

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menghadiri kegiatan halalbihalal tingkat Kecamatan Seibeduk di Puri Agung IV Tahap 2, Kelurahan Mangsang, Selasa (31/3) malam.
Dalam kesempatan itu, Amsakar mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Syawal untuk mempererat silaturahmi dan saling memaafkan.
“Selama Ramadan kita dilatih menahan diri. Di bulan Syawal ini saatnya saling memaafkan. Atas nama pribadi, keluarga, serta jajaran Pemko Batam dan BP Batam, kami mengucapkan Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.
Ia juga menyadari bahwa memimpin Batam dengan jumlah penduduk lebih dari 1,3 juta jiwa tidaklah mudah, sehingga tidak semua kebijakan dapat memenuhi harapan masyarakat.
“Jika ada kebijakan atau pernyataan yang belum sesuai harapan masyarakat, kami mohon maaf. Namun, kami memilih untuk tetap fokus bekerja dan menjaga suasana tetap kondusif,” katanya.
Amsakar turut memaparkan sejumlah program prioritas yang telah berjalan, seperti seragam sekolah gratis, insentif lansia, pinjaman usaha tanpa bunga hingga Rp20 juta, serta beasiswa bagi lebih dari 2.000 pelajar. Ia juga menyebut capaian Universal Health Coverage (UHC) Batam telah mencapai 98 persen.
Terkait persoalan air bersih dan sampah, khususnya di TPA Punggur, Amsakar menegaskan pemerintah terus berupaya mencari solusi.
“Masalah air dan sampah tidak bisa diselesaikan secara instan. Kami terus berupaya bersama pihak terkait dan membutuhkan dukungan masyarakat,” tegasnya.
Menutup sambutannya, ia mengajak masyarakat menjaga persatuan dan mendukung pembangunan Batam.
“Mari kita jaga kebersamaan dan mohon doa agar kami mampu menjalankan amanah untuk membangun Batam yang lebih baik,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perangkat RT dan RW se-Kecamatan Seibeduk.
YD
