Kamis, Mei 28, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 915

Peringati Maulid Nabi, TP PKK Lingga Gelar Al-Berzanji

0

RASIO.CO, Lingga – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Lingga Menggelar kegiatan Al-Berzanji dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H, di Islamic Centre, Dabo Singkep. Sabtu (6/11).

Ketua TP PKK Lingga, Maratusholiha Nizar mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini merupakan cara menyemarakkan bulan lahir Rasul, sekaligus mengajak bersama-sama menanamkan manifestasi kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

“Dengan menanamkan kecintaan itu, mudah- mudahan kita bisa mengambil suri tauladan dari sifat-sifat terpuji beliau,” kata Maratusholiha, kepada media di Islamic Centre Dabo Singkep.

Melalui momentum peringatan Maulid Nabi, Maratusholiha mengajak untuk meningkatkan semangat dan kepedulian, serta merajut kembali silaturahmi dengan sesama muslim, yang mana sempat terkendala karena meningkatnya pandami Covid-19.

“Semoga kegiatan hari ini mendapat berkah Allah SWT, Insyaallah menjadi agenda kedepannya,” terangnya.

Maratusholiha berharap, pemerintah daerah juga sama, bisa mempertahankan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta Al-Barzanji ini menjadi agenda setiap tahunnya. apalagi kegiatan positif ini telah ditetapkan pemerintah pusat sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia beberapa waktu lalu.

Untuk itu, Maratusholiha mengajak masyarakat Kabupaten Lingga, melestarikan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Al-Berzanji sebagai bentuk warisan budaya.

“Kita semua juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah yang sudah susah- susah sampai ke Jakarta, berusaha untuk mencapai tujuan yang kita semua harapkan,” tutupnya.

Puspan

STIT Lingga Wisuda Angkatan Pertama

0

RASIO.CO, Lingga – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) melaksanakan Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana Strata 1, Angkatan Pertama Tahun Akademik 2020/2021. di Gedung Nasional. Sabtu (6/11). Dalam Rapat Senat Terbuka tersebut, dihadiri Bupati Lingga dan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Kepri.

STIT Lingga merupakan salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Lingga, yang terbentuk sejak 2016 silam dan tahun ini merupakan pelaksanaan wisuda angkatan pertama, dengan mewisudakan sebanyak 51 wisudawan dan wisudawati. yang terdiri dari Lulusan Pendidikan Agama Islam sebanyak 17 orang, dan program studi Management Pendidikan Islam sebanyak 34 orang.

Ketua Yayasan STIT Lingga, Doktor Fauzi mengatakan, wisuda perdana ini menjadi suatu kebanggaan hasil dari perjalanan panjang, serta dapat menjadi cerminan dalam perwujudan sekolah tinggi di Kabupaten Lingga.

“Tentunya ini yang dinantikan oleh masyarakat Lingga. Insyaallah kedepan juga akan menjadi icon perwujudan sekolah tinggi di Kabupaten Lingga ini,” kata Fauzi kepada media.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Kepri, Juramadi Esram menyampaikan, pemerintah Provinsi Kepri menyambut baik karena berkenaan dengan visi Gubernur Kepri. diharapkan dengan hadir sekolah tinggi Sumber Daya Manusia (SDM) para sarjana yang ada ini, bisa membawa perubahan di Kabupaten Lingga.

“Saya ucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati, semoga kedepannya lebih baik lagi,” terangnya.

Menurut Bupati Lingga, Muhammad Nizar yang hadir dikegiatan wisuda tersebut mengatakan, pemerintah daerah Kabupaten Lingga sangat mengapresiasi dan mendukung lahir perguruan tinggi di Lingga, yang telah mampu mencetak SDM yang siap diberdayakan ini.

Nizar menjelaskan, meski pengakuan pendidikan secara akademik bukan menjadi tolak ukur sepenuhnya guna memperoleh pekerjaan dimasa kini. Namun ia yakin wisudawan dan wisudawati yang lahir dari perguruan tinggi, pasti mempunyai keunggulan-keunggulan tersendiri dan bisa bersaing dengan sarjana-sarjana diperguruan tinggi lainnya.

