Kamis, Mei 28, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 993

HUT Adhayaksa, Nizar Sambangi Kejari Lingga

0

RASIO.CO, Lingga – Bersimpena HUT Bhakti Adhyaksa ke-61, Bupati Lingga, Muhammad Nizar berikan kue ulang tahun ke Kepala Kejari Lingga, Paian Tumanggor, SH, di ruangannya, Kamis (22/7).

Bupati Lingga, usai mengadakan pertemuan dengan beberapa stakeholder di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) Daik Lingga, langsung beranjak ke Dabo Singkep menuju Gedung Kejari Lingga.

Bupati Lingga, Muhammad Nizar mengatakan, kejutannya di hari HUT Adhyaksa ini, dan untuk mempererat tali silaturahmi dan memelihara jalinan kerjasama yang selama sudah terjalin baik, sebagai bentuk sinergitas dari bagian Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) di Kabupaten Lingga.

“Semoga intansi Kejaksaan, khususnya Kejari Lingga lebih jaya lagi, bersama-sama membangun bangsa, agar terus berkarya sesuai dengan tagline HUT ke-61 yakni, Berkarya untuk bangsa,” kata Bupati Lingga, usai pertemuan dengan Kajari Lingga.

Bupati Lingga mengapresiasi, upaya Kejari Lingga terus mengedepankan independensi dan komitmen, meningkatkan kinerja penegakan hukum, seperti dalam menangani kasus-kasus yang ada.

Nizar berharap, dimomen HUT ke 61 ini, Intansi Kejaksaan khususnya Kejari Lingga, bersama dengan pemerintah daerah dapat terus bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, apalagi dalam situasi yang serba terbatas saat ini karena wabah covid-19, untuk terus saling melengkapi.

“Kami juga berharap semoga sinergitas kejaksaan dengan Pemda terus berjalan harmonis, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Nizar melanjutkan, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, ia meminta ada pendampingan, kepada Organasasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pemerintah Desa dalam penggunaan anggaran yang baik untuk pembangunan, agar dapat terhindar dari pelanggaran hukum khususnya tindak pidana korupsi (Tipikor).

Sementara itu, Kajari Lingga, Paian Tumanggor, SH, mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan surprise yang diberikan orang nomor satu di Kabupaten Lingga.

“Terima kasih atas kunjungan Bupati, tentu harapan kami bersama adalah untuk menjadikan Kabupaten Lingga semakin baik lagi,” tutupnya.

Puspan@www.rasio.co //

Riau Ega Tempati Posisi ke-15 Ranking Round Olimpiade Tokyo

0

RASIO.CO , Jakarta – Riau Ega Agatha Salsabila menempati peringkat ke-15 dalam ranking round panahan perseorangan putra di Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung di Yumenoshima Ranking Field, Jumat (23/7) siang.

Dari upaya melepas 72 anak panah selama sesi ranking round, Riau Ega memperoleh 666 poin. Atlet yang membela Indonesia di Olimpiade 2016 tersebut sempat masuk peringkat lima besar, namun gagal mempertahankan posisinya sehingga harus puas menempati posisi ke-15 dilansir cnnindonesia.com.

Sementara dua kompatriot Riau Ega, Alviyanto Bagas Prastyadi menduduki peringkat ke-26 dengan 658 poin dan Arif Dwi Pangestu di posisi 32 dengan 655 poin.

Dengan menempati peringkat ke-15, maka Riau Ega akan menghadapi penghuni peringkat ke-50 yakni David Barnes di babak 64 besar. Sedangkan Alviyanto bertemu Taylor Worth juga dari Australia yang menempati posisi ke-39. Kemudian Arif akan berjumpa Florian Unruh asal Jerman yang menempati peringkat ke-33.

Babak penyisihan perseorangan putra akan dimulai pada Selasa (27/7). Besok, Sabtu (24/7), wakil Indonesia yang kemungkinan besar terdiri dari Riau Ega dan Diananda Choirunisa akan bersaing berebut medali di nomor beregu campuran. 

