Selasa, Mei 5, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 902

K-9 Berhasil Temukan Sabu dalam Buku akan di Kirim ke-Lombok

0

RASIO.CO, Batam – Tim K-9 Bea Cukai Batam kembali berhasil identifikasi sabu di dalam barang kiriman yang akan dikirimkan ke Lombok Timur.

K-9 menemukan sabu seberat 249 gram tersebut di dalam bungkusan yang disimpan di dalam buku kamus, Kamis, (21/10). Kemarin.

Kepala Seksi Layanan Informasi Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam (KPU BC Batam), Undani menyampaikan bahwa temuan tersebut hasil dari pemeriksaan Tim K-9 Bea Cukai Batam di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) PPP.

“Kronologinya pada Kamis, 21 Oktober 2021 sekitar pukul 10.50 WIB, petugas Penindakan dan Penyidikan (P2) di TPS PPP melakukan pemeriksaan rutin barang kiriman yang akan keluar dari Batam,” ujar Undani.

Berdasarkan hasil analisis resiko, petugas Bea Cukai mencurigai beberapa paket tujuan tertentu, salah satunya ke wilayah timur Indonesia.

“Lalu Tim K-9 bersama kuasa barang melakukan pemeriksaan terhadap salah satu paket yang diberitahukan buku dengan pengirim inisial AL beralamat di Bengkong Permai, Batam, dan penerima inisial ELN beralamat Selong, Lombok Timur,” jelas Undani.

Selanjutnya kamus tersebut dibuka oleh kuasa barang dan ditemukan bungkusan berisi kristal putih yang diduga kuat adalah sabu.

“Kristal putih lalu dilakukan uji narcotest, dengan hasil warna biru yang artinya kristal putih tersebut positif sabu,” lanjut Undani.

Atas barang bukti selanjutnya diserahterimakan ke Direktorat IV Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) pada Kamis, (21/10/2021), dan dilanjutkan pengembangan kasus dengan membentuk Tim Gabungan dari unsur Mabes Polri yaitu Bareskrim, Subdirektorat Narkotika Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Subdit. Narkotika DJBC), dan KPU BC Batam.

“Tim gabungan pada Sabtu, 23 Oktober 2021 melakukan peninjauan lokasi ke Selong, Lombok Timur dengan berkoordinasi bersama Bea Cukai Mataram, dan pihak jasa pengiriman setempat,” papar Undani.

Hasil dari peninjauan lokasi, tim gabungan berhasil mengamankan dua orang yang mengambil paket tersebut, yaitu ELN dan F.

“ELN yang memang tertera sebagai penerima pada pemberitahuan paket ternyata tidak sendiri saat mengambil paket, ia bersama F,” jelas Undani.

Pengakuan ELN dan F ternyata barang tersebut akan diantar ke seorang inisial ZI alis IS alias G.

“ZI alias IS alias G saat ini masih dalam proses pencarian, ia masuk DPO (Daftar Pencarian Orang), dan untuk ELN dan F beserta barang bukti diamankan ke Jakarta oleh tim gabungan untuk proses lebih lanjut,” pungkas Undani.

Tersangka dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman pidana mati / penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda maksimum Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah).

Tangkapan sabu di atas merupakan salah satu dari 13 laporan pelanggaran atas komoditi Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP) Bea Cukai Batam selama tahun 2021.

Selama periode 2021, sampai dengan 31 Oktober 2021, Bea Cukai Batam telah menangani 419 laporan pelanggaran yang terdiri dari berbagai macam pelanggaran. Untuk pelanggaran atas komoditi Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP) sampai dengan 31 Oktober 2021 sebanyak 13 pelanggaran dengan rincian:

  1. Narkotika Golongan I jenis Methamphetamine sejumlah 10.104,80 (sepuluh ribu seratus empat koma delapan) gram;
  2. Narkotika Golongan I jenis Ekstasi sejumlah 65.670 (enam puluh lima ribu enam ratus tujuh puluh) butir;
  3. Psikotropika Golongan IV jenis Happy Five sejumlah 220 (dua ratus dua puluh) butir;
  4. Narkotika Golongan I jenis Kokain sejumlah 2,77 (dua koma tujuh puluh tujuh) gram;
  5. Narkotika Golongan I jenis Cannabis Sativa sejumlah 7,25 (tujuh koma dua puluh lima) gram;
  6. Narkotika Golongan I jenis Tembakau Gorilla sejumlah 5,80 (lima koma delapan) gram.

