Rabu, Juli 29, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 9

BP Batam International Football Festival 2026

0

RASIO.CO, Batam – Keberhasilan Ramadhan Sananta menembus panggung sepak bola nasional menjadi bukti nyata bahwa talenta dari Kepulauan Riau (Kepri) mampu bersaing di level tertinggi.

Terinspirasi dari jejak striker Tim Nasional Indonesia tersebut, Badan Pengusahaan (BP) Batam menginisiasi BP Batam International Football Festival 2026, sebuah gerakan pembinaan sepak bola usia dini untuk kategori umur U-8, U-10, dan U-12.

Semangat pembinaan ini mengemuka dalam pertemuan santai antara Pembina BP Batam International Football Festival yang juga Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, bersama Ramadhan Sananta di Restoran Pagi Sore, Batam.

Dalam suasana hangat, keduanya berdiskusi mengenai masa depan sepak bola Kepri, pentingnya pembinaan sejak dini, serta strategi membuka jalan bagi talenta lokal menuju pentas dunia.

Menurut Fary Francis, Kepri memiliki modal besar berupa bakat-bakat muda. Namun, mereka membutuhkan ruang berkembang melalui kompetisi yang berkelanjutan.

“Jejak Sananta membuktikan anak daerah bisa mencapai level tertinggi. Tugas kita sekarang adalah membuka jalan agar lahir lebih banyak ‘Sananta baru’ dari Batam dan Kepri. Kita ingin anak-anak memiliki mimpi besar dan kesempatan yang sama untuk mewujudkannya,” ujar Fary.

Dalam kesempatan tersebut, Ramadhan Sananta turut menitipkan pesan motivasi bagi anak-anak di tanah kelahirannya agar tidak gentar mengejar mimpi.

“Saya berasal dari daerah yang sama dengan kalian. Jangan pernah takut bermimpi besar. Terus berlatih, disiplin, dan jangan menyerah saat gagal. Tidak ada kesuksesan instan. Jika saya bisa menembus Timnas, saya percaya anak-anak Kepri juga bisa melangkah lebih jauh,” kata Sananta.

Ia menegaskan bahwa asal daerah bukanlah hambatan untuk berprestasi, melainkan kemauan keras untuk berproses setiap hari.
“Siapa tahu, beberapa tahun lagi kalian yang mengenakan lambang Garuda di dada,” ujarnya optimis.

BP Batam International Football Festival 2026 dirancang bukan sekadar sebagai turnamen, melainkan gerakan membangun ekosistem sepak bola yang sehat dan kompetitif.

Selain aspek olahraga, ajang ini diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata olahraga (sport tourism), menggerakkan ekonomi masyarakat, serta memperkuat citra Batam sebagai kota investasi yang modern dan berdaya saing.

Mengingat posisi strategis Batam yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, kota ini berpotensi menjadi pusat pengembangan sepak bola usia dini di kawasan regional.

Adapun pembinaan usia dini dinilai selaras dengan upaya pemerintah dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan percaya diri.

Sepak bola ditempatkan bukan lagi soal menang atau kalah, melainkan sebagai ruang menyemai harapan.

Festival ini nantinya akan mempertemukan akademi serta pemain muda dari tiga negara: Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

Untuk itu, BP Batam International Football Festival 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan sepak bola usia dini di Kepri.

Melalui kolaborasi antar-akademi, dukungan regulasi pemerintah, serta keterlibatan orang tua, Batam tengah meletakkan fondasi pembinaan jangka panjang.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut positif kegiatan ini.

Ia menilai ajang olahraga internasional dapat menjadi instrumen efektif dalam memperkuat penataan kota di mata dunia.

“Batam tidak hanya dikenal sebagai kota industri, tetapi juga kota yang dinamis, aman, dan nyaman untuk agenda internasional. Festival seperti ini mengirimkan pesan positif bahwa Batam memiliki ekosistem yang mendukung pariwisata olahraga sekaligus daya tarik investasi,” kata Amsakar.

Ia menambahkan, pembangunan Batam tidak boleh bertumpu pada infrastruktur fisik semata, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kreativitas lokal.

