Sabtu, November 7, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1557

Polisi Bekuk Kurir Sabu 948 Gram

0

RASIO.CO, Batam – Jajaran kepolisian Subnit 1 Satnarkoba Polresta Barelang berhasil membekuk kurir dengan barang bukti 948 gram sabu IA(29) warga Ruli Marina City, Batam.

Kurir ini ditangkap saat mengambil barang haram di tiang listrik no.2 dekat PT. Mc Dermott Kec. BatuAmpar. namun pemilik barang berinisial A berhasi kabur dan ditetapkan DPO. Sabtu(30/09/2017).

” pengamanan sabu 948 gram ini, kita sudah bisa menyelamatkan 2.844 sampai dengan 3.792 Manusia, dengan asumsi :1 Gram barang bukti tersebut di konsumsi oleh 3 sampai dengan 4 Orang,” Kata Kapolda Kepri Irjen Pol Sam sam Budigusdian di Polresta Barelang. Senin(02/10/2017).

Kata Kapolda, tertangkanpnya pelaku merupakan informasi masyarakat, lalu ditindak lanjuti personil satnarkoba. saat dilakukan pengintaian pelaku sedang mengambil barang tersebut di dekat PT MC.Demotts Batuampar.

Saat digeledah dilakukan tersangka, menemukan 1 paket/bungkus narkotika jenis serbu kkristal di duga sabu, yang mana barang bukti tersebut di temukan di sepeda motor yang di kendarai tersangka.

Barang bukti yang diamankan tersebut diakui oleh tersangka dalam penguasaannya yang merupakan milik sdr. A (DPO), diduga posisi berada di malaysia rencananya akan diserahkan kembali kepada orang lain sesuai perintah sdr. A (DPO).

Menurut keterangan awal tersangka I A, dapat upah 5 juta olehsdr A ( DPO ) jika sudah menyerahkan narkotika diduga jenis sabu tersebut kepada seseorang.
Kemudian tersangka dan barang bukti dibawa kekantor sat resnarkoba polresta barelang untuk pengembangan lebih lanjut,” paparnya.

Tersangka disangkakan Pasal 114 ayat (2) danataupasal 112 ayat (2) Undang – UndangRepublik Indonesia no. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahundan paling lama hukuman seumur hidup atau pidana mati.

APRI@www.rasio.co

 

 

Waduk Sei Gong, Jumaga: BP Batam Harusnya Ganti Tanaman Warga

0

RASIO.CO, Batam – Polemik pergantian lahan tanaman warga waduk Sei Gong masih terus berlanjut laporan ke Polda Kepri, bahkan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak meminta BP Batam menganti rugi tanaman warga dilahan yang sudah digarap bertahun-tahun.

” Warga hanya minta ganti rugi tanamannya bukan lahannya , maka BP Batam harus pikirkan solusi jalan keluarnya agar dapat diganti rugi walaupun katanya hutan lindung,” kata jumaga dihadapan puluhan warga Sei gong di Mapolda Kepri. Senin(02/10/2017).

Jumaga menambahkan, kalau memang hutang lingdung, BP Batampun tak boleh menggarapnya, apa mereka malaikat? artinya siapapun tidak boleh menggarap dan kenapa dari dulu tidak dilarang?.

” Saudaraku ini datang melapor karena tanamannya dirusak dan tidak diganti rugi, bukan lahan yang diminta ganti rugi,” tutupnya.

Sementara itu, terlihat dilokasi SPK Mapolda Kepri puluhan warga datang mengunakan bus melaporkan BP Batam atas dugaan perusakan tanaman warga puluhan hektar akibat pembagunan waduk Sei Gong, Barelang.

Beberapa waktu lalu, Komisi I DPRD Kepri mendatangi lokasi pembangunan waduk Sei Gong Rempang Cate Galang, Kamis (24/8/2017). Kunjungan tersebut memantau progres pelaksanaan ganti rugi lahan yang terkena dampak pembangunan waduk.

Meski sudah diresmikan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, namun hingga saat ini ganti rugi kepada pemilik lahan masih belum jelas. Setidaknya 365 hektar lahan milik warga akan terkena dampak pembangunan waduk.