Catatan trio Indonesia di Olimpade kali ini di ranking round lebih baik ketimbang lima tahun lalu. Pada Olimpiade 2016, Riau Ega menempati peringkat ke-33. Sementara Hendra Purnama di peringkat ke-39 dan Muhammad Wijaya di posisi ke-49.

Sebelum para pemanah putra menjalani sesi ranking round, Diananda Choirunisa sudah lebih dulu memastikan posisi ke-40 di ranking round panahan perseorangan putri Olimpiade Tokyo 2020.

Redaksi@www.rasio.co//

Wagub Marlin Dorong Percepatan Distribusi Bantuan Beras

0

RASIO.CO, Batam – Wakil Gubernur Hj Marlin Agustina mendorong Bantuan Beras PPKM dari Kementerian Sosial semakin cepat sampai kepada keluarga penerima. Dalam kondisi pandemi ini, bantuan beras itu sangat bermanfaat untyk meringankan beban masyarakat.

“Alhamdulillah, distribusi semakin cepat. Semoga bantuan ini semakin meringankan beban bapak itu di tengah pandemi ini,” kata Wagub Marlin di Tiban, Jumat (23/7).

Jumat ini, Wagub Marlin menghadiri penyerahan Bantuan Beras PPKM dari Kemensos RI di Pasar Baru Tiba Lama. Dari Tiban, Wagub Marlin juga hadir saat penyerahan bantuan di HBC Sei Harapan.

Sebelumnya, Kamis (22/7) Wagub Marlin juga menyerahkan bantuan beras untuk masyarakat dari Kemensos RI. Penyerahan pertama dilaksanakan di Pasar Lytectj Bengkong Sadai. Yang kedua dilaksanakan di Foodcourt Golden King Bengkong Laut.

Bantuan Beras ini, memang dari Kemensos untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Kepri. Karena itu, tidak semua masyarakat Kepri mendapatkan bantuan beras dari kementerian ini. Penerima bantuan tersebut mengacu pada data Program Keluarga Harapan (PKH) dan program Bantuan Sosial Tunai (BST).

Wagub Marlin berterima kasih kepada semua pihak yang mempercepat distribusi bantuan sosial PPKM kepada masyarakat.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini memang merupakan kebijakan pemerintah untuk menekan laju sebaran covid19. Wagub Marlin pun berterima kasih kepada masyarakat Kepri yang mendukung kebijakan itu demi kehidupan yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Marlin kembali menyampaikan bahwa disiplin protokol kesehatan sangat penting. Ini semua untuk menekan laju sebaran virus corona.

“Ini semua kita lakukan untuk kesehatan kita, menjaga diri kita keluarga kita dan orang lain,” kata Wagub Marlin.

Redaksi@www.rasio.co  //

Pemerintah Pertimbangkan Pelonggaran PPKM karena Keluhan Masyarakat

0

RASIO.CO , Jakarta –  Pemerintah berencana melonggarkan Penerapan PPKM level-4 pada 26 Juli jika kasus Covid-19 mengalami penurunan serta banyaknya keluhan masyarakat.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan keluhan masyarakat menjadi pertimbangan penting dalam pelonggaran PPKM Level-4.  Pertimbangan tersebut juga masuk dalam komponen relaksasi kegiatan masyarakat yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Salah satunya, aspirasi dan perilaku masyarakat.

“Keluhan masyarakat untuk segera merelaksasi pembatasan yang cukup ketat selama sebulan terakhir (akan menjadi pertimbangan),” kata Wiku dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/7). 

berencana melonggarkan PPKM level-4 pada 26 Juli jika kasus Covid-19 mengalami penurunan serta banyaknya keluhan masyarakat. Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan keluhan masyarakat menjadi pertimbangan penting dalam pelonggaran PPKM Level-4. 

Pertimbangan tersebut juga masuk dalam komponen relaksasi kegiatan masyarakat yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Salah satunya, aspirasi dan perilaku masyarakat.

Perilaku masyarakat ini salah satunya tercermin dari tren penurunan mobilitas penduduk. Pertimbangan lain yang akan dipakai pemerintah adalah perhitungan tren kasus dan indikator epidemiologis, seperti angka keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy ratio penambahan kasus positif harian yang mengalami penurunan, serta potensi kasus ke depan.

Selain itu, kapasitas manajemen kesehatan juga menjadi faktor penting dalam pelonggaran. Manajemen kesehatan yang dimaksud meliputi penguatan fasilitas kesehatan milik pemerintah dan swasta dengan mengkonversi tempat tidur, membangun rumah sakit darurat, dan menjalin kemitraan dengan penyedia jasa telemedicine. Terakhir, pemerintah mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi dari PPKM.

“Khususnya dampak bagi masyarakat dengan pendapatan menengah ke bawah dan usaha mikro,” ujar Wiku dilansir katadata.co.id.

Ia memastikan, relaksasi PPKM bukan berarti menghapus pembatasan aktivitas seperti masa sebelum pandemi. Pelonggaran PPKM juga akan dilakukan secara bertahap dan hati-hati.

Wiku juga tidak menampik kemungkinan pengetatan kembali  jika diperlukan. Evaluasi pelonggaran PPKM akan diamati pada hari ke-10 hingga hari ke-14.

“Tetap waspada agar kondisi tetap terkendali sehingga relaksasi dapat dilakukan dengan baik,” kata Wiku.

Sebelumnya, epidemiolog Griffith University Dicky Budiman mengingatkan penurunan kasus Covid-19 selama beberapa hari ke depan tidaklah realistis.

“Tidak realistis seminggu bisa turun kecuali ada strategi ekstrem selama PPKM dan terus berlanjut dengan 3T (testing, tracing, treatment) yang luar biasa,” kata Dicky saat dihubungi Katadata, Rabu (21/7).

Ia pun mengakui, Indonesia tidak akan sanggup untuk melakukan pembatasan sosial. Sebab, langkah tersebut membutuhkan ongkos sosial dan ekonomi dalam jumlah besar. Dicky mengatakan perlu dilakukan peningkatan 3T di seluruh wilayah guna mencegah pemburukan pandemi di semua sektor.

Selain itu, pemerintah perlu melakukan intervensi yang tidak terbatas hanya pada aspek kesehatan. Dicky menganjurkan pemerintah untuk meningkatkan kapasitas pengetesan hingga 1 juta per hari.

Dengan cara tersebut, Indonesia bisa menghindari kebijakan pembatasan aktivitas sosial. Indonesia  melaporkan tambahan angka kasus positif Covid-19 sebanyak  49.509 pada Kamis (22/) sehingga total kasus positif menembus 3.003.339.  Angka kematian tercatat 1.449  kasus atau menjad rekor yang tertinggi sejak pandemi melanda Indonesia. 

Redaksi@www.rasio.co//

Terbukti Lakukan Penggelapan, Ajeng Ayu Dihukum 16 Bulan Penjara

0

RASIO.CO, Batam – Majelis hakim PN Batam akhirnya memvonis Terdakwa Ajeng Ayu Dian Kusumasari selama 16 bulan penjara terkait kasus penggelapan.

Terdakwa Ajeng Ayu divonis.Senin(12/07) lalu oleh majelis hakim ketua Nanang Herjunanto didampingi hakim anggota Dwi Nuramanu dan David P Sitorus.

“Menyatakan Terdakwa Ajeng Ayu Dian Kusumasari Binti Muklisin Alm telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Penggelapan” sebagaimana dalam Dakwaan Alernatif Kesatu Penuntut Umum,”

“Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 4 (empat) bulan,” ujar Nanang.