“Investor tidak hanya melihat kawasan industri, tetapi juga kualitas hidup kota, talenta muda, dan kemampuan daerah menggelar acara yang tertata. Kegiatan ini menampilkan wajah Batam yang terus bergerak maju,” imbuhnya.

Pandangan senada disampaikan oleh Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.
Ia menilai festival ini memberikan dampak berlapis (multiplier effect) bagi daerah, mulai dari geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga perluasan jejaring internasional.

“Kita ingin Batam dikenal sebagai kota yang nyaman untuk tinggal, bekerja, dan tumbuh. Kehadiran para peserta, pelatih, dan keluarga dari negara tetangga akan membawa energi positif,” tutup Li Claudia. (RUD)

Redaksi@www.rasio.co //

Polda Kepri Gandeng UMRAH Gelar Diskusi Cegah Vandalisme

0

RASIO.CO, Batam – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (POLDA Kepri) bekerjasama dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjung pinang, menggelar kegiatan Diskusi Publik sebagai upaya pendekatan dialogis, dalam rangka memberikan edukasi, dan mendapatkan dukungan serta masukkan dalam mengambil langkah-langkah strategis, guna mencegah dan meminimalisir aksi vandalisme, pengerusakan maupun pencurian terhadap fasilitas umum di ruang publik.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (23/6), di Ballroom Hotel Nagoya Hill Batam, dan diikuti sekitar 150 peserta dari instansi lintas sektoral pemangku kebijakan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam, Pengusaha Scrap dan Akademisi serta Mahasiswa Batam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin beserta jajaran, Rektor Umrah Tanjungpinang dan Ketua Studi Kepolisian Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang.

Adapun kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pusat Studi Kepolisian Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang, Dahlan. Ia mengatakan, tujuan diskusi dalam rangka membedah dan membahas sisi penegakkan hukum serta pendekatan sosiologis guna memutus mata rantai kejahatan pengrusakan dan pencurian terhadap fasilitas umum di ruang publik.

Hal serupa juga disampaikan oleh Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang, Prof Dr Agung Dharma Syakti yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan diskusi publik sebagai forum dialogis yang sehat antara Polri dengan pemangku kebijakan di daerah, Pengusaha Scrap dan Akademisi serta Mahasiswa dalam mengambil langkah-langkah strategis guna menyikapi maraknya kejahatan terhadap fasilitas umum di ruang publik.

Selanjutnya Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin turut menyampaikan bahwa, fenomena maraknya pencurian terhadap fasilitas umum atau istilah “rayap besi” atau pencuri logam di Batam telah menjadi ancaman serius bagi keamanan dan keselamatan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa pencurian logam seperti kabel listrik, pagar besi, tutup got, hydrant air dan infrastruktur publik lainnya tidak hanya menimbulkan kerugian material yang signifikan, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa masyarakat akibat terputusnya aliran listrik, air, telekomunikasi dan rusaknya fasilitas umum.

“Dalam kurun waktu 3 bulan terkahir ini, Polda Kepri dan Polresta Barelang telah melakukan pengungkapan kasus pencurian dan pengrusakan terhadap fasilitas umum sebanyak 14 kasus perkara dan penangkapan terhadap pelaku pencurian sebanyak 25 orang tersangka dan 7 orang sebagai penadah. Data ini bukan sekedar hanya tindak pidana pencurian biasa saja melainkan adanya fenomena terhadap perilaku orang yang dapat mengancam keselamatan jiwa yang ditimbulkan oleh perilaku ini,” ucapnya.

Lanjut diharapkannya perlu ada langkah-langkah strategis dalam memutus rantai kejahatan baik dari sisi pengawasan, penegakkan hukum dan edukasi kepada masyarakat untuk tetap bersama-sama dalam menjaga aset publik.

“Saat ini Provinsi Kepri khususnya Batam, Bintan dan Karimun merupakan daerah tujuan investasi terbesar di Indonesia. Nilai investasi yang masuk setiap tahunnya terus bertambah dan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Indikator masuknya investasi ke Batam dan tempat lainnya adalah faktor keamanan daerah. Sehingga, guna menjaga iklim investasi di Provinsi Kepri tetap terjaga maka semua elemen masyarakat harus bersama-sama ikut berperan dalam menjaga kondusifitas keamanan daerah Kepri,” ujarnya.