“Harapan kami BP Batam bisa duduk bersama dengan masyarakat dan dapat mengganti rugi lahan masyarakat yang tidak bermasalah,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Kepri, Sukhri Fahrial.

Dengan begitu, sambungnya, rasa keadilan dapat dirasakan masyarakat yang terkena dampak pembangunan. Hal yang sama juga dikatakan Ketua Komisi I Abdulrahman. Menurutnya, program strategis pemerintah ini tidak mengesampingkan sisi kemanusiaan warga.

“Warga yang sudah bekerja, berusaha disini juga diberi perhatian pemerintah dengan ganti rugi yang wajar,” kata Abdulrahman yang didampingi anggota komisi I Thomas Suprapto, Rocky Bawole, Wan Norman Edi dan Sarafudin Aluan.

Namun demikian, Ia sepakat bahwa ganti rugi harus memiliki landasan hukum yang tepat agar tidak menimbulkan masalah di kemudian harinya.

Sedangkan sebelumnya, Dalam legal opinion itu juga dikatakan, BP Batam tidak boleh memberikan ganti rugi di kawasan hutan lindung, baik untuk tanaman maupun bangunan yang dibangun masyarakat di atas lahan hutan lindung.

Yang bisa diganti rugi hanyalah tanaman yang berada di atas Area Peruntukan Lain (APL), di luar kawasan hutan lindung. Luasannya sekitar 50 hektare. Itupun mesti dibuktikan dengan sertifikat lahan yang sah.

“Prinsipnya tidak ada penggantian bagi tanaman maupun bangunan yang berada di dalam hutan lindung. Sedangkan untuk area penggunaan lain, sudah kita inventarisasi akan diganti tanamannya,” kata Robert.

APRI@www.rasio.co

 

 

 

Menyoal Independensi Hakim di Balik Kemenangan Novanto

0

RASIO.CO, Jakarta – Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Cepi Iskandar tengah menjadi sorotan terkait keputusannya mengabulkan praperadilan Setya Novanto. Keputusan hakim tunggal itu membuat Novanto kini tak lagi menyandang status tersangka dalam perkara korupsi KTP elektronik (e-KTP).

Dilansir CNN, Ada dua alasan yang mendasari keputusan hakim Cepi. Pertama, penetapan tersangka Novanto seharusnya di akhir penyidikan. Kedua, alat bukti dalam perkara lain tidak boleh digunakan untuk menetapkan tersangka lain.

Hakim Cepi menyebut pertimbangan tersebut sudah sesuai Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Dua alasan yang memenangkan Novanto itu pun menuai kontroversi.

Hakim utama madya itu dinilai kurang memahami Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Lembaga antirasuah itu merujuk pada pasal 44 UU tersebut saat menetapkan Novanto sebagai tersangka, serta saat menunjukkan alat bukti.

Ahli hukum pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Eko Riyadi menilai, alasan yang dipakai hakim Cepi untuk mengabulkan gugatan praperadilan Novanto adalah keliru secara hukum. Kekeliruan itu terjadi karena kurangnya pemahaman hakim atas independensinya.

“Kekeliruan agak serius pada teman-teman hakim di Indonesia dalam memahami independensi hakim dalam memutus perkara,” kata Eko kepada CNNIndonesia.com, Minggu (1/10).

Independensi hakim, kata Eko, merupakan posisi ketika para hakim bebas dari pengaruh dan tekanan lingkungannya ketika mengadili suatu perkara. Sehingga keputusannya hanya berdasarkan fakta yang terbukti di pengadilan dan hukum yang berlaku.

Ia menambahkan, benar bahwa dalam tradisi hukum di Indonesia, hakim itu independen. Artinya, putusan mereka tidak terikat pada putusan yang lain. Kemudian, hakim bebas untuk memutuskan perkara sesuai kajian fakta dan analisis pertimbangan hukum yang mereka buat.

Dengan demikian, atasan hakim pun tidak bisa mengintervensi putusannya.

“Tetapi, bukan berarti hakim itu sebebas-bebasnya untuk menerjemahkan teks-teks normatif hukum, karena ada teori, doktrin, dan yurisprudensi yang bisa digunakan untuk memahami substansi hukum seperti apa,” kata Eko.

