Kamis, Juli 30, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 14

Dugem Planet 2, Yap Men Fong Berujung Bui Gegara 7 Butir Ekstasi

0

RASIO.CO, Batam – Tragis nasib terdakwa Yap Wen Fong duduk dibangku pesakitan PN Batam diduga gegara dugem di THM VIP Planet 2 New Town bersama dua rekannya. February 2026 lalu.

Terdakwa Yap Men Fong diamankan Security Diskotik Planet 2 diduga membeli 7 butir pil ekstasi diluar THM  untuk dibawa ke ruang vip senilai Rp.3,5 juta digunakan bersama LC Bernama Ayu dan rekanya bernama Yakup.

Terdakwa terdaftar perkara 391/Pid-Sus/2026/Pn Btm. JPU Rumondan Manurung bersama Team mendakwa terdakwa Pasal 609 Ayat (1) Undang-Undang nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP Jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana.

Dan Atau Pasal 127 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sesuai Sipp PN Batam, Agenda sidang terdakwa masuk tahap pemeriksaan saksi, dimana terdakwa diamankan BNNP Kepri Sekira Fenruary 2026.

Berita Acara Penimbangan Nomor : 90/10221/2026, Lampiran Berita Acara Penimbangan Nomor : 90/10221/2026 tanggal 22 Februari 2026 dari PT Pegadaian Cabang Batam.

4 butir tablet berwarna biru berbentuk kepala alien yang diduga narkotika golongan I jenis ekstasi u dengan berat netto 1,12  gram.

3 butir tablet berwarna orange berbentuk kepala manusia dan bertuliskan TRUMP yang diduga narkotika Golongan I jenis ekstasi dengan berat netto 1,11 gram.
Dengan berat keseluruhan netto 2,23 (dua koma dua puluh tiga) gram.

Bermula Sabtu tanggal 21 Februari 2026 sekira pukul 07.00 waktu Malaysia Terdakwa Yap Men Fong dihubungi temannya yang bernama Yakup memberitahukan bahwa ianya akan mengambil cuti dan pulang ke Batam.

Lalu Terdakwa menanyakan kapan pulang dan naik apa , selanjutnya Yakup menjelaskan akan berangkat siang hari setelah mengambil surat cuti kerjanya dan pulang menggunakan kapal ferry menuju Batam.

Sekira pukul 13.45 waktu Malaysia Terdakwa bersama dengan Yakub berangkat melalui pelabuhan Stulang Laut Johor Malaysia menggunakan kapal fery dan sampai di Batam melalui Pelabuhan Fert Batam Center pada pukul 16.00 wib.

Pada pukul 17.30 wib Terdakwa mengajak Yakub menemui temannya yang bernama Ayu yang bekerja didaerah Nagoya dengan mengan menumpang Taxi.

Lalu di tempat kerja Ayu Terdakwa mengenalkan Ayu kepada Yakub, kemudian Terdakwa mengajak Yakub dan Ayu bersama dengan temannya yang bernama Siti untuk makan diseputaran Nagoya Kota Batam.
Pukul 19.00 wib Terdakwa bersama dengan Yakub kembali ketempat kerja Ayu, setelah sampai ditempat kerja Ayu tersebut Yakup berpamitan pulang untuk beristirahat.

Sekira pukul 20.00 wib Terdakwa mengajak Ayu dan Siti untuk pergi ketempat hiburan malam yang ada disekitar Nagoya, selanjutnya Terdakwa bersama dengan Ayu dan Siti berangkat menuju ke Diskotik Planet 2  Newton Pub dan KTV.

Setibanya di Diskotik Planet 2 Newton Pub dan KTV tersebut Terdakwa bersama dengan Ayu dan Siti memesan dan membuka salah satu Kamar VIP Diskotik dan didalam KTV tersebut Terdakwa bersama dengan Ayu dan Siti bernyanyi dan sambil makan dan mengobrol.

Selanjutnya Terdakwa pamit kepada Ayu keluar untuk membeli rokok, ketika keluar diskotik untuk membeli rokok tepatnya didepan pintu luar Diskotik Terdakwa didatangi seorang laki-laki yang tidak dikenal Terdakwa dan menawarkan ekstasi dengan harga Rp.500.000,- per butir.

