Kamis, November 5, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 10

Rokok PSG Ilegal Beredar Bebas di Pasaran Batam

0

RASIO.CO, Batam – Rokok PSG Polos alias Ilegal merugikan pemasukan negara beredar bebas di Minimarket, Glosir hingga kewarung-warung kecil di kota Batam.

Ironisnya, Walaupun sudah dilakukan “Gempur Rokok” oleh team Beacukai Batam tak buat nyali para penjual ciut, bahkan makin leluasa para glosir menjual dan diduga rokok ilegal produksi daerah Free Trade Zone(FTZ) batam.

Leluasanya, para glosir mauoun mini market menjual rokok PSG noncukai ini diduga dibekingi oknum-oknum nakal yang telah berkoloborasi dengan para pengusaha nakal di Batam.

“Kabarnya PSG milik pengusaha ternama dan punya pabrik di batam,” ujar sumber enggan dipublis.minggu(11/10).

Pantauan lapangan, Salah satu glosir/MM di Botania 2 ,terpantau salah seorang salesman keturunan Thionghoa menurunkan lebih kurang 5 karton rokok ilegal berbagai rasa dam dibayar tunai oleh pemilik glosir tersebut.

“Dah biasa bang dan rokok PSG murah harga terjangkau,”

“Tidak hanya rokok PSG, Manchester, Hmild, OVO dan Rave ada diglosir ini,”
ujar pembeli warung kecil ditemui dilokasi.

Sementara itu, Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menyampaikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) telah melakukan 15.307 kali penindakan terhadap rokok ilegal hingga September 2026.

Jumlah penindakan tersebut meningkat 9,2 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), dengan total barang bukti mencapai 1,2 miliar batang rokok ilegal.

Saat ini rokok ilegal telah kami amankan 1,2 miliar batang. Supaya bisa merasakan, 1,2 miliar batang sampai dengan bulan September yang lalu,” ujar Suahasil di Jakarta Pusat pada Kamis (8/10/2026).

Parahnya, di Kepulauan Kepri, Batam Khususnya, peredaran rokok PSG Ilegal dan lainnya terjun bebas diproduksi dan diedarkan, ada dugaan oknum-oknum tertentu terlibat membiarkan untuk meraup keuntungan.

Pelabuhan Tikus Jadi Favorit Seludupkan Rokok Noncukai

Melalui pelabuhan Pelra Tanjungriau, Tanjung Sengkuang dan pelabuhan Sagulung. Terpantau didominasi rokok merk Manchester, PSG, R7Bold, H&D, PSG, H-Mild,

Para penyeludup diduga mengunakan ,kapal pompong alias kapal kayu maupun speedboad bermesin ganda serta berkecepatan tinggi,parahnya para pemain rokok sudah terindikasi terkoordinir, diduga salah seorang Pengusaha WL dan dilapangan berinisial “G”.dan En.

Perederan rokok ilegal di Batam dan disalurkan keluar batam melalui pelabuhan Pelra dan pelabuhan tikus bukan isapan jempol belaka dan sudah banyak kasus-kasus oenyeludup rokok masuk kepersidangan PN Batam.

Diketahui, ada beberapa jenis rokok ilegal,
Rokok Polos(rokok tanpa pita cukai), Rokok Saltuk(salah peruntukan), dipasangi bandrol SKM, dipasangi SKT(Sigaret Kerek Tangan) dipasamg selendang, dan rokok salah personelisasi dimana rokok menggunakan pita cukai , contohnya cukai untuk rokok 12 batang tetapi dipasang untuk isi 16 batang. Dan terakhir rokok  mengunakan pita cukai bekas.

Beberapa hari lalu, Kapal Satgas Patroli Laut BC-1001 dan BC-11001 kembali berhasil gempur rokok ilegal dengan menangkap speeadboad Dita Ekress bermuatan ratusan karton rokok polos berbagai merk salah satunya PSG, UFO, OVO dan Hmild di Tanjungsauh, Batam. Jumat(02/10).

Dari rangkaian kegiatan tersebut, sebanyak 1.679.400 batang rokok tanpa dilekati pita cukai berbagai merek dan varian berhasil diamankan, dengan total estimasi nilai barang mencapai Rp2,53 miliar dan estimasi kerugian negara sekitar Rp1,38 miliar.

Penindakan pertama dilakukan pada Selasa (22/9) di perairan Pulau Tanjung Sauh. Satgas Patroli Laut BC-1001 dan BC-11001 memperoleh informasi mengenai dugaan pengangkutan rokok tanpa pita cukai dari Punggur menuju Tanjung Uban.

Barang hasil penindakan tersebut diperkirakan bernilai Rp1,81 miliar, dengan estimasi kerugian negara sekitar Rp910,93 juta.

Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi mencabut fasilitas bebas cukai untuk rokok dan minuman beralkohol (mikol) di Kawasan Bebas (FTZ) Batam, serta melakukan rasionalisasi (pengurangan kuota/izin) terhadap barang konsumsi seperti beras.

Kebijakan ini didasarkan pada penerbitan Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 10 Tahun 2019 (yang memperbarui aturan sebelumnya seperti Perka No. 8/2019 dan Perka No. 16/2017).