“Selamat kepada 51 wisudawan dan wisudawati dan selamat menyandang gelar. semoga cepat mengabdi dengan disiplin yang telah didapatkan untuk masyarakat, bangsa dan negara,” paparnya.

Pada pemerintahan lalu, lanjut Nizar, Kabupaten Lingga telah menyiapkan SDM yang unggul teknis pertanian, dengan menyekolahkan mereka di Kota Bogor. hari ini sekolah tinggi hadir di Kabupaten Lingga, kemudian telah berhasil mewisudakan mahasiswa-mahasiswinya.

Nizar menambahkan, dalam menjalin mitra dan kerjasama dibidang pendidikan di Kabupaten Lingga, pemerintah daerah akan melakukan komunikasi dengan pihak kampus. terkait apa yang bisa di dibantu oleh pemerintah daerah, provinsi, maupun pemerintah pusat.

“Intinya kami mencoba dengan bantuan-bantuan kecil yang mungkin bisa merangsang kampus,” tutupnya.

Puspan

Polisi Tetapkan Mantan Kades Tersangka Terkait Kasus HPT di Lingga

0

RASIO.CO, Lingga – Satreskrim Polres Lingga, mengamankan mantan Kepala Desa Marok Tua, diduga terkait penjualan lahan di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dengan nilai ratusan juta rupiah, dan saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Lingga, AKP Adi Kuasa Tarigan, melalui Kanit Pidum Satreskrim Polres Lingga, Ipda Reynal Dimas mengatakan, tersangka berinisial S merupakan mantan Kepala Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat. yang bersangkutan diduga membuat Surat Pernyataan Fisik Bidang Tanah (Sporadik) di lahan HPT.

“Telah terbit surat sporadik diatas lahan HPT seluas ratusan hektar, masyarakat merasa dirugikan akibat ulah mantan kepala desa tersebut, yang telah menerbitkan surat sporadik dan kini lahan telah dikuasai oleh perorangan,” kata Reynal kepada media. Sabtu (6/11).

Tersangka S, jelas Reynal, mengetahui bahwa lahan tersebut adalah termasuk dalam kawasan HPT. terhadap seluruh lahan yang telah diterbitkan Sporadik, telah berpindah tangan melalui proses jual beli. pihak penyidik tidak menutup kemungkinan akan melakukan pengembangan terkait kasus ini.

“Tersangka disangkakan Pasal 263 dan atau 266 dan atau 274 KUHPidana dengan ancaman pidana paling lama 6 tahun penjara,” tutupnya.

Puspan@www.rasio.co //

Jelang HUT, Bupati Lingga Berbagi Sembako

0

RASIO.CO, Lingga – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lingga ke-18, yang diperingati pada tanggal 20 November 2021 mendatang, Bupati Lingga membagikan sembako kepada masyarakat di sejumlah pulau diwilayah pesisir, dan yang jauh dari ibukota Kabupaten Lingga.

“Pembagian paket sembako ini, dalam rangka perayaan Ulang Tahun Kabupaten Lingga ke-18, Pemerintah sangat ingin masyarakat pesisir yang jauh dari pusat ibukota. juga tau dan merasakan kemeriahan hari jadi Kabupaten Lingga,” kata Kata Bupati Lingga, Muhammad Nizar kepada media. Kamis (5/11/2021).

Bupati Lingga berharap, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat untuk masyarakat, selain itu, sebagai wujud hadirnya pemerintah daerah di tengah masyarakat, menjelang HUT Kabupaten Lingga pada 20 November 2021 mendatang.

“Terimakasih kepada masyarakat penerima, yang sangat begitu antusias menerima kedatangan kami berkunjung ke kampung masing-masing. semoga silaturahmi kita tetap terjalin, dan semoga apa yang kami cita-citakan untuk kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Lingga dapat terwujud,” terangnya.

Bupati Lingga juga mengajak masyarakat untuk bersuka cita, dengan do’a menyambut perayaan HUT Kabupaten Lingga ke-18 ini, agar kedepan kabupaten Lingga bisa maju dan sejahtera.

“Masyarakat kita masih banyak yang belum tau dengan hari jadi Kabupaten Lingga. dan kali ini saya mengajak untuk sama-sama berdo’a untuk kemajuan dan kesejahteraan kabupaten yang kita cintai ini,” imbuhnya.

Paket sembako dibagikan tersebut di mulai dari pembagian 70 paket sembako bagi masyarakat Desa persiapan Kentar, Kecamatan Senayang. dilanjutkan dengan pembagian 70 paket sembako untuk masyarakat Dusun Limas, Desa Tajur Biru, Kecamatan Temiang Pesisir dan pembagian 100 karung beras untuk masyarakat Desa Mensanak, Kecamatan Karang Bidare.

Puspan

Paska Banjir Bandang Kota Batu, PLN Gerak Cepat Pulihkan Pasokan Listrik

0

RASIO.CO, Malang – PT PLN (Persero) fokus mempercepat pemulihan suplai listrik paska bencana banjir bandang di beberapa wilayah kota Batu, Malang, Jawa Timur. 

Pada Kamis, 4 November 2021, hujan deras melanda Kota Batu yang mengakibatkan banjir bandang di beberapa wilayah. Akibatnya, distribusi listrik di pun terganggu. 

Manager PLN ULP Batu Dwi Sukris Widodo mengatakan, petugas PLN mengutamakan keselamatan masyarakat dalam memulihkan suplai listrik di beberapa titik di Kota Batu. Ia merinci, setidaknya ada 99 gardu, dan 26.757 pelanggan yang terdampak. 

“Hingga Kamis malam, pukul 19.00 WIB, petugas PLN berhasil memulihkan dan menyalakan kembali 98 gardu terdampak. Alhasil sudah ada 26.236 atau 98 persen pelanggan terdampak telah mendapatkan suplai listrik,” katanya. 

Adapun daerah yang masih padam adalah gardu D0149 yang berada di desa Bulukerto. Petugas PLN belum dapat menjangkau lokasi tersebut, mengingat akses transportasi masih ditutup BPBD. 

Dwi mengimbau kepada masyarakat agar terus waspada di tengah intensitas hujan dan potensi bahaya cuaca ekstrem. 

“Bagi masyarakat jangan berada di dekat jaringan listrik, gardu, panel PJU ataupun pohon yang berpotensi roboh ketika terjadi cuaca ekstrem,” imbuhnya. 

Bagi masyarakat yang melihat terdapat potensi bahaya ketenagalistrikan, diharapkan segera melapor ke contact center PLN 123 dan PLN Mobile. 


Tingkatkan Layanan Sertifikat EBT, PLN Perluas Kolaborasi dengan CEIA

0

RASIO.CO, Glasgow – Respon terhadap layanan Renewable Energy Certificates (REC) yang diluncurkan PT PLN pada November 2020 sangat positif. PLN pun mematangkan kerja sama dengan CEIA untuk dapat menciptakan transformasi pemanfaatan energi terbarukan.

Kerja sama ini ditandai dengan pertemuan antara Global Energy Director WRI, Jennifer Layke, selaku perwakilan CEIA dan Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PLN Syofvi Roekman dalam ajang COP26 yang berlangsung di Glasgow. PLN dan CEIA menegaskan kelanjutan MoU yang sudah dilakukan pada 28 Oktober 2021 di Jakarta. 

Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PLN Syofvi Roekman memaparkan REC yang merupakan produk kolaborasi PLN dan CEIA mendapatkan respon positif dari sektor komersial, industri, dan individu. Melalui kelanjutan kerja sama ini, PLN berharap dapat menghasilkan lebih banyak produk energi ramah lingkungan untuk konsumen dan mencapai target pengurangan emisi karbon pada 2030. 