Apabila ditotal, estimasi nilai atas seluruh barang hasil penindakan sampai dengan 31 Oktober 2021
adalah sebanyak Rp136,11 miliar dan potensi kerugian negara ditaksir mencapai Rp60,67 miliar.


Print Friendly, PDF & Email

Kapolri Lantik Kabaintelkam hingga Kapolda

0

RASIO.CO, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara serah terima jabatan sejumlah perwira tinggi Polri, yang diantaranya adalah, Kabaintelkam, Aslog Kapolri, Kakorlantas, Kadiv Humas Polri hingga enam Kapolda di Gedung Rupatama. Rabu (10/11).

Dalam amanatnya, Sigit meminta kepada seluruh perwira yang dilantik untuk lebih peka dan mampu melaksanakan mapping di lapangan dengan baik untuk menentukan langkah mulai dari preemtif hingga represif, dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) tetap berjalan aman, damai dan kondusif.

Terkait hal itu, Sigit menyampaikan ungkapan bahwa jangan padamkan api pada saat api besar. Melainkan, padamkan api ketika masih kecil. Dengan kata lain, Sigit berharap, jajarannya bisa bergerak cepat untuk segera meminimalisir hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Jangan padamkan api, pada saat api besar. Padamkan api saat masih kecil. Ini bisa dilakukan kalau kita jeli dan bisa melihat di lapangan. Kita mampu melaksanakan monitoring, langkah dan evaluasi yang benar serta tentunya ini menjadi tugas bagi kita semua,” kata Sigit dalam amanatnya.

Ungkapan itu, kata Sigit juga terkait dengan munculnya fenomena pelanggaran oknum anggota kepolisian khususnya di media sosial (medsos) dan viral di masyarakat. Perbuatan segelintir oknum itu, menurut Sigit, berpengaruh pada personel lainnya yang sudah bekerja keras dan baik dalam menjalankan tugasnya. Seperti menjadi garda terdepan penanganan dan pengendalian Covid-19 hingga menjaga Sitkamtibmas tetap kondusif.

“Disini saya ingatkan bahwa akhir-akhir ini kita menghadapi fenomena dan menjadi keprihatinan kita, muncul banyak viral penyimpangan anggota. Tentunya ini berdampak pada rekan-rekan yang sudah bekerja keras sehingga hasilnya dirasakan masyarakat,” ujar Sigit.

Dihadapan perwira yang dilantik, mantan Kapolda Banten ini menegaskan, kedepannya tidak ada lagi perbuatan oknum-oknum yang melakukan pelanggaran. Oleh sebab itu, Ia menekankan, perwira Polri harus menjadi pimpinan yang menjadi contoh agar tak ragu memberikan hukuman dan tindakan tegas kepada oknum yang melanggar.

“Ini harus ditanamkan di diri kita. Kita bisa tegas kalau kita menjadi teladan yang baik. Kita ragu apabila tidak menjadi teladan. Potensi penyimpangan harus diperbaiki, apakah pemahamannya yang keliru sehingga harus rubah mindsetnya. Jangan memberikan beban yang berpotensi menjadi penyimpangan,” ucap eks Kabareskrim Polri ini.

Tak hanya itu, Sigit juga menyadari dan menyerap aspirasi masyarakat soal adanya anggapan kepolisian baru bergerak cepat jika diviralkan di media sosial. Karenanya, Sigit menekankan, stigma masyarakat tersebut harus dihapuskan. Karena, sesuai dengan konsep Presisi, seluruh jajaran polri harus prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan.

“Jadi tolong ini diperbaiki. Tak harus viral tapi masalah bisa cepat diselesaikan. Terjadi kebuntuan komunikasi sehingga masyarakat menyampaikan keluhan dengan menggunakan medsos,” tutur Sigit.

Masih terkait soal keluhan masyarakat, Sigit berharap, jajarannya benar-benar memanfaatkan sejumlah aplikasi yang telah diluncurkan. Seperti layanan Hotline 110, Propam presisi, Dumas Presisi, Binmas Online Sistem (BOS), SKCK online, Pelayanan Masyarakat SPKT, Aduan SPKT, SP2HP online, dan masih banyak lainnya.