Lantas Asep juga menyampaikan bahwa upaya pencegahan dan penanggulangan memerlukan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah (Pemda) dan partisipasi aktif masyarakat melalui penguatan regulasi, pengawasan ketat terhadap pengepul besi tua serta edukasi guna peningkatan kesadaran hukum masyarakat.

“Melalui forum diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang dapat menjadi dasar dalam penyusunan langkah-langkah strategis ke depan yang pada akhirnya situasi keamanan dan kenyamanan di Provinsi terjaga dengan baik,” pungkasnya. (YD)

Delapan ABK KM Batam Indah 9 Tenggelam  Berhasil di Evakuasi TNI AL

0

RASIO.CO, Batam – Delapan ABK Kapal KM Batam Indah 9 Tenggelam  Berhasil di Evakuasi TNI AL diperairan Batam menuju Singapura.

TNI Angkatan Laut jajaran Satrol Kodaeral IV melalui KAL Mapor menunjukkan respons cepat dalam penanganan kecelakaan laut yang menimpa KM Batam Indah 9 di perairan Batam, Selasa (23/06)

Kapal yang berlayar dari Sekupang menuju Singapura tersebut dilaporkan tenggelam setelah mengalami kebocoran pada bagian buritan kapal akibat kondisi kayu lambung yang telah lapuk sehingga air laut masuk ke dalam kapal.

KM Batam Indah 9 dengan muatan komponen elektronik tersebut diawaki delapan orang termasuk nahkoda. Saat kejadian.

Seluruh ABK berhasil menyelamatkan diri dan dievakuasi oleh kapal yang melintas di sekitar lokasi sebelum dipindahkan ke LCT Ayu 68 untuk mendapatkan perlindungan sementara.

Menerima informasi kejadian tersebut, KAL Mapor segera bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan pengamanan area, memastikan kondisi korban, serta mengawal LCT Ayu 68 menuju titik aman guna memperlancar proses evakuasi.

Selanjutnya, seluruh ABK KM Batam Indah 9 dipindahkan dari LCT Ayu 68 ke KAL Mapor untuk dibawa menuju dermaga Kodaeral IV Batam untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan oleh tim Diskes Kodaeral IV.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh ABK yang terdiri dari Nahkoda Adenan (47), Dedi Santoso (30), Zulkipli (55), Sumantri (55), Azwar (39), Murdin Siregar (50), Lukman (40), dan M. Pirnando (26), dinyatakan dalam kondisi sehat dan selamat.

Kejadian ini menjadi bukti kesiapsiagaan unsur-unsur TNI Angkatan Laut jajaran Kodaeral IV dalam melaksanakan tugas kemanusiaan serta memberikan bantuan cepat terhadap kecelakaan laut yang terjadi di wilayah perairan Kepulauan Riau.

Selain melaksanakan pengamanan laut, unsur patroli Kodaeral IV juga terus berkomitmen dalam meningkatkan kesiapsiagaan unsur dan personel guna menjamin keamanan serta keselamatan aktivitas pelayaran di wilayah perairan Kepulauan Riau.

Redaksi@www.rasio.co //

Kejari Lingga Musnahkan BB Tiga Perkara Pidana

0

RASIO.CO, Lingga – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga resmi melaksanakan pemusnahan sejumlah barang bukti yang berasal dari tiga perkara tindak pidana yang sudah berkekuatan hukum tetap atau inkrah. Rabu (24/6/2026).

Kegiatan pemusnahan barang bukti ini dilaksanakan di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Lingga dan berlangsung secara terbuka serta disaksikan oleh perwakilan instansi terkait.

Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PAPBB) Kejari Lingga, D. Adi Yudistira, menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan berasal dari kasus pencabulan, tindak pidana di bidang kehutanan, serta satu perkara pidana lainnya.

“Barang bukti yang dimusnahkan ada dari tiga perkara, yakni perkara pencabulan, kehutanan dan tindak pidana lainnya,” kata Adi Yudistira saat diwawancarai awak media usai kegiatan pemusnahan barang bukti.

Adi Yudistira mengungkapkan, jenis barang yang dimusnahkan meliputi pakaian, potongan besi yang digunakan tersangka saat berbuat kejahatan, serta kapak.