Pencabutan dan aturan tersebut atas
Rekomendasi KPK dan diambil langkah tegas ini diambil oleh BP Batam setelah menerima rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK menemukan adanya indikasi penyalahgunaan insentif fiskal dan tingginya tingkat penyelundupan, di mana rokok dan mikol yang seharusnya khusus dikonsumsi di Batam justru bocor ke luar wilayah FTZ (seperti wilayah Sumatra Tim.

Dampak pada Rokok dan Mikol sehingga dicabutnya Perka yang memberikan fasilitas pembebasan cukai, kuota rokok dan mikol bebas cukai untuk puluhan perusahaan di Batam resmi dihentikan.

Sejak kebijakan ini berlaku, komoditas rokok dan mikol di Batam dikenakan cukai penuh seperti wilayah Indonesia lainnya, membuat harga barang-barang tersebut naik signifikan di pasaran.
Pencabutan ini dilakukan murni untuk membenahi tata kelola lalu lintas barang di kawasan Free Trade Zone (FTZ) agar tidak merugikan pendapatan negara.

Penghentian fasilitas cukai ini terhitung mulai tanggal 17 Mei 2019. Dalam surat tersebut terlampir, 46 nama-nama perusahaan yang mendapat dasilitas cukai atas barang berupa rokok dan minuman beralkohol.

Beberapa diantaranya yaitu: PT Mustika Internasional, PT Fantastik Internasional, PT Pura Jaya Makmur, PR Duta Cemerlang Tobacco, PT Karya Timur Prima, PT Atraco Multiguna, PT Batu Karang, PT Gudang Baru Berkah, PR Bintang Sayap Insan, PR Berca Sauti Tobacco, PR Cemara Mas dan PT Karya Tajinan Prima Kemudian ada PR Delta Makmur, CV Gunung Batu Penjuru. PR Putra Maju Jaya, PT Anak Sakti, CV Megah Sejahtera, PR Sejahtera Abadi, PR Pasir Mas Gunung Kelud Alami, PR Makmur Sentosa, PT Corona Mas, PT Bokor Mas, PT Universal Strategic Alliance, PR Pura Perkasa dan lainnya.

Redaksi@www.rasio.co //

Pelaku Usaha Batam Diingatkan Pentingnya Legal Audit Cegah Risiko Hukum

0

RASIO.CO, Batam – Pelaku usaha di Batam diingatkan tidak hanya fokus pada keuntungan dan ekspansi, tetapi juga memastikan aktivitas bisnis patuh hukum melalui _legal audit_.

Peringatan itu disampaikan praktisi hukum, mediator dan auditor hukum profesional, Bukti H. Panggabean, S.H., M.H., CPL., dalam podcast Ruang Bicara bersama Sri Widayanti, (23/10) siang.

Menurut Bukti, legal audit penting untuk mengidentifikasi risiko hukum sebelum transaksi dan kerja sama dijalankan. Pemeriksaan mencakup legalitas, perizinan, kontrak, ketenagakerjaan, hingga potensi sengketa.

“Pada saat kita melaksanakan suatu bisnis transaksi, alangkah baiknya untuk menjaga bisnis kita, kita laksanakan legal audit dulu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, legal audit bukan sekadar cek kelengkapan dokumen, tapi menelaah kesesuaian aktivitas perusahaan dengan regulasi dan menilai risiko dari suatu transaksi.

Risiko Berawal dari Kontrak

Bukti mencontohkan, sengketa sering muncul karena salah satu pihak tidak menjalankan kewajiban dalam perjanjian. Kejelasan klausul kontrak menjadi kunci untuk menentukan batas tanggung jawab jika terjadi perselisihan.

Hal serupa bisa terjadi pada proyek yang melibatkan BUMN, jika terdapat ketidaksesuaian dengan ketentuan hukum. Karena itu, aspek legal harus diperiksa sebelum penandatanganan kontrak maupun pencairan pembayaran.

Tujuh Aspek yang Wajib Diaudit

Legal audit mencakup tujuh aspek utama:

1.  Dokumen korporasi: akta pendirian, anggaran dasar, daftar perseroan, struktur modal, dan RUPS.
2.  Perjanjian: kewajiban para pihak, termasuk utang-piutang dan kerja sama bisnis.
3.  Perizinan usaha.
4.  Kekayaan intelektual.
5.  Riwayat sengketa, baik litigasi maupun arbitrase.
6.  Ketenagakerjaan: status tenaga kerja, peraturan perusahaan, PKB, dan kepesertaan BPJS.
7.  Aset perusahaan: kesesuaian dokumen kepemilikan dengan kondisi riil.

Ruang lingkup audit dapat disesuaikan dengan tujuan, seperti merger, akuisisi, IPO, maupun kerja sama usaha.

Proses Bisa Berbulan-bulan

Bukti menegaskan, legal audit tidak bisa selesai dalam satu-dua hari. Dibutuhkan pengumpulan dan penelaahan dokumen serta koordinasi lintas divisi.

“Untuk perusahaan sektor energi, minimal butuh tiga bulan, tergantung kompleksitas,” jelasnya.

