Selasa, Mei 26, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 942

60 Ribu Vaksin untuk Batam

0

RASIO.CO , Batam – Jefridin Hamid mewakili Wali Kota Batam menerima 60 ribu dosis vaksin AstraZeneca bantuan Pemerintah Singapura. Jumlah tersebut merupakan sebagian dari total bantuan Singapura untuk Kepri sebanyak 122.400 dosis.

“Terima kasih atas bantuan ini. Dengan tersedianya vaksin ini semoga dapat mempercepat vaksinasi di Batam,” ujar Jefridin, usai menerima langsung vaksin di Pelabuhan Batuampar, Rabu (29/9).

Mewakili Wali Kota Batam, ia mengapresiasi bantuan yang sudah diberikan tersebut. Ia mengaku, bantuan dalam menangani Covid-19 Batam tak hanya saat ini saja. Singapura bahkan sebelumnya sudah memberikan bantuan seperti hand sanitizer dan sebagainya untuk Batam.

“Sebagai wilayah perbatasan dengan Singapura tentu perlu penanganan pandemi ini secara bersama. Atas nama Pemko Batam dan Wali Kota Batam (Muhammad Rudi) kami sangat berterima kasih,” ujarnya.

Untuk pemanfaatan vaksin tersebut. Sekda menyampaikan akan dilaksanakan secara teknis oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam seperti sasaran maupun penggunaannya.

Untuk dimetahui, hingga 27 September 2021, sudah 734.801 warga Batam divaksin Covid-19 dosis pertama atau sebanyak 80,99 persen dari total sasaran 907.317 warga. Sementara warga yang sudah menerima dosis kedua sebanyak 500.842 orang atau 55,20 persen.

“Dengan adanya bantuan dari Singapura ini semoga vaksinasi di Batam makin dipercepat hingga 100 persen dari sasaran dapat divaksin,” katanya.

Di lokasi sama, Konsul Singapura, Lim Yihong, menyampaikan rasa kebanggan Negara Singapura yang bisa berkontribusi dalam penanganan Covid-19 dan vaksinasi di Kepri maupun di Batam.

“Ini bentuk persahabatan Singapura dengan Kepri dan Batam,” ujarnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Tinjau PTM, Marlin Ingatkan Harus Disiplin Prokes

0

RASIO.CO , Batam – Awal pekan ketika pembelajaran tatap muka di Batam mulai dilaksanakan, ia meninjau SD Negeri 007 Kapling Lama Subgai Daun, Tanjungpiayu. Tak lupa pula ia mengingatkan para pelajar, guru dan orang tua untuk selalu menegakkan disiplin protokol kesehatan.

“Kita bersyukur pembelajaran tatap muka sudah dimulai. Tapi saya akan selalu mengingatkan kepada semuanya untuk disipling dengan protokol kesehatan. Kitalah yang menjaga agar tak ada kasus sebaran pandemi ini dari sekolah-sekolah,” kata Wagub Marlin tampak berbincangan dan bertanya-tanya dengan akan-anak.

Marlin paham banyak kerinduan yang ingin dilepaskan para pelajar baik dengan guru maupun teman-teman. Karena sudah hampir dua tahun semuanya sekolah secara online.Tapi Ketua Pikori BP Batam ini mengingatkan bahwa fokus utama pembelajaran tatap muka supaya semua bisa maksimal dalam proses pembelajaran.

“Kita jaga kesempatan ini agar proses belajar di sekolah bisa berlangsung terus. Tidak terganggu dengan munculkan kasus-kasus tertular dari sekolah. Kuncinya protokol kesehatan dan ikut vaksinasi untuk usia yang sudah ditetapkan,” kata Wagub Marlin.

Ia mengingatkan pada guru dan orang tua agar anak-anak mereka yang berusia 12-17 tahun untuk bersegera mengikuti vaksinasi. Ini merupakan ikhtiar dalam penanganan pandemi, dan agar Kepri lepas dari jerat pandemi ini.

Wagub Marlin bersyukur capaian vaksinasi untuk anak usia 12 – 17 tahun sudah mencapai 80,65 persen untuk dosis satu. Sudah ada 167.489 anak-anak yang divaksin dosis pertama. Sementara untuk yang kedua sudah mencapai  104.388 orang atau 50,27. Sementara, untuk Kota Batam, dosis pertamanya sudsh disuntikkan kepada 92.456 orang  dan dosis kedua kepada 57.955 orang.

“Mari kita perkuat ikhtiar ini agar upaya menangani pandemi bisa sukses. Kasus melandai, vaksinasi terus meningkat dan terbentuk kekebalan komunal,” kata Wagub Marlin.