Kemudian Terdakwa memberikan uang sebesar Rp.500.000,- dan Laki-laki terebut menyerahkan 1  butir kepada Terdakwa, kemudian Terdakwa kemnbali masuk kedalam ruangan karaoke selanjutnya Terdakwa memecah eksasi tersebut dan menawarkan kepada Ayu dan Siti akan tetapi Ayu dan Siti menolak sehingga Terdakwa sendiri yang memakan sebahagian ekstasi tersebut dan sisa setengahnya dikantongi Terdakwa.

Sekira pukul 23.00 wib Terdakwa bersama dengan Ayu dan Siti meninggalkan kamar VIP Diskotik l, Namun pada saat meninggalkan kamar VIP Diskotik tersebut Terdakwa kembali memakan setengah sisa ekstasi yang disimpan dikantong Terdakwa.

Terdakwa bersama dengan Ayu dan Siti berjalan menuju Hall Diskotik untuk mendengarkan musik dan tidak lama di Hall Diskotik tersebut Terdakwa kembali pamit kepada Ayu dengan alasan untuk membeli rokok.

Terdakwa keluar Hall dan turun dengan menggunakan lift , sesampainya di bawah Terdakwa kembali mencari Laki-laki yang sebelumnya menawarkan ekstasi kepada Terdakwa.
Dekat parkiran luar Disktotik Terdakwa bertemu pengedar memberikan uang sejumlah Rp.3.500.000,-dan Laki-laki tersebut langsung memberikan ekstasi kepada Terdakwa sebanyak 7  butir yang akan dikonsumsi bersama dengan teman-temannya di Hall Diskotik Planet 2 Newton Pub dan KTV.

Kemudian Terdakwa langsung menyimpan kedalam saku selana sebelah kanan yang digunakan Terdakwa selanjutnya Terdakwa kembali menuju Hall Diskotik.

Akan tetapi setelah sampai di Hall Terdakwa teringat belum membeli rokok sehingga Terdakwa kembali keluar Hall Disktotik , akan tetapi pada saat Terdakwa berjalan menuju arah lift .

Dua security Dominggus Balol dan Saksi Nasrudin Dolu diskotik Planet 2  Newton Pub dan KTV  Kota batam memanggil Terdakwa dan menanhyakan beberapa hal, karena Terdakwa tidak mengerti pembicaraan  petugas keamanan tersebut.

Terdakwa dibawa keruang keamanan Diskotik, dan pada saat berada diruang Keamanan Terdakwa menjelaskan bahwa Terdakwa datang bersama dengan temannya yang bernama Ayu dan Siti yang berada didalam Hall Disktotik.

Kemudian Terdakwa dibawa oleh saksi Dominggus Balol dan Saksi Nasrudin Dolu masuk kedalam Hall Diskotik untuk menjemput Ayu dan Siti untuk diamankan di ruang Keamanan Diskotik.

Sekira pukul 05.00 wib Terdakwa di hubungi oleh Yakup untuk berpamitan akan tetapi Terdakwa meminta Yakup untuk datang ke Hall Diskotik Planet 2 Newton Pub dan KTV. San akhirnya BNNP Kepri.

Redaksi@www.rasio.co //

KPM Kelurahan Dabo Lama Terima Bantuan Pangan

0

RASIO.CO, Lingga – Pemerintah Kelurahan Dabo Lama menyalurkan bantuan pangan kepada 360 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah kerja Kelurahan Dabo Lama, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, pada Senin (8/6/2026).

Penyaluran bantuan ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna Kelurahan Dabo Lama sebagai bentuk dukungan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.

Bantuan yang dibagikan kepada setiap KPM terdiri dari 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Penyaluran ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah dalam menjaga keberlangsungan hidup keluarga di tengah kondisi ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini.

Lurah Dabo Lama, Harie Kurniawan, menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi seluruh penerima.

Menurut Harie, program ini menunjukkan adanya perhatian serta peran strategis dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang bersinergi bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku pihak yang dipercaya dalam penyaluran bantuan.

“Kehadiran bantuan ini membuktikan adanya sinergi yang baik antara pemerintah dan BUMN untuk menjaga kesejahteraan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat mendukung keberlanjutan serta keberlangsungan kehidupan keluarga penerima manfaat,” kata Harie.

Harie juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerja sama demi menciptakan lingkungan yang nyaman, aman, dan harmonis.

“Mari kita terus bersinergi serta berkolaborasi guna menciptakan kenyamanan dan keamanan di tengah-tengah masyarakat,” tutup Harie.

Kegiatan penyaluran berjalan dengan tertib dan lancar, dengan tetap memperhatikan tata cara pembagian agar bantuan tepat sasaran dan diterima oleh pihak yang berhak. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.

Puspan

Bakrie Group Tinjau Potensi Investasi Energi di Batam

0

RASIO.CO, – Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan Bakrie Group melalui PT Bakrie & Brothers Tbk,

Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik minat Bakrie Group melakukan pengembangan usaha dan berinvestasi di Batam.

“Kami sangat senang melihat ketertarikan Bakrie Group terhadap perkembangan Batam hari ini. Semoga pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk bisa berkolaborasi dalam menghadirkan investasi yang mampu berdampak bagi
ekonomi Batam,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dendi memaparkan berbagai keunggulan kompetitif Batam sebagai kawasan investasi unggulan Indonesia.

Selain letaknya yang berada di jalur perdagangan internasional, lanjut Dendi, pertumbuhan Batam juga didukung oleh infrastruktur industri yang terus berkembang, konektivitas pelabuhan internasional, serta ekosistem investasi yang semakin matang.

Di samping itu, ia juga menjelaskan berbagai potensi investasi strategis yang dimiliki Batam, khususnya pada sektor energi baru dan terbarukan (EBT) yang saat ini menjadi salah satu fokus pengembangan ekonomi nasional.

Apalagi perkembangan investasi di Batam saat ini menunjukkan kondisi yang sehat. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tumbuh secara beriringan, bahkan PMDN mulai menunjukkan peran yang semakin besar sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah.

“Bakrie Group berminat pada rencana investasi di sektor energi. Dan pertemuan kali ini menjadi bagian penting untuk memperkenalkan potensi strategis Batam di sektor tersebut kepada mereka,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Bakrie Group, Anindra Ardiansyah Bakrie, menyampaikan ketertarikan perusahaannya untuk menjajaki peluang investasi di Batam.

Selain melihat potensi sektor energi, pihaknya juga menaruh perhatian terhadap keberadaan tiga pelabuhan internasional yang dinilai memiliki nilai strategis dalam mendukung pengembangan bisnis dan konektivitas kawasan.

“Bakrie Group memiliki ketertarikan untuk menjajaki peluang investasi di Batam, khususnya pada sektor energi. Kami berharap komunikasi dan koordinasi yang baik dengan BP Batam dapat membuka ruang kolaborasi yang mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Batam maupun nasional,” ujar Ardi Bakrie, yang menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Bakrie & Brothers Tbk.

Tidak hanya PT Bakrie & Brothers Tbk, pertemuan ini turut dihadiri oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepri, Mustava dan tim.
Kehadiran Kadin sekaligus mempererat hubungan kerja sama dalam menghadirkan investor yang siap berinvestasi di Batam. (DN)

Redaksi@www.rasio.co //

Komunitas CEO Lingga Salurkan Bantuan bagi Anak Disabilitas di Dabo Singkep

0

RASIO.CO, Lingga – Komunitas motor klasik Classic Elegant Old Skool (CEO) Lingga kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama melalui program sosial bertajuk “CEO Berbagi Kasih”. Menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada Dilla, seorang anak penyandang disabilitas di Kecamatan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, pada Minggu, (7/6/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan CEO Lingga, IPTU Dony Giatman, S.H., bersama AKP Zulkarnain. Mereka mendatangi kediaman Dilla yang berlokasi di Jalan Bukit Tengku, Kampung Baru, RT 002/RW 001, Desa Batu Berdaun.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh musibah yang dialami Dilla, yakni jatuh akibat kondisi kakinya yang melemah. Melalui kunjungan tersebut, komunitas pecinta motor klasik ini berharap dapat memberikan dukungan moral maupun materiil kepada Dilla dan keluarganya.