Sigit berpandangan, banyaknya aplikasi tersebut akan tidak dirasakan oleh masyarakat apabila tidak mendapatkan respon dari aparat kepolisian. Apalagi, Sigit mengaku, masih banyak yang menyampaikan keluhannya secara langsung terhadap dirinya melalui aplikasi pesan tertulis.

“Sampai saat ini masih banyak yang WhatsApp saya melaporkan masalah. Pada saat saya tanya kenapa tidak dilaporkan ke wilayah karena tidak bisa nomor diblokir. Kalau memang ada masalah dan kemudian masyarakat perlu ada penjelasan, tolong jelaskan khususnya masalah di kepolisian. Sehingga masyarakat mengerti posisi hukumnya, apakah kasusnya bisa ditindaklanjuti atau tidak bisa, karena ada batasan kewenangan yang dimiliki. Namun kita berusaha menyelesaikan semuanya sehingga rasa keadilan buat masyarakat dapat dirasakan,” papar Sigit.

Lebih dalam, Sigit memaparkan adanya persepsi tentang polisi antikritik. Ia mengakui bahwa, persoalan tersebut merupakan tantangan yang harus diselesaikan dan dibuktikan kepada masyarakat bahwa polisi tidak antikritik karena selalu menyerap aspirasi, untuk menjadikan Polri yang lebih diharapkan oleh masyarakat.

“Polisi tidak anti kritik. Ini jadi tantangan saya karena kritik penting dan dimanfaatkan. Ada persepsi di masyarakat tentang kita dan kita harus perbaiki. Persepsi yang diharapkan sesuai dengan keinginan masyarakat. Banyak program kita yang dilaksanakan namun memang perlu waktu,” kata Sigit.

Sigit meyakini bahwa tantangan itu bisa diselesaikan dengan bekerja secara tulus, kerja keras dan ikhlas. Sigit optimis, tingkat kepercayaan publik akan terus meningkat dari yang sudah ada saat ini.

“Namun saya yakin kita semua dengan ketulusan, keikhlasan dan kerja keras. Kita bisa memperbaiki. Bangkitkan kepercayaan masyarakat terhadap kita demi institusi. Rekan-rekan telah berjuang namun kalau kita tidak bisa menerima perbaikan tentunya ada gap dan gap ini jadi masalah. Maka dari itu selalu turun ke lapangan bertemu masyarakat dan anggota, untuk mengetahui masalah untuk kita selesaikan. Saya yakin rekan-rekan mampu,” ujar Sigit.

Demi bisa meningkatkan kepercayaan publik, Sigit mengatakan, jajarannya harus bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Tunjukan bahwa, Polri saat ini jauh lebih baik sebagaimana dengan semangat konsep Presisi.

“Perkembangan teknologi kita manfaatkan. Sehingga profesionalisme dari kepolisian bisa terlihat. Bagaimana kita membangkitkan semangat anggota, manfaatkan teknologi biar semakin baik dan profesional. Saya yakin institusi Polri adalah institusi yang disayang masyarakat dan bagaimana kita meyakinkan agar tetap berada di performa itu,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit juga kembali mengingatkan soal peran Polri menjadi salah satu institusi yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Ia berpesan, jajarannya harus mampu mempertahankan tren positif yang sudah ada saat ini.

Dimana, Indonesia menjadi peringkat pertama se-Asia Tenggara dalam hal penanganan serta pengendalian Covid-19. Semua itu, kata Sigit merupakan berkat sinergitas, soliditas dan kerja keras seluruh stakeholders dan elemen masyarakat.

“Kegiatan Natal dan Tahun Baru yang berpotensi terjadi mobilitas masyarakat yang tinggi tentunya harus kita antisipasi dengan langkah-langkah untuk memperkuat protokol kesehatan. Khususnya rekan-rekan Kapolda yang menjadi penanggung jawab mengendalikan Covid-19,” kata Sigit.

Kesiapan dan antisipasi mencegah laju pertumbuhan Covid-19, menurut Sigit juga sebagai bukti di dunia bahwa Indonesia mampu melaksanakan kegiatan nasional maupun internasional di tengah Pandemi, dengan aman dan memperhatikan faktor kesehatan. Mengingat, kedepan Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaran acara tingkat dunia.