Dalam memutus perkara, hakim memang harus merujuk pada undang-undang yang berlaku. Namun, di Indonesia hakim tetap harus mengedepankan keadilan dan kepentingan umum. Sebagaimana tercantum dalam UU RI Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman pasal 5.

Beleid pasal tersebut berbunyi, hakim dan hakim konstitusi wajib menggali, mengikuti, dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat.

Artinya, ketentuan itu dimaksudkan agar putusan hakim dan hakim konstitusi sesuai dengan hukum dan rasa keadilan masyarakat.

“Nah, hakim itu seringkali berlindung di balik doktrin ‘independensi’ untuk melakukan penafsiran-penafsiran yang sebenarnya tidak tepat dan lebih mengakomodasi kepentingan hukum tertentu,” ujarnya.

Peningkatan Kompetensi

Sementara itu, ahli hukum pidana Universitas Indonesia (UI) Ganjar Laksmana Bonaprapta mengatakan, perlu adanya standar kompetensi keilmuan hukum yang tinggi bagi seseorang untuk menjadi hakim.

Standar tersebut guna memenuhi pengetahuan hakim sebelum memutus sebuah perkara peradilan.

“Setelah menjadi hakim, perlu ada peningkatan kompetensi keilmuannya secara terus menerus baik melalui pendidikan oleh Mahkamah Agung, maupun melalui evaluasi pengetahuan dan sikap hukumnya melakui putusan yang dihasilkannya,” kata Ganjar.

Evaluasi itu, kata Ganjar, bisa dilakukan dengan pelaksanaan ujian berkala.

Ganjar menambahkan, butuh semacam penyetaraan standar pengetahuan hukum bagi hakim, mengingat para ‘Wakil Tuhan’ itu berasal dari berbagai universitas yang berbeda.

“Bahkan, lulusan perguruan tinggi yang sama belum tentu sama pemahamannya. Lebih dari itu, ilmu hukum terus berkembang. Rasa keadilan masyarakat pun berubah,” ujarnya.

Agar hakim bebas intervensi selama proses pengambilan keputusan, Ganjar menegaskan bahwa hakim harus sadar untuk terus menjaga independensinya.

“Di sisi lain, hakim perlu diyakinkan bahwa kerjanya diawasi dan sistem pengawasan berjalan. Dibuktikan dengan penerapan reward and punishment,” kata Ganjar.

Sumber:CNN Indonesia

Yuk Mengenal Nitrogen

0

RASIO.CO – Yuk mengenal salah satu unsur penting bernama Nitrogen. Nitrogen adalah komponen bagi semua protein dan bisa ditemukan dalam semua sistem kehidupan. Senyawa nitrogen ada di material organik, makanan, pupuk, peledak, sampai racun. 

Nitrogen, yang berasal dari bahasa Yunani “Nitron”, adalah elemen terbanyak kelima di alam semesta. Gas nitrogen terkandung 78 persen di udara di Bumi. Di atmosfer Mars, ada 2,6 persen nitrogen. Dalam bentuk gas, nitrogen itu tak berwarna, tak berbau, dan lembam. Dalam bentuk cair, ia juga tak berwarna, tak berbau, dan kelihatan seperti air.

Nitrogen ditemukan pertama kali pada 1772 oleh ahli kimia dan fisika Daniel Rutherford, saat dia memisahkan oksigen dan karbon dioksida dari udara menyatakan bahwa gas sisa tidak mendukung organime hidup dan pembakaran. Ilmuwan lain, termasuk Carl Wilhelm Scheele dan Joseph Priestly, menyebut nitrogen sebagai “udara yang terbakar”, atau udara tanpa oksigen.

Pada 1786, Antoine Laurent de Lavoisier menyebut Nitrogen sebagai “azote” yang artinya tanpa kehidupan. Dia mengamati bahwa bagian dari udara tidak akan bisa mendukung kehidupan.

Tapi salah satu senyawa penting dari nitrogen adalah amonia (NH3), yang dihasilkan ketika nitrogen bereaksi dengan hidrogen. Gas amonia yang tak berwarna itu bisa dicairkan menjadi pupuk nitrogen. Faktanya, 80 persen amonia yang diproduksi dipakai jadi pupuk. Ia juga dipakai sebagai gas pendingin dalam pembuatan plastik, tekstil, pestisida, pewarna, dan dalam larutan pembersih.

