Bupati Lingga Buka Musrenbang Kecamatan Singkep

0
219
Foto/Bupati Lingga, di dampingi Ketua DPRD Lingga, Camat Singkep, Lurah dan Kades di Kecamatan Singkep saat diwawancarai awak media.

RASIO.CO, Lingga – Bupati Lingga, Muhammad Nizar buka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Singkep, bertempat di Gedung Nasional Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Senin (22/1) lalu.

“Dalam Musrenbang tentu ada usulan yang seharusnya dapat diakomodir, dan menjadi urgensi untuk pembangunan di tahun 2025, dan sesuai target pencapaiannya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” kata Nizar diwawancarai usai membuka secara resmi Musrenbang di Kecamatan Singkep.

Bupati Lingga, optimis pembangunan RPJMD yang dianggap penting dan urgent akan tetap dilakukan tidak harus menunggu 2 tahun kedepan. Ia menekankan pentingnya memprioritaskan yang diusulkan sesuai dengan urgensi dan kebutuhan masyarakat dengan memperhatikan keuangan daerah.

“Sebagai bupati hari ini, itu RPJMD masih menyisakan 2 tahun sebetulnya yang harus diselesaikan, namun kita tetap optimis yang menjadi urgent dari pembangunan walaupun tidak harus dua tahun, dan ini harus dilakukan terlebih dahulu yang menjadi hal-hal penting,” terangnya.

Nizar menjelaskan, di kepemimpinannya sebagai Bupati Lingga, di Kecamatan Singkep sudah melakukan berbagai pembangunan, diantaranya penataan wajah Kota Dabo Singkep dan drainase yang sebelumnya sering dikeluhkan masyarakat ketika hujan dalam kurun waktu 1 jam dapat menyebabkan banjir.

“Pelan-pelan di Kecamatan Singkep sudah mulai penataan wajah Kota Dabo, selain itu, penanganan parit juga sudah kita tangani,” ungkapnya.

Nizar melanjutkan, berdasarkan hasil survey yang dilakukan tingkat kepuasan masyarakat cukup tinggi terkait dengan pendidikan, kesehatan dan insfratruktur khususnya jalan di wilayah Kecamatan Singkep.

“Hasil survey yang kita lakukan beberapa bulan yang lalu di wilayah Kecamatan Singkep itu cukup puas,” paparnya.

Bupati Lingga menyampaikan, untuk kecamatan lain yang berkaitan dengan insfratruktur, air bersih, listrik dan jaringan internet ini memang masih ada problem dan menjadi catatannya.

Bupati Lingga menegaskan, untuk tahun 2024, kegiatan pembangunan tinggal berjalan, dengan anggaran sebesar Rp 1 triliun 26 miliar.

“Insha Allah, untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, baik itu PU, perhubungan, perikanan, pertanian, dan lain-lain, akan mengikuti dengan sendirinya. kegiatannya tinggal berjalan saja,” tutup Bupati Lingga.

Puspan

Print Friendly, PDF & Email





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini