Bupati Karimun Sebut Awal 2025 Pesawat Boing 737 Landing di Bandara RHA

0
165
foto/ist

RASIO.CO, Karimun – Bupati Karimun Aunur Rafiq optimis pada awal 2025 nanti Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun sudah bisa didarati pesawat berbadan sempit seperti Boeing 737.

“Persoalan tanah bandara sudah selesai dan kelanjutan pembangunan runway hingga 2.000 meter tetap berlanjut,” ujar Aunur Rafiq usai pembukaan Musrenbang Karimun 2025 di Gedung Nilam Sari Kantor Bupati Karimun, Rabu (20/3).

Kata Rafiq, pihaknya sudah menyampaikan ke pemerintah pusat dan menjamin kelanjutan pembangunan Bandara RHA bisa dilaksanakan.

“Insya Allah akhir 2024 ini pembangunan bandara selesai dan awal 2025 Bandara RHA sudah bisa didarati pesawat berbadan sempit,” ujar Aunur Rafiq.

Menurut dia, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sudah menyampaikan kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan diteruskan kepadanya selaku Bupati pada anggaran kelanjutan pembangunan Bandara RHA sudah masuk dalam APBN 2024.

Sementara, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menambahkan, pihaknya optimis pada 2025 nanti pesawat narrow body seperti Boeing 737. Kata Ansar, dengan beroperasinya Bandara RHA nantinya, maka akan mengurangi beban Batam dan mengurangi kontribusi Karimun ke Batam.

“Kita juga harus mengurangi kontribusi Karimun ke Batam yang selama ini kalau berangkat kemana-mana harus lewat Batam,” tuturnya.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat melakukan kungjungan kerja ke Karimun pada Kamis, 8 Februari 2024 lalu juga berjanji akan menuntaskan pembangunan Bandara RHA hingga akhir 2024.

Saat ini, landasan pacu di Bandara RHA baru sepanjang 1.800 meter. Namun, Menhub berjanji, setelah kunjungannya kali ini landasan pacu di Bandara RHA bisa mencapai 2.000 meter. Artinya, ketika landasan pacu Bandara RHA sudah mencapai 2.000 meter maka bandara tersebut sudah bisa didarati pesawat berbadan besar seperti Boeing 737.

“Kita upayakan agar pesawat Boeing 737 bisa landing di sini,” ujar Budi Karya Sumadi saat memberikan keterangan di Bandara RHA Karimun.

Kata Budi Karya, dalam beberapa tahun ini pihaknya telah membangun landasan pacu sepanjang 1.800 meter Bandara RHA.

“Tahun ini akan diperpanjang menjadi 2.000 meter, supaya industri dan pariwisata bisa maju. Ini perintah Pak Presiden, supaya pulau terluar diperhatikan,” jelasnya.

***

Print Friendly, PDF & Email





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini