Selasa, Juni 2, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 951

Mulai Hari ini, Polres Karimun Gelar Ops Patuh Seligi 2021

0

RASIO.CO, Karimun – Kepolisian Resor Karimun Polda Kepri menggelar Operasi Patuh Seligi 2021 mulai hari ini, Senin (20/9).

Operasi terpusat itu akan digelar selama 14 hari kedepan dengan sasaran penindakan terhadap pelanggar lalu lintas di wilayah Kabupaten Karimun. Selain terhadap pelanggar lalu lintas, sasaran operasi patuh seligi ini juga akan menekan segala bentuk kegiatan masyarakat yang menyebabkan terjadinya klaster penyebaran Covid-19

Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano mengatakan, Operasi Patuh Seligi 2021 mengambil tema ‘Melalui Operasi Patuh 2021 Kita Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan dan Tertib Berlalu Lintas dalam rangka mencegah penyebaran covid-19 serta mewujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap’.

“Pagi hari ini kita melaksanakan apel Ops Patuh Seligi 2021 untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel dan sarana pendukung lain sehingga kegiatan Operasi dapat berjalan dengan optimal dan berhasil sesuai dengan tujuan dan sasaran,” kata AKBP Tony, Senin (20/9/2021).

Kapolres menyebutkan, terdapat beberapa poin sasaran operasi patuh seligi 2021, antara lain yakni menekan segala bentuk kegiatan masyarakat yang menyebabkan terjadi penyebaran Covid-19, sekaligus mendisiplinkan masyarakat agar patuh Protokol Kesetan.

Kemudian, sasaran operasi ini juga mengincar para pengendara yang melakukan pelanggaran, seperti tidak patuh lalu lintas dan tidak melengkapi dokumen kendaraan.

“Disamping ingin meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan Covid-19 sehingga dapat mewujudkan keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran berlalulintas dan memutus rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

Operasi Patuh Seligi 2021 akan berlangsung dari 20 September – 3 Oktober 2021. Selain Polri, Operasi Patuh juga akan melibatkan sejumlah instansi terkait untuk mendorong suksesnya operasi tersebut.

(rc)

Dispar Dorong Pelaku Ekraf Bangkit Lawan Pandemi

0

RASIO.CO , Tanjungpinang – Dinas Pariwisata Provinsi Kepri berupaya mendorong pelaku ekonomi kreatif dan usaha kecil menengah bangkit di masa pandemi COVID-19

Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar, di Tanjungpinang, Jumat (17/09), mengatakan, berbagai kegiatan kepariwisataan yang digelar secara terbatas melibatkan banyak pihak, seperti seniman, pelaku usaha kecil menengah dan pemilik peralatan musik.

“Sektor pariwisata agak lambat berkembang sehingga mempengaruhi ekonomi kreatif dan UKM. Kalau sektor pariwisata bangkit, kami yakin dan optimistis kedua sektor itu juga bangkit,” katanya.

Bulalimar mengemukakan Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengarahkan agar kegiatan Dinas Pariwisata Kepri mendorong pemberdayaan masyarakat dan berperan dalam meningkatkan produktivitas UKM.

Sejumlah kegiatan kepariwisataan yang digelar terbatas Dinas Pariwisata, yang bekerja sama dengan pihak lainnya dalam beberapa bulan terakhir memberi dampak positif bagi para seniman, pelaku ekonomi kreatif dan UKM. Kegiatan kepariwisataan yang sudah dilaksanakan di sejumlah mal di Batam, dan kegiatan lainnya di Kabupaten Bintan.

Bahkan Dinas Pariwisata mendorong para pengusaha yang tidak terlalu terdampak pandemi COVID-19 untuk membantu meningkatkan produktivitas UKM.

“Ada cukup banyak pengusaha yang tergerak hatinya untuk membantu masyarakat yang kurang mampu,” ucapnya.

Buralimar optimistis sektor pariwisata bangkit setelah pemerintah dan masyarakat secara umum berupaya keras menurunkan potensi penularan COVID-19. Persentase vaksinasi yang diberikan kepada aparatur pemerintahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat, yang tinggi, di atas nasional, juga  mendorong kepercayaan publik untuk berwisata di Kepri.

Saat ini, kata dia kemajuan pariwisata di Kepri dipengaruhi kasus aktif COVID-19. Semakin rendah kasus aktif COVID-19, seperti yang terjadi saat ini, maka sektor pariwisata akan bangkit.

“Pelaku usaha kepariwisataan sekarang hanya berharap dari wisatawan lokal dan nusantara. Jumlahnya sudah semakin baik. Namun kami berharap wisman, terutama dari Singapura dapat berkunjung ke seluruh objek wisata di Kepri. Ini akan berdampak positif pada sektor perekonomian masyarakat,” tuturnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Kecelakaan Kapal, 2 Orang Dalam Pencarian

0

RASIO.CO , Batam – Dua orang hilang dalam kecelakaan kapal KLM Tirta Mulya GT 142 yang mengalami kebocoran dan tenggelam di Perairan Batuampar Kota Batam. Minggu (19/09).

“Dua orang masih dalam pencarian yaitu Andi Abdul Gani dan Sopyan. Sopyan diketahui berusia 38 tahun asal Jakarta,” kata Kepala Basarnas Tanjungpinang sekaligus Kepala Seksi Ops dan Siaga, Miswadi dilansir antaranews.com

Seorang korban lainnya selamat, yaitu Hasil (59) asal Pontianak, Kalbar. KLM Tirta Mulya yang mengalami kecelakaan merupakan kapal kayu yang memuat 14.000 sak atau 700 ton semen.

Ia mengatakan pada Ahad pagi KLM Tirta Mulya GT 142 bertolak dari Pelabuhan Batu Ampar ke anchorage untuk memperbaiki kebocoran pada lambung kapal bagian belakang, kamar mesin. Kapal itu kemudian melakukan labuh jangkar di Perairan Batuampar.

Dua orang anak buah kapal, Nurdin dan Sopyan naik ke atas KLM Tirta Mulia GT142 untuk membantu proses penanggulangan kebocoran kapal.

“Pada saat awak kapal melakukan upaya penanggulangan kebocoran kapal dengan pemasangan pompa Alkon pada KLM Tirta Mulia GT 143 tiba-tiba air masuk ke dalam kapal dan mengakibatkan kapal karam dan dua orang diduga ikut tenggelam, hingga saat ini belum ditemukan,” kata dia.

Begitu mendengar kejadian itu, pihaknya langsung menunjuk koordinator misi SAR dan menurunkan enam orang personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Batam untuk segera bergerak ke lokasi kejadian kecelakaan. Pencarian dilakukan dengan melibatkan unsur gabungan dari Kantor SAR Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Ditpolair Polda Kepri, TNI AL dan masyarakat setempat.

“Kami melakukan pencarian menggunakan kapal karet, alat selam, palkom, palmedis evakuasi dan pakaian COVID-19,” kata dia.

***

Presiden Sampaikan Kontribusi Indonesia Hadapi Situasi Darurat

0

RASIO.CO , Jakarta – Saat ini, dunia tengah menghadapi situasi sulit dalam sejumlah sektor, termasuk sektor energi dan iklim. Situasi sulit tersebut tidak dapat ditangani oleh satu negara saja, melainkan dibutuhkan aksi bersama dalam skala global.

Dari sektor energi, pemerintah telah mencanangkan transformasi menuju energi baru dan terbarukan, serta akselerasi ekonomi berbasis teknologi hijau pada bulan Agustus lalu.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada pertemuan Major Economies Forum on Energy and Climate 2021 melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 17 September 2021.

“Kredibilitas, khususnya aksi konkret, sangat krusial,” ujar Presiden.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menyampaikan komitmen Indonesia untuk berkontribusi dalam menghadapi situasi darurat tersebut. Dari sektor energi, pemerintah telah mencanangkan transformasi menuju energi baru dan terbarukan, serta akselerasi ekonomi berbasis teknologi hijau pada bulan Agustus lalu.

“Untuk mewujudkan transformasi ini, kami telah menyusun strategi peralihan pembangkit listrik dari batu bara ke energi baru terbarukan, mempercepat pembangunan infrastruktur energi baru terbarukan yang didukung pelaksanaan efisiensi energi, meningkatkan penggunaan biofuels, dan mengembangkan ekosistem industri kendaraan listrik,” tuturnya.

Selain itu, Presiden mengungkapkan bahwa Indonesia telah menargetkan netral karbon (Net Zero) pada tahun 2060 dengan kawasan percontohan yang masih terus dikembangkan.

“Termasuk pembangunan Green Industrial Park seluas 20 ribu hektare, terbesar di dunia, di Kalimantan Utara,” ungkap Presiden.