Diketahui, Terdakwa Ajeng Ayu Dian Kusumasari mengurus dokumen sertifikat milik saksi korban ditahun 2019 lalu.

Melalui saksi Taufik untuk melakukan pengurusan sertifikat tersebut dengan terdakwa, selanjutnya di Kedai Kopi Sun Bread Sungai Harapan dilakukan pertemuan.

Saksi Taufik menyerahkan sertifikat rumah yang akan dibalik namakan, akta jual beli lama, surat kuasa, surat PBB dan KTP an.

Kamalia dan penyerahan uang untuk pengurusan balik nama sertifikat rumah sebesar Rp. 18.500.000,- oleh saksi Taufik kepada terdakwa.

Setelah semua berkas dan uang diserahkan selanjutnya terdakwa membuatkan 1lembar kwitansi tanda terima pembayaran dan di tandatangani oleh terdakwa.

Selanjutnya setelah berjalan satu tahun lebih serifikat rumah yang akan dibaliknamakan milik saksi Taufik belum juga jadi.

Kemudian tanpa seizin dan sepengetahuan dari saksi Taufik terdakwa mempergunakan uang yang diberikan oleh saksi keperluan terdakwa sehari-hari sampai akhirnya uang tersebut habis.

Kemudian karena curiga saksi korban Taufik mengajak terdakwa bertemu dan setelah bertemu menanyakan tentang sertifikat tersebut, lalu terdakwa mengembalikan sertifikat, Namun uang tidak.

Akibat perbuatan terdakwa saksi Taufik mengalami kerugian sebesar Rp. 18.500.000,-.

adi@www.rasio.co /

Marlin Tinjau Vaksinasi Pelajar oleh BIN Kepri

0

RASIO.CO , Batam – Wagub Marlin saat meninjau pelaksanaan Vaksinasi Massal untuk Pelajar SLTP dan SLTA di  Vihara Meytria  Monestery Batam Centre, Jumat (23/7).

Wagub Marlin mengatakan pihaknya memang berharap proses belajar mengajar secara tatap mula bisa segera dimulai di Kepri. Salah satu upaya itu adalah dengan melaksanakan vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun.

“Kita berharap angka yang terpapar terus melandai. Apalagi jika anak-anak sudah divaksin, maka bisa kembali ke sekolah. Kita berharap belajar tatap muka itu bisa cepat terlaksana,” katanya.

Sebelum peninjauan di Vihara, Wagub Marlin yang hadir bersama Wali Kota Batam H Muhammad Rudi terlebih dahulu melikat pelaksanaan vaksinasi di UIB. Di Vihara Meitreya vaksinasi massal dilakukan oleh Badan Intelejen Negara Daerah Provinsi  Kepri dengan melibatkan 4.784 pelajar se Kota Batam.

Vaksinasi ini diharap Wagub Marlin ikut mempercepat terbentuknya kekebalan komunal di Kepri, terlebih untuk kalangan pelajar. Karena itu, vaksinasi ini termasuk terus digesa oleh pemerintah.

“Saya yakin adik-adik badannya masih sehat dan kuat. Dengan sudah vaksin maka akan makin sehat,” kata Wagub Marlin.

Sampai Kamis (22/7) kemarin sudah 65.703 anak usia 12-17 tahun di Kepri yang divaksin. Jumlah ini sebesar 31,64 persen dari jumlah target vaksin untuk anak.

Wagub Marlin pun mengingatkan agar sesama pelajar untuk mengingatkan rekannya agar segera ikut vaksinasi. Dengan demikian, upaya-upaya membentuk kekebalan komunal dan mempercepat proses pembelajaran tatap muka bisa segera dimulai.

“Ingatkan jika ada yang belum. Kita pun minta bantuan pihak sekolah dan para orang tua untuk mengingatkannya,” kata Wagub Marlin.

Sementara itu, Feblia Maya Aspriyanti Pelajar SMP 9 Batam dan Nurlia Safitri Pelajar SMK Nurul Jadid Bengkong Batam,  mengaku senang karena ada pemberian vaksin bagi pelajar.