Sertifikasi Renewable Energy Certificate (REC) merupakan layanan PLN berupa pengakuan penggunaan energi baru terbarukan (EBT). REC ini merupakan bukti kepemilikan sertifikat standar internasional atas produksi tenaga listrik yang dihasilkan dari pembangkit energi terbarukan. 

Dia mencontohkan, generasi pertama dari REC sebesar 140 Mega Watt dari PLTP Kamojang, telah habis diserap 28 perusahaan. Bahkan, saat ini sudah ada 50 perusahaan mengantre untuk bisa membeli REC selanjutnya.

“Melihat respon dari pasar, tentunya PLN harus mempercepat pembangunan pembangkit EBT. Oleh karena itu, pada RUPTL 2021-2030 kapasitas pembangkit energi baru terbarukan (EBT) sebesar 20,923 Mega Watt (MW) pada 2030 untuk dapat memenuhi permintaan yang sudah masuk,” papar Syovfi, saat mengisi acara ‘Catalyzing Changes: Transitioning Indonesia’s State-owned Utility toward Renewable Energy’ di SDG7 Pavilion COP26, Selasa (2/10). 

Selain produk yang memberikan pilihan pembelian listrik terbarukan kepada pelanggan ini, PLN juga berencana untuk mengeksplorasi inovasi baru bersama dengan CEIA sebagai bagian dari akselerasi pengurangan karbon di Indonesia. Kerja sama ini diharapkan juga dapat mengakselerasi pengembangan kapasitas, diseminasi informasi terkait penelitian, dan melaksanakan berbagai kegiatan untuk memfasilitasi permintaan konsumen listrik.

Sebagai perusahaan listrik nasional, Syovfi menambahkan, PLN telah menyatakan ikut berperan aktif dalam mengurangi emisi karbon. Melalui kerja sama dengan CEIA, PLN akan mengakselerasi pengembangan kapasitas, diseminasi informasi terkait penelitian, dan melaksanakan berbagai kegiatan untuk memfasilitasi permintaan konsumen listrik semakin cepat terealisasi.

“Selain mendukung PLN, MoU tersebut mencakup komitmen dan dukungan dari kedua belah pihak untuk mengembangkan lebih banyak produk energi hijau bagi konsumen. Dalam MoU ini, CEIA dan PLN juga akan menjajaki kemungkinan solusi untuk mengurangi emisi di sektor komersial dan industri,” kata Syofvi.

Kerja sama ini juga semakin mempertegas komitmen PLN bersama pemerintah Indonesia, untuk meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran energi nasional. Sebagai langkah awal, PLN optimistis dapat berkontribusi memenuhi target Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia pada 2030 melalui beberapa langkah strategis.

“PLN sendiri memiliki target untuk mencapai karbon netral pada 2060. Sebagai langkah awal, PLN berkomitmen untuk berkontribusi memenuhi target NDC Indonesia pada tahun 2030 melalui beberapa langkah strategis. Kolaborasi dengan CEIA merupakan langkah penting untuk mempercepat realisasi target kami,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Global Energy Director WRI Jennifer Layke menyebutkan, kerja sama ini diperlukan untuk mencapai target bauran Indonesia sebanyak 23 persen pada 2025. Seiring dengan upaya negara untuk pulih dari dampak pandemi, ada peluang untuk mendorong tujuan pembangunan berkelanjutan dan mencapai ekonomi energi bersih yang lebih adil.

“PLN akan menjadi kunci untuk kemajuan ini. Selama dua tahun terakhir, melalui Clean Energy Investment Accelerator (CEIA), WRI dan Allotrope Partners, serta NREL telah mendukung PLN dalam pengembangan produk energi terbarukan, salah satunya adalah REC,” ucapnya.

Ia sadar jika tantangan yang dihadapi oleh pengembangan EBT di sektor ketenagalistrikan bukan hanya tentang pemilihan bahan bakar saja. Masih ada tantangan bagaimana produk EBT yang telah diproduksi ini bisa diserap oleh pasar.