Hasilnya dituangkan dalam laporan berisi temuan dan catatan kepatuhan sebagai bahan pengambilan keputusan pimpinan.

Ia menambahkan, tugas auditor adalah memeriksa dan mencatat fakta. Perbaikan dokumen merupakan layanan lanjutan yang terpisah.

Perlu Ditingkatkan di Batam

Menurut Bukti, pemahaman tentang legal auditor di Batam masih terbatas pada perusahaan besar, emiten, dan BUMN/BUMD. Padahal, audit juga relevan bagi perusahaan yang akan membeli usaha, membentuk konsorsium, atau menjalin kemitraan.

“Sebelum kerja sama, pastikan calon mitra punya izin sesuai, mampu menjalankan pekerjaan, dan legalitas hukumnya jelas,” ujarnya.

Untuk perusahaan menengah, ia menyarankan legal audit dilakukan minimal dua kali setahun sebagai evaluasi kepatuhan. Sementara untuk transaksi besar, audit bisa difokuskan pada aspek yang relevan dengan transaksi.

Ia berharap pelaku usaha memandang legal audit sebagai bagian dari manajemen risiko, bukan sekadar formalitas. Dengan begitu, perusahaan tidak hanya mengejar profit, tetapi juga menjaga keberlangsungan usaha dari risiko hukum di kemudian hari.

redaksi@www.rasio.co //

Maraknya Glosir Jual Rokok Manchester Polos Non Cukai di Batam

0

RASIO.CO, Batam – Produksi rokok diduga polos alias noncukai cukup marak peredaran ditoko, glosir , Batamcentre, Botania, Batuaji, Bengkong, Nagoya dan jodoh di Batam.

Ironisnya, rokok polos alias non cukai tersebut terdistribusi melalui spriding motor.maupun drop menganakan momil box ke glosir dilanjut dijual kepengecer.

Pantauan lapangan, salah satu glosir di Botania sekaligus Minimarket menjual bebas aneka ragam rokok polos alias noncukai dan diduga milik salah seorang berinisial AL.
Khusus rokok merek Manchester, diduga produksi luar yang dimasukkan ke Batam melalui pelabuhan tikus mengunakan speedboad kapasitas mesin tempel cc besar dan merapak ke bibir pantai di Batam

“Glosir tidak takut lagi dirazia karena sudah berkoordinir dengan oknum-oknum nakal di instansi berwenang,”

“Dulu kalau ada razia di glosir maupun mini market bayar mahal jika tertangkap jual rokok non cukai,” ujar sumber yang enggan dipublis. Sabtu(10/10/).

Sementara itu, Pantauan lapangan, salah satunya melalui pelabuhan Pelra Tanjungriau, Tanjung Sengkuang dan pelabuhan Sagulung. Terpantau didominasi rokok merk Manchester, PSG, R7Bold, H&D, PSG, H-Mild,
Para penyeludup diduga mengunakan ,kapal pompong alias kapal kayu maupun speedboad bermesin ganda serta berkecepatan tinggi,parahnya para pemain rokok sudah terindikasi terkoordinir, diduga salah seorang Pengusaha WL dan dilapangan berinisial “G”.

Perederan rokok ilegal di Batam dan disalurkan keluar batam melalui pelabuhan Pelra dan pelabuhan tikus bukan isapan jempol belaka dan sudah banyak kasus-kasus oenyeludup rokok masuk kepersidangan PN Batam.

Diketahui, ada beberapa jenis rokok ilegal,
Rokok Polos(rokok tanpa pita cukai), Rokok Saltuk(salah peruntukan), dipasangi bandrol SKM, dipasangi SKT(Sigaret Kerek Tangan) dipasamg selendang, dan rokok salah personelisasi dimana rokok menggunakan pita cukai ,yang mana contohnya cukai untuk rokok 12 batang tetapi dipasang untuk isi 16 batang. Dan terakhir rokok  mengunakan pita cukai bekas.

Bea Cukai Batam sepanjang 2025 hingga 2026 memang mencatat sejumlah penindakan besar. Pada 2025, misalnya, institusi itu melaporkan 28,4 juta batang hasil tembakau diamankan dengan estimasi potensi kerugian negara Rp25,56 miliar. Pada Mei 2026 saja, tercatat 11 penindakan dengan sekitar 1,3 juta batang rokok diamankan.

Tetapi besarnya angka sitaan tidak otomatis menjawab persoalan utama: apakah jaringan distribusinya benar-benar diputus? Dalam sejumlah kasus, barang ditemukan setelah berada di tangan pengangkut. Kapal ditemukan membawa rokok tanpa pita cukai, kemudian barang disita dan proses hukum berjalan.

Beberapa tajun lalu, Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi mencabut fasilitas bebas cukai untuk rokok dan minuman beralkohol (mikol) di Kawasan Bebas (FTZ) Batam, serta melakukan rasionalisasi (pengurangan kuota/izin) terhadap barang konsumsi seperti beras.

Kebijakan ini didasarkan pada penerbitan Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 10 Tahun 2019 (yang memperbarui aturan sebelumnya seperti Perka No. 8/2019 dan Perka No. 16/2017).