“Semoga dengan kami sudah divaksin, bisa segera bersekolah kembali secara normal, dan bisa belajar secara tatap muka. Karena kami merasa kurang maksimal, kalau harus terus belajar secara online,” tutur Feblia  dan Nurlia.

Kata kedua pelajar itu, mereka sudah rindu ingin bertemu para guru dan teman-teman sekolahnya. Karena itu mereka sangat berharap sekolah secara tatap mula segera dimulai

Redaksi@www.rasio.co//

Gito Bandar Judi Online Divonis Enam Bulan

0

RASIO.CO, Batam – Gito dan Mulyadi Aceh merupakan bandar judi tebak bola melalui aplikasi COCO2 di vonis majelis hakim enam bulan penjara, dimana 3 bulan lebih ringan dari tuntutan JPU Herlambang 9 bulan penjara.

Sedangkan terdakwa sebagai Adi Salim divonis 6 bulan penjara, dimana 2 bulan lebih ringan dari tuntutan JPU 8 bulan penjara.

Sebagai bandar Terdakwa Gito dan Aceh terbukti melanggar Pasal 303 Ayat(1) ke-1 KUHPidana, sebagaimana dalam dakwaan Primair Penuntut Umum. Dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun.

Ironisnya, Dituntut 9 bulan dan akhirnya divonis majelis hakim PN Batam selama enam bulan penjara sedangkan pemain terdakwa Adi Salim terbukti melanggar Pasal 303 KUHP”, sebagaimana dalam Dakwaan Subsidair Penuntut Umum. Dan divonis. Senin(21/07) lalu.

“Menyatakan Terdakwa Gito Bin Alm Tukijan dan Terdakwa Mulyadi Bin Alm Ibrahim als Aceh tersebut di atas telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Tanpa hak dengan sengaja memberi kesempatan kepada khalayak umum untuk melakukan permainan judi” sebagaimana dalam Dakwaan Primair Penuntut Umum,”

“Menjatuhkan pidana kepada Para Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing selama 6 bulan,” Kata Majelis hakim ketua Nanang Harjunanto didampingi dua hakim anggota.

Diketahui, bermula dari informasi adanya tindak pidana perjudian diperumahan golden land Batam , pihak kepolisian Polresta Barelang melakukan penyelidikan dan mengamankan terdakwa Mulyadi  dan Gito.

Terdakwa Gito merupakan bandar perjudian jenis Tebak Skor Pertandingan Sepak Bola liga Eropa, sedangkan terdakwa Mulyadi merupakan agen yang mencari pemain dan mendapatkan bagian sebesar 10% dari kemenangan Bandar.

Sistem  perjudian jenis Tebak Skor Pertandingan Sepak Bola dimana terdakwa Gito merupakan bandar membagikan pesan melalui aplikasi Whatsapp kepada terdakwa Mulyadi selaku agen bandar. Dan pesan berisi Skor dan jadwal pertandingan Bola liga luar negeri.

Ada perbedaan pasangan paket dengan tidak paket ialah hadiahnya berbeda, yang mana hadiah pasangan paket 5 kali lipat dari jumlah pasangan jika pasangan Rp.100,000. maka akan mendapat hadiah sebesar Rp.500.000.-

sedangkan tidak paket hanya mendapat hadiah 2 kali lipat dari jumlah pasangan yaitu jika pasangan Rp.100.000. maka hadiah Rp.200.000,-.

Para pemasanng akan melihat hasil Skor Pertandingan Sepak Bola dengan membuka alamat Web www.livescore.Com yang mana web tersebut menampilkan hasil pertandingan liga eropa.