Terkait transisi energi, Presiden menuturkan bahwa kemitraan global sangat diperlukan karena transisi energi bagi negara berkembang membutuhkan pembiayaan dan teknologi yang terjangkau.

“Kami membuka peluang kerja sama dan investasi bagi pengembangan bahan bakar nabati, industri baterai litium, kendaraan listrik, teknologi carbon, capture, and storage, energi hidrogen, kawasan industri hijau, dan pasar karbon Indonesia,” imbuhnya.

Terakhir, Kepala Negara menyampaikan dukungannya terhadap Global Methane Pledge atau ikrar aksi bersama yang bertujuan mengurangi 30 persen emisi metana global pada tahun 2030.

Presiden menyebut, Global Methane Pledge dapat menjadi momentum penguatan kemitraan dalam mendukung kapasitas negara berkembang.

“Bersama Amerika Serikat dan 45 negara lainnya, Indonesia juga telah bergabung dalam Global Methane Initiative. Pengurangan emisi metana telah masuk dalam Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia,” tandasnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Kantor Imigrasi Dabo Singkep Terima Penghargaan dari KPPN Tanjungpinang

0

RASIO.CO, Lingga – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, terima sertifikat penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tanjungpinang. yang diserahkan oleh Kasi Bank KPPN Tanjungpinang, Mastrianto secara langsung di ruang pertemuan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep. Jumat (17/9) lalu.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Nayaka Duta Harahap mengatakan, penyerahan sertifikat tersebut, diberikan atas perolehan Peringkat 3 Triwulan I, Januari – Maret, dan Peringkat 4 Semester I dari Januari – Juni dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjungpinang, atas pelaporan LPJ Bendahara Akurat dan Tepat Waktu Kategori Uang Persediaan 50 juta s/d 100jt.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan apresiasi penghargaan dari KPPN Tanjungpinang, serta terima kasih kepada penyelenggara atas penghargaan yang diberikan, semoga dapat memberikan motivasi kami untuk bekerja lebih baik lagi,” kata Nayaka Duta Harahap, kepada media. Senin (20/9/2021).

Penghargaan ini, jelas Nayaka, adalah buah dari hasil kerja keras jajaran pegawai di Kantor Imigrasi Dabo Singkep, yang terlibat dari Kepala Kantor, Pejabat teknis hingga bendaha sendiri serta pelaksana kegiatan.

“Semua adalah kerja keras bersama sehingga mendapatkan penghargaan dari KPPN Tanjungpinang, diharapkan dapat meningkatkan kinerja kami semua untuk lebih baik lagi di masa mendatang,” terangnya.

Selain itu, lanjut Nayaka, penghargaan ini merupakan salah satu pencapaian kinerja Kantor Imigrasi Dabo Singkep, dibidang perbendaharaan hingga semester I ini, dengan harapan bisa meningkat pada triwulan III dan IV, bahkan Semester II akhir tahun nanti.

“Penghargaan-penghargaan lainnya insyaallah akan kami raih, tidak hanya pencapaian pada pelaporan keuangan saja namun juga pelayanan keimigrasian kepada masyarakat dan lainnya,” tutupnya.

Puspan

Wagub Marlin Hadiri World Clean Up Day

0

RASIO.CO , Batam – Wagub Marlin hadiri puncak World Clean Up Day di Batu Aji, Batam, Sabtu (18/9) pagi. Ia mengatakan permasalahan sampah harus diselesaikan bersama-sama, menjadi tanggung jawab bersama, sehingga lingkungan selalu bersih.

“Mari mulai dari diri kita sendiri untuk bijak mengelola sampah. Baik memilah sampah organik, non organik atau sampah spesifik lainnya. Biasakan diri untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai,” katanya.

Kegiatan puncak WCD ini diikuti oleh relawan berbagai organisasi. Termasuk dari pegawai di lingkungan Pemko Batam serta masyarakat. Sejalan dengan puncak WCD itu, juga dilakukan deklarasi Gerakan Pilah Sampah dari Rumah. Juga disejalankan dengan peresmian bank sampah Kecamatan Batu Aji dan Sagulung.

Menurut Ketua TP PKK Kota Batam ini, sampah memang harus dikelola dari sumber sampah. PKK Kota Batam pun, tegas Wagub Marlin, berperan aktif dalam pengelolaan sampah bersama kader-kadernya. Apalagi ini sejalan denga program pokok PKK yaitu Kelestarian Lingkungan Hidup.