“Di satu sisi kegiatan besar akan kita laksanakan dan di satu sisi kita harus waspada angka Covid-19 tak meningkat. Kalau kita mampu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Ini diharapkan seluruh masyarakat, ini harus kita kembalikan. Ini semua terjadi berkat kontribusi rekan-rekan dan dipertahankan menjadi tugas ke depan. Kewajiban kita menjaga situasi Kamtibmas kondusif sehingga semuanya berjalan baik,” tutup Sigit.

Redaksi@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email

Kapolres Natuna Resmi di Jabat AKBP Iwan Ariyandhy

0

RASIO.CO, Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman memimpin langsung upacara sertijab Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy di Mapolda Kepri. Jumat (12/11).

Sertijab dihadiri oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Darmawan, Irwasda Polda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri dan Kapolresta Barelang Polda Kepri.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S, mengatakan bahwa pada hari ini telah dilaksanakan upacara serah terima jabatan Kapolres Natuna Polda Kepri dari AKBP Ike Krisnadian, diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadirsamapta Polda Kepri dan digantikan oleh AKBP Iwan Ariyandhy, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Kepri.

“Dalam serah terima jabatan tersebut Kapolda Kepri selaku pimpinan Polri diwilayah Provinsi Kepri langsung memimpin pengambilan Sumpah jabatan kepada pejabat yang melaksanakan Serah terima dan Pada saat Sertijab dilaksanakan juga penandatanganan berita acara serah terima jabatan, serta penandatanganan fakta Integritas, yang merupakan hal wajib dilakukan kepada pejabat yang dilantik,” tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S.

Adi@www.rasii.co //

Print Friendly, PDF & Email

81 ASN Kemenperin Ikuti Sosialisasi Kepegawaian

0

RASIO.CO, Batam – Melalui Biro Sumber Daya Manusia, BP Batam menggelar kegiatan Sosialisasi Kepegawaian PNS Kementerian Perindustrian Penugasan BP Batam, pada Kamis (11/11).

Kegiatan Sosialisasi ini dibuka oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) BP Batam, Lilik Lujayanti. Ia mengungkapkan, keberadaan ASN di Batam merupakan inisiasi dari B.J. Habibie yang kala itu menjabat sebagai Ketua Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam.

“Pegawai ASN dari Kementerian Perindustrian yang ditugaskan di BP Batam tersebar pada 13 unit kerja di lingkungan BP Batam sebanyak 81 orang,” tutur Lilik saat memberikan sambutannya.

Adapun Pegawai ASN Kementerian Perindustrian yang bertugas di BP Batam tercatat sebanyak 81 orang, yang tersebar pada unit-unit kerja di Direktorat Pengamanan Aset, Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, Badan Usaha Bandar Udara, Biro Umum, Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum, Direktorat Infrastruktur Kawasan, Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, Direktorat Pengelolaan Pertanahan, Biro Sumber Daya Manusia, Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja, Biro Humas, Promosi dan Protokol, Biro Keuangan dan Direktorat Restrukturisasi.

“ASN Kementerian Perindustrian yang bertugas di lingkungan BP Batam berkisaran umur 30-40 tahun terdiri 11 orang, 41-50 tahun terdiri 60 orang dan 51-57 tahun terdiri dari 10 orang,” ungkap Lilik.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pembinaan dan bimbingan sekaligus meninjau Pegawai ASN Kementerian Perindustrian RI yang bertugas di BP Batam.

“Sosialisasi pembinaan seperti ini dapat berlanjut tiap tahunnya untuk memberikan pemahaman dan pembekalan kepada Pegawai ASN Kementerian Perindustrian yang ditugaskan di BP Batam dengan menyampaikan terkait dengan aturan dan larangan sebagai pegawai ASN,” harap Lilik.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Perindustrian RI, Kepala Biro Organisasi dan SDM, Yulia Astuti, Analis Kepegawaian Madya, Desi Pujilestari.

Pada sesi pemaparan materi yang disampaikan oleh Kementerian Perindustrian RI, Kepala Biro Organisasi dan SDM, menjelaskan terkait Peran dan Kompetensi Aparatur Sipil Negara di Kementerian Perindustrian.