Di alam, nitrogen di atmosfer berubah jadi senyawa organik yang berbeda, dan sangat penting dalam proses pertumbuhan organisme. Bakteri di tanah memproses nitrogen dari atmosfir menjadi amonia, yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh. Bakteri lain mengubah amonia menjadi asam amino dan protein. Kemudian binatang memakan tanaman itu dan mengkonsumsi proteinnya. Nitrogen kemudian dibuang ke tanah melalui kotoran. Bakteri akan mengubah nitrogen di kotoran itu menjadi gas, yang kemudian kembali ke atmosfer.

Berikut ini sejumlah fakta-fakta mengenai nitrogen:

– Nomor atom: 7
– Simbol atom: N
– Bobot atom: 14,0067
– Densitas: 0.0012506 gram per kubik centimeter
– Fase dalam suhu ruang: gas
– Titik cair: minus 210 derajat Celsius
– Titik didih: minus 195,79 derajat Celsius
– Jumlah isotop: 16 termasuk 2 yang stabil
– Nitrogen cair sering digunakan sebagai pembeku, contohnya untuk menyimpan sperma, sel telur, dan sel lain untuk riset medis atau klinik kesuburan.
– Nitrogen cair juga digunakan untuk membekukan makanan secara cepat, untuk mengawetkan rasa, tekstur, dan kelembabannya.

Sumber: CNN Indonesia

Wiranto Jamin Impor Senjata Brimob Bukan Gangguan Keamanan

0

RASIO.CO, Jakarta – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menjamin impor senjata yang dilakukan Kepolisian RI tidak menyebabkan gangguan keamanan nasional. Dia meminta persoalan pengadaan senjata ini tidak perlu dijadikan komoditas publik.

“Tidak ada satu hal yang menyebabkan gangguan keamanan nasional. Saya jamin itu. Tidak mengganggu keamanan nasional secara menyeluruh,” kata Wiranto di tempo.co seusai upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Minggu, 1 Oktober 2017.

Dia mengatakan hal itu guna menjawab pertanyaan soal impor senjata api dan amunisi oleh Brimob. Senjata yang dikirim dari Bulgaria itu tertahan di gudang UNEX area kargo Bandar Udara Soekarno-Hatta sejak Jumat malam, 29 September 2017, karena belum mendapat rekomendasi dari Badan Intelijen Strategis TNI. Impor senjata tersebut di antaranya terdiri atas Arsenal Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) 280 pucuk dan 5.932 butir amunisi.

Kepala Korps Brimob Polri Irjen Murad Ismail, dalam jumpa pers pada Sabtu malam, 30 September 2017, membenarkan adanya impor senjata pelontar granat untuk Korps Brimob. Namun dia mengaku impor yang dilakukan sudah sesuai dengan prosedur. Senjata yang berjarak tembak sekitar 100 meter tersebut biasanya digunakan untuk penanganan huru-hara.

Menurut Wiranto, impor senjata tidak perlu menjadi komoditas publik. Ada banyak masalah yang harus diselesaikan dengan koordinasi, termasuk pengadaan senjata. Karena itu, sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, dia akan mengkoordinasikan semua lembaga di bawah kementeriannya untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Biarkan kami dan beri kesempatan saya untuk bersama-sama Panglima TNI, Kapolri, dengan BIN, Pindad, dengan siapa pun yang terlibat masalah pengadaan senjata, biar kami koordinasi menyelesaikan itu,” ujarnya.

Dia menganggap persoalan ini tidak harus disampaikan ke publik secara menyeluruh karena publik bukan tempat untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Wiranto menambahkan, kebutuhan impor senjata memang ada karena ada senjata-senjata yang tidak bisa diproduksi di dalam negeri. Namun ketentuan impor itu harus disesuaikan, misalnya untuk siapa, dananya dari mana, kepentingannya untuk apa, dan aturan undang-undang bagaimana. “Kita semua sesuaikan, tapi tidak perlu kita bicarakan di publik,” ucap Wiranto.

 

Sumber: tempo

Klasemen F1: Hamilton Kian Tinggalkan Vettel

0

RASIO.CO, Sepang – Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton, semakin mengukuhkan posisi di puncak klasemen sementara F1 2017.