“Saya menyambut positif dengan apa yang terjadi di PLN. Bagaimana permintaan pasar, perkembangan teknologi, dan aset PLN yang terdiversifikasi ke EBT menjadi satu sistem dapat diterima. Saya rasa masa depan PLN akan sangat cerah ke depan,” imbuhnya.

Seiring dengan semakin rendah biaya EBT, serta banyak pilihan teknologinya yang tersedia, tentunya ada kesempatan untuk membangun sesuatu yang berbeda dalam menghadapi disrupsi akibat pemanasan global. PLN harus mempersiapkan perpindahan teknologi yang akan terjadi seiring waktu.

“Dengan adanya kemitraan baru yang akan berlangsung selama dua tahun ke depan, kami berharap ini akan mendorong lebih banyak solusi listrik terbarukan. Kami percaya bahwa transisi energi tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi, maka kami akan terus mendukung PLN agar dapat mempercepat langkah Indonesia menuju masa depan energi terbarukan,” ucap Jennifer.

Redaksi@www.rasio.co//

BP Batam Gelar FGD Optimalisasi Pemanfaatan Aset BMN dan ADP

0

RASIO.CO, Bandung – Dalam rangka pemanfaatan dan optimalisasi potensi aset, BP Batam melalui Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK BP Batam menggelar Focus Group Discussion bertajuk “Peluang dan Tantangan Pemanfaatan Aset BMN dan ADP BP Batam”, Kamis (4/11).

Kegiatan ini menghadirkan Direktur Utama PT. Pos Properti Indonesia, Handriani Tjatur Setijowati; Vice President Director CV. Samara Micron Saleronell, ST Irvan dan Kepala Bidang Kepariwisataan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Edward Parlindungan sebagai narasumber.

Turut hadir, Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja BP Batam, Endry Abzan; Kepala Biro Keuangan BP Batam, Siswanto; Kepala Satuan Pemeriksaan Intern BP Batam, Konstantin Siboro dan Kepala Bidang Ekonomi Makro dan Pengembangan KPBPBB Batam, Barlian Untoro.

Mengawali kegiatan, Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja BP Batam, Endry Abzan dalam sambutannya mengatakan, BP Batam sebagai pengelola kawasan memiliki misi untuk meningkatkan perekonomian Batam, salah satunya dengan mengoptimalkan pemanfaatan Aset BMN dan ADP BP Batam, tidak terkecuali aset untuk mendukung kegiatan pariwisata, berupa objek wisata dan industri kreatif.

Dengan kegiatan pariwisata yang kembali aktif, BP Batam selaku instansi pemerintah dirasa perlu melakukan perbaikan yang memiliki nilai tambah tinggi.

“Aet-aset tersebut antara lain, Guest House BP Batam, Asrama Haji Batam Center, Temenggung Abdul Jamal, Agribisnis, Kawasan Wisata Ex-Camp Vietnam Galang, Taman Kolam dan Taman Rusa Sekupang. Pemanfaatannya masih belum dimaksimalkan. Begitu juga optimalisasi potensi pendapatan dan pengelolaan aset yang fleksibel,” ujar Endry.

Saat ini, pertumbuhan ekonomi di Kota Batam menunjukkan beberapa sinyal perbaikan sebagai dampak pandemi pada tingkat global, nasional, maupun lokal.

Dimulai dari meningkatnya kinerja perdagangan internasional dan investasi kota Batam dan tumbuhnya sektor industri pengolahan dan konstruksi, peningkatan ekspor Batam dan membaiknya perekonomian mitra dagang kota Batam, seperti negara Singapura, Amerika Serikat, dan Tiongkok menjadi faktor penentu perbaikan perekonomian Batam.

“FGD ini juga kami selenggarakan sebagai sarana masukan dan analisa untuk mengetahui potensi pengembangan, pendapatan dan skema kerja sama, serta upaya mendiskusikan peluang serta menghadapi tantangan pemanfaatan aset BMN dan ADP,” kata Endry.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari masing-masing narasumber. Direktur Utama PT. Pos Properti Indonesia, Handriani Tjatur Setijowati berkesempatan untuk memaparkan rencana pengembangan aset PT. Pos Properti Indonesia. Adapun konsep optimalisasi aset yang diterapkan adalah asset mapping, asset selection dan business plan execution.