“Arah kebijakan pembangunan SDM Kementerian Perindustrian menjadikan ASN yang profesional dalam memiliki pola pikir dan perencana yang baik, berkomitmen tinggi, bertanggung jawab dan bekerja secara cepat dan tuntas, berwawasan global, berkinerja tinggi dan mampu mengelola Kesehatan, waktu, kontributif serta mampu mengevaluasi secara mandiri,” jelas Yulia.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Kepala Biro Sumber Daya Manusia BP Batam terhadap pembinaan yang sudah optimal khususnya kepada Pegawai ASN Kementerian Perindustrian RI yang ditugaskan di BP Batam.

“Kepada Pegawai ASN Kementerian Perindustrian yang ditugaskan di BP Batam agar dapat mendukung kinerja dan memberikan kontribusi yang positif bagi Batam khususnya di BP Batam,” harap Yulia.

Sementara, sesi pemaparan materi yang disampaikan oleh Kementerian Perindustrian RI, Analis Kepegawaian Madya, Desi Pujilestari, menjelaskan terkait Aturan Kepegawaian di Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Pada waktu yang bersamaan, sebanyak 19 orang Pegawai ASN Kementerian Perindustrian yang ditugaskan di BP Batam mengikuti Ujian Dinas Tingkat II, ujian ini diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian RI yang dilaksanakan di BP Batam.

Redaksi@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email

BP Batam Paparkan Potensi KEK Kesehatan Batam di World Expo 2020 Dubai

0

RASIO.CO, Batam – BP Batam berkesempatan untuk memaparkan potensi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dalam gelaran World Expo 2020 Dubai, Kamis (11/11) dengan mengusung tema “Future Development of Indonesia Special Economic Zone”.

Kegiatan ini digelar secara hybrid, yaitu tatap muka bertempat di Indonesia Pavilion, Dubai dan daring melalui aplikasi Zoom.

Kegiatan ini menghadirkan Direktur Jenderal Ajman Free Zone (AFZ), Ali Abdulla bin Towaih Al Suwaidi; Presiden Urban Designers Asia-Pasific, Dian Rosnawati; Wakil Ketua III tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, Budi Santoso dan Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait sebagai narasumber.

Webinar dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto melalui daring. Dalam sambutannya, Airlangga mengatakan, sumber daya alam yang melimpah, tenaga kerja yang produktif, taraf pertumbuhan dan ekspansi pasar yang baik, menjadi faktor penentu potensi perkembangan ekonomi Indonesia.

“Pemerintah membentuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan tujuan untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi, meningkatkan peluang investasi dan kegiatan industri, serta optimalisasi kegiatan ekspor-impor,” ujar Airlangga.

Hingga tahun 2021, terdapat 19 KEK yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari manufaktur, pariwisata dan industri tersier lainnya.

“KEK di Indonesia telah menawarkan beragam fasilitas tak terhingga untuk memudahkan para investor, berupa insentif fiskal dan nonfiskal. KEK sendiri merupakan salah satu proyek strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintah Indonesia,” pungkas Airlangga.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait membuka pemaparan mengenai KEK Kesehatan yang bertajuk Layanan Kesehatan Internasional Sekupang, Batam secara daring.

“Beberapa pasar potensial yang dimiliki KEK Kesehatan Batam beberapa diantaranya adalah, industri farmasi dengan nilai investasi Rp 110 triliun dan industri peralatan medis dengan nilai investasi Rp 49 triliun,” ujar Ariastuty.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), masyarakat Indonesia telah menghabiskan Rp 160 triliun per tahun atas biaya perawatan yang dilakukan di luar negeri, terutama di Singapura dan Malaysia.

“Batam akan menangkap peluang tersebut melalui KEK Kesehatan. Dengan luas lahan 44,5 hektar dan nilai investasi senilai USD 215 juta, BP Batam akan mengembangkan rumah sakit bertaraf internasional, farmasi dan peralatan medis, serta akomodasi,” terang Ariastuty.

Selain itu, melalui kawasan FTZ dan KEK, dilengkapi insentif fiskal maupun nonfiskal, Batam menawarkan kemudahan untuk berinvestasi dengan pengembangan potensi mencakup wisata kebugaran, universitas kedokteran terbaik dan sistem manajemen kesehatan yang terpadu.