Adi@www.rasio.co //

Peringati Hari Anak Nasional, Rudi : Ayo Lindungi Generasi Penerus Bangsa

0

RASIO.CO , Batam – Rudi mengatakan Hari Anak Nasional merupakan momentum untuk membangun komitmen bersama bahwa anak-anak perlu mendapatkan pembekalan, pengasuhan dan perlindungan dengan baik.

“Sehingga nantinya ketika dewasa memiliki pemikiran yang cerdas, beriman, berkepribadian dan memiliki daya saing yang baik,” kata Rudi, Jumat (23/7).

Pemko Batam juga akan terus berkomitmen untuk mewujudkan hak-hak anak Kota Batam terutama dalam hal pendidikan dan kesehatan, karena pihaknya yakin bahwa dua hal tersebut sangat penting bagi perkembangan anak.

Itu sebabnya, dalam mengalokasikan anggaran pendidikan pada APBD Kota Batam, setiap tahunnya tidak pernah kurang dari 20 persen dan bahkan selalu lebih. Karena, pihaknya ingin semua anak-anak di Batam harus mendapatkan haknya untuk mendapatkan pendidikan.

Rudi juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Batam agar memiliki komitmen yang sama, bahwa Hari Anak Nasional harus dimaknai sebagai kepedulian bersama untuk melindungi semua anak-anak yang ada di Batam.

“Anak-anak kita harus tumbuh dan berkembang secara optimal,” katanya.

Sementara, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan keluarga menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak. Karena itu, ia juga mengajak para orang tua untuk selalu memperhatikan dan memberikan hak-hak anaknya dengan baik.

Masa pandemi Covid-19 seperti saat ini tentu juga momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap anak. Baik orangtua, keluarga, masyarakat dan pemerintah terhadap pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak.

“Selamat Hari Anak Nasional, semoga anak-anak kita kelak menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia. Sehingga berguna bagi bangsa, negara dan agamanya,” kata Amsakar.

Redaksi@www.rasio.co//

225 Anak di Bangka Terinfeksi Covid-19

0

RASIO.CO , Bangka –  Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka mencatat angka terakhir sebaran kasus Covid-19 pada usia balita di daerah itu mencapai 225 anak.

“Sejak munculnya varian virus jenis baru corona di Kabupaten Bangka kurang lebih dua tahun sampai sekarang total 225 balita atau anak usia satu sampai empat tahun terpapar Covid-19,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra, di Sungailiat, Kamis (22/7) dilansir cnnindonesia.com.

Ratusan balita yang dinyatakan positif Covid-19, kata Boy Yandra, umumnya terinfeksi dari orang tuanya yang terlebih dahulu positif terpapar virus corona, maupun dengan orang terdekat.

“Dari jumlah kasus pada kelompok usia balita, terdapat satu balita di bawah usia tiga tahun meninggal dunia asal Kecamatan Sungailiat,” katanya.

Menurutnya, jumlah total kasus kelompok tersebut tersebar di sejumlah wilayah kecamatan dimana sebagian jumlahnya sudah dinyatakan sembuh dan sebaliknya. Selain kasus sebaran Covid-19 pada balita kata Boy Yandra, terdata total 24 bayi atau anak usia di bawah satu tahun terkonfirmasi positif Covid-19.

“Beberapa minggu terakhir sebaran kasus Covid-19 masih terjadi meskipun mengalami penurunan jumlah kasus harian,” ujarnya.

Sementara itu, merujuk ke data dinkes Bangka yang dikutip dari laman penanganan Covid di kabupaten tersebut per Kamis ini, angka kumulatif positif adalah 5.820. Sementara angka kematian mencapai 125 orang, dan yang sembuh 4927. Untuk suspek ada 3.942 orang.

Redaksi@www.rasio.co//

KRI Dr Soeharso Akan Produksi Oksigen untuk Pasien Isoman

0

RASIO.CO , Jakarta –  Kapal KRI Dr. Soeharso-990 akan memproduksi oksigen cair nonstop bagi masyarakat yang tengah isolasi mandiri, terutama di Jawa Timur, dengan kapasitas produksi mencapai 90 tabung per hari.