Vice President Director CV. Samara Micron Saleronell, ST Irvan menjelaskan beberapa solusi yang dapat diterapkan oleh BP Batam dalam mengelola aset antara lain, bermitra dengan UKM berpotensi dan menciptakan ekosistem bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Kabid Kepariwisataan Kota Bandung, Edward Parlindungan menjabarkan proses pengembangan destinasi pariwisata Kota Bandung yang bisa disadur oleh BP Batam beberapa diantaranya yakni, pengembangan pemasaran melalui komunitas dalam pemasaran pariwisata perkotaan yang kreatif, peningkatan penyelenggaraan kegiatan wisata pada saat musim rendah kunjungan dan pembangunan sistem transportasi dan infrastruktur terpadu.

Turut hadir dalam acara, perwakilan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia , Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia, Indonesia Marketing Association, serta mahasiswa Institut Teknologi Bandung dan Universitas Padjajaran.

Redaksi@www.rasio.co//

Pantai Batu Junjung Bintan Kembali Tercemar Limbah Minyak

0

RASIO.CO, Bintan – Sejumlah pantai di Kabupaten Bintan yang merupakan kawasan pariwisata kembali tercemar limbah minyak yang diduga berasal dari kapal.

Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Bintan Syukur Haryanto alias Buyung Adly, di Bintan, Rabu (03/11), menduga limbah minyak itu berasal dari kapal asing yang membuang sisa atau kerak minyak dari dalam tangki kapal.

Limbah itu dimasukkan dalam karung, kemudian dibuang di “Out Port Limited” (OPL) di perbatasan perairan Kepri dengan Singapura. Saat musim angin utara, seperti saat ini, limbah minyak itu kembali dibawa arus ke bibir pantai di Bintan.

“Peristiwa ini bukan pertama kali terjadi, melainkan sudah beberapa tahun lalu. Namun sampai sekarang masih terjadi. Kami minta aparat penegak hukum untuk menindaknya,” katanya.

Buyung mengemukakan limbah minyak itu merusak karang dan ekosistem di perairan. Selain itu, pantai yang dijadikan sebagai objek wisata seperti di Lagoi dan Trikora juga menjadi tercemar. Wisatawan kerap mengeluhkan kakinya terkena limbah oli itu, dan sulit dibersihkan.

“Pengusaha pariwisata menjadi semakin sulit di masa pandemi ini karena berhadapan lagi dengan permasalahan baru,” ujarnya. 

Menurut dia, limbah minyak ini juga menurunkan pendapatan nelayan karena hasil tangkapan ikan menjadi berkurang. Nelayan kerap mengeluhkan permasalahan limbah minyak yang tidak kunjung selesai.

 “Banyak kerugian yang negara alami, dan yang paling merasakan langsung dampak buruknya adalah nelayan,” tegasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri Bulalimar mengatakan pihaknya akan melaporkan permasalahan itu kepada instansi terkait, karena mencemari pantai di kawasan pariwisata.

“Pengusaha pariwisata tentu merasa resah, dan dirugikan. Kami berharap permasalahan ini segera tuntas,” katanya.

Redaksi@www.rasio.co//

Silaturahmi dengan LPM Sagulung, Amsakar Harap Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

0

RASIO.CO, Batam – Amsakar Achmad menggelar silaturahmi bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Sagulung, Kamis (4/11). Pertemuan itu membahas sejumlah persoalan di Batam.

“Kalau ada persoalan, pemerintah akan merespons cepat agar persoalan yang ada di tengah masyarakat bisa terurai,” kata Amsakar.

Ia bersyukur, saat ini masyarakat dan pemerintah mampu berjalan bersama dalam membangun Kota Batam ini. Bahkan, dalam pertemuan itu, juga dilaporkan hasil pembangunan di wilayah Sagulung.