“KEK Layanan Kesehatan Internasional adalah yang pertama dan satu-satunya saat ini di Indonesia. Dengan dukungan dari Menko Perekonomian RI serta Dewan Pengawas BP Batam, maka BP Batam berkomitmen untuk membantu proses investasi di Batam. Kami juga mengundang para investor untuk datang ke Batam dan menyaksikan langsung potensi Batam sebagai kawasan investasi yang bernilai tambah,” tutup Ariastuty.

Redaksi@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email

Sosialisasi Impelementasi Reformasi Birokrasi, Jefridin : Hasilkan Karakter Kelas Dunia.

0

RASIO.CO, Batam – Sekda Batam, Jefridin Hamid, mengatakan, saat ini reformasi birokrasi telah masuk pada periode ketiga dari grand design reformasi birokrasi nasional. Adapun fokus kebijakan reformasi birokrasi adalah menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Kualitas tata kelola pemerintahan sangat mempengaruhi kualitas pelaksanaan program pembangunan pemerintah. Hal itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama untuk melaksanakannya,” ujar Jefridin saat membuka Sosialisasi Implementasi Program Reformasi Birokrasi Pemerintah Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (11/11).

Memastikan pengelolaan reformasi birokrasi berjalan efektif dan efisien, lanjut Sekda, juga tetap menjadi perhatian sehingga menghasilkan karakter birokrasi yang berkelas dunia.

Di kesempatan itu, Jefridin juga mengungkapkan berbagai upaya dalam mengimplementasikan program reformasi birokrasi di Pemerintah Kota Batam yang sudah berjalan, di antaranya, komitmen pimpinan yang tinggi dengan terbitnya Peraturan Wali Kota tentang budaya kerja ramah di Pemerintah Kota Batam.

Kemudian, sosialisasi PMPRB pada seluruh perangkat daerah, seterusnya pencanangan zona integritas dan penetapan perangkat daerah menuju Wilayah Bebas Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK/WBBM). Kemudian, penyusunan peta proses bisnis yang sesuai dengan penyederhanaan birokrasi, dan penyetaraan jabatan ke jabatan fungsional.

“Karena peran bapak ibu sekalian sangat strategis dan penting sebagai pengendali program, saya berpesan agar mengikuti acara ini sebaik-baiknya sehingga paham betul terkait pelaksanaan program dan penerapan reformasi birokrasi sehingga dapat menyelesaikannya sebaik-baiknya secara teknis maupun administrasi. Perhatikan betul aspek-aspek pemenuhan, pertanggungjawaban, reform dan lain-lain,” pesan Jefridin kepada peserta.

Untuk diketahui, program reformasi birokrasi ini juga telah masuk dalam RPJMD Kota Batam dan Road Map Reformasi Birokrasi 2020-2024 Kota batam sehingga harus berlanjut. Hal itu akan terus menjadi tema-tema pelaksanaan pembangunan reformasi birokrasi di Pemerintah Kota Batam.

“Kepada narasumber dari Kementerian PANRB RI diharapkan dapat memberikan penjelasan dan pencerahan kepada kami aparatur Pemerintah Kota Batam dalam peningkatan point-point di 8 area perubahan, pelaksanaan PMPRB dan reform yang harus dipenuhi serta peran agen perubahan, sehingga penerapan reformasi birokrasi dan kebijakan yang dilaksanakan sesuai dengan mekanisme serta aturan perundang-undangan yang berlaku,” tutup Jefridin.

Adapun narasumber yang mengisi sosialisasi tersebut yakni Nararia Hartutiningtyas dari Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan kementerian PANRB RI dan diikuti Sekretaris, Kasubbag Umum dan Kepegawaian di Lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Redaksi@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email

Gerak Cepat Tinjau Penyebab Banjir

0

RASIO.CO, Batam – Tim Kecamatan Seibeduk bergerak cepat mengecek penyebab banjir di depan Perumahan Nusa Indah, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Seibeduk, Kamis (11/11). Camat Seibeduk, Ghufron mengatakan, peninjauan ini dilakukan guna meminimalisir dampak banjir yang disebabkan aktivitas cut and fill di lokasi tersebut.

“Kami turun langsung, begitu mendapatkan laporan dari masyarakat yang diduga dampak dari kegiatan pemotongan lahan. setelah ditinjau didapati drainase yang tertutup oleh tanah atau lumpur,” tutur dia.