“Yang dimusnahkan berupa pakaian, kemudian ada besi yang digunakan tersangka untuk melakukan tindak pidana, kemudian ada kapak,” terangnya.

Adi Yudistira melanjutkan, jumlah barang bukti yang dimusnahkan kali ini tidak terlalu banyak. Hal itu dikarenakan jumlah kasus pidana yang terjadi dan ditangani di wilayah Kabupaten Lingga relatif lebih sedikit.

“Barang bukti yang dimusnahkan sedikit, karena memang perkara di Kabupaten Lingga ini relatif kecil,” tutupnya.

Pemusnahan ini dilakukan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku, setelah barang bukti tidak lagi diperlukan untuk proses hukum.

Puspan

Wakil Ketua I DPRD Batam Apresiasi Wajib Pajak Taat Pajak, Dorong Kesadaran Dukung Pembangunan

0

RASIO.CO, Batam – Wakil Ketua I DPRD Kota Batam dari Fraksi Partai Gerindra, Haji Aweng Kurniawan, menghadiri kegiatan Apresiasi Wajib Pajak Taat Pajak Daerah Kota Batam Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kota Batam di Harmoni One Hotel, Batam Centre, Senin (22/6) malam.

Acara tersebut turut dihadiri Wali Kota Batam Amsakar Achmad, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, serta para wajib pajak yang menerima penghargaan atas kepatuhan mereka dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.

Dalam kesempatan itu, Haji Aweng Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh wajib pajak yang memperoleh penghargaan. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi nyata masyarakat dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan Kota Batam melalui pembayaran pajak.

“Saya mengucapkan selamat kepada para wajib pajak yang menerima penghargaan pada malam ini. Penghargaan ini merupakan bukti bahwa kepatuhan dalam membayar pajak memberikan manfaat besar bagi kemajuan Kota Batam,” ujar Haji Aweng Kurniawan.

Ia menegaskan bahwa pajak daerah menjadi salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang memiliki peran strategis dalam membiayai pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta berbagai program kesejahteraan masyarakat.

“Kita juga sangat apresiasi atas kesadaran bahwa pajak bukan semata kewajiban, tapi kebutuhan kita bersama untuk terus melanjutkan pembangunan Kota Batam,” tegasnya.

Haji Aweng berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi wajib pajak lainnya agar semakin patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakan serta ikut berpartisipasi membangun Batam melalui pembayaran pajak secara tepat waktu.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa kontribusi para wajib pajak memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Batam. Melalui kegiatan apresiasi tersebut, pemerintah berharap sinergi antara pemerintah dan wajib pajak terus diperkuat guna mewujudkan Batam yang maju, modern, dan berdaya saing.

Kegiatan Apresiasi Wajib Pajak Taat Pajak Daerah Kota Batam Tahun 2026 ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah wajib pajak yang dinilai memiliki tingkat kepatuhan tinggi dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.

Redaksi@www.rasio.co//

BP Batam dan UMRAH MoU Riset Kemaritiman

0

RASIO.CO, Batam – BP Batam menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang berlangsung di Marketing Centre BP Batam, Selasa (23/6).

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti.

Penandatanganan turut disaksikan oleh para Anggota/Deputi dan Pejabat Tingkat II di lingkungan BP Batam, serta jajaran pimpinan UMRAH yang terdiri dari Wakil Rektor dan para Dekan.

Kerja sama ini mencakup pelaksanaan asistensi, kajian, konsultasi, dan penelitian; pengembangan kompetensi; pemanfaatan sarana dan prasarana; serta berbagai bentuk kolaborasi lain yang dipandang perlu dan bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad berharap penandatangan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan dapat diemplementasikan dalam program yang konkret, untuk mendukung tugas fungsi kedua pihak, khususnya bagi pembangunan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.

“Penting bagi kita untuk tidak sekadar berhenti pada tataran seremoni, tetapi memastikan kerja sama ini ditindaklanjuti melalui langkah-langkah nyata yang mendukung pertumbuhan investasi dan pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh,” ujar Amsakar.

Menurut Amsakar, kolaborasi ini menjadi semakin strategis seiring dengan perluasan cakupan wilayah kerja dan pengelolaan BP Batam yang kini mencakup 22 pulau, menyusul penyesuaian regulasi melalui PP Nomor 25 Tahun 2025, PP Nomor 28 Tahun 2025, dan PP Nomor 47 Tahun 2026.

