RASIO.CO, Lingga – Koordinator Wilayah (Korwil) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Lingga, melakukan peninjauan Sirkuit dalam persiapan pelaksanaan Road Race yang akan digelar di Kabupaten Lingga pada bulan September 2022 mendatang. Rabu (20/7).
Dalam melakukan peninjauan tersebut, juga hadir pengurus IMI Tanjungpinang, dan salah satu pembalap Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2016. untuk melihat lansung Sirkuit yang berada kawasan Implasmen Eks PT. Timah Singkep, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.
Ketua Korwil IMI Lingga, Hermawan Ismono, menyampaikan, kegiatan Road Race yang akan dilaksanakan beberapa bulan kedepan, dan saat ini telah dilakukan permintaan dari pihak kepolisian untuk melakukan simulasi sirkuit.
“Alhadulillah, sirkuit ini boleh dikatakan sefty, aman dan dengan catatan, adanya penambahan sefty di beberapa titik, seperti ban, karung dan sebagainya, tapi untuk garis besarnya sirkuit ini sudah layak,” kata Hermawan saat diwawacarai saat ditemui disela-sela kegiatan simulasi sirkuit Implasmen Dabo Singkep.
Kami dari IMI Lingga, jelas Hermawan, inginnya dari Lingga ada atlet-atlet balap motor yang bisa turun pada Porprov 2022 di Kabupaten Bintan. dan untuk pelaksanaan Road Race di Kabupaten Lingga, direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Setepber 2022 mendatang, dan Road Race tersebut juga sebagai seleksi atlet.
“IMI Korwil Lingga dari sekarang sampai ke acara berikutnya, tentunya akan menambah yang sudah menjadi catatan kami dan juga rekomendasi dari IMI Kepri, untuk peserta kami memang berharap ada andil dari anak-anak muda di Kabupaten Lingga, sementara untuk kesiapan yang lainnya sampai saat ini sudah kami jalankan,” terangnya.
Ditempat yang sama, Dwi Ricky Feliano yang hadir pada simulasi tersebut mengatakan, untuk sirkuit karena ini baru tahap pengecekan mulai dari tikungan dan sefty untuk penonton, kalau dilihat yang perlu ditambah dan direnovasi seperti adanya penambahan ban disetiap tikungan.
“Jadi kalau untuk sekarang ini kesiapan sirkuit sekitar 80 persen, hanya tinggal sedikit lagi yang diperlukan adanya penambahan-penambahan pada sirkuit,” ungkap Dwi Ricky Feliano yang merupakan atlet Balap pada PON tahun 2016, yang mewakili Kepri.
Kalau untuk mengadakan event di Lingga, lanjut Dwi, sirkuit ini siap karena dengan kondisi aspal yang masih baru dan belum ada lobang disetiap jalannya, hanya tinggal penambahan sefty bagi penonton dan untuk treknya sudah lumayan.
Saran untuk penyelenggara, Dwi menambahkan, yang berkaitan lansung dengan kegiatan ini, karena ini merupakan kegiatan event perdana khususnya di Kabupaten Lingga, diharapkan kepada penyelenggara sebelum kegiatan dimulai, diadakan latihan rutin menjelang persiapan balapan. karena yang namanya perdana pasti banyak pemula yang main, biar ada lebih sefty dan kesiapan bagi pembalap dan juga penyelenggara pada acara yang akan berlansung nantinya.
“Untuk panjang sirkuit standart nasional memang belum, namun jika kita ingin mengikuti standart nasional harus sirkuit permanen. karena untuk di Kepri sendiri yang namanya serkuit permanen ini kita belum ada, tapi kalau untuk Kejurda seperti yang biasa saya ikuti, katagori sirkuit seperti ini sudah mencukupi, sehingga sefty dapat dan bagi pembalap skil juga dapat,” imbuhnya.
Puspan