Pencabutan dan aturan tersebut atas
Rekomendasi KPK dan diambil langkah tegas ini diambil oleh BP Batam setelah menerima rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK menemukan adanya indikasi penyalahgunaan insentif fiskal dan tingginya tingkat penyelundupan, di mana rokok dan mikol yang seharusnya khusus dikonsumsi di Batam justru bocor ke luar wilayah FTZ (seperti wilayah Sumatra Tim.

Dampak pada Rokok dan Mikol sehingga dicabutnya Perka yang memberikan fasilitas pembebasan cukai, kuota rokok dan mikol bebas cukai untuk puluhan perusahaan di Batam resmi dihentikan.

Sejak kebijakan ini berlaku, komoditas rokok dan mikol di Batam dikenakan cukai penuh seperti wilayah Indonesia lainnya, membuat harga barang-barang tersebut naik signifikan di pasaran.
Pencabutan ini dilakukan murni untuk membenahi tata kelola lalu lintas barang di kawasan Free Trade Zone (FTZ) agar tidak merugikan pendapatan negara.

Penghentian fasilitas cukai ini terhitung mulai tanggal 17 Mei 2019. Dalam surat tersebut terlampir, 46 nama-nama perusahaan yang mendapat dasilitas cukai atas barang berupa rokok dan minuman beralkohol.

Beberapa diantaranya yaitu: PT Mustika Internasional, PT Fantastik Internasional, PT Pura Jaya Makmur, PR Duta Cemerlang Tobacco, PT Karya Timur Prima, PT Atraco Multiguna, PT Batu Karang, PT Gudang Baru Berkah, PR Bintang Sayap Insan, PR Berca Sauti Tobacco, PR Cemara Mas dan PT Karya Tajinan Prima Kemudian ada PR Delta Makmur, CV Gunung Batu Penjuru. PR Putra Maju Jaya, PT Anak Sakti, CV Megah Sejahtera, PR Sejahtera Abadi, PR Pasir Mas Gunung Kelud Alami, PR Makmur Sentosa, PT Corona Mas, PT Bokor Mas, PT Universal Strategic Alliance, PR Pura Perkasa dan lainnya.

Redaksi@www.rasio.co //

BP Batam Gelar Salat Istisqa Bersama  Warga di Batam

0

RASIO.CO, Batam –  Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Direktorat Badan Usaha SPAM dan Pengolahan Limbah menggelar pelaksanaan Shalat Istisqa bersama masyarakat Kota Batam di area Waduk Nongsa, pada Jumat (9/10/2026).

Ibadah yang diikuti oleh kurang lebih 500 warga tersebut diselenggarakan sebagai  salah satu upaya pemenuhan air bagi kebutuhan masyarakat, pemulihan kembali elevasi air baku di waduk-waduk penampungan, serta memastikan kelancaran aktivitas harian dan kesejahteraan warga di Kota Batam.

Kegiatan ini berlangsung secara khusyuk dan diakhiri dengan khutbah keagamaan yang disampaikan oleh Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan, Lc., M.A.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan berbagai langkah teknis dan strategis yang telah dijalankan BP Batam untuk mempercepat penanganan suplai air di kawasan Nongsa.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa BP Batam telah melakukan penguatan sistem melalui interkoneksi pipa dari SPAM Duriangkang ke jaringan pipa distribusi Nongsa.

“BP Batam juga memaksimalkan pengerjaan interkoneksi pipa dari Embung Kebun Raya Nongsa menuju Waduk Nongsa sebagai dukungan penambahan pasokan air baku lokal secara signifikan,” ujarnya.

Agar ketersediaan air bersih warga terjamin selama proses pengerjaan teknis berlangsung, BP Batam juga menyiagakan armada mobil tangki air yang siap distribusikan.

“Upaya penanganan teknis terus dilakukan oleh BP Batam secara bertahap dan terukur agar proses pengaturan penyaluran air berjalan lancar, sehingga pasokan air bersih bagi masyarakat dipastikan dapat teraliri dengan baik,” jelas Ariastuty.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sekaligus menjadi wadah perenungan diri serta wujud sinergi yang erat antara pengelola dan pengguna fasilitas publik.

“Melalui momentum refleksi spiritual ini, kita memohon rahmat dan kemudahan dari Tuhan Yang Maha Esa agar kondisi ketersediaan air baku di Kota Batam dapat segera pulih,” ujar Ariastuty.

Dengan ini, BP Batam terus meningkatkan upaya dalam melaksanakan proses evaluasi tata kelola air dengan merangkul seluruh pihak untuk melangkah bersama secara terbuka, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan ketahanan air baku yang berkelanjutan.

Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Dishub Batam Bentuk Tim Rajawali Parkir

0

RASIO.CO, Batam — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam terus berupaya membenahi tata kelola perparkiran, mulai dari peningkatan pelayanan juru parkir (jukir), penertiban petugas di lapangan, hingga optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir.

Kepala UPT Pelayanan Parkir Dinas Perhubungan Kota Batam, Samuel Eksaudi Tambunan, S.STP., mengatakan pembenahan tersebut menjadi salah satu fokus kerjanya sejak dilantik pada 5 Agustus 2026 oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.