Dalam konteks tersebut, UMRAH sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan pendidikan dan riset kemaritiman diharapkan dapat memberikan dukungan akademik melalui berbagai kajian, penelitian, serta inovasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan dan pengembangan wilayah BP Batam ke depan.

Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, menyatakan pihaknya siap mendukung dan berkolaborasi dalam pilar riset & ilmu pengetahun teknologi, pilar inovasi dan budaya maritim serta pilar pengabdian masyarakat.

“Kami siap mendukung berbagai upaya yang dilakukan BP Batam melalui penguatan riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap sinergi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi Batam sebagai episentrum ekonomi Kepulauan Riau dan Indonesia Barat,” ujar Prof. Agung Dhamar.

Melalui kerja sama ini, BP Batam dan UMRAH berkomitmen membangun sinergi yang berlandaskan kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam mendukung pembangunan wilayah, pengembangan investasi, pertumbuhan ekonomi, serta pemberdayaan masyarakat, termasuk penguatan ekonomi kerakyatan berbasis riset dan inovasi kemaritiman. (NA)

Redaksi@www.rasio.co //

Siswa SMKN 3 Batam Ikuti Kompetensi Standart Honda

0

RASIO.CO, Batam – Sebanyak 74 siswa kelas XI Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Negeri 3 Batam mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dengan standar industri Honda.

Kegiatan ini digelar pada 11-19 Juni 2026 di bengkel praktik SMKN 3 Batam.

UKK tersebut mendapat dukungan dari PT Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau.

Dalam pelaksanaannya, tim Honda turun langsung sebagai asesor eksternal untuk memastikan proses pengujian berjalan sesuai standar kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.

Keterlibatan industri dalam UKK ini menjadi poin penting. Sebab, siswa tak hanya menjalani ujian sekolah, tetapi juga diuji dengan acuan yang digunakan di jaringan bengkel resmi Honda.

Materi yang diujikan pun cukup lengkap. Mulai dari perawatan dan perbaikan sistem mesin, sistem kelistrikan dan wire harness, sistem transmisi otomatis atau CVT, perawatan rangka dan suspensi, hingga diagnosis kerusakan sepeda motor.

Kepala Program Keahlian Teknik Sepeda Motor SMKN 3 Batam, Budi Hendrika, mengatakan kehadiran industri dalam pelaksanaan UKK memberi nilai tambah bagi siswa karena materi yang diuji disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.

“UKK ini bukan sekadar ujian, tetapi jembatan bagi siswa kami untuk masuk ke dunia kerja dengan standar industri Honda. Kami bangga bisa bermitra langsung dengan AHM Honda,” ujar Budi.

Menurut dia, kolaborasi sekolah dengan dunia industri penting untuk memastikan lulusan SMK tidak hanya lulus secara akademik, tetapi juga punya keterampilan yang benar-benar dibutuhkan perusahaan.

Diuji Sesuai Standar Bengkel Resmi Honda

Technical Service Manager wilayah Kepulauan Riau, Johandi, mengatakan keterlibatan Honda dalam Uji Kompetensi Keahlian merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pendidikan vokasi di bidang otomotif.

Ia menilai sinergi sekolah dan industri harus terus diperkuat agar lulusan SMK memiliki kompetensi teknis yang relevan dan siap bersaing di dunia kerja.

“Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan industri, kami ingin membantu menciptakan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga memahami standar kerja yang diterapkan di dunia usaha dan dunia industri.”

“Harapannya, para siswa memiliki bekal yang lebih kuat untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri di bidang otomotif,” kata Johandi.

Johandi menambahkan, kehadiran tim Honda sebagai asesor eksternal juga bertujuan menjaga objektivitas pengujian. Dengan begitu, kemampuan siswa dapat diukur lebih akurat sesuai standar kerja yang berlaku di bengkel resmi Honda.

Ia menegaskan pendidikan vokasi punya peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi perkembangan teknologi otomotif. Karena itu, kerja sama antara sekolah dan industri dinilai penting untuk terus dijaga.