Redaksi@www.rasio.co//

BP Batam Bahas Imigrasi dan Perizinan Bersama Asosiasi Pengusaha Batam

0

RASIO.CO , Batam – Untuk mendukung pemulihan ekonomi dan memperhatikan tingkat penyebaran Covid-19 secara global, BP Batam menggelar Coffee Morning bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam dan Asosiasi Pengusaha Batam, Rabu (29/9).

Kegiatan yang berlangsung di Marketing Center BP Batam ini membahas mengenai ketentuan imigrasi dan perizinan dalam masa pandemi dan upaya pemulihan ekonomi nasional.

Pertemuan ini juga merupakan tahap awal dalam implementasi Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal Keimigrasian dalam Masa Penanganan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Kegiatan diawali dengan paparan mengenai Perizinan Berusaha dan Perizinan Berusaha Untuk Menunjang Kegiatan Usaha yang diterbitkan oleh BP Batam yang disampaikan oleh Kepala Sub Direktorat Verifikasi Teknis PTSP, Rakhmat Ikraldo.

Aldo menyampaikan, sebanyak 9.376 perizinan berusaha diterbitkan oleh BP Batam, dimana 9.115 diantaranya merupakan perizinan berusaha untuk menunjang kegiatan usaha dan 261 lainnya adalah perizinan berusaha.

“Untuk meningkatkan pelayanan, nantinya perizinan-perizinan tersebut akan terintegrasi secara terpadu dalam sistem aplikasi Indonesia-Batam Online Single Submission (IBOSS) untuk memudahkan para pelaku usaha,” ujar Aldo.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam, Ibnu Ismoyo, mengatakan orang asing pemegang visa atau izin tinggal yang sah dan berlaku kini dapat masuk wilayah Indonesia melalui tempat pemeriksaan imigrasi setelah memenuhi protokol kesehatan.

“Seiring penurunan kasus Covid-19 di Indonesia, pemerintah membuka kembali akses bagi orang asing ke Indonesia. Jenis visa yang berkaitan dengan para pelaku usaha di Batam antara lain, visa kunjungan, visa tinggal terbatas dan izin tinggal terbatas,” ujar Ismoyo.

Ia menambahkan, upaya ini dilakukan untuk mendorong pelaksanaan proyek strategis dan Objek Vital Nasional Sektor Industri di Provinsi Kepulauan Riau, dalam hal ini Kawasan Industri Batamindo, Kawasan Industri Kabil dan Panbil Industrial Estate.

Permohonan visa kunjungan dan visa tinggal terbatas dapat diajukan secara elektronik dengan melampirkan persyaratan yang telah ditentukan dan juga melampirkan Bukti telah menerima vaksin COVID-19 dosis lengkap, surat pernyataan bersedia mematuhi seluruh protokol kesehatan yang berlaku di Indonesia dan Bukti kepemilikan asuransi kesehatan/asuransi perjalanan.

“Mereka juga harus bersedia untuk dikarantina atau isolasi mandiri (isoman) apabila nantinya terkonfirmasi positif Covid-19 dan menanggung biaya hidup secara pribadi selama isoman,” kata Ismoyo.

Angin segar ini disambut baik oleh Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri Provinsi Kepri. Ia berharap Permenkumham tersebut mampu mengakomodir dan mempermudah pengurusan visa dan izin tinggal para WNA yang bekerja di Batam.

Turut hadir dalam acara, Wakil Korwil Himpunan Kawasan Industri Kepri, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Kepala Bagian Promosi BP Batam, Perwakilan Batam Shipyard & Offshore Association, Perwakilan Asoiasi APIND Kota Batam, Batam Singapore Community Club, Dinas Tenaga Kerja Kota Batam dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam.

Redaksi@www.rasio.co//

WAS 49 Polda Kepri Berbagi Sembako di HUT ke-1

0

RASIO.CO, Batam – Bersimpena HUT ke-1 Resimen Wira Adhibrata Polda Kepri melaksankan kegiatan berbagi sembako terhadap masyarakat tidak mampu di Batam, kamis(30/09).

HUT ke-1 WAS 49 diawali melakukan pemotongan tumpeng, Rabu(29/09) sekaligus Bagikan Paket Sembako dan Tali Asih kepada Panti Asuhan, Gereja, Masjid dan masyarakat tidak mampu.

Dalam kegiatannya Alumni  Resimen Wira Adhibrata Sanskara (WAS 49) Polda Kepri melaksanakan Door To door ke beberapa tempat seperti :

a. Baksos Paket sembako ke panti asuhan Darul Muhith Permata Bandara sekaligus Potong Tumpeng dan pemberian sumbangan

b. Baksos Paket sembako Ke Pembangunan Masjid  Maulana Qurthubiy At Tarimi Kavling Sambumg dan pemberian sumbangan

c. Baksos Paket sembako Ke Gereja BNKP jemaat Kabil Pelita Kavling Pelita dan pemberian  sumbangan

d. Baksos Paket sembako Ke Gereja BNKP jemaat Kabil Pelita Kavling Pelita dan sumbangan

e. pembagian semako ke masyarakat tidak mampu di beberapa titik simpang di Kota Batam.