Meski hanya menempati posisi kedua pada balapan F1 GP Malaysia, Minggu (1/10/2017), Hamilton semakin jauh meninggalkan membuat selisih jarak cukup jauh dengan pebalap Ferrari, Sebastian Vettel

Hamilton kini mengoleksi 281 poin. Sementara itu, Vettel yang finis keempat pada balapan tersebut, masih menempati peringkat kedua dengan koleksi 247 poin atau defisit 34 angka.

Tak banyak perubahan posisi yang terjadi pada tabel klasemen setelah balapan F1 GP Malaysia. Hanya pebalap Red Bull, Max Verstappen, yang posisinya naik satu tingkat setelah keluar sebagai juara balapan F1 GP Malaysia.

Sempat bersaing ketat setelah balapan F1 GP Italia, Lewis Hamilton pada akhirnya mulai memperlebar jarak dengan Sebastian Vettel di papan klasemen, menyusul hasil buruk yang diraih pebalap asal Jerman tersebut pada dua seri terakhir.

Berikut ini tabel klasemen sementara F1 2017:

                                                             Klasemen Sementara F1 2017
Posisi
Pebalap
Tim 
Negara
Poin
1
Lewis Hamilton
Mercedes
Inggris
281
2
Sebastian Vettel
Ferrari
Jerman
247
3
Valtteri Bottas Mercedes
Finlandia
222
4
Daniel Ricciardo
Red Bull
Australia
177
5
Kimi Raikkonen
Ferrari Finlandia
138
6
Max Verstappen
Redbull
Belanda
              93
7
Sergio Perez
Force India
Meksiko
76
8
Esteban Ocon Force India Prancis
57
9
Carlos Sainz
Toro Rosso
Spanyol
48
10
Nico Hulkenberg Renault Jerman
34
11
Felipe Massa
Williams Brasil
33
12
Lance Stroll
Williams
Kanada
32
13
Romain Grosjean
Haas
Prancis
26
14
Stoffel Vandoorne McLaren Honda
Belgia
13
15
Kevin Magnussen Haas Denmark
11
16
Fernando Alonso McLaren
Spanyol
10
17
Jolyon Palmers Renault
Inggris
8
18
Pascal Wehrlein Sauber Jerman
5
19
Daniil Kvyat Torro Rosso
Rusia
4
20
Marcus Ericsson Sauber Swedia
0
21
Antonio Giovinazzi Sauber
Italia
0

 

Sumber:bola

Nurdin: Jangan Malu Jualan

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Para Sarjana, pemuda dan masyarakat Kepri tidak perlu malu berjualan. Jangan gengsi berdagang.

Hilangkan rasa malu pada orang-orang disekeliling ketika hendak memulai usaha baru diluar bidang akademik. Jadilah penjualan atau pedagang sejati yang berjiwa enterprenuer, jiwa tangguh pantang menyerah.

Penegasan itu disampaikan Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat membuka secara resmi Seminar Nasional dan Business Matching dengan tema ” Upaya Peningkatan Ekonomi Lokal, Sabtu (30/9) di Gedung Nasional Kabupaten Karimun.

Acara tersebut juga dirangkai dengan Pengukuhan Ikatan Keluarga Alumni Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Karimun Pekanbaru ( IKA IPPMKK) Pekanbaru periode 2017-2020 di Kabupaten Karimun oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

“Salah satu hal yang harus dilawan ketika hendak menjadi enterpreneur adalah ego kita atau rasa malu. Ego lantaran kita adalah sarjana atau orang berada yang tidak bisa mendapatkan kerja sesuai keilmuan kita. Karena malu akhirnya kita memilih menderita selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun dengan penghasilan apa adanya, ” ungkap Nurdin.

Sebenarnya bagi masyarakat Kepri, lanjut Nurdin tidak ada alasan untuk malu menjadi pedagang. Kepri penuh dengan potensi. Begitu banyak peluang usaha yang bisa dilakukan.

Peluang itu ada disetiap Kabupaten/Kota di Kepri dengan spesifikasi yang berbeda satu sama lain. Tarutama bagi pemuda Kepri yang sudah mempunyai gelar akademik. Mereka harus bisa menangkap peluang diberbagai program yang dibuat pemerintah.