Jadi Bekal Lulusan SMK di Batam

Bagi siswa, UKK ini bukan hanya penilaian akhir pembelajaran, tetapi juga pengalaman menghadapi pola kerja industri secara langsung. Pengalaman tersebut dinilai penting agar mereka punya gambaran lebih nyata sebelum masuk ke dunia kerja.

Salah satu siswa kelas XI TSM SMKN 3 Batam mengaku antusias mengikuti seluruh rangkaian ujian bersama tim Honda. Ia menyebut pengujian tersebut menjadi tantangan tersendiri karena dilakukan dengan standar industri.

“Kami merasa tertantang sekaligus bangga bisa diuji langsung oleh tim Honda. Semoga hasil UKK ini menjadi bekal kami untuk bekerja di bengkel resmi maupun membuka usaha sendiri,” ujarnya.

Melalui UKK ini, SMKN 3 Batam dan Main Dealer Capella Honda Kepri berharap para siswa memiliki bekal kompetensi yang lebih kuat setelah lulus nanti. Bukan hanya siap bekerja di bengkel resmi, lulusan juga diharapkan punya peluang untuk mengembangkan usaha mandiri di bidang otomotif.

Kolaborasi antara sekolah dan industri seperti ini pun diharapkan terus berlanjut. Selain meningkatkan kualitas lulusan SMK di Batam, langkah tersebut juga dinilai penting untuk menyiapkan tenaga kerja muda yang kompeten dan siap pakai.

Redaksi@www.rasio.co //

BP Batam Sebut Triwulan Pertama Investasi Tumbuh Pesat

0

RASIO.CO, Batam – Di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan dinamika persaingan investasi antarwilayah, Batam terus menunjukkan kinerja positif sebagai salah satu destinasi investasi unggulan di Indonesia.

Sepanjang tahun 2025, realisasi investasi Batam berhasil melampaui target bahkan menunjukkan tren pertumbuhan yang kian menguat pada awal tahun 2026.

Berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), realisasi investasi Batam tahun 2025 tercatat mencapai Rp 44,01 triliun. Angka tersebut tumbuh 72,83 persen dari tahun 2024 yang hanya sebesar Rp 25,46 triliun dan sukses melampaui target 2025 sebesar Rp 36,9 triliun.

Sementara itu, berdasarkan metodologi perhitungan investasi yang dikembangkan BP Batam melalui pendekatan bottom-up, nilai investasi yang berhasil terealisasi bahkan mencapai Rp 69,30 triliun atau 115,50 persen dari target investasi BP Batam sebesar Rp 60 triliun.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan pencapaian ini menjadi indikator kuat bahwa kepercayaan pelaku usaha atau investor terhadap Batam terus meningkat.

Ia memaparkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan secara konsisten. Mulai dari penyederhanaan layanan investasi, reformasi terhadap sejumlah regulasi, hingga percepatan serta pembangunan infrastruktur pendukung investasi.

“Data ini menunjukkan bahwa Batam tetap menjadi kawasan yang dipercaya investor. Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Batam justru mampu mencatat pertumbuhan investasi yang kian menguat. Ini sekaligus menjadi bukti bahwa iklim investasi Batam terus membaik dan semakin kompetitif,” ujar Amsakar, Senin (22/6/2026).

Lebih lanjut, Amsakar menegaskan bahwa capaian investasi tersebut sekaligus menjawab berbagai keraguan yang berkembang mengenai prospek investasi Batam.

Menurutnya, indikator yang paling objektif untuk menilai daya tarik suatu daerah adalah keputusan investor untuk menanamkan modalnya.

“Ketika investasi terus tumbuh, baik dari dalam maupun luar negeri, itu berarti para pelaku usaha melihat peluang dan masa depan yang baik di Batam,” tambahnya.

Salah satu capaian yang paling menonjol adalah pertumbuhan investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Pada tahun 2025, nilai PMDN mencapai Rp 18,43 triliun atau meningkat 125,86 persen dibandingkan tahu sebelumnya yang sebesar Rp 8,16 triliun.

Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa dunia usaha nasional semakin optimistis terhadap prospek ekonomi Batam.
Selain itu, kondisi tersebut juga menjadi sinyal bahwa pertumbuhan investasi Batam tidak hanya bergantung pada modal asing, tetapi juga mendapat dukungan kuat dari investor domestik.