P

Ipda Nugroho catur prasetyo. S.Psi selaku Ketua Pelaksana kegiatan  mengatakan, peringatan HUT ke-1 Resimen WAS 49 di tengah masa pandemi Covid-19 yang belum usai ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat.

“Kegiatan ini merupakan, wujud syukur atas 1 tahun pelantikan perwira sip 49 dan Menjalin silaturahmi kepada masyarakat sekitar dan memberikan motivasi kepada generasi muda,”

“Selain itu juga meningkatkan kepekaan kepedulian terhadap lingkungan sekitar terlebih dikondisi pandemi  serta sehadiran Polri bisa bermanfaat untuk masyarakat dan negara,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga untuk memberi motivasi kepada anak-anak yatim di panti asuhan untuk dapat mencapai cita-cita  dimasa depan dan bantuan yang diberi dapat sedikit mengurangi beban dari masyarakat yang terdampak ditengah pandemic Covid-19.”tutupnya.

adi@www.rasio.co //

Gelar FGD Demi Perkuat Pengembangan Aset

0

RASIO.CO , Batam – BP Batam melalui Pusat Pengembangan menyelenggarakan Focus Group Discussion bertajuk Pengembangan Sektor Pariwisata untuk Aset dalam Penguasaan dan Barang Milik Negara BP Batam di Hotel Royal Malioboro, Yogyakarta. Rabu(29/9).

FGD ini menghadirkan dua narasumber yaitu Direktur Pemasaran Pariwisata Badan Pelaksana Otorita Borobudur, Agus Rochiyardi dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Stadion Maguwoharjo, Sumadi dimoderatori oleh Kepala Bidang Ekonomi Makro dan Pengembangan KPBPBB BP Batam, Barlian Untoro.

Hadir sebagai peserta delegasi Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Dinas Koperasi dan UKM Daerah lstimewa Yogyakarta, DPD PUTRI Daerah Istimewa Yogyakarta, sejumlah pejabat eselon II, III, dan IV  di lingkungan BP Batam dan Konsultan.

Kepala Pusat Pengembangan BP Batam, Irfan Syakir Widyasa mewakili Rudi dalam arahan dan sambutanya secara hybird mengatakan BP Batam sebagai pengelola KPBPB Batam dan KEK Batam mempunyai misi salah satunya untuk melakukan pengembangan pariwisata di Kota Batam.

“Kita ketahui bersama, saat ini Batam dan juga semua daerah di Indonesia sedang berjuang untuk pemulihan sendi-sendi ekonomi, pemerintah senantiasa mendorong agar bagaimana ekonomi Batam dapat terus bergerak tumbuh, salah satu cara dengan potensi yang dimiliki adalah meningkatkan pendapatan pada sektor pariwisata,” kata Irfan.

“Usaha pemulihan tersebut memerlukan upaya pengembangan destinasi pariwisata baru di Batam dan sumber SDM yang mendukung sektor pariwisata Kota Batam agar tetap dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke Kota Batam,” lanjutnya.

Pihaknya menilai dalam prosesnya saat ini diperlukan kesiapan sarana dan prasana dalam menjalankan protokol kesehatan di tengah Pandemi Covid-19. Selain itu juga dibutuhkan penyamaan persepsi mengenai pengembangan sektor pariwisata untuk ADP dan BMN BP Batam. 

 “Maka melalui FGD ini harapannya dapat memberikan wawasan, masukan keilmuan dan inovasi yang dapat mendukung pengembangan pariwisata di Batam hingga dapat memberikan multiplier effect kepada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Batam ,” harapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa saat ini pertumbuhan ekonomi di Kota Batam mulai memulih, hal ini didasarkan pada beberapa sinyal perbaikan ekonomi terekam, baik pada level global, nasional, maupun lokal.

Pertama, membaiknya kinerja perdagangan internasional dan investasi kota Batam. Kedua, mulai tumbuhnya sektor industri pengolahan dan konstruksi pada triwulan II 2021 yang berperan sekitar 70 persen terhadap PDRB kota Batam.

Ketiga, terus membaiknya perekonomian mitra dagang kota Batam, seperti Singapura, Amerika Serikat, dan Tiongkok. Dan Keempat, membaiknya perekonomian domestik yang teridentifikasi melalui Purchasing Manager’s Index (PMI) dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia.

“Salah satu inisiasi pemulihan perekonomian dengan menggenjot pariwisata adalah akan diterapkannya travel bubble di Batam. Kondisi tersebut dapat dijadikan momentum BP Batam untuk memberikan fokus perhatian terhadap sektor pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan maupun optimalisasi potensi aset untuk dikembangkan,” tuturnya.