Pada kesempatan itu, Wagub Marlin mengingatkan masyarakat harus mempunyai sikap dan tanggung kawan untuk hidup bersih. Sikap hidup bersih itu pun harus dijadikan kebiasaan dalam aktivitas sehari-hari.

“Karena itu penting untuk selalu menjaga lingkungan mulai dari rumah dengan memilah sampah,” kata Ketua Pikori BP Batam ini.

Wagub Marlin juga mengimbau bahwa gerakan ini harus terus dilakukan. Memilah sampah dari rumah penting untuk keberlanjutan lingkungan hidup yang lebih baik demi anak cucu.

Redaksi@www.rasio.co//

Kenali Gangguan pada Kelenjar Ludah

0

RASIO.CO , Jakarta – Kelenjar ludah memiliki beragam fungsi penting bagi tubuh, terutama menghasilkan air liur yang berperan dalam proses pencernaan makanan. Namun, untuk beberapa kondisi, kelenjar ludah juga dapat mengalami gangguan sehingga berdampak pada kesehatan tubuh.

Kelenjar ludah terdiri dari tiga bagian utama, yaitu kelenjar parotis yang terletak di kedua sisi pipi bagian bawah, kelenjar sublingual berada di bawah lidah, dan kelenjar submandibular terdapat di bawah lekuk rahang.

Selain ketiga kelenjar ludah utama tersebut, ada juga kelenjar liur kecil yang tersebar di langit-langit mulut, bibir, lapisan dalam pipi, hidung, rongga sinus, dan tenggorokan. Kelenjar minor ini berukuran sangat kecil sehingga hanya terlihat dengan mikroskop.

Selain menghasilkan ludah, kelenjar ludah juga berfungsi sebagai pelumas mulut agar tidak kering, membantu proses menelan, melindungi gigi dari bakteri, dan membantu pencernaan makanan. Karena peranannya yang begitu penting, kesehatan kelenjar ludah selalu dijaga agar terhindar dari beragam gangguan.

Kelenjar ludah yang mengalami gangguan biasanya ditandai dengan mulut kering, demam, nyeri, pembengkakan, dan ludah terasa tidak enak. Nah, gangguan yang dapat terjadi meliputi:

1. Infeksi virus dan bakteri

Beberapa jenis infeksi virus, seperti gondongan, flu, dan HIV, Gejalanya dapat berupa demam, nyeri otot, nyeri sendi, kedua pipi bengkak, dan sakit kepala.

Namun, berbeda dengan kelenjar ludah lainnya, kelenjar parotis sering kali terinfeksi bakteri. Gejala yang dapat muncul adalah demam, nyeri, dan bengkak pada salah satu sisi pipi.

2. Batu di kelenjar ludah (sialolithiasis)

Kondisi ini adalah penyebab umum kelenjar ludah membengkak. Sialolithiasis terjadi ketika kelenjar ludah memproduksi air liur secara berlebihan di dalam mulut. Hal ini membuat zat yang terkandung di dalam air liur, seperti kalsium, mengeras dan membentuk batu kecil.

Batu ini dapat menyumbat aliran air liur ke mulut, kemudian membuat kelenjar ludah membengkak dan terasa nyeri. Batu yang yang sudah menyumbat total akan menimbulkan rasa nyeri saat makan. Penyumbatan tersebut juga berpotensi menyebabkan infeksi.

3. Infeksi kelenjar ludah (sialadenitis)

Aliran air liur ke dalam mulut yang terhambat dapat menyebabkan infeksi bakteri pada kelenjar ludah. Infeksi ini membuat kelenjar membengkak, menimbulkan benjolan pada lapisan kulit di atasnya, dan mengeluarkan nanah berbau busuk.

Sialadenitis memang lebih sering terjadi pada orang dewasa yang memiliki batu di kelenjar ludah. Namun, tidak menutup kemungkinan dialami juga oleh bayi pada beberapa minggu pertama kelahiran.

4. Sindrom Sjögren

Sindrom Sjögren adalah gangguan autoimun ketika sistem kekebalan tubuh menyerang kelenjar yang mengeluarkan cairan, seperti kelenjar ludah dan air mata.

Sekitar setengah dari penderita sindrom Sjögren juga mengalami pembesaran kelenjar ludah di kedua sisi mulut. Namun, pembengkakan ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit.

Jika menyerang kelenjar ludah, sindrom Sjögren akan menyebabkan mulut kering, peradangan pada gusi, gigi rusak, sulit mengunyah dan menelan, batuk kering, suara serak, serta sulit berbicara.