Ghufron menerangkan, pihaknya sudah berkomunikasi kepada pihak pengembang untuk segera memperbaiki saluran drainase yang tersumbat. Keadaan tersebut disinyalir sebagai penyebab banjir. Bukan tanpa sebab, apalagi curah hujan di bulan November dan Desember sangat tinggi.

“Kita terus berkomunikasi kepada pihak pengembang agar kedepannya tidak terjadi banjir yang dapat mengakibatkan kerugian lebih besar dari berbagai pihak, Terlebih, membahayakan bagi pengendara lalulintas,” ucap Ghufron.

Pada kesempatan ini Ghufron mengimbau agar masyarakat Kecamatan Seibeduk bersama-sama menjaga lingkungan dari banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan terutama di saluran drainase. Pihaknya juga mendorong peran aktif warga untuk terus berkordinasi dengan RT/RW, lurah hingga camat.

“Mengatasi banjir membutuhkan peran kita semua,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email

Rudi Tinjau Penataan Jalan di Batubesar

0

RASIO.CO, Batam – Rudi baru saja tiba di Batam usai kunjungan kerja untuk menarik investor di Dubai kemudian langsung meninjau penataan jalan di Batubesar, Nongsa.

Rudi yang didampingi sejumlah Kepala OPD Pemko Batam dan Direktur di lingkungan BP Batam menyusuri sejumlah titik lokasi jalan yang akan di lebarkan. Salah satunya Simpang lampu merah Batubesar.

“Hari ini kita bersihkanlah puing-puing sisa bangunan, area yang akan dilebarkan,” kata Rudi di lokasi, Kamis (11/11).

Para pedagang yang sebelumnya berjualan di atas ROW jalan Batubesar tersebut akan direlokasi di Kelurahan Sambau. Lokasi pemindahan sudah selesai diratakan.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam beberapa waktu lalu juga sudah melakukan pengukuran. Sehingga pedagang tinggal membangun lapak dagangan mereka di atas lahan yang sudah disiapkan.

“Kemarin sudah diundi, dan tinggal bangun saja. Nanti kami akan bantu untuk listrik dan air, sesuai dengan kesepakatan dengan pedagang kemarin,” ujarnya.

Ditegaskan Rudi bahwa pelebaran jalan harus dilakukan pihaknya guna meningkatkan perekonomian di wilayah Nongsa. Infrastruktur yang dibangun dipersiapkan untuk memajukan kawasan wisata Nongsa.

Selain itu, persiapan pembenahan jalan ini juga merupakan upaya dalam menyambut diberlakukannya Travel Bubble. Menurutnya, infrastruktur jalan juga memberikan akses kemudahan dan kenyamanan bagi wisatawan mancanegara nantinya.

“Saya berharap wisman yang datang ke Batam merasa nyaman, terutama di kawasan Nongsa ini. Nanti jalan akan tergabung dan dilengkapi taman jalan yang mempercantik kawasan ini,” imbuhnya.

Rudi juga menambahkan, bahwa saat ini imun masyarakat Batam yang telah selesai disurvei menunjukkan hasil yang bagus. Mereka yang sudah divaksin dua kali memiliki kekebalan tubuh yang kebal akan virus.

“Sekitar 70 persen masyarakat kita memiliki imun yang tinggi, tentu ini kabar baik. Dan vaksinasi akan terus dilakukan,” kata Rudi.

Redaksi@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email

Cuaca Ekstrim Robohkan Tiga Unit Rumah Warga

0

RASIO.CO, Lingga – Cuaca ekstrim angin kencang yang disertai gelombang tinggi dan hujan lebat telah meghancurkan tiga rumah milik warga di Dusun Cukas, Desa Tanjung Irat, Kecamatan Singkep Barat. Rabu (10/11).

Salah seorang korban yang rumahnya roboh, M. Nasrun menyampaikan, turunnya angin kencang sudah terasa sejak pagi pukul 07.00 Wib. pada saat kejadian dirinya sedang berada didalam rumah sendirian, sementara anak dan istrinya sedang berada di rumah tetangga.

“Awalnya angin kencang disertai hujan lebat, hancurnya rumah saya kira-kira pukul 09.00 Wib, karena ombak juga kuat sehingga rumah kami pun roboh,” kata Nasrun kepada media.