Sementara dua narasumber menyatakan sepakat bahwa ADP dan BMN yang dimiliki harus dikelola secara baik dalam hal pemanfaatannya, perencanaan yang efisien dan efektif serta transparan dan akuntabel dalam penyajian pelaporan dan pengawasannya.

“Terus terang dalam pengelolaan aset yang dimiliki agar lebih dinamis untuk menyikapi kemajuan teknologi dalam pengembangan dunia pariwisata, dibutuhkan pendekatan pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata yang up to date,” pungkas Direktur Pemasaran Pariwisata Badan Pelaksana Otorita Borobudur, Agus Rochiyardi.

Redaksi@www.rasio.co//

Maksimalkan Potensi Besar Sektor Pertanian

0

RASIO.CO , Batam – Wagub Marlin menghadiri pelantikan DPD Perempuan Tani, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Provinsi Kepri Masa Bhakti 2021-2026 di Hotel Pasific Palace, Batam, Rabu (29/9). Ia mengatakan meski sebagai daerah kepulauan, potensi pertanian Kepri tetap besar. Karena itu, potensi besar ini harus dimaksimalkan.

“Saat pandemi ini, sektor pertanian tetap tumbuh. Agustus kemarin pun Kepri bisa melepas ekspor produk pertanian ke seluruh negara. Ini menunjukkan potensi pertanian kita masih besar,” katanya.

Agustus lalu, Wagub Marlin memang ikut melepas produk pertanian Kepri. Pelepasan ekspor itu dilakukan bersama Presiden Jokowi secara virtual.

Ekspor produk pertanian Kepri pun selalu mengalami peningkatan. Untuk tahun 2020, misalnya, ada peningkatan 14 persen lebih dibanding ekspor produk pertanian tahun 2019. Karena itu Wagub Marlin yakin potensi pertanian dan produk pertanian masih sangat besar.

Pelantikan DPD Pertani HKTI Provinsi Kepri  dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP Pertani HKTI Dian Noviati Susanto secara virtual dari Jakarta. Pengurus terpilih selanjutnya mengikuti pembacaan sumpah dan janji.

Usai melantik secara resmi, Dian Novianti Susanto mengatakan, kalau sektor pertanian di Indonesia masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Karena itu, pembanguan sektor pertanian masih menjadi prioritas kedepannya.

Menurutnya,  pandemi covid 19 yang masih terjadi sampai saat ini, tidak serta merta menghantam sektor pertanian. Tetapi justru, sektor ini masih terus bertumbuh secara positif ditengah kondisi pandemi yang masih terus terjadi.

Hal ini membuktikan, sektor pertanian tidak terdampak dan justru terus tumbuh. Bahkan sektor ini, mampu terus mendorong tumbuhnya kedaulatan dan ketahanan pangan. Disisi lain, sektor pertanian inipun terus mampu untuk menyediakan ketersediaan pangan.

Sementara Walikota Batam Muhammad Rudi, menyambut baik dilantiknya kepengurusan DPD Pertani HKTI Kepri. Meski  pengembangan sektor pertanian khsusunya di Kota  Batam, sejatinya tidak dikembangkan untuk sektor pertanian. Tapi mudah- mudahan sektor pertanian akan bisa dikembangkan di kabupaten/kota lain di Kepri, tuturnya.

Sedangkan Ketua DPD Pertani HKTI Provinsi Kepri Rina Sriatun Safitri menyebutkan, akan terus membantu Pemerintah Provinsi Kepri dalam upaya mendorong makin majunya lagi sektor pertanian di Kepulauan Riau.

Dirinya juga yakin, kepengurusan baru ini akan terus menjadikan pertanian di Kepri makin berkembang pesat. Terutama pengembangan sektor  pertanian yang akan menghasilkan aneka sayur mayur.

Redaksi@www.rasio.co//

Pendidikan Menjadi Mahal Bagi Masyarakat Pesisir di Lingga

0

RASIO.CO, Lingga – Kemiskinan merupakan salah satu problem sosial yang amat serius. di masyarakat pesisir khususnya Pulau Pekajang dan Berhala di Kabupaten Lingga. Faktor pendidikan menjadi salah satu hal yang penting dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat.

Sayangnya, hingga saat ini pendidikan menjadi sesuatu yang mahal bagi masyarakat pesisir. Sarana dan prasarana yang minim menjadi faktor penghambat berkembangnya pendidikan di daerah pesisir Kabupaten Lingga yang menjadi perbatasan dengan daerah lain.