“Jumpa saye itu, nanyakan mau garap peluang apa, jangan jumpa saye itu minta jadi honorer. Sayang ilmu dan tenaga kalian uang masih kuat itu. Peluang bisnis dan peluang usaha saat ini jauh lebih terbuka lebar. Jangan gampang patah semangat. Para Pemuda harus ada kontribusi nyata untuk Prov Kepri,” tegas Nurdin.

Hengky Suriawan dijadikan contoh oleh Nurdin bagaimana seorang enterpreneur menangkap peluang disaat krisis. Hengky adalah pengusaha perkapalan. Disaat bisnis dibidang perkapalan lesu, Hengky menyulap kapalnya menjadi kapal wisata dengan hiasan lampu yang gemerlap. Akhirnya Hengky bisa membawa para turis dan meraup dolar.

Hengky, kata Nurdin baru mengelola satu peluang saja. Sementara di Kepri banyak sekali peluang-peluang usaha yang mendatangkan keuntungan. Maka itu atas nama ekonomi kerakyatan, Nurdin menegaskan akan selalu datang ke acara sekecil apapun acaranya.

” Kemana pun akan saya hadiri selagi saya sehat dan punya kesempatan.” Tidak itu saja, Nurdin juga meminta para pemuda Kepri untuk berpikir bagaimana membantu pemerintah dalam memajukan ekonomi masyarakat. Agar bisa mengambil peran tersebut pemuda Kepri harus berjiwa enterpreneur. Bila sudah berjiwa enterpreneur, jangankan krisis, ancaman pun tak takut.

Pada acara tersebut juga dilakukan Penandatangan Nota Kesepahaman antara IKA-IPPMKK Pekanbaru dengan Provinsi Kepri, TV.Pendidikan Kepri, Kedai Oleh-oleh 757 khas Kepri, Alisa Khadijah ICMI Kepri, dan Batam Pos Enterpreneur.

Sebelum meninggalkan lokasi acara Nurdin berkesempatan mengunjungi stand-stand menjual produk khas Kepri yang berjejer dibelakang peserta seminar.

Sekretaris Daerah Kepri turut mendampingi Gubernur dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Karimun ini beserta beberapa Kepala OPD diantaranya Kadis Perikanan Edy sofyan, Kadis Pertanian Ahmad Izhar, Kadis Pekerjaan Umum Abu Bakar, Kadisperindag Burhanuddin, Karo Pembangunan Aries Fhariandi.(red/hms).

Sumber:humas pemprov kepri

Upacara Peringati Hari Kesaktian Pancasila di Polda Kepri

0

RASIO.CO, Batam – Ratusan jajaran personil kepolisian Polda Kepri menggelar upacara upacara peringati Hari Kesaktian Pancasila yang dipimpin langsung Inspektur upacara Brigjen Pol Didi Haryono. Minggu(01/10/2017).

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dilaksanakan pada hari Minggu sekira pukul 07.00 wib di Lapangan Upacara Polda Kepri dihadiri Para Pejabat Utama Polda Kepri, Para Pamen, Pama, Bintara, Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil Polda Kepri.

Tema pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yaitu “Kerja Bersama Berlandaskan Pancasila Mewujudkan Masyarakat Adil Dan Makmur”.

Kegiatan Upacara yang berjalan dengan khidmat diawali dengan menyanyikan lagu Mars Polri oleh seluruh Peserta Upacara, selanjutnya penghormatan Pasukan yang dipimpin oleh Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara dan Laporan Komandan Upacara.

Mengheningkan Cipta yang di pimpin oleh Wakapolda Kepri untuk mengenang dan mendoakan jasa-jasa para Pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara.

Waka Polda Kepri membacakan Teks Pancasila yang diikuti oleh peserta Upacara, kemudian dilaksanakan juga Pembacaan Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan pembacaan Naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, selanjutnya Upacara ditutup dengan Pembacaan Doa dan penghormatan Pasukan yang dipimpin oleh Komandan Upacara.

Selesai melaksanakan Upacara, Inspektur Upacara meyampaikan penekanan kepada seluruh Personil Polda Kepri yaitu pada pelaksanaan Upacara Hari Kesaktian Pancasila ini kita tidak menyampaikan Amanat.

