RASIO.CO, Batam – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kota Batam, menggelar kegiatan rapat konsolidasi yang dirangkai dengan acara Buka Puasa Bersama (Bukber), pada Kamis (28/03) di Golden Prawn Resto Bengkong Batam.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pengurus YJI Batam serta unsur-unsur organisasi yang bernaung dibawah YJI, seperti Ikatan Pelatih Klub Jantung Sehat (IPKJS) dan Klub jantung Sehat (KJS).
Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekda Kota Batam, H, Jefridin Hamid, yang mewakili Walikota Batam karena berhalangan hadir.
Ketua YJI Kota Batam, Haryanto, S.PD, MH. menyampaikan bahwa selain merupakan kegiatan silaturahmi acara ini juga bertujuan untuk mengkonsolidasikan organisasi, menertibkan administrasi organisasi serta menyiapkan rencana-rencana kegiatan yang akan diselenggarakan sepanjang tahun 2024 ini, sehingga apa yang menjadi tujuan dari organisasi nanti dapat dicapai dengan baik.
“Acara ini adalah untuk menguatkan organ-organ dalam tubuh YJI, dan yang utama adalah lebih merangkul kembali KJS-KJS yang telah terhimpun, baik secara de jure maupun de facto, dan Alhamdulillah dari beberapa KJS yang diundang, semua bisa datang yakni KJS MTC, Golden Bay, Bengkong Indah, Mahkota serta Selayang Pandang,” ujarnya.
Masih kata Haryanto, terdapat beberapa kecamatan yang masih belum memiliki KJS dan hal tersebut akan menjadi prioritas utama program YJI kedepan, disebutkan kecamatan-kecamatan Sei beduk, Sagulung dan Batu Aji belum memiliki KJS.
“Ada kecamatan yang KJS nya gemuk dan ada yang sama sekali masih kosong, ini yang akan terus kita dorong pembentukannya, salah satu metodenya adalah kaderisasi Instruktur dengan membuka program pelatihan P0 dan P1, dan tentu saja kalau instruktur makin banyak maka penyebaran Senam Jantung Sehat ini akan lebih massive di Kota Batam,” ungkapnya.
Selanjutnya dalam kegiatan ini Haryanto juga berkesempatan membentuk Relawan Bugar sekaligus mendeklarasikan mendukung pencalonan Haji Muhammad Rudi (HMR) sebagai calon Gubernur Kepri dan Hajjah Marlin Agustina (HMA) menjadi calon Walikota Batam yang akan berpasangan dengan Jefridin Hamid, dalam kontestasi Pilkada Kepri November 2024 mendatang.
Namun disisi lain secara tegas Haryanto menyampaikan bahwa pembentukan Relawan Bugar ini bukan merupakan program YJI Kota Batam, namun adalah sebuah bentuk pernyataan dukungan dari unsur-unsur yang bernaung dibawah YJI.
“Saya menegaskan bahwa Relawan Bugar adalah orang-orang yang berhimpun mendukung HMR HMA namun tidak ada kaitanya dengan YJI, karena ini merupakan dua bentuk yang terpisah, kalau Relawan ini konteksnya adalah politik, sedangkan YJI misinya adalah mencegah PTM (Penyakit Tidak Menular),” tegasnya.
Selanjutnya disampaikan, bahwa dua hal tersebut bisa jalan beriringan tentu bukan tanpa alasan, Langkah konkrit yang diambil ini hingga terwujud dalam bentuk dukungan karena YJI ingin memperkuat perannya terhadap pihak-pihak terkait yang selama ini telah memiliki respon dan respect terhadap YJI.
“Contohnya Pemko Batam selama ini cukup respon memberdayakan instruktur-instruktur yang ada di IPKJS, juga membantu YJI dengan dana hibah, inilah yang akhirnya melahirkan sebuah bentuk dukungan, intinya kita akan mendukung pihak terkait yang telah mendukung penuh program kerja YJI selama ini,” ujarnya.
Selanjutnya Ia berharap bahwa kedepan melalui Pilkada, YJI akan kembali menemukan pemimpin yang respon dengan kesehatan, yang dapat meningkatkan fungsi dan peran sertanya juga selalu mendukung gagasan YJI dalam meminimalisir PTM ini.
“Meningkatkan sistem Kardiovaskular, pencegahan hipertensi, mengatasi generasi strawberry atau generasi rebahan generasi yang malas bergerak, YJI bersama kawan-kawan akan turun ke lapangan mensosialisasikan pentingnya tubuh ini bergerak sehingga capaian umur kita ini bisa lebih maksimal, membentuk generasi yang sehat, hubungan yang sehat dan komunikasi yang sehat,” pungkasnya.
Sekretaris YJI Kota Batam, Syawaludin, menambahkan bahwa pada tahun 2024, semua program YJI akan dapat dilaksanakan sesuai dengan apa yang telah diusulkan dan disusun. Termasuk persiapan Ulang tahun YJI yang akan diisi dengan kegiatan lomba.
“Alhamdulillah, tahun 2024 semua program dapat kita jalankan yang tentunya ini harus bekerja sama dengan stakeholder yang ada, terutamanya adalah pihak pemerintah dan masyarakat,”ujarnya.
Masih kata Syawaludin, YJI adalah yang menggerakkan masyarakat untuk berpola hidup sehat, dengan melakukan senam jantung sehat, sosialisasi pencegahan PTM, untuk itu nanti kedepan pihaknya akan menjalin sinergi dengan pihak Puskesmas, karena sekarang ini pada dasarnya semua penyakit bisa dicegah, seperti Hipertensi dan diabetes.
“Nanti akan kita akan awali dengan melakukan konsolidasi ke pihak puskesmas untuk menjalankan program latihan bersama terpadu antara YJI, Puskesmas dan KJS, setelah itu baru kita akan kembangkan ke 9 kecamatan yang ada di Batam ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua IPKJS Batam, Umi Salamah, juga turut menyampaikan bahwa pihaknya selaku ketua instruktur, akan mulai mengaktifkan kembali KJS-KJS yang sudah beku dan kedepan Ia menargetkan akan mengupayakan penambahan KJS-KJS baru. (RL)