Dua daerah di Kabupaten Lingga yakni Desa Berhala dan Desa Pekajang memiliki sekolah yang masih butuh perhatian adalah SD di Desa Berhala Kecamatan Singkep Selatan, dan SD dan SMP yang ada di Pulau Pekajang. Kecamatan Lingga.

SD Negeri 005 Desa Berhala

Sarana dan prasana pendidikan di SD Negeri 005 tersebut sangatlah minim, mulai dari persoalan biaya transportasi yang sangat mahal, tak sebanding dengan gaji guru honorer yang hanya 600 ribu perbulan hingga fasilitas pembangunan sekolah yang serba tidak lengkap.

Mahalnya biaya transportasi menjadi persoalan yang utama, bagi pengajar, “mau menangis tidak ada air mata, mau menjerit tidak ada suara” kata Juniardi kepala sekolah SD Negeri 05 Berhala, Selasa (28/9/2021)

Dikatakan, transportasi reguler tidak ada hingga para guru harus mencarter speedboat dari pelabuhan Dabo dengan biaya sekali jalan Rp 1 juta. “Itupun pada musim gelombang tenang, jika memasuki musim Utara dan selatan tidak ada yang mau mengantar kalau adapun biayanya memjadi Rp 2 juta rupiah,” ucapnya.

Sementara itu di sisi pembangunan sekolah juga sangat minim, sejak dibangun pada tahun 2002 lalu di usul kan agar pemerintah merelokasi pembangunannya kembali mengingat keadaan fisik bangunan sudah tidak memungkinkan lagi untuk direnofasi, pondasinya sudah pada retak dan pecah, atap sudah banyak bocor, selain itu tidak memiliki majelis guru dan WC baik untuk guru maupun anak didik

Keberadaan pembangunan yang ada saat ini yakni Bangunan 6 Kelas dengan jumlah tenaga pendidik guru PNS 4 orang, guru Honor 2 oran, GTT Kabupaten 1 0rang serta Penjaga Sekolah 1 Orang dengan Jumlah Murid 20 orang Kelas 1 hingga kelas 6.

Sekolah di Pulau Pekajang

Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri. 008 Lingga, Desa Pekajang, Jailani S.Pd mengatakan, saat ini jumlah guru di SD. 008 Lingga sebanyak 8 orang, diantaranya 6 guru PNS dan dua guru honor, dengan 56 orang anak murid. saat ini SD. 008 belum adanya perpustakaan, dan untuk majelis guru karena sekolah ini sudah lama meski bagus, namun majelis terlalu kecil untuk kapasitasnya, kalau untuk Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) kami sudah ada yang dibangun pada tahun 2019.

Jailani menjelaskan, yang menjadi kendala kami diwilayah perbatasan ini, adalah jaringan internet untuk komunikasi, walau pun saat ini sudah ada tower mini, tapi sulit diakses untuk pengiriman fail bisa satu hari baru masuk. selain itu, transportasi juga menjadi kendala bagi kami, sekarang ini kami terbantu dengan adanya Tol Laut, yang masuk dalam 12 hari sekali, namun terkadang Tol Laut tersebut tidak masuk karena sedang dok atau terkait kontrak akhir tahun.

“Untuk berdirinya SDN. 008 ini, kami tidak mengetahuinya secara pasti, hanya dari informasi SDN. 008 ini didirikan sejak kapal keruk Timah Riau Tin Mining (Ritin), beroperasi di laut Desa Pekajang ini, saat ini kami sangat berharap ada penambahan terutama terkait jaringan internet, karena sangat sulit jika kami tidak memiliki jaringan internet yang baik, karena pelaporan pekerjaan banyak menggunakan online,” kata Jailani yang dihubungi melalui telepon selulernya. Rabu (29/9/2021).

Dalam belajar mengajar, lanjut Jailani, kami SDN.008 mengikut arahan dari dinas dan Satgas Covid-19, jika dinas mengarahkan untuk belajar secara Daring kami akan Daring, namun untuk sekarang dalam belajar mengajar kami sudah tatap muka.

“Murid SDN. 008 di Desa Pekajang ini, minat sekolah muridnya sangat tinggi, kami sebagai tenaga pengajar juga merasa puas dengan minat belajar mereka yang tinggi tersebut, ditambah lagi adanya dukungan dari masyarakat cukup kuat,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri. 004 Lingga, di Desa Pekajang, Riki Richardo menyampaikan, di SMPN. 004 terdapat 9 orang guru PNS, 1 guru honor, 1 Tata usaha dan 1 penjaga sekolah, semuanya berjumpah 12 orang. sementara untuk siswa kami berjumlah 27 orang, dan 1 siswa diantaranya berasal dari Provinsi Bangka Belitung.