Menurut Samuel, salah satu persoalan yang banyak dikeluhkan masyarakat adalah sikap dan kualitas pelayanan juru parkir. Selain itu, masih ditemukan petugas yang tidak menggunakan atribut lengkap saat bertugas.

“Keluhan yang pertama itu attitude dari juru parkir. Kebanyakan laporan yang masuk kepada kami berkaitan dengan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat,” ujar Samuel dalam podcast Ruang Bicara 07/10/2026.

Untuk menindaklanjuti laporan masyarakat, UPT Pelayanan Parkir membentuk tim Rajawali Parkir atau TRP. Tim tersebut bertugas melakukan pengawasan dan penindakan terhadap aduan yang diterima melalui media sosial maupun WhatsApp Center.

Samuel menjelaskan, laporan masyarakat dapat disampaikan melalui Instagram, TikTok, Facebook, dan WhatsApp Center. Aduan yang masuk akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan langsung ke lokasi, termasuk pada malam hari.

Ia mengatakan tim Rajawali Parkir melakukan patroli rutin, terutama untuk menindaklanjuti laporan mengenai juru parkir yang beroperasi di luar jam operasional yang ditentukan.

Tarif Parkir Jalan Umum Diatur Perwako

Dalam pembahasan mengenai tarif, Samuel menjelaskan bahwa parkir di tepi jalan umum atau on the street memiliki ketentuan berbeda dengan parkir di pusat perbelanjaan.

Berdasarkan penjelasannya mengenai Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 39 Tahun 2026, tarif parkir tepi jalan umum ditetapkan sebesar Rp2.000 untuk sepeda motor, Rp4.000 untuk mobil, dan Rp6.000 untuk kendaraan roda enam.

Ia juga menjelaskan bahwa parkir di pusat perbelanjaan memiliki mekanisme tersendiri, termasuk penerapan tarif progresif pada lokasi tertentu. Pengelolaan parkir tepi jalan umum berada dalam lingkup Dishub, sedangkan parkir khusus di pusat perbelanjaan berkaitan dengan kewenangan pengelolaan pajak daerah.

Samuel menegaskan, juru parkir berkewajiban memberikan pelayanan terlebih dahulu kepada pengguna jasa, seperti membantu mengatur kendaraan agar keluar-masuk dengan aman dan tertib.

Apabila masyarakat merasa tidak mendapatkan pelayanan yang semestinya, ia meminta agar keluhan disampaikan kepada Dishub untuk ditindaklanjuti.

“Silakan laporkan kepada kami. Kami akan tindak dan kalau perlu kami akan ganti juru parkirnya,” katanya.

Jam Operasional Parkir hingga Pukul 22.00 WIB

Pengawas perparkiran, Harliman, menjelaskan bahwa operasional pelayanan parkir yang dikelola UPT Pelayanan Parkir berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB.

Menurut penjelasannya, pengutipan retribusi oleh juru parkir di lokasi tersebut mengikuti jam operasional yang telah ditentukan. Masyarakat yang menemukan dugaan pengutipan di luar ketentuan dapat melaporkannya kepada Dishub.

Harliman juga mengingatkan masyarakat agar mengenali juru parkir resmi melalui atribut yang disediakan, antara lain topi, rompi, kartu identitas, tas pinggang, sepatu, serta karcis parkir.

Dishub saat ini juga melakukan validasi data juru parkir dan titik parkir di sejumlah kecamatan. Proses tersebut telah dilakukan di Kecamatan Batam Kota, Sungai Beduk, Nongsa, Sagulung, dan Batu Aji masih dalam proses pendataan.

Validasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian data petugas dengan kondisi di lapangan sekaligus mengidentifikasi titik parkir yang belum tercatat.

Tarif Stiker Parkir Tahunan Turun

Selain pembenahan pelayanan, Dishub Batam memperkenalkan program stiker parkir berlangganan tahunan dengan tarif yang disebut telah diturunkan.

Samuel menyampaikan bahwa berdasarkan Perwako Nomor 39 Tahun 2026, tarif stiker parkir tahunan untuk sepeda motor sebesar Rp125.000, mobil Rp300.000, dan kendaraan roda enam Rp375.000.

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan tersebut dapat membeli stiker di kantor UPT Pelayanan Parkir Dishub Kota Batam. Dishub juga berencana membuka layanan melalui kegiatan roadshow di sejumlah pusat perbelanjaan.

Samuel menjelaskan bahwa stiker yang berlaku selama satu tahun dapat digunakan pada lokasi parkir tepi jalan umum yang termasuk dalam ketentuan program. Namun, fasilitas tersebut tidak berlaku untuk parkir khusus di pusat perbelanjaan yang menerapkan sistem tersendiri.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang telah memiliki stiker agar segera melapor apabila masih diminta membayar oleh juru parkir di lokasi yang tercakup dalam program berlangganan.

Target PAD Parkir Terus Dikejar

Dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah, Samuel mengungkapkan bahwa realisasi PAD dari sektor parkir pada tahun sebelumnya mencapai sekitar Rp15 miliar dari target Rp20 miliar.