Namun perlu diingatkan kepada seluruh Personil Polda Kepri bahwa Pelaksanaan Upacara Hari Kesaktian Pancasila ini sebagai wujud bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia di raih dengan perjuangan para Pahlawan dan tema di hari Kesaktian Pancasila ini adalah “Kerja Bersama Berlandaskan Pancasila Mewujudkan Masyarakat Adil Dan Makmur”

sekali di ingatkan bahwa “Kerja Bersama Berlandaskan Pancasila Mewujudkan Masyarakat Adil Dan Makmur”, kita berada di dalamnya, Institusi Polri berada di dalam nya untuk Bekerja Bersama berlandaskan Pancasila mewujudkan Masyarakat adil dan Makmur.(red/r).

 

Brimob Sebut Senjata Impornya Tidak Berbahaya

0

RASIO.CO, Jakarta – Kepala Korps Brimob Polri Irjen Murad Ismail mengungkapkan bahwa 280 pucuk senjata dan 5932 butir amunisi yang diimpornya bukan termasuk senjata berbahaya. Penggunaannya lebih untuk memberi efek kejut pada situasi rusuh.

“Saya tegaskan (senjata ini) bukan untuk membunuh, tapi untuk mengejutkan,” kata dia, di Mabes Polri, CNN Indonesia, Jakarta, Sabtu (30/9).

Murad menjelaskan, senjata ini dipakai dalam situasi huru-hara dan sifatnya tidak membahayakan. Misalnya, Polisi menembakkan senjata ini ketika sasaran bersembunyi bersembunyi di balik pohon, agar sasaran kabur.

Amunisinya pun jenisnya peluru tabur. Larasnya tidak memiliki alur yang biasa ada pada senjata mematikan. Jarak tembaknya paling jauh 100 meter. Penggunanya pun sudah terlatih.

“Semua komandan yang pakai ini sudah pernah kita latih di Cikeas cara penggunaannya,” imbuh Murad.

Ia menambahkan, senjata tersebut akan disebar di sejumlah daerah rawan konflik, seperti Poso, Sulawesi Tengah, dan Papua.

Menurutnya, kebutuhan akan senjata itu tak lepas dari fungsi Brimob Polri yang berbeda dengan satuan lain di Polri. Yakni, menangani kasus gangguan keamanan level tinggi, seperti antiterorisme.

“Peran Brimob membantu tentara dalam menghadapi musuh, membantu TNI dalam melawan musuh negara,” tambah Murad.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, informasi impor dan spesifikasi senjata yang dipesan Brimob Polri tak bisa diungkap lebih jauh karena terkait dengan perundangan.

“Dalam UU tentang Informasi Publik ada beberapa informasi yang dikecualikan. Ada beberapa hal yang tidak bisa kita ekspos disini,” tutupnya.

Sebelumnya, beredar informasi tentang kedatangan kargo berisi senjata itu sendiri tiba pesawat maskapai Ukraine Air Alliance dengan nomor penerbangan UKL 4024, pada Jumat (29/9) pukul 23.30 WIB. Impor senjata api dan amunisi itu untuk Korps Brimob Polri dilakukan oleh PT. Mustika Duta Mas.

Kargo itu berisi senjata berat berupa, pertama, sebanyak 280 pucuk senjata Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) kaliber 40 x 46mm. Senjata itu dikemas dalam 28 kotak (10 pucuk/kotak), dengan berat total 2.212 kg.

Kedua, amunisi RLV-HEFJ kaliber 40x 46mm, yang dikemas dalam 70 boks (84 butir/boks) dan 1 boks (52 butir). Totalnya mencapai 5.932 butir (71 boks) dengan berat 2.829 kg.

Kedua jenis senjata itu merupakan standar militer. SAGL, menurut situs arsenal-bg.com, merupakan senjata pelontar granat tipe M 406. Sementara, RLV-HEFJ adalah amunisi granat yang digunakan sebagai senjata serbu militer untuk menghancurkan kendaraan atau meterial lapis baja ringan.

Sementara, alamat penerimanya adalah Bendahara Pengeluaran Korps Brimob Polri, Kesatriaan Amji Antak, Kelapa Dua, Cimanggis, Indonesia.