Kondisi fisik dari gedung SMPN ini, jelas Riki, sebenarnya sudah tidak layak lagi di gunakan untuk ruang belajar mengajar, 3 ruang kelas dan 1 majelis guru yang dibangun pada tahun 2012, yang sampai saat ini belum pernah di rehab, dengan kondisi plafonnya sudah habis semua karena terbuat dari baja ringan, karena untuk Plafon yang menggunakan kerangka baja ringan tidak cocok untuk di daerah pulau lebih bagus menggunakan kayu, dimana angin kencang dan cuaca selalu tidak menentu.

“Untuk bangunan lainnya, seperti Perpustakaan, Gudang dan Kantin pernah di rehab menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2018, namun 3 ruang untuk proses belajar mengajar dan majelia guru belum pernah direhab,” ungkap Riki.

Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah hingga saat ini belum menjadi solusi bagi tenaga pengajar maupun anak anak di daerah pesisir untuk mendapatkan pendidikan yang maksimal. Letak daerah yang jauh dari pusat pemerintahan maupun ekonomi menjadi penyebab mahalnya tranportasi yang ditempuh. Minimnya fasilitas penunjang juga menjadi faktor lain yang menyebabkan hingga saat ini, pendidikan di daerah pesisir mendapat julukan “terbelakang”.

Upaya Pemerintah Daerah

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Lingga, Junaidi Adjam, mengatakan, sesuai tugas dan fungsi yang dimiliki, pihaknya telah berupaya meminimalisir hambatan proses belajar mengajar di sekolah sekolah di pesisir Lingga.

Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah dengan mengusulkan insentif guru terpencil kepada Kementerian Pendidikan. Upaya ini membuahkan hasil pada Tahun 2021, Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga berupaya keras untuk memperjuangkan tunjangan guru yang berada di daerah khusus.

“Dengan berbagai upaya yang kami lakukan maka Kemendikbud Ristek merealisasikan pembayaran Tunjangan Khusus Guru (TKG) di Lingga,” kata Junaidi.

Junaidi mengatakan pada 2019 lalu hanya 15 orang guru PNS dari 2 sekolah yang berada di Desa Pekajang, Kecamatan Lingga,yang mendapatkan tunjangan khusus.

Untuk itu, pada 2020 Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga kembali mengusulkan TKG ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Yang akhirnya disetujui hanya 11 desa, 29 sekolah dan sebanyak 136 guru PNS dan Honorer mendapatkan TKG dengan pembayaran Cary Over (CO) di 2021 berdasarkan Permendikbud nomor 19/2019.

Pada 2021 ini, dengan Kepmendikbud No.160.P/2021 tentang daerah khusus berdasarkan kondisi geografis atau Indeks Akses Satuan Pendidikan (IASP), dari 75 Desa di Lingga hanya 12 Desa yang disetujui dan masuk 31 sekolah.

“Sehingga sebanyak 152 guru PNS dan 42 guru Honorer mendapatkan TKG untuk Triwulan I dan Triwulan II di tahun 2021 ini,” jelas Junaidi.

Selain memperjuangkan tunjangan khusus ini, sesuai ketersediaan anggaran Disdikpota Lingga juga terus membuat program untuk melengkapi fasilitas dan sarana penunjang di seolah sekolah pesisir.

“Semoga dengan berbagai upaya yang kita lakukan dapat memotivasi guru dan para anak didik untuk lebih semangat dalam menumpuh pendidikan. Ke depannya kita berharap pendidikan di pesisir lebih baik,” imbuhnya. (tim)

Terima Keluhan, Ketua DPRD Lingga Datangi PLN

0

RASIO.CO, Lingga – Ketua DPRD Lingga datangi sentra PLN Daik Lingga terkait keluhan dari masyarakat karena sering terjadi pemadaman aliran listrik di sejumlah wilayah Lingga. Rabu (29/9).

Ketua DPRD Lingga, Ahmad Nashiruddin mengatakan adapun kedatangannya ke sentra PLN Daik Lingga tersebut untuk melihat dan mendengarkan langsung kendala atau penyebab terjadinya pemadaman aliran listrik kerumah- rumah warga yang sering terjadi belakangan ini.

“Kedatangan kami untuk mengetahui dan mendengarkan langsung, apa yang menjadi penyebab atau kendala terjadinya pemadaman aliran listrik, yang dikeluhkan masyarakat,” kata Ahmad Nashiruddin kepada media.

Dalam waktu dekat ini, jelas Ahmad Nashiruddin, kami akan memanggil pihak manajemen PLN Daik Lingga untuk mempertanyakan terkait keseriusan pihak PLN Daik Lingga dalam memberikan pelayanan aliran listrik pada masyarakat.

“Memburuknya pelayanan PLN Daik Lingga ini sudah terhitung satu tahun. sampai kapan akan begini terus, sering terjadi pemadaman listrik,” terangnya.