5. Kista

Kista dapat terbentuk di kelenjar ludah jika terdapat luka, infeksi, tumor, atau batu yang menyumbat aliran air liur. Namun, ada juga orang yang dilahirkan dengan dengan kista di kelenjar parotis. Kondisi tersebut biasanya diakibatkan adanya gangguan perkembangan telinga.

Kista di kelenjar ludah dapat menyebabkan penderitanya sulit makan, berbicara, dan menelan. Terkadang, disertai pula dengan lendir kuning yang mengalir keluar dari kelenjar ludah apabila kista pecah.

Kesehatan kelenjar ludah bisa dijaga dengan rutin merawat kesehatan gigi dan mulut, yaitu dengan menyikat gigi minimal dua kali sehari dan jangan lupa untuk menggunakan benang gigi untuk membersihkan sisa makanan di sela-sela gigi.

Bila Anda mengalami pembengkakan pada kelenjar ludah atau merasakan gejala lain yang diduga disebabkan oleh gangguan pada kelenjar ludah, jangan ragu untuk memeriksakan diri dokter guna mendapat penanganan yang tepat.

Sumber : Alodokter.com

Mohd Sharif Cs Divonis 3 Tahun, Kapal Mafia Sea Tangker II di Pinjam Pakai

0

RASIO.CO, Batam – Tiga Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN)telah memvonis Mohd Sharif Cs divonis masing-masing 3 tahun penjara atas dugaan pemalsuan dokumen kapal mafia Sea Tangker II GT 2714.

Selain memvonis terdakwa sesuai tuntutan JPU, Majelis hakim ketua David P Sitorus serta hakim anggota Dwi Nuramanu dan Nanang Herjunanto, dalam putusannya tidak menetapkan kapal dikembalikan terhadap pemilik berbendera Togo.

Maupun disita negara, namun dalam tuntutan Jaksa, Hakim David P Sitorus telah meminjam pakaikan kapal diduga milik mafia tersebut.

Baca juga: https://www.rasio.co/hakim-kabulkan-pinjam-pakai-kapal-sea-tanker-11

Dan sesuai SIPP PN Batam, Senin(20/09), Dokumen palsu, HP dan Kapal Sea Tangker II GT 2713 , kepada Penuntut Umum untuk dijadikan barang bukti dalam perkara Terdakwa Agus Salim.

“Menyatakan Terdakwa Agus Salim Bin Alm Hasan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “ turut serta melakukan pemalsuan surat”

“Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara selama 3 (tiga) tahun,” kata majelis hakim ketua David P Sitorus, Selasa(14/09) lalu.

Sebelumnya, Terkuak dipersidangan kapal Tanker Sea II berbendera Togo milik perusahaan  Sea Hub Tangker Pte.Ltd di Singapura beroperasi di Indonesia mengunakan dokumen palsu serta melakukan kegiatan illegal berupa limbah di Korea dan Balikpapan.

Baca Juga : https://www.rasio.co/polemik-kapal-sea-tangker-ii-kegiatan-ilegal-hingga-pemalsuan-dokumen/

Kapal berbendera Togo tersebut berlayar dari Pasir Putih menuju Balik Papan mengunakan dokumen palsu dan ditegah Beacukai Balikpapan Bersama Polairud diduga melakukan kegiatan Ship to Ship minyak illegal.

adi@www.rasio.co //

Marlin Tinjau Vaksinasi Massal Pelajar

0

RASIO.CO, Batam – Wakil Gubernur Hj Marlin Agustina mengatakan sukses vaksinasi di Kepri karena dukungan kebersamaan semua komponen masyarakat. Hal ini menunjukkan tekad masyarakat Kepri untuk bersama-sama menang melawan pandemi covid19. Saat ini, kondisi semakin membaik dan diharapkan terus membaik.

“Terima kasih atas dukungan semua masyarakat. Dengan dukungan dan tekad bersama menang melawan pandemi, semua berjalan dengan cepat dan baik,” kata Wagub Marlin saat menghadiri Vaksinasi Massal untuk Pelajar SMP, SMA, dan SMK di Maha Vihara Duta Maitreya Monastery, Sei Panas, Batam, Sabtu (18/9).

Ada target sebanyak 5.100 pelajar yang vaksinasinya diselenggarakan oleh BIN Daerah Kepri. Vaksinasi ini merupakan vaksinasi lanjutan dari agenda sebelumnya.