Capaian tersebut setara dengan sekitar 75 persen dari target. Pada tahun ini, Dishub berupaya meningkatkan penerimaan melalui validasi data, evaluasi titik parkir, dan penggalian potensi retribusi yang belum optimal.

Samuel menjelaskan bahwa juru parkir tidak menerima gaji dari pemerintah. Sistem yang diterapkan menggunakan setoran retribusi berdasarkan perhitungan potensi masing-masing titik parkir. Setelah memenuhi kewajiban setoran yang ditetapkan, juru parkir memperoleh pendapatan dari hasil pengelolaan titik tersebut sesuai mekanisme yang berlaku.

Di sisi lain, Dishub juga mengingatkan bahwa juru parkir bertugas mengatur kendaraan, bukan menjamin keamanan helm atau kendaraan yang ditinggalkan. Masyarakat tetap diimbau mengunci kendaraan dengan baik.

Adapun persoalan parkir kendaraan yang mengganggu akses di lingkungan perumahan, menurut Samuel, berada di luar kewenangan UPT Pelayanan Parkir dan perlu ditangani melalui pengelolaan lingkungan setempat. Sementara itu, penindakan terhadap kendaraan yang parkir sembarangan menjadi ranah bidang terkait di Dishub.

Pembenahan Membutuhkan Peran Bersama

Samuel mengajak masyarakat dan pelaku usaha ikut mendukung pembenahan sistem perparkiran di Kota Batam. Menurutnya, ketertiban parkir tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran pengguna kendaraan dan pengelola usaha.

Ia berharap peningkatan pelayanan, pengawasan, dan kemudahan pembayaran parkir berlangganan dapat mendorong terciptanya sistem perparkiran yang lebih tertib, nyaman, serta mampu meningkatkan pendapatan daerah.

Masyarakat yang mengalami persoalan terkait pelayanan juru parkir diimbau memanfaatkan kanal pengaduan resmi Dishub Kota Batam agar laporan dapat ditindaklanjuti oleh tim Rajawali Parkir.

Redaksi@www.rasio.co //

Esepsi di Tolak, Kasus Mantan Marketing Asia Link Youke Masuk Pemeriksaan Terdakwa

0

RASIO.CO, Batam – Majelis Hakim PN Batam beberapa pekan lalu tolak esepsi terdakwa Youke Dwi Oktora yang diajukan pengacara terdakwa dan pekan ini.Rabu(14/10) masuk tahap pemeriksaan terdakwa di PN Batam.

Terdakwa merupakan Mantan Manager Marketing PT. Fantastis Asia Internasional atau Asia Link Hotel, Youke Dwi Oktora duduk dibangku pesakitan PN Batam terkait kasus dugaan pengelepan dalam perusahaan.

Terdakwa Youke Dwi Oktora merupakan karyawan tetap Anwar bos Asia Link Hotel Batam dan diduga menggelapkan uang Rp.106 juta.

Sidang digelar, Kamis(13/08),  pembacaan dakwaan dan PH terdakwa melakukan langsung esepsi, namun hakim mengatakan ada wacana RJ tapi akhirnya menunggu dulu tiha majelis hakim bermusyawarah.

Youke didakwa Primair JPU, Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 488 KUHP. Subsidair Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 492 KUHP.

Terdakwa Youke Dwi OktaraI merupakan Sales Marketing Manager di Department Sales & Marketing pada PT. Fantastis Asia Internasional Dan sejak tanggal  02 Januari 2020 dan diangkat menjadi karyawan permanent/tetap  sebagaimana Surat Keputusan No. 34/VII/SK/ASIALINKHR/2025 tanggal 11 Juli 2025 dengan upah sebesar Rp 13.353.600/bulan.

Adapun tugas dan tanggungjawab Terdakwa adalah mencari tamu hotel yang menginap dan membuat kegiatan di Hotel Asialink dengan melakukan kegiatan promosi terkait Hotel Asialnk.

Dan melakukan penagihan invoice terhadap tamu yang menginap dan yang mengadakan kegiatan di Hotel Asialink, mengajukan pembayaran-pembayaran komisi untuk para tamu yang membuat kegiatan di Hotel Asialink.

Tahun 2020, Terdakwa mendatangi PT. MY Trip Indonesia bergerak dibidang biro perjalanan wisata dan menawarkan paket penginapan serta event yang difasilitasi oleh Hotel Asialink dengan harga khusus.
Disetujui dibuat Contract Rate Agreement antara MY Trip  Indonesia dengan Hotel Asialink yang diperbaharui setiap tahunnya.

Mekanismenya PT. MY Trip Indonesia  melakukan pemesanan untuk pemesanan kamar atau pengunaan fasilitas Hotel Asialink yaitu dengan cara menginfokan melalui group whatsapp (AsialinkMy Trip).

Waktu yang tidak dapat diingat lagi namun beberapa waktu dalam tahun 2024 sampai dengan beberapa waktu dalam tahun 2025.
Diduga Terdakwa memasukkan dan mengalihkan beberapa nama tamu yang seharusnya masuk dalam daftar tamu umum  akan tetapi Terdakwa masukkan kedalam tamu My Trip Indonesia.