“Akan kita produksi terus sehingga bermanfaat dan mudah-mudahan bisa membantu kelangkaan oksigen yang saat ini banyak dibutuhkan oleh masyarakat,” kata Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, dalam keterangan tertulis, Jumat (23/7).

“Kami juga siap melayani isi ulang tabung oksigen bagi masyarakat yang anggota keluarganya sedang menjalani isolasi mandiri dengan gejala sesak nafas akibat terpapar Covid-19,” tuturnya.

KRI Dr. Soeharso yang disiagakan di Dermaga Madura Markas Komando Armada II Surabaya, Jawa Timur, ini bisa memproduksi oksigen karena memiliki generator oksigen dengan tiga keran atau “nozzle” pengisian. Yudo menyebut kapal yang setara dengan rumah sakit tipe B itu bisa memproduksi 25 tabung isi 6.000 liter dalam 24 jam, dan 65 tabung isi 1.500 liter per hari.

Dengan kata lain, produksi per tabung volume 6.000 liter bisa dilakukan dalam 1 jam 40 menit dan tabung 1.500 liter dalam waktu 20 menit. Yudo menyebut oksigen dari KRI Dr. Soeharso itu akan disebar ke rumah sakit dan masyarakat umum. Lokasinya sendiri masih akan ditentukan lebih lanjut.

“Untuk rumah sakit di Jawa Timur yang membutuhkan akan kami siapkan juga di pinggir jalan raya. Nanti pihak rumah sakit bisa menukar tabung yang kosong dengan yang telah terisi oksigen,” kata dia dilansir cnnindonesia.com.

Sementara, warga bisa menukarkan tabung oksigennya di gerai atau counter penukaran tabung oksigen di pertokoan Jalajaya, depan Mako Koarmada II Surabaya.

“Masyarakat yang membutuhkan dapat menukar tabung oksigennya di Jalajaya selama 24 jam, sehingga masyarakat sewaktu-waktu membutuhkan dapat menukar,” kata dia.

Untuk masyarakat yang tinggal di pulau-pulau, TNI AL akan mengerahkan KRI untuk membantu pendistribusiannya. Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sejumlah pabrik oksigen, termasuk BUMN, bersiap menambah kapasitas produksi.

“Saya minta siap-siap menaikan kapasitas kalau memang sangat dibutuhkan,” kata dia, dalam keterangan tertulis yang diunggah di website Kemenko PMK, Kamis (22/7).

“Untuk kebutuhan oksigen yang sangat mendesak ini mohon agar diatur baik-baik. Saling pengertian lah karena ini menyangkut hidup mati pasien yang sangat tergantung dengan ketersediaan oksigen,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Muhadjir juga mengungkap saat ini Kementerian BUMN telah menginstruksikan kepada perusahaan pelat merah penghasil oksigen  agar dapat mengalihkan produksi untuk penanganan Covid-19.

“Contohnya, ada pabrik-pabrik yang berada di bawah BUMN yang memproduksi oksigen yang selama ini digunakan untuk kepentingan pabriknya dialihkan untuk kebutuhan kesehatan. Ada yang sampai 40 persen,” katanya.

Ia mencontohkan dengan Petrokimia Gresik, salah satu perusahaan BUMN, yang akan mengaktifkan kembali instalasi produksi oksigen yang telah nonaktif sejak 2019 lalu.

Alhasil, Petrokimia Gresik ditaksir akan mampu memproduksi oksigen hingga 23 ton per hari. Muhadjir berharap produksi itu bisa memenuhi kebutuhan darurat di RS terutama yang ada di sekitar Jawa Timur, seperti Surabaya dan Gresik.

“Sisanya bisa dialihkan ke daerah lain termasuk Jawa Tengah, DIY, yang kebetulan jumlah produksinya juga sangat terbatas,” kata dia.

Redaksi@www.rasio.co//