Di sisi lain, Penanaman Modal Asing (PMA) juga menunjukkan kinerja yang solid. Nilai PMA sepanjang tahun 2025 mencapai Rp25,58 triliun atau tumbuh 47,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp17,30 triliun.

Singapura tercatat masih menjadi sumber investasi terbesar, diikuti oleh sejumlah negara mitra strategis lainnya yang terus memperluas aktivitas usahanya di Batam.
Momentum positif berlanjut pada Triwulan I Tahun 2026

Realisasi investasi Batam pada periode Januari hingga Maret 2026 mencapai Rp17,4 triliun atau tumbuh 102,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Nilai tersebut terdiri dari PMA sebesar Rp8,8 triliun yang tumbuh 50,71 persen dan PMDN sebesar Rp8,5 triliun yang melonjak 216,18 persen secara tahunan.

2026 berasal dari Singapura, Hong Kong, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang.
Keberagaman negara asal investasi tersebut menunjukkan bahwa Batam memiliki basis investor yang semakin luas dan tidak bergantung pada satu negara tertentu, sehingga lebih tangguh menghadapi dinamika ekonomi global.

Dari sisi sektor usaha, investasi yang masuk juga semakin berkualitas karena didominasi sektor bernilai tambah tinggi.
Industri mesin dan elektronik menjadi sektor terbesar dengan kontribusi 23,65 persen, disusul sektor kimia dan farmasi sebesar 21,18 persen, jasa lainnya sebesar 17,70 persen, serta kawasan industri dan properti sebesar 13,09 persen.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan investasi Batam tidak hanya ditopang oleh sektor properti, tetapi juga didorong oleh industri manufaktur, teknologi, dan sektor produktif lainnya yang berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja serta peningkatan daya saing ekonomi.

Amsakar optimistis, tren pertumbuhan investasi akan terus berlanjut seiring berbagai kebijakan strategis yang telah dijalankan.

Salah satu langkah penting adalah perluasan wilayah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2025.

Melalui regulasi tersebut, lanjut Amsakar, cakupan wilayah KPBPB Batam bertambah dari 8 pulau menjadi 22 pulau dengan luas kawasan meningkat dari sekitar 71.500 hektare menjadi 152.686,44 hektare.

Perluasan ini membuka ruang pengembangan investasi baru yang jauh lebih besar untuk mendukung industri, logistik, pariwisata, energi, hingga sektor ekonomi masa depan.

Selain itu, BP Batam juga terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang meliputi jalan dan jembatan, drainase, pelabuhan, bandara, jaringan distribusi air minum, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), pengelolaan limbah B3, serta fasilitas kesehatan dan pelayanan publik lainnya.

Amsakar menegaskan bahwa investasi dan pembangunan infrastruktur merupakan dua hal yang saling mendukung.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap investor yang datang memperoleh kepastian usaha, dukungan infrastruktur yang memadai, serta pelayanan yang cepat dan profesional.

Dengan sinergi tersebut, investasi yang masuk tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Amsakar. (DN)

redaksi@www.rasio.co //

Komisi III DPRD Batam Gelar RDPU, Bahas Pemasangan Listrik dan Air ABH di Kavling PKJ Sagulung

0

RASIO.CO, Batam – Komisi III DPRD Kota Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait permasalahan pemasangan aliran listrik dan air bersih ABH bagi masyarakat di Kavling Putra Keamoring Jaya (PKJ), Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung.

RDPU yang berlangsung di ruang rapat DPRD Kota Batam tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Muhammad Rudi, ST, serta dihadiri sejumlah anggota Komisi III.

Untuk memperoleh solusi yang komprehensif, Komisi III turut menghadirkan berbagai pihak terkait, di antaranya perwakilan Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertamanan (Perkimtan) Kota Batam, Direktorat Pengelolaan Lahan BP Batam, Direktur PLN, Direktur Air Batam Hilir (ABH), Camat Sagulung, Lurah Sei Lekop, serta perwakilan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Rudi mengatakan bahwa RDPU digelar sebagai tindak lanjut atas aspirasi dan keluhan masyarakat yang hingga saat ini masih menghadapi kendala dalam memperoleh akses layanan dasar berupa aliran listrik dan air bersih.