Saat ini, lanjut Ahmad Nashiruddin, aliran listrik sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat baik itu dari sektor perkantoran atau perekonomian jika sering terjadi pemadaman aliran listrik maka banyak kegiatan perkantoran dan perekonomian masyarakat jadi terkendala.

“Tentunya kami sebagai wakil dari rakyat akan senantiasa merespon keluh kesah masyarakat terkait hal ini. Mari kita sama-sama memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat kita,” tutupnya.

Puspan

Ansar Minta Pelayanan Publik Harus Transparan dan Akutabel

0

RASIO.CO , Tanjungpinang – Ansar membuka Workshop Pengelolaan Pelayanan Publik yang Baik secara virtual di Ruang Kerjanya. Rabu (29/9).  Ia mengatakan peningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat merupakan salah satu prioritas yang sedang di benahi oleh Pemprov Kepri saat ini.

“Kami sangat menyambut baik diadakannya kegiatan workshop ini, dengan harapan melalui workshop ini kita bisa mengevaluasi dan lebih meningkatkan Pengelolaan Pelayanan Publik yang lebih baik lagi untuk kedepannya,” ujar Gubernur. 

Berbagai pola atau sistem penanganan pelayanan publik terus di kembangkan oleh Pemprov Kepri, dan dengan sistem pelayanan digital agar lebih transparan, efesien dan efektif. Sehingga mampu  menjamin semuanya dan itu juga indikator mengurangi angka indeks korupsi di Provinsi Kepulauan Riau kedepannya. 

“Sesuatu yang kita bangun secara sistematis dengan target sasaran pelayanan jelas. Maka, kita yakin perbaikan manejemen pengelolaan pelayanan publik yang baik dapat segara diwujudkan di Provinsi Kepulauan Riau,” ungkapnya.   

Turunanya, harus dipakuoan juga oleh  juga pemerintah Kabupaten dan Kota se-Provinsi Kepulauan Riau. Gubernur menyampaikan bahwa Pemda berkewajiban untuk membangun manajemen pelayanan publik yang mengacu pada asas-asas yang tertuang dalam Pasal 345 UU RI Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. 

“Kami terus mengedukasi para ASN yang memiliki porsi pelayanan publik agar terus bisa mereposisi diri mereka bahwa sesungguhnya mereka adalah pelayan publik yang harus bisa memberikan yang terbaik.  bukan justru ASN yang minta dilayani oleh masyarakat,” tegasnya. 

Disamping itu, Gubernur  menjelaskan bahwa  dengan terbitnya Pepres 76 tahun 2013 sebagai tindak lanjut dibentuknya Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) yang merupakan integrasi pengelolaan pengaduan pelayanan publik secara berjenjang pada setiap penyelenggara dalam kerangka sistem informasi pelayanan publik. 

Sehingga pengaduan masyarakat mengenai pelayanan publik dapat ditangani dengan cepat, transparan, dan akuntabel sesuai dengan kewenangan masing-masing dan mendorong peningkatan kinerja pelaksana pelayanan publik dalam pengelolaan pengaduan pelayanan publik. 

“Dengan adanya SP4N, pelayanan pengaduan masyarakat yang tersistematis dan terintegrasi merupakan salah satu bentuk pembangunan manajemen pelayanan publik dalam peningkatan peran serta masyarakat dalam pengawasan kinerja Pemerintah,” jelas Gubernur. 

Adapun Data Pengelolaan Pengaduan Masyarakat Melalui Aplikasi SP4N Lapor di Kepulauan Riau dari 1 Januari sampai dengan 28 September 2021, jumlah pengaduan yang diterima sebanyak 25 pengaduan, umlah pengaduan selesai di tindaklanjuti sebanyak 16 atau 64 persen. Sedangkan jumlah lengaduan belum selesai ditindaklanjuti sebanyak 9 atau 36 persen. 

“Intinya, layani masyarakat dengan sepenuh hati. Jangan dipersulit jika bisa dilakukan dengan mudah. Tanamkan didiri kita, sebagai ASN bahwa dalam bertugas melayani masyarakat ini adalah bagian dari ibadah,” pungkasnya. 

Redaksi@www.rasio.co//

Tiga Terdakwa Pengeroyokan Helmi Hemilton Dituntut setahun Penjara

0

RASIO.CO, Batam – Jaksa Penuntut Umum(JPU) Herlambang Adhi Nugroho menuntut tiga terdakwa pengeroyokan  terhadap mantan anggota DPRD Batam, helmi Hemilton setahun penjara, Rabu(22/09) lalu.

Ketiga terdakwa Herman alias Aman, Diyanti Siong alias Celline dan Rudy Hartono alias Rudi menurut JPU terbukti melanggar Pasal 170 Ayat(2) ke-1 KUHPidana sebagaimana dalam dakwaan Subsidair.