Barang mulai diturunkan dari pesawat, pada pukul 23.45. Aktivitas bongkar muat itu rampung pada Sabtu (30/9) pukul 01.25 WIB. Barang kemudian digeser ke Kargo Unex.

Kargo tersebut diakui masih membutuhkan rekomendasi dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dan lolos proses kepabeanan. Pihak Korps Brimob Polri disebut tidak akan mengambil barang tersebut sebelum kedua proses itu rampung.

Neta S Pane, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Polri memang melakukan pengadaan senjata jenis MAG 4 dalam APBN 2017. DPR pun sudah menyetujui pembeliannya sebanyak 20 ribu pucuk.

“Polri perlu menjelaskan, apakah senjata dan amunisi ini bagian dari rencana Polri untuk membeli 20 ribu pucuk senjata api,” kata dia, dalam siaran persnya.

Menurutnya, hal itu terkait dengan kebutuhan peremajaan senjata api Polri. Sebab, sebagian besar senjata api yang dipegang personilnya tergolong senjata tua dan sebagian hasil kanibal.

“Namun diharapkan senjata yang digunakan Polri adalah untuk melumpuhkan dan tidak sama dengan senjata TNI agar tidak muncul komplain atau protes dari kalangan militer,” tambah Neta.

Sumber:CNN Indonesia

Hadapi Malaysia, Timnas Indonesia U-16 Bakal Panggil 20 Pemain

0

RASIO.CO, Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini, akan memanggil 20 pemain asuhannya untuk menghadapi Malaysia U-16 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (8/10/2017). Menurut pelatih asal Lhokseumawe itu, ajang uji coba ini pun sangat baik mengingat Malaysia adalah tuan rumah Piala Asia U-16 2018.

PSSI telah merilis agenda uji coba Timnas Indonesia tiga kategori usia untuk awal Oktober 2017. Timnas Indonesia senior akan menghadapi Kamboja pada 4 Oktober 2017 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Sementara itu, Timnas Indonesia U-16 akan menghadapi Malaysia U-16 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, empat hari kemudian.

Dua agenda tersebut akan dibarengi dengan Timnas Indonesia U-19 yang akan menghadapi Kamboja U-19 di Stadion Patriot pada 4 Oktober dan Thailand U-19 di Stadion Wibawa Mukti pada 8 Oktober 2017.

Fakhri tak memanggil semua pemain karena dirinya telah memutuskan untuk memulangkan para pemain untuk kembali kepada keluarga dan untuk bersekolah usai keikutsertaan mereka di Kualifikasi Piala Asia U-16 2018.

“Pemain-pemain saat ini sedang saya kembalikan ke daerahnya masing-masing. Jadi setelah kami pulang dari Thailand, saya memilih agar mereka pulang dan bersekolah. Sejak pertama kali berkumpul di sini hingga kemarin pulang dari Thailand, mereka belum masuk sekolah sama sekali. Sekolah tidak kalah penting dengan sepak bola,” ujar Fakhri Husaini.

“Untuk laga uji coba ini saya akan mengumpulkan 20 pemain. Jadi yang saya panggil hanya sejumlah 20 pemain saja untuk saat ini. Kami rencananya baru akan berkumpul pada 5 Oktober nanti,” lanjutnya.

Kepastian Timnas Indonesia U-16 menghadapi Malaysia adalah yang paling terakhir dari semua agenda Timnas Indonesia itu. Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini, pun mengaku tanpa ragu langsung menyetujui rencana uji coba tersebut meski saat ini pemain asuhannya saat ini tengah dipulangkan.

“Saya langsung menyetujui rencana uji coba ini begitu mengetahui lawannya adalah Malaysia. Melalui pertandingan uji coba ini kami bisa mengetahui bagaimana kekuatan mereka mengingat mereka akan menjadi tuan rumah di Piala Asia U-16 2018 nanti,” ungkap Fakhri Husaini.

Sebelum rencana uji coba kontra Malaysia dibuat oleh PSSI, Timnas Indonesia U-16 memang tidak memiliki agenda turnamen dalam waktu dekat. Hanya tinggal Timnas Indonesia U-19 yang akan berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-19 2018 pada 31 Oktober 2017 mendatang.

Sumber:bola