IPTU Dony Giatman, S.H., selaku perwakilan komunitas, menyatakan bahwa aksi ini merupakan wujud komitmen CEO Lingga dalam menumbuhkan kepedulian sosial. Menurutnya, kegiatan sosial bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk tanggung jawab sosial komunitas di tengah masyarakat.

“Kami hadir di sini membawa amanah dan bentuk kepedulian dari seluruh rekan-rekan CEO lainnya. Harapannya, semoga tanda kasih yang sedikit ini dapat turut menghibur Dilla dan keluarga,” kata Dony.

Dony menambahkan, selain menjadi wadah bagi para penggemar motor klasik, CEO Lingga berupaya terus hadir dalam berbagai kegiatan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk memperkuat nilai gotong royong dan menghadirkan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan uluran tangan.

Sementara itu, Mila ibu Dilla, mengaku sangat terharu atas perhatian yang diberikan. Ia menyebut dukungan tersebut menjadi penyemangat baru bagi keluarganya dalam menghadapi kondisi kesehatan sang anak.

“Kami sekeluarga sangat berterima kasih. Semoga sukses selalu, dan semakin banyak memberi manfaat bagi masyarakat,” ucap Mila dengan penuh rasa syukur.

Program “CEO Berbagi Kasih” sendiri telah menjadi ikon kegiatan sosial rutin dari Komunitas CEO Lingga. Melalui inisiatif ini, para anggota berkomitmen untuk tidak hanya menikmati hobi otomotif mereka, tetapi juga aktif berkontribusi positif bagi lingkungan sosial di Kabupaten Lingga.

Puspan

Satpol PP dan Damkar Lingga Amankan Reuni Emas K76 SMPN 1 Singkep

0

RASIO.CO, Lingga – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lingga melaksanakan pengamanan ketat selama berlangsungnya kegiatan Reuni Emas Angkatan 76 (K76) SMP Negeri 1 Singkep, yang digelar di Lapangan Merdeka, Dabo Singkep, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, pada Sabtu (6/6/2026).

Reuni emas alumni SMPN 1 Singkep angkatan 1976 ini dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Asmin Patros, S.H., M.Hum., Ps. Kapolsek Dabo Singkep IPTU Rosy H. Pardede, S.H. Ketua Panitia Pelaksana H. Alias Wello, S.IP., M.Tr.IP., serta peserta yang merupakan alumni dan masyarakat yang turut memeriahkan acara.

Dalam pelaksanaannya, Satpol PP Kabupaten Lingga bersinergi erat dengan personel Polres Lingga untuk memastikan keamanan dan ketertiban umum. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, baik di area utama lokasi kegiatan maupun sepanjang rute jalan santai yang dilalui peserta.

Kehadiran para petugas bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh alumni serta masyarakat, sekaligus menjamin aktivitas publik di sekitar lokasi tetap berjalan tertib.

Kegiatan yang mengusung tema “50 Tahun Persahabatan Alumni Angkatan 76 SMPN 1 Singkep” ini dimulai dengan suasana hangat melalui senam bersama. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan peserta jalan santai, yang menjadi puncak dari interaksi fisik para alumni dengan lingkungan Dabo Singkep. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pengundian kupon berhadiah yang menambah kemeriahan suasana sebelum acara ditutup secara resmi.

Reuni emas ini tidak hanya sekadar pertemuan antar-alumni, tetapi juga menjadi momen silaturahmi dengan masyarakat luas. Peserta, yang terdiri dari alumni SMPN 1 Singkep angkatan 1976 dan warga masyarakat setempat, turut memeriahkan ajang nostalgia tersebut.

Dengan adanya dukungan penuh dari instansi terkait seperti Satpol PP, Damkar, dan Polres Lingga, kegiatan reuni berjalan lancar tanpa hambatan.