Sampai Jumat (17/9), total capaian vaksinasi covid19 untuk usia 12-17 tahun untuk dosis sudah mencapai 77,89 persen. Sudah sebanyak 161.745 orang. Sementara untuk dosis kedua sudah mencapai 31,31 persen atau sebanyak 65.016 orang.

Sementara secara keseluruhan total capaian vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 1.243.763 orang atau 78,67 persen sedangkan dosis kedua sudah disuntikkan kepada 701.856 orang atau 51,10 persen.

Wagub Marlin memang terus mendorong anak-anak usia 12-17 tahun untuk mengikuti vaksinasi. Ini adalah ikhtiar bersama dari upaya membentuk herd immunity atau kekebalan komunal.

“Ini upaya kita dalam penanganan pandemi dan mengendali laju covid19. Juga persiapan untuk pembelajaran tatap muka yang sebentar lagi dimulai,” kata Wagub Marlin.

Pada kesemapatan itu Wagub Marlin berpesan ketika sekolah tatap muka dimulai, semua diminta tetap patuh dengan protokol kesehatan. Disiplin dengan protokol kesehatan menjadi sangat penting agar sekolah-sekolah tak menjadi cluster sebaran virus ini.

“Semua harus saling peduli dan saling mengingatkan untuk menjalankan protokol kesehatan di sekolah,” kata Wagub Marlin.

Wagub Marlin mengingatkan bahwa wabah ini belum berakhir dan belum tahun kapan berakhir. Tapi, kegiatan bersekolah harus dijalankan. Agar proses belajar tatap muka terus berlangsung, semua harus saling menjaga dan taat protokol kesehatan.

Wagub Marlin memerintahkan agar vaksinasi ini disegerakan. Jangan sampai lama di penyimpanan. Dengan divaksin dan taat protokol kesehatan, ini upaya meminimalkan potensi penularan di sekolah.

“Kita berharap dengan vaksinasi ini kesehatan masyarakat bisa dipulihkan kembali dan ekonomi bangkit seperti semula kita berdoa bersama-sama agar wabah ini cepat-cepat berakhir dan kita bisa hidup normal kembali,” harap Ketua PKK Kota Batam ini.

***

Marlin Minta Dukungan NU Bangun Kepri

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Hj Marlin Agustina mengharapkan dukungan  keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Kepri untuk ikut serta membangun Kepri serta menyukseskan berbagai program pemerintah, terutama di masa pandemi Covid-19. 

Hal itu disampaikan Wagub Marlin saat menghadiri acara Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) ke-2  Provinsi Kepri Angkatan 309, Jumat (17/9) bertembat di Hotel Golden Prawn, Batam. Kegiatan ini diikuti secara terbatas hanya 100 kader karena masih dalam masa pandemi.

“Saya sebagai Pemerintah Provinsi Kepri meminta dukungan seluruh kader NU untuk membantu menyukseskan semua program pembangunan Pemerintah. Saya yakin dengan pengalaman NU dalam menjaga NKRI hal itu sudah menjadi tujuan utamanya,” ujar Marlin.

Sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia yang bergerak dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial dan ekonomi, Wagub Marlin yakin kader-kader NU mampu mencurahkan segala potensinya untuk membantu pemerintah dapembangunan. Apalagi NU memiliki sejarah emas yang tak terlupakan dengan peran ulama yang sangat  besar dalam mendirikan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). 

Sementara itu, menurut Dr. KH. Marsudi Syuhud, M.B.A. yang juga Ketua Tanfidziah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Wakil Ketua Umum MUI  pusat ini, Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) sangat penting hadir di Indonesia. Yakni tujuannya mengawal Pancasila dan kesatuan Indonesia. 

Selain itu MKNU juga bertujuan untuk meneguhkan ideologi Ahlussunah Waljamaah sebagai sebuah pola pikir yang mengambil jalan tengah antara rasional dan yang bersumber Al-Quran – Sunnah serta menggunakan kemampuan akal ditambah dengan realitas empirik. 

“Selain itu MKNU ini juga menjadi wadag pengkaderan untuk meningkatkan kualitas organisasi,” jelasnya. 

Turut hadir saat itu Kepala Biro Kesra Kepri Aiyub, Kepala Biro Ortal Kepri Ani Linawati, perwakilan FKPD Kepri, Kepala BPJS Kesehatan Batam Sony Suharsono.

***