Diduga tanpa sepengetahuan pihak MY Trip Indonesia,  guna mendapatkan keuntungan dari tamutamu tersebut dengan cara tamu yang sudah melakukan pembayaran kepada Terdakwa atau melalui Rekening Bank BCA Nomor 1392-4382-67 tidak disetorkan oleh Terdakwa ke pihak Hotel Asialink lalu terhadap tamu-tamu tersebut Terdakwa masukkan ke dalam daftar tamu My Trip Indonesia.

Setelah dilakukan dilakukan kordinasi dengan pihak My Trip Indonesia pihak asia link hotel melaui Anwar Direktur PT. Fantastis Internasional mengalami kerugian Rp 105.906.000 .

Redaksi@www.rasio.co //

Polisi Bekuk Pelaku Penganiayaan Berat di Batam

0

RASIO.CO, Batam – Jajaran Kepolisian Unit Reskrim, Polsek Bengkong menangkap terduga oelaku penganiayaan berat(anirat) berinisial J(30) di Holden Prown, Batam. Kamis(08/10).

Pihak kepolisian telah menetapkan J(30) dan mendekam dalam jeruji besi, bahkan pelaku dijerat Pasal 468 Ayat (1) subsider Pasal 466 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dipidana karena penganiayaan berat, dengan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun.

Peristiwa dugaan penganiayaan tersebut terjadi pada Selasa, 6 Oktober 2026, sekira pukul 23.30 WIB, di depan Restoran Seafood 555 Golden Prawn, RT 001/RW 016, Tanjunhbuntung, Bengkong, Kota Batam.

Sebelum kejadian, pelapor bersama terduga pelaku berada di lokasi tersebut sejak sekira pukul 22.30 WIB. Selanjutnya, korban datang ke lokasi dengan maksud mengambil sepeda motor miliknya yang terparkir tidak jauh dari tempat pelapor dan terduga pelaku berada.

Saat korban berada di lokasi, terduga pelaku secara tiba-tiba berdiri dan menyerang korban menggunakan senjata tajam berupa pisau. Melihat kejadian tersebut, pelapor berupaya melerai dan memisahkan terduga pelaku dari korban.

Setelah kejadian, korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka tusuk sebanyak kurang lebih tujuh tusukan.

Dimana dua tusukan pada bagian belakang kepala dan lima tusukan pada bagian punggung.

Menindaklanjuti personel Unit Reskrim Polsek Bengkong yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Apriadi, S.H., memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku di wilayah Bengkong Kolam, Kecamatan Bengkong, Kota Batam.

Dalam proses pengungkapan tersebut, Tim Opsnal Polsek Bengkong  memperoleh informasi bahwa terduga pelaku berada di sekitar tempat tinggalnya dekat Mess Karyawan Golden Prawn 555, Tanjung Buntung.

Petugas kemudian melakukan pencarian dan berhasil mengamankan terduga pelaku J (30) beserta sebilah pisau yang diduga digunakan dalam melakukan penganiayaan. Selanjutnya, terduga pelaku dibawa ke Polsek Bengkong untuk dilakukan pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, serta setelah dilakukan gelar perkara pada Rabu, 7 Oktober 2026, terduga pelaku J (30) ditetapkan statusnya sebagai tersangka berdasarkan dua alat bukti.

Dalam perkara tersebut, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu helai kaos lengan panjang berwarna merah, satu bilah senjata tajam jenis pisau dapur, satu helai kaos berwarna hitam milik terlapor, serta satu helai celana panjang merek Exis warna abu-abu milik tersangka.

Redaksi@www.rasio.co //

Iskandarsyah Tegaskan Komitmen Perkuat Keamanan Siber dan Data Masyarakat

0

RASIO.CO, Batam – Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, menghadiri langsung acara Pengukuhan Bersama Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Sektor Administrasi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia serta Cyber Incident Exchange Forum (CIEF) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Kehadiran beliau dalam acara yang berlangsung di Aula dr. Roebiono Kertopati BSSN, Kota Depok, pada Selasa (6/10) ini, menegaskan keseriusan Pemerintah Kabupaten Karimun dalam mengawal tata kelola pemerintahan berbasis digital yang aman dan andal.

Kegiatan berskala nasional ini diselenggarakan oleh Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN. Acara ini menjadi momentum penting bagi berbagai pemerintah daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Karimun, untuk menerima Surat Tanda Registrasi (STR) TTIS secara resmi sebagai bentuk kesiapan daerah dalam merespons dan mengelola insiden siber.

Di sela-sela kegiatan pengukuhan tersebut, Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah menyampaikan pandangannya mengenai urgensi perlindungan ruang siber di lingkup pemerintah daerah. Beliau menekankan satu topik penting, yaitu bahwa keamanan siber merupakan fondasi dasar dari pelayanan publik berbasis elektronik.