Kapal MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Malaka, 9 Awak Selamat

0

RASIO.CO, Batam – Kapal MV Golden Star 1 yang mengangkut 107 kontainer dilaporkan tenggelam di wilayah Traffic Separation Scheme (TSS) Selat Malaka dan Selat Singapura pada Jumat (5/6).

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam menyatakan menerima informasi kondisi darurat kapal tersebut sekitar pukul 21.30 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, unsur patroli laut KSOP Khusus Batam melalui Kapal Negara (KN) P-376 segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan operasi penyelamatan.

Seluruh awak kapal yang berjumlah sembilan orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Para korban kemudian dibawa ke Dermaga Bintang 99 Batu Ampar untuk mendapatkan penanganan awal dari Balai Kekarantinaan Kesehatan Batam.

Selanjutnya, awak kapal menjalani pemeriksaan lebih lanjut di RS Bhayangkara Polda Kepulauan Riau oleh Polairud Polresta Barelang.

Pasca kejadian, KSOP Khusus Batam melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk penanganan lanjutan, termasuk pemantauan kondisi perairan di sekitar lokasi serta pengumpulan data awal untuk kepentingan investigasi.

Selain itu, Vessel Traffic Service (VTS) Batam secara berkala menyiarkan peringatan navigasi setiap jam melalui kanal komunikasi maritim guna mengantisipasi risiko bagi kapal lain yang melintas.

Hingga saat ini, penyebab tenggelamnya kapal serta dampak lebih lanjut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

YD

Dibuka Pendaftaran Gen Z Berkarya Indonesia Berdaya

0

RASIO.CO,Batam – Era digital menyuguhkan ruang kreativitas tanpa batas bagi pelajar Indonesia untuk menjadi bagian dari sebuah perubahan.

PT Astra Honda Motor (AHM) melalui AHM Best Student 2026 mengajak generasi muda untuk menghadirkan inovasi yang aplikatif, kreatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan, berbasis Sustainable Development Goals (SDGs).

Mengusung tema “Gen Z Berkarya, Indonesia Berdaya!”, AHM Best Student membuka pendaftaran mulai 5 Juni – 8 Agustus 2026.

Para pelajar cerdas dan kreatif dapat mengikuti AHM Best Student 2026 dalam 4 kategori lomba berbasis SDGs, yaitu Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, dan Pemberdayaan Ekonomi.

Rangkaian AHM Best Student tahun ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar sekaligus mengembangkan kapasitas para peserta.

Mereka akan ditantang melalui beberapa tahapan seleksi, mulai dari pengumpulan karya, seleksi tingkat regional, bootcamp, verifikasi dan wawancara, hingga seleksi final berupa presentasi di hadapan dewan juri. Penilaian dilakukan secara berjenjang, mulai tingkat regional hingga nasional, dengan melibatkan dewan juri yang kompeten di bidangnya.

Seluruh dokumen pendaftaran lomba diunggah melalui tautan resmi AHM Best Student 2026 di https://bit.ly/AHMBS2026. Informasi lengkap terkait panduan lomba, tahapan seleksi, dan ketentuan program dapat diakses melalui akun @sahabat1hati serta jaringan main dealer sepeda motor Honda di seluruh Indonesia.

Ajang prestisius yang telah hadir sejak 2003 menjadi bentuk dukungan dan komitmen perusahaan terhadap lahirnya karya inovatif serta solusi berkelanjutan dari generasi muda untuk menjawab beragam isu dan problematika di tengah kehidupan masyarakat saat ini. AHM Best Student juga diharapkan mampu meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya kemampuan problem solving, kolaborasi, leadership, serta pembentukan karakter ready future talent.

General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan perusahaan berkomitmen mendukung pengembangan talenta muda Indonesia yang relevan dengan tantangan masa depan.

Menurutnya, generasi muda saat ini tidak hanya dituntut memiliki ide kreatif, tetapi juga keberanian untuk menghadirkan perubahan melalui aksi nyata dan kolaborasi.

