis.

Dalam kasus Pengusaha LCM ini, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengambil sikap tegas terkait dugaan tindakan pencemaran nama baik yang menimpa Wakil Ketua, Lintong Carles Manurung.

Upaya hukum ini diambil sebagai respon atas pemasangan foto diri Lintong yang ditempel secara sepihak di area publik tempat hiburan tersebut dengan narasi yang merugikan integritasnya.

​Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri, Parna Simarmata mengatakan bahwa langkah organisasi mengawal kasus ini merupakan bentuk solidaritas dan perlindungan kelembagaan. PWI memastikan akan memberikan pengawalan penuh secara hukum demi memulihkan harkat dan martabat pengurusnya.

​”Ini juga bentuk pendampingan kita terhadap saudara Lintong sebagai Wakil Ketua PWI. Langkah hukum ini sangat penting diambil untuk memulihkan nama baiknya yang telah dirugikan oleh tindakan sepihak tersebut,” ujar Parna Simarmata dalam keterangannya.

​Berdasarkan kronologi pada dokumen laporan, peristiwa ini bermula pada Kamis, 4 Juni 2026 subuh, sekitar pukul 04.20 WIB. Korban menerima informasi dari seorang rekan bahwa foto dirinya dipajang di dinding samping pintu masuk HH Club yang berlokasi di Jl. Komp. Nagoya City Centre Blok A No. 11-12, Lubuk Baja, Kota Batam.

Setelah dilakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, ditemukan selembar foto korban yang mengenakan baju hitam dan topi putih tertempel jelas di dinding akses masuk utama hiburan malam itu, lengkap dengan tulisan “BLACKLIST”.

Tindakan sepihak dari manajemen atau pimpinan HH Club tersebut dinilai telah menyerang kehormatan, memicu fitnah, serta merugikan nama baik korban secara pribadi maupun posisinya sebagai pengurus inti organisasi pers. Atas dasar itulah, pasal dugaan Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 433 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dilayangkan kepada pihak terlapor.

​Dengan adanya keterlibatan Penasihat Hukum PWI dalam mendampingi kasus ini, PWI meminta jajaran Penyidik Satreskrim Polresta Barelang untuk mengusut laporan tersebut secara tuntas, transparan, dan profesional agar memberikan kepastian hukum yang adil.

Hingga berita ini diunggah? Awak media belum berhasil mengkonfirmasi terhadap managemen mauou Kuasa Hukumnya. Terkait laporan ini.

Redaksi@www.rasio.co //

SMAN 1 Singkep Terapkan Pendaftaran Online SPMB 2026 Lewat Situs Resmi Pemprov Kepri

0

RASIO.CO, Lingga – Penerimaan Siswa Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMA Negeri 1 Singkep, Kabupaten Lingga dilaksanakan secara online melalui situs resmi SPMB Kepri.

Kepala SMAN 1 Singkep, Fezi Karyadi menyampaikan, sekolahnya menyiapkan daya tampung sebanyak 7 rombongan belajar dengan total 252 siswa. Ia berharap kuota tersebut dapat terpenuhi seluruhnya.

“Penjaringan tahun ini sepenuhnya dilakukan secara online lewat situs resmi SPMB Kepri. Kami berharap daya tampung 252 siswa itu bisa terisi dan pelaksanaannya berjalan tertib,” kata Fezi kepada media saat ditemui di SMAN 1 Singkep. Rabu (10/6/2026).

Fezi juga mengimbau calon siswa dan orang tua untuk aktif berkomunikasi dengan pihak sekolah, terutama terkait pemilihan jalur penerimaan agar bisa bersaing dengan sehat.

“Kami arahkan mereka berkonsultasi dulu agar bisa memilih jalur yang tepat. Semoga SPMB tahun ini lancar, tanpa kendala, dan berjalan sukses,” terangnya.

Fezi mengatakan, persiapan sekolah telah mendapat pantauan dan arahan dari dewan Aziz Martindaz. Panitia sekolah dikatakan telah siap menyelenggarakan pendaftaran yang berlangsung mulai 11 hingga 14 Juni 2026.

“Alhamdulillah, kami sudah mendapat arahan dan panitia lengkap. Semoga seluruh rangkaian penerimaan ini tidak ada kendala apapun,” ungkapya.

Sementara itu, Pengawas SMA/SMK/SLB Wilayah Kabupaten Lingga, Ajid Sajidulloh, dalam kunjungannya menegaskan pentingnya pengaturan zonasi. Ia mengungkapkan, SMAN 1 Singkep dan SMAN 2 Singkep berada dalam satu wilayah zonasi, sehingga sistem yang jelas diperlukan.

“Kedua sekolah ini satu zonasi, jadi pengaturannya harus rapi agar tidak terjadi penumpukan siswa di satu sekolah dan kekurangan siswa di sekolah yang lainnya. Kunjungan ini untuk memastikan persiapan sistem penerimaan sudah sesuai ketentuan,” tutup Ajid.

Puspan

TP PKK Lingga Antusias Ikuti Sosialisasi Pengolahan Produk Perikanan

0

RASIO.CO, Lingga – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Lingga menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme peserta saat mengikuti kegiatan “Sosialisasi Pengolahan Produk Perikanan untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Pesisir” yang diselenggarakan secara daring oleh TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Rapat VIP Kantor Bupati Lingga ini diikuti oleh jajaran TP PKK Kabupaten Lingga serta kader PKK tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa.

Sosialisasi ini bertujuan mendorong peningkatan nilai tambah hasil tangkapan perikanan melalui pengembangan produk olahan berbasis sumber daya laut yang memiliki nilai jual lebih tinggi, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.

Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, Dra. Hj. Dewi Kumalasari Ansar, M.Pd., membuka kegiatan tersebut secara langsung. Dalam sambutannya, ia menekankan peran strategis kader PKK sebagai motor penggerak pemberdayaan ekonomi keluarga, khususnya di wilayah pesisir yang kaya akan potensi perikanan.

Dewi Kumalasari juga memberikan apresiasi khusus kepada Kabupaten Lingga. Ia mencatat bahwa TP PKK Kabupaten Lingga beserta kadernya menjadi daerah dengan jumlah peserta terbanyak dalam sosialisasi ini.

“Partisipasi aktif dari Kabupaten Lingga menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan potensi perikanan daerah,” ujar Dewi Kumalasari.

Sebagai narasumber utama, Guru Besar Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Prof. Dr. Lily Viruly, S.TP., M.Si., menyampaikan materi mengenai peluang pengembangan produk olahan hasil perikanan. Prof. Lily memaparkan berbagai strategi inovasi pengolahan, peningkatan kualitas produk, penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan, hingga teknik pemasaran efektif agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Melalui kegiatan ini diharapkan kader PKK di seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Riau, termasuk Kabupaten Lingga, dapat menjadi motor penggerak dalam mengembangkan usaha pengolahan hasil perikanan di lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Ia menambahkan, optimalisasi pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ekonomi keluarga di wilayah pesisir.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang hidup. Para peserta dari berbagai daerah di Provinsi Kepulauan Riau antusias mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait praktik pengolahan produk perikanan yang telah diterapkan di daerah mereka masing-masing.

***