“Ini menjadi energi positif kita. Pemerintah akan responsif terhadap keluhan masyarakat,” katanya.

Amsakar juga mengajak LPM Sagulung terus mendukung pembangunan di Batam. Ia mengungkapkan, Batam patut berbangga di tengah pandemi Covid-19 masih terdapat pembangunan yang dilakukan.

“Pembangunan infrastruktur jalan terus, sejumlah proyek besar lain pembangunan pelabuhan, bandara, KEK Kesehatan, dan sebagainya, sedang dilakukan,” ujarnya.

Selain itu, Amsakar juga mengingatkan agar semua masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan untuk memutus rantai pandemi covid-19.

“Alhamdulillah kasus Covid-19 sudah mulai melandai,” katanya.

Redaksi@www.rasio.co//

Banjir Bandang Kota Batu, 11 Orang Masih Hilang

0

RASIO.CO, Jakarta – Banjir bandang menerjang Kota Batu, Jawa Timur,  akibat hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Daerah Aliran Sungai Brantas yang berada di lereng Gunung Arjuno, Kamis (4/11).

Dilansir dalam CNNIndonesia.com, Berdasarkan laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Batu, banjir bandang tersebut menyebabkan 15 orang hanyut terseret aliran sungai yang meluap. Sebanyak empat orang sudah ditemukan dalam kondisi selamat, namun 11 lainnya masih dalam pencarian.

“Empat (orang) sudah ditemukan. Alhamdulillah selamat semua. Tinggal 11 orang yang belum ditemukan,” jelas Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/11).

Rochim menambahkan, berdasarkan laporan visual sementara dari BPBD Kota Batu, arus sungai anak sungai Brantas yang melintas di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, terpantau mengalir sangat deras dengan membawa beberapa material lumpur, batu dan potongan pohon serta puing bangunan.

Banjir bandang tersebut menurut laporan sementara telah berdampak di sejumlah desa di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Adapun rinciannya adalah Desa Sumber Brantas, Desa Bulu Kerto, Desa Tulung Rejo, Desa Padang Rejo dan Desa Sidomulyo.

“Yang terdampak ini desa yang dialiri anak sungai Brantas,” jelas Rochim.

Data kerugian materil yang dicatat sementara oleh BPBD Kota Batu meliputi empat kendaraan hanyut dan satu unit rumah terendam. Untuk percepatan penanganan banjir bandang tersebut, Tim BPBD Kota Batu dibantu lintas instansi terkait termasuk TNI dan Polri telah melakukan koordinasi, kaji cepat, pendataan lebih lanjut dan menyiapkan lokasi pengungsian.

Tim juga fokus untuk pencarian para korban dan evakuasi atau penyelamatan warga yang terdampak banjir serta pembersihan sarana dan prasarana yang terdampak banjir bandang.

“Operasi penanganan darurat sudah berjalan, tapi memang untuk malam ini fokus untuk pencarian pertolongan sama pembersihan dan pemulihan sarana prasarana vital jalan-jalan yang tertutup lumpur,” jelas Rochim.

Dalam keterangan terpisah, BPBD Kota Malang melaporkan bahwa banjir terjadi di permukiman bantaran sungai wilayah DAS Brantas yang melintasi Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Selain membawa material potongan kayu dan sampah, banjir tersebut juga menyebabkan beberapa rumah warga di Kelurahan Jatimulyo juga terendam air dengan Tinggi Muka Air kurang lebih 10 sentimeter.

“Kelurahan Jatimulyo, air sudah meluap ke permukiman dengan ketinggian 10 sentimeter,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Malang, Asmi.

Asmi menuturkn, dari kejadian tersebut, satu unit jembatan mengalami kerusakan akibat diterjang aliran banjir yang berasal dari hulu anak Sungai Brantas. Sementara itu, kerugian lain dan korban jiwa masih dalam pendataan lebih lanjut oleh tim BPBD Kota Malang.

***