RASIO.CO , Bintan – TP-PKK Kepri gelar vaksinasi untuk 600 pelajar di dua sekolah berbeda yaitu SMKN 1 Bintan Utara dan SMAN 1 Bintan Utara.
“Tentu saja kami TP-PKK Kepri pun ingin memberikan dukungan yang nyata untuk Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam hal ini adalah ikut serta menggelar vaksinasi pelajar karena anak-anak pun menjadi perhatian utama kami di masa pandemi,” kata Ketua TP-PKK Kepri Hj Dewi Kumalasari Ansar di SMKN 1 Bintan Utara, Kamis (2/9).
Dewi Ansar menyebutkan jika anak-anak pelajar tidak boleh terlewatkan dalam vaksinasi, karena menurutnya vaksin akan menjadi salah satu pelindung utama ketika nantinya pembelajaran tatap muka sudah dimulai di Provinsi Kepulauan Riau.
Memang saat ini Gubernur H Ansar Ahmad sebagai kepala daerah belum mengizinkan pembelajaran tatap muka di Kepri. Hal ini dikarenakan masih berfluktuasinya angka kasus positif Covid-19 di Kepri. Gubernur Ansar menginstruksikan untuk fokus dalam percepatan vaksinasi bagi pelajar sebelum mereka masuk ke sekolah.
Instruksi tersebut pun dijalankan oleh Dewi Kumalasari Ansar yang membawahi TP-PKK Kepri dengan membuat gelaran vaksinasi pelajar bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kepri. Vaksinasi pelajar akan dilakukan secara bertahap agar tidak terjadi kerumunan yang nantinya justru berpotensi menimbulkan cluster Covid-19 yang baru.
Melansir data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, di kabupaten Bintan sendiri vaksinasi untuk anak sekolah umur 12 sampai 17 tahun ditargetkan kepada 16.586 anak. Sampai Senin (1/9), di Kabupaten Bintan untuk anak sekolah sudah divaksin dosis I sebanyak 12.340 anak atau sebesar 74,40 persen, hanya tersisa 4.246 anak yang belum divaksin dosis I.
“Hanya tinggal tersisa sedikit lagi anak pelajar di Bintan yang belum divaksin jadi kita harus mengejar sisanya supaya pembelajaran tatap muka benar-benar bisa kita realisasikan,” kata Dewi Ansar.
Kendati demikian Dewi Ansar mengingatkan ketika nantinya pembelajaran tatap muka dimulai di sekolah, penerapan protokol kesehatan yang ketat harus ditegakkan dengan baik. Anak-anak pelajar harus disosialisasikan dan diedukasi tentang kebiasaan baru dalam menjalani pembelajaran di sekolah.
“Jangan hanya karena kita sudah divaksin kita semua menjadi lengah dan menjadi tidak waspada, vaksin hanya memperkuat imunitas tubuh kita bukan berarti kita tidak akan kena covid lagi,” kata Dewi Ansar kepada para pelajar.
Gelaran vaksinasi pelajar di sekolah ini ternyata menjadi ajang melepas kerinduan para pelajar kepada teman-teman mereka dan sekolah mereka. Tak ayal para pelajar tampak antusias dapat bertemu meskipun sekejap dengan teman-teman mereka setelah dari bulan Maret tahun 2020 lalu terpaksa harus belajar dari rumah.
“Rasanya senang juga kita bisa datang ke sekolah, pakai baju seragam lagi, memang lebih enak rasanya kalau belajar itu di sekolah langsung. Ya semoga pandemi ini cepat selesai,” ujar Tirta murid kelas 11 SMKN 1 Bintan Utara.
Dalam vaksinasi pelajar itu Dewi Kumalasari Ansar bersama dengan pengurus TP PKK Kepri juga memberikan paket bingkisan kepada para pelajar yang hadir sebagai bentuk dorongan semangat kepada mereka yang sudah datang ke sekolah untuk divaksin.
Ardiwinata mengaku siap mendukung event pariwisata. Dengan banyaknya event pariwisata, diharapkan perekonomian Batam kembali bergairah. Namun, semua event yang akan dilaksanakan tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
“Saya ingatkan untuk kita semua, protokol kesehatan wajib diterapkan agar tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19,” katanya.
Ia mengungkapkan, hingga 3 September 2021, kasus Covid-19 di Batam terus melandai. Bahkan, jumlah kasus aktif hanya 188 pasien. Bahkan, jumlah pasien sembuh per harinya lebih tinggi dibanding kasus terkonfirmasi positif.
“Penanganan Covid-19 di bawah kendali Wali Kota Batam Muhammad Rudi terus menunjukkan hasil memuaskan. Kita harapkan, asosiasi pariwisata ikut bersama pemerintah dalam menangani pandemi ini sehingga semua event pariwisata bisa dilaksanakan lagi di Batam,” katanya.
Event tersebut juga mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Periwisata Provinsi Kepri, Buralimar. Untuk diketahui, Batam Yoga Fest 2021 akan dilaksanakan di Padang Golf Sukajadi untuk mendapatkan view lapangan golf pada saat sunrise dan Nongsa Point Marina dengan latar belakang sunset dan yacht.
“Sehat nya dapat bahkan keindahan pariwisata di Kepri pun dapat yaitu mengambil tempat di Padang Golf Sukajadi untuk mendapatkan view lapangan golf pada saat sunrise dan Nongsa Point Marina dengan latar belakang sunset dan yacht tentunya akan menjadi promosi pariwisata yang menarik yang akan mendatangkan wisatawan ke Kepri khususnya pulau Batam,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang guru yoga, Maryati menyampaikan, selain memilih lokasi menarik, event ini akan memberikan workshop dari pakar-pakar yoga yang bahkan mendatangkan langsung Ketua Umum Asosiasi Yoga Seluruh Indonesia.
“Event ini merupakan event yoga pertama di Kepulauan Riau yang mengambil tema sunrise dan sunset yoga untuk semua kalangan, baik pemula maupun mahir, baik muda ataupun senior. Bersamaan event ini, juga akan mengukuhkan asosiasi yoga yang belum terbentuk di Kepri,” katanya.
Redaksi@www.rasio.co//