“Melalui AHM Best Student, kami ingin mendorong lahirnya generasi muda yang unggul dalam kreativitas dan inovasi, sekaligus memiliki kepedulian sosial serta semangat berkarya untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami percaya solusi yang diberikan dapat menjadi energi besar  menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Muhibbuddin. Sabtu(06/06).

Sementara itu, Honda Customer Care & Public Relations Manager wilayah Kepulauan Riau, Tony Anggadha, mengajak pelajar di Kepulauan Riau untuk memanfaatkan ajang AHM Best Student sebagai wadah mengembangkan kreativitas sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“AHM Best Student bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kepedulian dan kemampuan mereka dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitar. Kami berharap semakin banyak pelajar di Kepulauan Riau yang berani menuangkan ide, berinovasi, dan berpartisipasi dalam ajang ini sehingga dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” ujar Tony Anggadha.

Menurutnya, tema yang diusung tahun ini sangat relevan dengan karakter generasi muda yang dekat dengan teknologi dan memiliki potensi besar untuk menciptakan perubahan melalui karya yang berdampak bagi masyarakat.

Selain kompetisi karya, peserta juga dapat mengikuti social media challenge dengan mengunggah konten kreatif terkait SDGs yang relevan dengan kehidupan sehari-hari pada akun Instagram.

AHM menyiapkan total hadiah ratusan juta rupiah untuk para pemenang berupa beasiswa pendidikan, sertifikat pemenang dan hadiah menarik. Sebagai bentuk apresiasi lainnya juga disiapkan untuk peran guru dalam mendampingi pengembangan dari pemenang terbaik pada ajang AHM Best Student 2026.

Redaksi@www.rasio.co //

Sekda Lingga Sambut Kunjungan Pangkogabwilhan I, Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan

0

RASIO.CO, Lingga – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga menghadiri dan menyambut langsung kunjungan kerja Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P., di Kabupaten Lingga, pada Jumat (5/6/2026).

Kedatangan rombongan pimpinan TNI tersebut disambut secara resmi di Pelabuhan Tanjung Buton, Daik Lingga. Sekda Lingga hadir didampingi oleh para Asisten Sekretariat Daerah serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Usai penyambutan di pelabuhan, rangkaian kunjungan dilanjutkan ke kawasan Pantai Armifa dan lokasi Pertanian Kedaulatan Pangan Kogabwilhan I yang berada di Dusun Malar, Desa Mepar, Kecamatan Lingga. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pemerintah Daerah dalam mendukung program ketahanan pangan serta pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Lingga.

Dalam kesempatan tersebut, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo melakukan penanaman pohon durian jenis Duri Hitam secara simbolis di kawasan Pertanian Kedaulatan Pangan Kogabwilhan I. Aksi penanaman ini menjadi simbol komitmen bersama antara instansi militer dan pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan komoditas unggulan lokal. Selain itu, langkah ini juga bertujuan memperkuat upaya pelestarian tanaman produktif yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat setempat.

Pemerintah Kabupaten Lingga menyatakan apresiasi dan menyambut baik atas kunjungan serta perhatian yang diberikan oleh Pangkogabwilhan I terhadap pengembangan sektor pertanian di daerah. Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, diharapkan berbagai program ketahanan dan kedaulatan pangan dapat terus berkembang. Hal ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lingga ke depannya.


Kadis Kominfo Lingga Hadiri Bimtek Perluasan Desa Antikorupsi 2026 Tingkat Provinsi Kepri

0

RASIO.CO, Lingga – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lingga, Izjumadillah, S.Pd., M.M., menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perluasan Desa Antikorupsi Tahun 2026 tingkat Provinsi Kepulauan Riau, pada Rabu (3/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut diikuti langsung dari Ruang Rapat Diskominfo Kabupaten Lingga.