Menurutnya, keberadaan listrik dan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, DPRD melalui Komisi III berupaya memfasilitasi dialog antara warga dan instansi terkait agar persoalan yang ada dapat segera ditemukan jalan keluarnya.

“Kami berharap RDPU ini dapat menjadi wadah untuk mencari solusi terbaik bagi masyarakat. Hak warga untuk mendapatkan akses air bersih dan penerangan listrik harus menjadi perhatian bersama, sehingga permasalahan yang selama ini dikeluhkan dapat segera diselesaikan,” ujar Muhammad Rudi.

Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi terkait proses pemasangan jaringan listrik dan layanan air bersih di kawasan Kavling Putra Keamoring Jaya. Sementara itu, instansi dan pihak terkait diberikan kesempatan untuk menjelaskan kondisi serta langkah-langkah yang dapat ditempuh guna mengatasi permasalahan tersebut.

Melalui RDPU tersebut, Komisi III DPRD Kota Batam berharap terbangun koordinasi yang lebih baik antarinstansi sehingga kebutuhan dasar masyarakat di Kavling Putra Keamoring Jaya dapat segera terpenuhi dan memberikan kepastian layanan bagi warga setempat.

Redaksi@www.rasio.co//

HUT Bhayangkara, Polri Gelar Cerdas Cermat KUHP&KUHAP Bagi Penyidik

0

RASIO.CO, Batam – Bersimpena memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Kepulauan Riau menggelar Cerdas Cermat KUHP dan KUHAP bagi anggota penyidik.

Merupakan personel fungsi teknis Reserse sebagai upaya meningkatkan profesionalisme serta memperkuat pemahaman hukum dalam pelaksanaan tugas penyidikan, bertempat di Gedung Lancang Kuning (GLK) Polda Kepri, Senin (22/6).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si. Irwasda Polda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kepri,  Kaprodi Magister Hukum Pascasarjana Undrika, serta para peserta dari Polda Kepri dan Polres jajaran.

Dalam sambutannya, Wakapolda Kepri mengatakan bahwa perkembangan teknologi informasi, meningkatnya berbagai bentuk kejahatan, serta tingginya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan Polri menuntut setiap personel untuk terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri.

Menurutnya, kegiatan cerdas cermat ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana evaluasi dan penguatan pemahaman terhadap KUHP dan KUHAP sebagai landasan utama dalam pelaksanaan tugas penyidikan dan penegakan hukum.

“Sebagai insan reserse, baik yang bertugas di Reskrimum, Reskrimsus maupun Resnarkoba, pedoman utama kita adalah KUHP dan KUHAP.”

“Dengan penguasaan yang baik terhadap aturan tersebut, pelaksanaan tugas akan semakin terarah, profesional, dan akuntabel,” ujar Wakapolda Kepri.

Ia menjelaskan, simbol cakra yang menjadi lambang fungsi reserse memiliki makna sebagai roda kehidupan sekaligus senjata, yang menggambarkan peran reserse sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

Wakapolda Kepri juga mengingatkan bahwa profesi penyidik memiliki tantangan yang kompleks sehingga setiap pelaksanaan tugas harus selalu berpedoman pada hukum yang berlaku. Menurutnya, selama tugas dilaksanakan sesuai aturan, maka setiap tindakan akan memiliki legitimasi yang kuat.

“Kepada seluruh peserta, saya berharap agar mengikuti perlombaan ini dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, integritas, dan tanggung jawab. Jadikan setiap pertanyaan sebagai tantangan untuk memperkaya wawasan serta memperkuat kemampuan profesional,” pesan Wakapolda Kepri.

Selain itu, Wakapolda Kepri berharap para dewan juri dapat memberikan penilaian secara objektif, adil, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga pelaksanaan lomba dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan personel-personel reserse yang unggul serta berintegritas.

Melalui kegiatan ini, Polda Kepri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri yang Presisi, profesional, dan berintegritas guna menghadapi dinamika perkembangan kejahatan serta mewujudkan penegakan hukum yang modern, transparan, dan berkeadilan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Kepri, juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam guna melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas Kepolisian.

Redaksi@www.rasio.co //