Untuk sementara ini, jelas Nasrun, ia bersama anak dan istrinya mengungsi kerumah tetangga terlebih dahulu. sampai kami dapat membangun kembali rumah kami yang roboh.

“Sementara kami numpang dirumah tetangga terlebih dahulu, semoga Pemerintah Kabupaten Lingga dapat membantu kami, dan memberikan solusi apa yang harus kami lakukan setelah kejadian ini,” terangnya.

Sementara itu, Camat Singkep Barat, Febrizal Taufik mengatakan, bahwa saat ini kondisi air laut memang sangat tidak bersahabat, akibat cuaca ekstrim ini telah merobohkan beberapa rumah warga.

Selai itu, Camat Singkep Barat ini juga tetap menghimbau masyarakat, untuk lebih berhati-hati terhadap kondisi cuaca yang saat ini sedang ekstrim.

“Ada 3 unit rumah yang roboh, sementara satu rumah lagi kondisinya sangat mengkhawatirkan. namun kita sudah melakukan evakuasi terhadap korban, dan kami juga menghimbau kepada seluruh masyrakat untuk lebih berhati-hati karena saat ini cuaca sangat ekstrim,” tutupnya.

Camat Singkep Barat ini juga memberikan apresiasi kepada pihak TNI-Polri, BPBD Lingga dan Tagana yang turun langsung mengevakuasi korban bencana tersebut.

Puspan

Print Friendly, PDF & Email

Nizar Ziarah ke Makam SMRS, Peringati Hari Pahlawan Nasional

0

RASIO.CO, Lingga – Bupati Lingga pimpin upacara memperingati Hari Pahlawan Nasional 2021, yang tahun ini mengusung tema “Pahlawanku Inspirasiku”. dilaksanakaan Pemerintah Kabupaten Lingga, di Halaman utama Kantor Bupati Lingga. Rabu (10/11).

Hadir pada upacara tersebut, peserta upacara dari jajaran Forkopimda, OPD serta para peserta kalangan PNS Kabupaten Lingga. Nizar, pada sambutanya membacakan pidato Menteri Sosial RI. dalam pidato singkat tersebut, dia mengajak masyarakat Lingga meneladani nilai, sikap dan semangat para pejuang bangsa.

Semangat, tekad dan keyakinan pahlawan merupakan inspirasi dan semangat hari ini untuk mengemban misi bersejarah “mengalahkan” musuh bersama yang sesungguhnya, yaitu kemiskinan dan kebodohan. hal ini sejalan dengan tema hari pahlawan tahun 2021.

“Kita punya misi besar melawan kemiskinan dan kebodohan. tantangan terbesar yang dibutuhkan yakni, kerja keras secara berkelanjutan dengan didukung inovasi dan daya kreativitas yang tinggi, serta semangat kewirausahaan yang pantang menyerah,” kata Bupati Lingga membacakan pidato Menteri Sosial RI.

Apalagi dalam 20 tahun mendatang, lanjut Nizar, Indonesia memasuki bonus demografi, yaitu dimana angka dependency ratio mencapai angka minimal. dalam priode ini akan terdapat lebih banyak tenaga kerja produktif yang bermanfaat untuk memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan.

Namun disisi lain, Nizar menjelaskan, ada kecenderungan berkurangnya lapangan pekerjaan, yang harus diantisipasi secara cerdas dan seksama.

“Semangat ini harus kita hadapi dengan semangat wirausaha yang sesungguhnya. kita pasti bisa karena Tuhan maha kaya dan maha adil,” terangnya.

Menurut Nizar, setiap orang punya kesempatan untuk menjadi pahlawan dengan bidang apapun, bahkan bisa memulai dengan menjadi pahlawan bagi ekonomi keluarga dan komunitas.

“Mari kita satukan tekad dan langkah secara aktif dalam membangun daerah, dan negara lebih baik,” tutupnya.

Usai upacara Bupati Lingga bersama dengan beberapa Forkopimda, melakukan ziarah tabur bunga ke makam Pahlawan Nasional, Sultan Mahmud Riayat Syah III (SMRS) yang berada di belakang Masjid Jami’ Sultan Lingga, di Daik Lingga.

Puspan

Print Friendly, PDF & Email