Program ini merupakan bagian dari akselerasi yang terus dilakukan oleh Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tujuannya adalah untuk memperluas implementasi Program Desa Antikorupsi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Bimbingan teknis ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pemerintah daerah serta pemerintah desa dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong terbentuknya budaya antikorupsi di lingkungan pemerintahan desa melalui penguatan sistem pengawasan, peningkatan partisipasi masyarakat, serta pengelolaan keuangan dan penyelenggaraan pelayanan publik yang berintegritas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan desa-desa di Kabupaten Lingga semakin siap mengimplementasikan nilai-nilai antikorupsi serta mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Inspektorat Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Dinas Komunikasi dan Informatika tingkat Provinsi Kepulauan Riau dan kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan ini juga diikuti oleh lima desa percontohan Desa Antikorupsi di Provinsi Kepulauan Riau, termasuk Desa Resun, Kabupaten Lingga, yang menjadi salah satu desa percontohan dalam program tersebut.


Telisik Penyeludupan Barang Ilegal di Pelabuhan Tanjungriau Batam

0

RASIO.CO,Batam – Para mafia pemain barang ilegal terus diduga memanfaatkan pelabuhan tikus untuk mengirim barang FTZ Batam untuk dikirim keluar terutama sumatra pada khususnya.

Ironisnya, Para mafia maupun cukong-cukong pekilik pompong maupun speedboat berkecepatan tinggi terus berusaha menyeludupkan Mikol, Rokok non cukai maupun barang-barang ekspedisi untuk menghindari pajak.

Informasi lapangan, para mafia terus dugaan melakukan penggiriman barang melalaui pelabuhan rakyat Tanjungriau yang dahulu merupakan pelabuhan pengiriman barang antar pulau untuk kepentingan maayarakat pulau, namun dimanfaatkan mafia untuk mengirim ke sumatra.

Sudah puluhan bahkan ratusan sudah dilakukan penangkapan pihak beacukai dan juga sudah sampai kepersidangan PN Batam tetapi para mafia selalu terus berjalan.

“Aktifitas terus berjalan samoai saat ini, ada oknum-oknum yang bekingi,” ujar sumber enggan di publis. Kamis(05/06).

Lanjutnya,  Jalur tidak resmi tersebut diduga dimanfaatkan untuk mengirim barang ke luar Batam tanpa melalui mekanisme kepabeanan yang berlaku, sehingga berpotensi merugikan penerimaan negara.

Sejumlah komoditas seperti beras, gula, minuman mengandung alkohol (mikol), hingga paket jasa titipan (jastip) disebut rutin dikirim melalui kedua pelabuhan tersebut. Sebagian barang yang melintas diduga merupakan produk impor yang seharusnya berada dalam pengawasan ketat otoritas kepabeanan.

Sumber yang mengetahui aktivitas di lokasi menyebut praktik pengiriman barang melalui jalur tidak resmi tersebut telah berlangsung cukup lama.

Modus ini diduga digunakan untuk menghindari kewajiban perpajakan dan pengawasan yang berlaku terhadap barang yang keluar dari kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (FTZ) Batam menuju wilayah pabean Indonesia lainnya.

“Pengiriman barang dari Pelabuhan Tanjung Riau sudah berlangsung lama. Yang menjadi pertanyaan, mengapa aktivitas ini seolah luput dari pengawasan, padahal pemerintah pusat berulang kali menegaskan komitmennya untuk memberantas penyelundupan,” ujar sumber.

Dalam informasi yang beredar di kalangan pelaku usaha dan masyarakat setempat, seorang pengusaha ekspedisi berinisial InC disebut-sebut memiliki peran penting dalam aktivitas pengiriman barang melalui dua pelabuhan tersebut. InC juga dikabarkan bekerja sama dengan seorang pengusaha beras berinisial D dan AU yang beroperasi di Batam.

Kerja sama bisnis antar pelaku usaha pada dasarnya tidak melanggar hukum. Namun persoalan muncul apabila distribusi barang dilakukan melalui jalur yang tidak resmi dan mengabaikan ketentuan kepabeanan, perpajakan, maupun perizinan yang berlaku.

Sumber tersebut mengungkapkan bahwa barang yang dikirim melalui pelabuhan tikus tidak hanya berupa kebutuhan pokok, tetapi juga berbagai produk impor, termasuk buah-buahan yang didatangkan dari Malaysia, Thailand, dan Tiongkok.
Menurutnya, pola distribusi dari kedua pelabuhan tersebut memiliki karakteristik berbeda.

Bersambung…….