Dimana dalam pasal tersebut ancaman hkuman paling lama 7 tahun , namun JPU menuntut setahun penjara dan jaksa berkeyakinan Pasal 170 Ayat(2) ke-2 KUHPidana ketiga terdakwa tidak terbukti.

Baca juga : https://www.rasio.co/helmi-hemilton-laporkan-hakim-ke-bawas/

“Menyatakan terdakwa Herman, Diyanti Siong dan Rudy Hartono telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana “dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama sengaja menghancurkan barang atau jika kekerasan yang digunakan mengakibatkan luka-luka”melanggar Pasal 170 Ayat(2) ke-1 KUHPidana sebagaimana dalam dakwaan Subsidair Penuntut Umum.”

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa terdakwa Herman, Diyanti Siong dan Rudy Hartono dengan pidana penjara maisng-masing selama 1(satu) tahun dikurangi selama para terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah agar para terdakwa tetap ditahan.” Kata Herlambang bebera waktu lalu.

Tiga terduga kasus penggeroyokan manta anggota DPRD Batam Helmi Hemilton di salah satu café di Harbourbay dijerat Jaksa Pasal 170 Ayat(2) ke-2 KUHPidana ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara.

Dan atau SUbsidair Pasal 170 Ayat(2) ke-1 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara. Diduga ketiga terdakwa berusia Herman(29) kelahiran 1992.

Sedangkan Rudi Hartono(24) kelahiran 1997 dan Diyanti Siong(26), dimana perkaranya sempat disamarkan di SIPP PN Batam.

Diduga akibat penggeroyokan mantan anggota dewan mengalami cidera serius. Pengeroyokan terjadi diduga di  Cafe Nomad Bar And Resto Harbourbay. Sekira bulan May 2021.

Perkara kasus dugaan penggeroyokan terhadap korban sempat viral dimana salah satu terdakwa merupakan wanita muda. Dan sidang saat ini masuk tahap menghadirkan saksi korban di PN Batam.

Sesuai dilansir sipp pn Batam. Sening(30/08) Ketiga terdakwa dijadwalkan sidangnya. Rabu(01/09) dan dua kali sidang sebelumnya JPU Herlambang belum berhasilkan hadirkan saksi.

Ketiga terdakwa diduga melakukan penggeroyokan terhadap mantan anggota DPRD Batam tersebut sekira bulan May 2021 di Harbourbay Batam. Pukul 2.30 WIB.

Berawal pada hari Sabtu tanggal 01 Mei 2021 sekira pukul 23.30 wib terdakwa Herman I, terdakwa Diyanti dan bersama dengan terdakwa Rudi Hartonodan duduk-duduk ke Cafe Blue Fire Harbourbay, Batam.

Ketiga terdakwa keluar dari dari Cafe Blue Fire, bertepatan di parkiran depan café Nomad Bar, berpapasan dengan korban sedang mengendarai mobil dan mengklakson Panjang terhadap terdakwa Herman.

Terdakwan Herman diduga emosi menghardik korban dan mengatakan “Woy turun kau!” lalu menendang pintu kiri mobil korban. Sesui dakwaan jaksa di sipp pn batam.

Terdakwa Herman mengatakan “Kau mau apa ?” dan saksi korban  menjawab “saya tidak mau apa-apa”, lalu terdakwa Herman diduga langsung memukuli saksi korban.

lalu saksi korban membalas dengan memukul kembali terdakwa Herman. Selanjutnya terdakwa memukul dada saksi korban dengan menggunakan tangan kanan terdakwa 1 kali.

Lalu terdakwa Herman mendorong saksi korban hingga terjatuh di depan mobilnya. Selanjutnya dipisahkan oleh orang-orang yang berada di tempat tersebut.

Selanjutnya saksi korban membalas dengan menendang perut terdakwa dan kemudian terdakwa Herman memukul dada korban sambil mendorong badan saksi hingga terjatuh kembali.

Selanjutnya, terdakwa Rudi Hartono terdakwa sambil berlari dan menendang saksi korban dibagian pundak kiri sebanyak 1 kali, lalu memukuli kepala saksi korban. Selanjutnya kedua terdakwa secara bersama-sama menarik saksi korban hingga berdiri. Terdakwa Rudi memiting kepala korban hingga tersungkur ke tanah.

Diduga terjadi pergulatan antara terdakwa Rudi dan korban, namun teman korban Diyanti Siong ikut memukul korban dibagian perut.

Bahwa perbuatan para terdakwa tersebut mengakibatkan saksi korban mengalami luka-luka sebagaimana Surat Hasil Visum Et Repertum Rumah Sakit Awal Bros Nomor : RM/767/RSAB/VER/VI/2021 tanggal 02 Mei 2021.

adi@www.rasio.co //