“Pembentukan dan penguatan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di Kabupaten Karimun bukan sekadar langkah administratif untuk memenuhi regulasi pusat. Ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam melindungi data pemerintahan dan masyarakat serta memastikan seluruh layanan publik berbasis digital dapat berjalan tanpa gangguan. Kami meyakini bahwa keamanan siber adalah fondasi utama dari keberhasilan transformasi digital di daerah,” tegas Ing. H. Iskandarsyah.

Bupati Karimun juga menyambut baik diselenggarakannya Cyber Incident Exchange Forum (CIEF) pada keesokan harinya (7/10). Menurutnya, wadah berbagi informasi dan diskusi panel bersama pakar dari BSSN ini sangat dibutuhkan agar tim siber dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) di daerah dapat terus meningkatkan kapasitas teknis dan kewaspadaan terhadap ancaman siber yang terus berkembang.

Melalui pengukuhan ini, Pemerintah Kabupaten Karimun berharap sinergi dengan BSSN akan semakin solid. Langkah strategis ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pemerintahan elektronik (SPBE) yang tangguh, sehingga masyarakat Karimun dapat menikmati layanan publik yang cepat, inovatif, sekaligus terjamin keamanan datanya.

Redaksi@www.rasio.co //

Safari Maulid Arbain Digelar di Batam, Said Aqil Siroj Hadir di Tengah Masyarakat

0

RASIO.CO, Batam – Safari Maulid Arbain digelar di Lapangan Sepak Bola Legenda Malaka, Baloi Permai, Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh agama dan masyarakat Kota Batam. Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj, MA, turut hadir dalam kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati dan memaknai Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut.

Ketua Penutup juga sebagai Kader NU, Mujiono, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara ulama, kader Nahdlatul Ulama (NU), dan masyarakat.

Mujiono diketahui merupakan kader Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Batam Kota.

Menurut dia, kegiatan Safari Maulid Arbain tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul dan memperkuat kebersamaan.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara ulama, kader NU dan masyarakat Kota Batam,” kata Mujiono.

Kehadiran Said Aqil Siroj menjadi perhatian masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut. Acara berlangsung di lapangan sepak bola yang berada di kawasan Legenda Malaka, Baloi Permai.

Mujiono berharap kegiatan keagamaan seperti Safari Maulid Arbain dapat terus menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjaga hubungan baik antarelemen masyarakat di Kota Batam.

Ia menambahkan, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut sehingga dapat berlangsung dengan baik.

Redaksi@www.rasio.co //

Gebyar Promo Akhir Tahun Panbill Mall Batam “Belanja Sedikit, Menang Banyak”

0

RASIO.CO, Batam –  Menyambut akhir tahun, Panbil Mall menghadirkan program “Gelegar Hadiah Panbil Mall” yang berlangsung pada Oktober–Desember 2026.

Program ini memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk memenangkan total hadiah Rp80 juta, dengan hadiah utama 2 unit motor listrik, serta 3 Smart TV, 5 smartphone terbaru, blender, rice cooker, setrika, kipas angin dan voucher belanja.

Belanja Rp100.000, Dapat Kupon!

General Manager Panbil Mall, Helmi, mengatakan program ini dibuat sederhana dan dapat diikuti oleh masyarakat umum.

“Caranya mudah. Cukup berbelanja minimal Rp100.000, pelanggan mendapatkan kupon undian. Kupon kemudian diisi dan dimasukkan ke kotak undian yang tersedia di Meja Informasi Panbil Mall,” ujar Helmi.

Pelanggan juga berkesempatan mendapatkan kupon lebih banyak, yaitu:
After Work 17.00–21.00 → 2x kupon
Tenant tertentu seperti Fashion, Shoes & Accessories → 2x kupon
Cinema XXI & Playground → 3x kupon
Foto di photo booth, follow Instagram @panbilmall.official dan tag 5 teman mu → + 5 kupon

“Semakin banyak kupon yang dikumpulkan, semakin besar kesempatan untuk memenangkan hadiah,” tambah Helmi.

Jadwal Pengundian
Pengundian akan dilakukan pada: 25 Oktober 2026 I 25 November 2026 I 20 Desember 2026 5 Januari 2027 – Grand Prize

Program ini terbuka untuk masyarakat umum, khususnya karyawan kawasan industri Panbil dan Batamindo, keluarga serta komunitas di Kota Batam.

Memasuki usia 24 tahun pada 2026, Panbil Mall terus berkembang dan menghadirkan konsep “After Work & Family Destination”, yaitu destinasi untuk berbelanja, kuliner, hiburan dan berkumpul bersama keluarga.

Panbil Mall berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk, Batam, dengan berbagai tenant dan destinasi seperti Ramayana, Cinema XXI, Mr. DIY, Sushi Rio, Paparons Pizza, KFC, Richeese, Foodstreet dan Bomber Gym dan berbagai tenant lainnya yang sangat menarik.

“Kami ingin Panbil Mall menjadi tempat pilihan masyarakat Batam untuk menghabiskan waktu setelah bekerja maupun bersama keluarga. Melalui Gelegar Hadiah ini, kami ingin memberikan apresiasi sekaligus menghadirkan pengalaman akhir tahun yang lebih seru bagi pelanggan,” tutup Helmi.
Belanja, Kumpulkan Kupon, Menang Hadiahnya!